Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS PIJORKOLING KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN TENGGARA KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2020 Hafni, Seri; Suroyo, Razia Begum; Sibero, Jitasari Tarigan; Nasution, Zuraidah; Wulan, Mayang
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1664

Abstract

ABSTRAKHipertensi didefenisikan sebagai tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg yang terjadi pada seorang klien pada tiga kejadian terpisah. Angka kasus hipertensi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pijorkoling Kota Padangsidimpuan pada tahun 2019 berjumlah 134 kasus dengan usia 60-80 tahun. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Pijorkoling Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan.Penelitian ini menggunakan metode mixed methode dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian ini adalah lansia yang berumur 60-80 tahun sebanyak 134 orang, dengan rumus Slovin diambil sampel sebanyak 57 orang. Analisis data menggunakan uji Chi Square (bivariat), dan uji binary regression logistic (multivariat). Analisis kualitatif di analisa secara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara faktor konsumsi makanan asin dengan kejadian hipertensi p=0,001, faktor kebiasaan olahraga  dengan kejadian hipertensi p= 0,031, dan faktor pola tidur dengan kejadian hipertensi p=0,001. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor konsumsi makanan asin ≥ 1kali/hari mempunyai pengaruh yang lebih besar (paling dominan) terhadap kejadian hipertensi p=0,015dengan nilai Exp(B) = 11,204.Kesimpulan dari hasil penelitian ini bahwa adanya pengaruh faktor konsumsi makanan asin, kebiasaan olahraga dan pola tidur terhadap kejadian hipertensi. Disarankan kepada UPTD Puskesmas Pijorkoling untuk terus melaksanakan program prolanis, program posbindu, serta terus memberikan promosi kesehatan seperti diit pada penderita hipertensi untuk mencegah dan mengendalikan penyakit hipertensi. Kata Kunci        : Faktor-faktor, Kejadian hipertensi, Lansia
Nutrition Counseling For Pregnant Women As An Effort To Prevent Stunting In Simasom Village, Padangsidimpuan Angkola Julu District, 2025 Putri, Yolanda; Harahap, Meilani; Hasibuan, Darma Afni; Siregar, Rahmi Wahida; Siregar, Nurmasinar; Hafni, Seri
International Journal of Community Service (IJCS) Vol. 4 No. 2 (2025): July-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijcs.v4i2.1666

Abstract

Stunting remains a serious public health problem in Indonesia, especially in rural areas. Simasom Village, Padangsidimpuan Angkola Julu District, is an area vulnerable to stunting due to limited knowledge about maternal nutrition during pregnancy, economic constraints, and strong local myths that restrict nutritious food intake. This community service activity employed a health promotion approach through direct nutrition counseling for pregnant women at an integrated health post (Posyandu). The method included pre-test and post-test assessments using questionnaires to measure knowledge levels, direct counseling using leaflets, and anthropometric measurements (weight, height, Mid-Upper Arm Circumference). The activity involved nine pregnant women. The activity showed a significant increase in participants' knowledge. Pre-test results indicated 68.8% of pregnant women had poor knowledge about nutrition and stunting prevention. After the counseling, the post-test results showed a decrease to only 12.5% with poor knowledge, while 87.5% achieved a good knowledge level, indicating a 56.3% improvement. Anthropometric data revealed that most participants had normal nutritional status, although two pregnant women required further nutritional intervention based on their Mid-Upper Arm Circumference measurements. Direct nutrition counseling using leaflets is effective in significantly increasing the knowledge of pregnant women about balanced nutrition and stunting prevention. Continuous and routine educational activities at Posyandu are essential to maintain and improve maternal understanding, which is expected to lead to positive behavioral changes and contribute to stunting reduction efforts in Simasom Village.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Dengan Dismenore Di Kelas X Di SMKS Kesehatan Matorkis Kota Padangsidimpuan Tahun 2025 Harahap , Meilani; Putri , Yolanda; Siregar , Rahmi Wahida; Hafni, Seri; Hasibuan , Darma Afni; Rangkuti, Layla Fadhilah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6083

Abstract

Dismenore merupakan nyeri ketika menstruasi, disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon progesterondalam darah, prostaglandin dan faktor stres atau psikologi. Nyeri haid sering dialami oleh sebagian besar wanita dan sering mengganggu aktivitas sehari-hari. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang Dismenore di SMKS Kesehatan Matorkis Kota Padangsidimpuan. Jenis penelitian Kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian dijadikan sampel seluruhnya (total populasi) sejumlah 56 remaja putri. Analisis menggunakan Analisis Univariat dan Bivariat .Hasil penelitian diperoleh mayoritas remaja putri mengalami dismenore yaitu 39 (69,4%), pengetahuan remaja putri mayoritas cukup yaitu 27 (48.2%) dan minoritas baik yaitu 9 (16.2%). Mayoritas sikap remaja putri positif yaitu 30 (53.5%) dan minoritas negatif yaitu 26 (46.5%). Hasil analisis Bivariat pengetahuan diperoleh nilai p value = 0.018, artinya ada hubungan antara pengetahuan dengan dismenore. Variabel sikap didapatkan p value= 0,035, artinya ada hubungan antara sikap dengan dismenore. Diharapkan remaja putri agar meningkatkan pengetahuan tentang dismenore dan mencari informasi tentang tindakan yang baik dalam penanganan dismenore.
Determinants of Low Birth Weight Incidence at Padangsidimpuan City Hospital in 2025 Hafni, Seri; Harahap, Meilani; Hasibuan, Darma Afni; Siregar, Rahmi Wahida; Putri, Yolanda; Rangkuti, Layla Fadhilah
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 5 No. 1 (2025): June-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v5i1.1687

Abstract

The infant mortality rate in Indonesia based on the 2012 Indonesian Demographic and Health Survey (SDKI) was 32 per 1,000 live births and the Neonatal Mortality Rate (AKN) in 2012 was 19 per 1,000 live births.This research is a quantitative analytical study with a case-control design using secondary data from medical record. The population size in this study was 104 mothers who gave birth with low birth weight (LBW).Padangsidimpuan City Hospital in 2025 period from January to September 2025. Researchers can draw the following conclusions 51% of mothers who gave birth to LBW were at risk, 79.8% had low education, 78.8% had high risk parity, 41.3% were working mothers and 65.4% experienced complications during pregnancy. Factors related to the incidence of LBW are maternal age (p value 0.000), education (p value 0.002), parity (p value 0.002) and pregnancy complications (p value 0.000). The dominant variable is maternal age with an OR value of 5.042 (95% CI 2.782-9.132) which means that mothers who are at risk (<20 and >35 years) have a 5.04 times higher chance of giving birth to LBW babies compared to mothers who are not at risk (20-35 years)