Shintawati, Yanuastrid
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementation of the library automation system in high schools in Surabaya City Kristyanto, Dian; Shintawati, Yanuastrid
Record and Library Journal Vol. 9 No. 2 (2023): December
Publisher : D3 Perpustakaan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/rlj.V9-I2.2023.293-305

Abstract

Background of the study: High school-level school libraries in the city of Surabaya have begun to develop services and facilities, one of which is by building a library automation system. Problems arise about the orientation of the development carried out whether it aims to build benefits or only to meet the needs of the library. Purpose: The purpose of this study is to describe the implementation of the library automation system development that has been carried out by senior high schools in the city of Surabaya Method: The method used in this research is a quantitative approach focusing on the type of descriptive quantitative. The study used a sample of 60 respondents taken from a specified population of 266 high school library managers. The sampling technique used snowball sampling, then data collection using a questionnaire distributed via google form over three weeks. Findings: all variables used gave positive results because the value of the mode generated from each variable showed an answer which could mean that the respondents agreed with the variables that supported the implementation of the high school library automation system in Surabaya. Conclusion: This study resulted in the finding that the library manager has carried out the implementation because of the benefits generated by the library automation system.
STUDI KEPUSTAKAAN : KEAMANAN DATA DI PERPUSTAKAAN DIGITAL Setiono, Yohanes; Shintawati, Yanuastrid
LIVRE : Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan digital tidak menjamin keamanan data, baik koleksi atau data pribadi. Penulisan artikel ilmiah ini bertujuan untuk membahas risiko dan cara mencegah keamanan data perpustakaan digital. Penelitian ini menggunakan studi pustaka (library research). Penelitian sebelumnya, pendapat ahli, dan sumber digital yang dipercaya oleh penulis dievaluasi dalam metode ini. Penelitian yang dilakukan, membuktikan bahwa risiko keselamatan data perpustakaan digital mencakup tidak hanya aplikasi atau program yang digunakan untuk mengatur data, tetapi juga objek fisik yang digunakan untuk mengarsip data. Malware berbagai jenis adalah salah satu contoh ancaman keamanan data perpustakaan digital. Back up (membuat atau menggandakan data) adalah cara paling mudah untuk memastikan data yang disimpan tetap aman. Namun, perlindungan satu-satunya tidak cukup. Penting bagi pustakawan dan pengelola lainnya untuk mendapatkan pelatihan yang lebih baik. Untuk mencegah gangguan sistem yang dijalankan, tidak hanya sumber daya manusianya, namun berbagai perangkat yang terlibat dalam perpustakaan digital juga harus diperbarui. Selain itu, perpustakaan digital harus rutin melakukan simulasi kebobolan informasi agar mereka dapat mengambil tindakan yang tepat saat peristiwa yang tidak diinginkan terjadi, sehingga efeknya tidak semakin meluas.
Strategi Pengembangan Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya di Era Digital Dewi, Sri Kusuma; Shintawati, Yanuastrid
LIVRE : Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koleksi merupakan elemen yang sangat penting dalam sebuah perpustakaan. Koleksi dapat berupa materi bahan ajar, majalah dan referensi. Perkembangan teknologi dan informasi membuat koleksi dapat juga diakses secara digital. Dengan adanya materi baru dan pembaharuan materi lama membuat perlu dilakukan pengembangan koleksi secara berkala sehingga kebutuhan pemustaka dapat terpenuhi. Pengembangan koleksi dapat dilakukan melalui proses pembelian, hibah dan kerjasama atau kolaboratif. Pengembangan koleksi merupakan proses manajemen pengelolaan yang terdiri dari tahapan seperti analisa kebutuhan pemustaka, penentuan kebijakan akan standar pustaka yang layak dikoleksi, pencarian pustaka yang sesuai kriteria dan pengadaan pustaka yang telah ditentuan. Proses pengembangan koleksi merupakan proses kolaborasi yang melibatkan banyak pihak seperti pemustaka, pustakawan, pemangku kebijakan dan penyedia koleksi bahan pustaka. Pengamatan dilakukan di Perpustakaan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya untuk mengetahui penerapan atau strategi pengembangan koleksi bahan pustaka yang telah dilakukan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya melakukan pengembangan koleksi baik dalam bentuk koleksi fisik maupun secara digital. Pengembangan koleksi secara digital dilakukan dengan pembuatan perpustakaan online. Kendala yang dihadapi dalam pengembangan koleksi adalah alokasi dana yang diperlukan dan kebijakan akreditasi perpustakaan yang menggunakan standar koleksi perpustakaan dalam bentuk fisik. Dengan adanya koleksi dalam bentuk fisik dan digital, maka alokasi dana pengembangan koleksi yang sebelumnya hanya digunakan untuk melakukan pembelian pustaka bentuk fisik menjadi ditambahnya pembelian pustaka digital dan berlangganan akses pustaka digital. Hal ini membuat pengembangan koleksi meningkat secara keseluruhan tapi jumlah pengembangan koleksi fisik menjadi berkurang. Kebijakan akreditasi perpustakaan yang menggunakan standar jumlah pustaka fisik dalam proses akreditasi perlu digunakan sebagai pertimbangan saat melakukan pengembangan pustaka digital.
Pengelolaan Koleksi dan Pelatihan Manajemen Perpustakaan bagi Guru di Sekolah Luar Biasa ABD Negeri Kedungkandang Kota Malang Kristyanto, Dian; Shintawati, Yanuastrid; Bakhtiyar, Bakhtiyar; Fahriyah, Fahriyah; Prakoso, Bambang; Pandapotan, Daniel
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 4 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i4.24612

Abstract

Sekolah luar biasa ABD Negeri Kedungkandang Kota Malang belum mempunyai perpustakaan yang dikelola berdasarkan standarisasi sehingga hal tersebut juga berdampak pada tata kelola koleksi di dalamnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu pihak sekolah dalam tata kelola koleksi perpustakaan sekaligus memberikan sosialisasi kepada guru tentang prosedur manajemen perpustakaan untuk sekolah luar biasa. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan model project-based participation yang dipilih untuk membantu pengelola perpustakaan dalam tata kelola koleksi. Metode kedua yang digunakan adalah sosialisasi yang berfokus pada diseminasi pengetahuan bagi guru tentang manajemen perpustakaan, dan metode ketiga yaitu pelatihan bagi pengelola perpustakaan dalam mengoperasionalkan sistem otomasi perpustakaan yang dirancang oleh tim pengabdian kepada masyarakat. Luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat terbadi dalam dua kategori yaitu luaran bagi mitra dimana pengelola perpustakaan memperoleh simulasi dari tata kelola koleksi yang dapat dilanjutkan pengerjaannya oleh pihak pengelola perpustakaan. Guru juga memperoleh wawasan tentang manajemen perpustakaan, dan tim pengabdian juga memberikan donasi berupa koleksi Al-Quran Braille yang dapat digunakan sebagai pendukung pembelajaran siswa. Luaran bagi tim pengabdian yaitu dokumentasi berupa video kompilasi yang diunggah pada channel youtube Universitas. Luaran lain berupa publikasi di portal berita online, dan publikasi artikel di jurnal pengabdian masyarakat. Hasil yang diperoleh dari pengabdian kepada masyarakat berupa pembelajaran dan pengalaman bekerja bagi mahasiswa yang menjadi bagian dari tim, selain itu ada proses penjajakan kerjasama yang sampai saat ini masih didalami oleh pihak sekolah.