Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Sirsak (Annona muricata L.) Terhadap Penurunan Kadar Kolesterol Total Tikus Wistar Jantan (Rattus norvegicus) Beni Merta, Nanda; Putra, Ari Permana; Raningsih, Ni Made
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 3 No 1 (2024): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v3i1.56

Abstract

Kolesterol tinggi ialah ketika kadar kolesterol dalam darah melebihi tingkat normal. Kajian ini dijalankan untuk menguji efektivitas ekstrak etanol 96% dari daun sirsak (Anonna muricata L.) untuk menurunkan kandangan kolesterol total pada tikus jenis Wistar (Rattus norvegicus) jantan. Sebanyak 26 ekor tikus dipergunakan dalam kajian ini, yang dibagi menjadi empat kelompok besar: kelompok kontrol positif (memakai simvastatin 10 mg) serta tiga kelompok perlakuan, yakni perlakuan satu, perlakuan dua, serta perlakuan tiga, dengan masing-masing kelompok menerima dosis ekstrak daun sirsak (Annona muricata L.) senilai 5 gr/BB, 10 gr/BB, serta 20 gr/BB tikus. Untuk menganalisa perbedaan antara kelompok-kelompok ini, dijalankan Uji Homogenitas, Uji Normalitas, serta Uji ANOVA 1 arah.Hasil kajian memperlihatkan jika Uji Normalitas serta Uji Homogenitas tidak memperlihatkan perbedaan signifikan (p>0,05). Selain itu, pada hasil Uji ANOVA satu arah dengan uji post hoc, ada perbedaan yang luar biasa diantara kelompok kontrol positif serta kelompok dosis 3 (20g/BB) (p<0,05). Hal ini mengindikasikan jika dosis ketiga dari ekstrak daun sirsak mampu merendahkan kandungan kolesterol di tikus Wistar jantan senilai 62,40%. 
PENGARUH EKSTRAK ETANOL 70% V/V DAGING BUAH PISANG RAJASERE (Musa paradisiaca var. sapientum (L.) kuntze) UNTUK MENURUNKAN ASAM URAT PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus) Aisyah, Rizka; Putra, Ari Permana; Aldianysah, Aldianysah; Jerry, Jerry; Hidayat, Arif; Dewi, Luh Yesi Angga Natalia
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 3 No 1 (2024): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v3i1.90

Abstract

Asam urat adalah asam yang dihasilkan dari proses metabolisme berupa kristal purin di dalam tubuh manusia. Kadar asam urat normal dalam darah pria dewasa 3,5-7,2 mg/dl. Dan wanita 2,6-6,0 mg/dl. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol 70 % V/V daging buah pisang raja sere (musa paradisiaca var. sapientum (L.) kuntze) yang berpengaruh untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah mencit putih jantan (mus musculus). Dengan menggunakan desain penelitian eksperimental. Metode induksi hiperirusemia yang digunakan adalah induksi kafein pada dosis 3,78 mg/20 g BB. Setelah hewan uji hiperurisemia lalu dilakukan induksi menggunakan sampel ekstrak etanol 70 % daging buah pisang raja sere dan allopurinol sebagai sampel pembanding. Penelitian dilakukan dilaboratorium Farmakologi Institut Sains dan Teknologi Al-kamal Jakarta. Determinasi tumbuhan pisang raja sere berasal dari suku musaceae dan hewan uji menggunakan mencit putih jantan galur DDY (Deutche Denken Yoken) yang telah dipastikan identitasnya dan dinyatakan sehat. Pengujian ekstrak etanol 70 % V/V daging buah pisang raja sere meliputi uji fitokimia dan uji non spesifik. Senyawa kimia yang terkandung pada ekstrak etanol 70 % V/V daging buah pisang raja sere (musa paradisiaca var. sapientum (L.) kuntze) yang dapat menurunkan asam urat dalam darah mencit putih jantan (mus musculus) adalah flavonoid dan tanin. Dosis yang efektif untuk menurunkan asam urat dalam darah mencit putih jantan adalah dosis ke-3 dari ekstrak etanol 70 % daging buah pisang raja sere (musa paradisiaca var. sapientum (L.)kuntze) yaitu 5,2 mg/20 g BB sebesar 44 %.
Uji aktivitas ekstrak etanol (Zingiber officinale Roscoe) sebagai antiinflamasi Putra, Ari Permana; Aisyah, Rizka; Naintina, Luh Yuni
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v7i1.666

