Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Epidemiology of Mental Health In Adolescents: A Literature Review Of Causes and effective interventions alwi, Tri Rizkiyanti; Sunarsih, Sunarsih; Ibrahim, Andi Zuhra; Sudirman , Sudirman; Yani, Ahmad; Amalinda, Finta
Journal of Public Health Indonesian Vol. 2 No. 1 (2025): MAY-JHH
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/mxa47v96

Abstract

This study aims to examine the prevalence, causes, impacts, and effectiveness of interventions related to mental health disorders among adolescents in Indonesia. Based on data from the WHO and the 2018 Basic Health Research (Riskesdas), mental disorders among adolescents such as depression, anxiety, and behavioral disorders show high prevalence rates. This research also identifies contributing factors at the individual, family, social, and digital levels, and analyzes the long-term impacts of untreated mental health issues. In addition, the effectiveness of various interventions whether school-based, family-based, or digital technology-based is evaluated. The study reveals existing gaps in mental health services, including a lack of professional personnel, social stigma, and limited access in certain areas. The conclusion of this study emphasizes the need to strengthen mental health service capacity and to develop more inclusive and culturally sensitive policies and interventions to address adolescent mental health issues.
Prevention and Control Strategies of Dengue Hemorrhagic Fever in Indonesia Sunarsih, Sunarsih; Alwi, Tri Rizkiyanti; Ibrahim, Andi Zuhra; Sari, Itha Puspita; Masiti , Masiti; Rugaiyah, Sy.; Handayani, Sri
Journal of Public Health Indonesian Vol. 2 No. 1 (2025): MAY-JHH
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/6kzp9q73

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a significant public health issue in Indonesia, with incidence rates fluctuating every year. This study aims to identify and analyze the prevention and control strategies for DHF in Indonesia over the last five years (2019–2024) using a literature review method. The analyzed articles were selected based on inclusion criteria such as publications in Indonesian or English, published between 2019 and 2024, and directly discussing prevention or control strategies for DHF. The results show that strategies implemented in Indonesia include community-based approaches such as the 3M Plus movement, the use of innovative technologies like Wolbachia-infected mosquitoes, enhancement of surveillance systems, public education, and strengthening cross-sector coordination. Despite various efforts, challenges such as vector resistance, climate change, and lack of inter-agency synergy still hinder program effectiveness. Therefore, more integrated, evidence-based policies oriented toward community participation are needed to achieve optimal and sustainable DHF control.
Pengaruh Penyuluhan Bencana Terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Masyarakat di Desa Lende, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala: The Effect of Disaster Counseling on Increasing Community Knowledge, Attitudes and Actions in Lende Village, Sirenja District, Donggala Regency Amsal, Amsal; A.R, Asmanur; Abe, Yolan; Ibrahim, Andi Zuhra; Suwandi, Suwandi; Nurlaela, Nurlaela; Fatmawati, Fatmawati; Syukran, Muhammad; Rum, Fathurrahmi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.875

Abstract

Kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana gempa bumi dan tsunami masih menjadi tantangan besar di Desa Lende, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi bencana melalui penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi evakuasi. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Lende dengan melibatkan 38 peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga, pemuda, nelayan, petani, dan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme dan keterlibatan aktif masyarakat. Peserta tidak hanya memahami konsep dasar kesiapsiagaan, tetapi juga mampu mempraktikkan langkah penyelamatan diri dan jalur evakuasi dengan benar. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan inisiatif pembentukan kader siaga bencana yang berfungsi sebagai agen perubahan di tingkat desa. Keberlanjutan program didukung oleh komitmen pemerintah desa melalui alokasi anggaran serta integrasi kegiatan dengan sekolah. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memberdayakan masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana dan dapat menjadi model replikasi bagi wilayah rawan bencana lainnya