Abstract

Jahe (Zingiber officinale Rosc.) merupakan obat tradisonal yang digunakan untuk mengatasi inflamasi, jahe memiliki kandungan gingerol yang dapat menghambat aktivitas siklooksigenase dan lipoksigenase dalam asam arakhidonat sehingga dapat menurunkan prostaglandin dan leukotrin. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui uji aktivitas ekstrak etanol jahe (Zingiber officinale Rosc.) dengan menggunakan pembanding Na Diklofenak. Metode yang digunakan yaitu penelitian eksperimental rancangan acak lengkap dengan pola satu arah. Metode yang digunakan adalah metode Langford yang telah dimodifikasi dengan mengukur ketebalan edema pada kaki mencit menggunakan jangka sorong digital. Hasil dari penelitian ini Na Diklofenak memiliki persentase hambat lebih baik daripada ekstrak etanol jahe (Zingiber officinale Rosc.) Dosis I, II, dan III. Hasil ANOVA menunjukan memiliki perbedaan yang bermakna dengan P<0,0001. Kata Kunci: Jahe; antiinflamasi; langford
Identifikasi Drug Related Problems Potensial Kategori Interaksi Obat Pada Pasien Hipertensi Geriatrik di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit XYZ Tangerang Saputro, Muhamad Fajar; Putra, Ari Permana; Aisyah, Rizka
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Farmasi Kryonaut
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.848 KB) | DOI: 10.59969/jfk.v1i1.6

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang berhubungan dengan tekanan darah manusia. Diagnosis dari hipertensi dapat di tegakkan jika rata-rata hasil pemeriksaan darah pada diastolik ≥90 mmHg dan sistolik ≥120 mmHg. Penurunan elastisitas pembuluh darah serta penyempitan pembuluh darah arteri pada lansia merupakan salah satu faktor resiko terjadinya hipertensi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi DRPs kategoro interaksi obat meliputi interkasi obat potensial, interaksi obat berdasarkan mekanisme, dan interaksi berdasarkan level signifikansinya pada pasien hipertensi geriatrik di instalasi rawat inap Rumah Sakit XYZ Tangerang. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental deskriptif analitik dengan pengumpulan data secara retrospektif menggunakan data berdasarkan catatan medis di Rumah Sakit XYZ Tangerang, pengambilan sampel menggukan metode purposive sampling. Berdasarakan hasil penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit XYZ Tangerang bahwa; Interaksi obat potensial terjadi pada 20 (48,78%) pasien dengan jumlah kasus interaksi sebanyak 61 kasus; interaksi yang terjadi pada fase farmakokinetika sebanyak 20 kasus (32,79%) dan interaksi yang tidak diketahui mekanismenya sebanyak 19 kasus (31,15%); berdasarkan level signifikansinya terjadi 10 kasus (16,39%) interaksi yang mempunyai level signifikansi I, level signifikansi II berjumlah 10 kasus (16,39%), level signifikansi III sejumlah 4 kasus (6,56%), level signifikansi IV sejumlah 18 kasus (29,51%), level signifikansi V sejumlah 14 kasus (22,95%) dan interaksi yang belum diketahui level signifikansinya sejumlah 5 kasus (8,20%).
EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIASMA PADA PASIEN PEDIATRIK DI PUSEKESMAS XYZ JAKARTA Putra, Ari Permana; Aisyah, Rizka; Ramadhani, Febrina Ayu; Sufiyantini, Sri; Tasmin, Taufani
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 1 No 2 (2022): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.906 KB) | DOI: 10.59969/jfk.v1i2.17

Abstract

Asma merupakan penyakit umum yang terdapat di seluruh dunia. Angka prevalensinya bervariasi di berbagai negara. Secara klinis, kejadian asma ditandai dengan penyempitan bronkus yang reversibel. Diantara episode penyempitan terdapat keadaan ventilasi normal. Pada penderita asma, kekambuhan dapat diakibatkan oleh berbagai rangsangan yang menandakan adanya hipersensitivitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola penggunaan obat serta kesesuaian pengobatan asma dan asma pada pasien asma pediatri di Instalasi Rawat Jalan Puskesmas XYZ Jakarta periode Agustus 2016–Januari 2017 yang meliputi jenis kelamin dan penyakit penyerta. Penelitian dilaksanakan di Instalasi Rawat Jalan Puskesmas XYZ Jakarta pada bulan November 2017 dengan metode penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan melihat data rekam medis pasien asma pediatri dengan metode retrospektif, serta pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling periode Agustus 2016 – Januari 2017.Berdasarkan hasil penelitian di Puskesmas XYZ Jakarta pasien pediatrik yang lebih banyak menderita asma adalah jenis kelamin Laki-laki 98 orang (58,68%), penggunaan obat antiasma pada pasien pediatrik yang paling banyak digunakan adalah Salbutamol 2mg 127 obat (49,03%) dari 347 obat dengan bentuk sediaan tablet (51,75%). Kerasionalan penggunaan obat antiasma pada pasien pediatrik berdasarkan kriteria tepat indikasi (100%), tepat obat (100%), tepat pasien (100%), dan tepat dosis (95,36%).
INTERAKSI OBAT ANTIPLATELET PADA PERESEPAN PASIEN RAWAT JALAN DI POLI JANTUNG RSU XYZ TANGERANG Aisyah, Rizka; Putra, Ari Permana; Sholikhah, Wahyu Aji Maratus; Komarudin, Dede; Tasmin, Taufani
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 2 No 1 (2023): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.69 KB) | DOI: 10.59969/jfk.v2i1.23

Abstract

Antiplatelet merupakan salah satu obat untuk pengobatan penyakit jantung dan pembuluh darah. Penggunaan antiplatelet di rumah sakit biasanya dikombinasikan dengan obat lain sehingga beresiko menimbulkan interaksi obat. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui interaksi obat antiplatelet pada peresepan pasien rawat jalan di Poli Jantung Rumah Sakit XYZ Tangerang. Metode penelitian yang digunakan adalah non-eksperimental deskriptif. Data diambil dari seluruh lembar resep yang mengandung antiplatelet di Poli Jantung Rumah Sakit Umum XYZ periode Januari–Maret 2017. Data discreening menggunakan Software Lexicomp. Dari penelitian ini diperoleh hasil ada 224 lembar resep yang mengandung antiplatelet dan antiplatelet yang paling banyak diresepkan adalah ascardia, yaitu sebanyak 74 lembar resep (33,03%). Dari 224 lembar resep terdapat 148 lembar resep (66,07%) yang mengalami interaksi obat antiplatelet dan 76 lembar resep (33,93%) yang tidak berinteraksi. Mekanisme interaksi yang terjadi adalah farmakodinamik (65,00%), farmakokinetik (30,00%), dan tidak diketahui mekanismenya (5,00%). Antiplatelet yang paling banyak berinteraksi berdasarkan zat aktif adalah aspirin, yaitu sebanyak 19 insiden.
Analisis Kualitatif Parasetamol Pada Jamu Pegel Linu Dan Asam Urat Di Kecamatan Kubutambahan Putra, Ari Permana; Aisyah, Rizka; Sedana, Ketut Putra; Kresnayana, Gede Ivan
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 2 No 2 (2023): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v2i2.27

Abstract

Jamu merupakan obat tradisional yang banyak digunakan masyarakat untuk mencegah atau membantu menyembuhkan berbagai penyakit. Peningkatan minat masyarakat untuk mengkonsumsi jamu disalahgunakan oleh produsen dengan menambahkan BKO (Bahan Kimia Obat) parasetamol untuk mendapatkan omzet yang lebih..Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah tedapat BKO parasetamol yang berada pada jamu pegel linu dan asam urat yang tersebar di Daerah Kotamadya Yogyakarta serta mengetahui banyaknya parasetamol yang ditambahkan dalam jamu pegel linu dan asam urat. Penelitian ini menggunakan sampel yang diambil dari berbagai toko jamu yang tersebar di kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng dan dianalisis di Laboratorium Farmasi STIKes Buleleng. Pada penelitian metode analisis pada penelitian ini menggunakan KLT. Analisis kualitatif menggunakan KLT dan dibaca bercaknya dibawah sinar UV 254 nm lalu di hitung nilai Rf-nya. Hasil analisis kualitatif penelitian ini menunjukkan terdapat tiga sampel jamu yang mengandung BKO parasetamol dari 14 sampel yang dikumpulkan. Sampel jamu yang mengandung parasetamol adalah sampel nomor 3, sampel nomor 7, dan sampel nomor 10.
Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Bajakah Kalalawit (Uncaria gambir (W.Hunter) Roxb) Sebagai Anti Hipertensi Pada Mencit (Mus musculus) Jantan Devi, Ni Putu Leony Ratna; Hardiana, Iyan; Putra, Ari Permana
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 2 No 2 (2023): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v2i2.39

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif dimana terjadi peningkatan tekanan darah diatas normal yang terjadi secara bertahap dan bisa memburuk seiring waktu. Kayu bajakah kalalawit (Uncaria gambir (W.Hunter) Roxb) banyak digunakan secara empiris sebagai salah obat antihipertensi, mengandung antioksidan seperti flavonoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas variasi dosis ekstrak kayu bajakah kalalawit terhadap tekanan darah pada mencit jantan yang diinduksi dengan monosodium glutamate (MSG) 8 mg selama 14 hari. penelitian ini menggunakan hewan coba mencit putih jantan galur swiss yang dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kontrol negatif, kontrol positif (captopril 25 mg), dosis 1 (56 mg/grBB) dan dosis 2 (112 mg/grBB). Tekanan darah hewan diukur menggunakan  sphygmomanometer sebelum induksi H-0, setelah induksi H-14 dan setelah pemberian ekstrak H-17. Dari hasil analisis statistik menunjukkan bahwa ekstrak kayu bajakah kalalawit tidak berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada mencit, namun pada data persentase dari rata-rata pengukuran tekanan darah menunjukkan ekstrak bajakah kalalawit dengan dosis 56 mg dan 112 mg mampu menurunkan tekanan darah, dimana hasil pengukuran tekanan darah tidak berbeda jauh antara dosis 2 dengan kontrol positif. Flavonoid pada bajakah kalalawit yaitu katekin dan quarcetin yang bekerja dengan cara menghambat proses terbentuknya angiotensin I menjadi angiotensin II. Kesimpulannya pemberian ekstrak bajakah kalalawit pada dosis 56 mg dan 112 mg yang diberikan pada mencit hipertensi menunjukkan potensi sebagai antihipertensi.
FORMULASI KRIM EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa Oleifera Lam) SEBAGAI PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus Norvegicus) Pratama, Ketut Aditya Kusuma; Putra, Ari Permana; Puspaningrat, Desy
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 2 No 2 (2023): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v2i2.55

Abstract

Luka bakar adalah cedera pada kulit atau jaringan organik lainnya terutama disebabkan oleh panas atau radiasi, radioaktif, listrik, gesekan atau kontak dengan bahan kimia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah sediaan krim tipe M/A dengan kandungan zat aktif dari daun kelor memiliki efektivitas dalam penyembuhan luka bakar pada tikus. Pada penelitian ini digunakan 16 ekor tikus jantan dan dikelompokkan menjadi empat kelompok besar yaitu kelompok, kontrol positif (K+), kontrol negatif (F1 Basis Krim), kontrol perlakuan sebanyak dua kelompok, F2(10%), F3(15%). Kelompok K+ diberikan salep enbatik, kelompok negatif diberikan basis krim, kelompok F2 diberikan krim ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera Lam) dengan konsentrasi 10%, kelompok F3 diberikan krim ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera Lam) dengan konsentrasi 15%. Untuk analisis distribusi dan homogen digunakan uji Normalitas dan uji Homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji Normalitas data yang didapat terdistribusi secara normal dan pada uji Homogenitas data yang diperoleh memiliki varian yang sama atau homogen (p>0,05). Sediaan yang paling efektif dalam penyembuhan luka bakar adalah F3 (15%) dengan durasi penyembuhan luka yang paling cepat yaitu selama 13 hari. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera Lam) dapat menyembuhkan luka bakar pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus) yang diinduksi dengan besi panas.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN SIRIH (PIPER BETLE LINN) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ESCHERECHIA COLI DENGAN METODE DIFUSI AGAR Sukrani, Luh; Putra, Ari Permana; Aisyah, Rizka
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 3 No 2 (2024): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v3i2.73

Abstract

Daun sirih hijau digunakan oleh masyarakat untuk pengobatan dalam menghentikan pendarahan, gatal-gatal, sariawan dan menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri ataupun jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak daun sirih ( Piper Betle Linn) terhadap pertumbuhan bakteri escherechia coli dengan metode difusi agar pada konsentrasi ekstrak 20%,50%,dan 100%. Didapatkan hasil semakin besar kosentrasi semakin kecil zona hambat terhadap pertumbuhan Escherechia Coli. Zona hambat yang terbentuk pada konsentrasi 20% yaitu 15mm, pada konsentrasi 50% yaitu 12,6mm, dan pada konsentrasi 100% yaitu 12,2mm. Hasil analisis data menggunakan uji one way ANOVA dilanjutkan dengan uji Post hoc menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna (P<0,05) antara berbagai konsentrasi ekstrak daun sirih hujau terhadap pertumbuhan Escherechia Coli. Kata kunci : Daun sirih, Escherechia coli, difusi agar