M.Si Drs. Gede Raga .
Unknown Affiliation

Published : 60 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search
Journal : Mimbar PGSD Undiksha

Penerapan Model Pembelajaran Quantum Untuk Meningkatkan Akttivitas dan Hasil Belajar IPA Kelas V Semester Ganjil Sekolah Dasar Negeri 3 Sukawana Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli Tahun Pelajaran 2013/2014 ., I Wayan Sutawan; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. Gede Raga, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2822

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA di kelas V SD Negeri 3 Sukawana.Penelitian ini bertujuan, (1) Untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar IPA pada saat penerapan Model Pembelajaran Quantum pada siswa Kelas V SD Negeri 3 Sukawana Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli Tahun Ajaran 2013/2014, (2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA pada saat penerapan Model Pembelajaran Quantum pada siswa Kelas V SD Negeri 3 Sukawana Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Sukawana tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 28 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan masing-masing siklus terdiridari 3 kali pertemuandan 2 kali pertemuan.Data mengenai aktivitas belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes esay. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase aktivitas belajar IPA siswa dari siklus I yaitu sebesar 53,4% dan pada siklus II sebesar 70,6%. Jadi dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan yaitu sebesar 17,2 % sedangkan rata-rata persentase hasil belajar siswa yang dicapai siswa dari siklus I sebesar 50,35% yang berada pada kategori cukup dan pada siklus II sebesar 86,42% berada pada kategoris angat baik Jadi dari siklus I kesiklus II terjadi peningkatan rata-rata persentase hasil belajar IPA siswa sebesar 36,07%.Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis Quantum dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 3 Sukawana tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : pembelajaran Quantum, aktivitas, hasil belajar, IPA The problem in this study is the low activity and student learning outcomes in learning. The purpose of this study is, ( 1 ) To determine the increase in activity at the time of application of learning science Quantum Learning Model on Class V students of SD Negeri 3 Sukawana Subdistrict Kintamani Bangli Regency Academic Year 2013/2014 , ( 2 ) To determine the increase in science learning outcomes at the time of application of Quantum learning Model on Class V students of SD Negeri 3 Sukawana district of Kintamani Bangli Regency Academic Year 2013/2014 . This research is action research with research subjects are fifth grade students of SD Negeri 3 Sukawana academic year 2013/2014, amounting to 28 students . This study was conducted in II cycles and each cycle consists of 3 meetings and 2 meetings. Data collected about students' learning activities using observation sheets and data on student learning outcomes were collected using essay tests . The results of the analysis of this study showed that the percentage of science students ' learning activities of the I cycle is equal to 53.4 % and the II cycle was 70.6 % . So from the I cycle to the II cycle there is an increase in the amount of 17.2 % while the average percentage of student learning outcomes achieved by students of the I cycle of 50.35 % which is in the category enough and the II cycle was 86.42 % are in very good categorical So of cycles I to the cycle II increased the average percentage of science students' learning outcomes by 36.07 % .results showed that the application of Quantum based learning model can enhance science learning activities and outcomes elementary School V grade students of SD Negeri 3 Sukawana academic year 2013/2014. Key words : Quantum learning , activity , learning outcomes , IPA keyword : Quantum learning , activity , learning outcomes , IPA
PENGARUH MODEL PROBING-PROMTING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V ., Putunda Al Arif Hidayatullah; ., Drs. Gede Raga, M.Si; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran Probing-Promting dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA kelas V SD di Gugus Singasari Kecamatan Pekutatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus Singasari Kecamatan Pekutatan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 142 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 2 Pulukan yang berjumlah 20 orang dan kelas V SDN 1 Medewi yang berjumlah 19 orang. Data dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Probing-Promting dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Rata-rata skor kemampuan berpikir kritis siswa yang dibelajarkan dengan model Probing Promting adalah 58,70 tergolong kriterian tinggi. Rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa yang dibelajarkan model konvensional adalah 44,58 yang berada pada kategori sedang, dan thitung = 5,11, ttabel = 2,021 pada taraf signifikan 5%. Hal ini berarti bahwa thitung>ttabel. Jadi model Probing-Promting berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis IPA di kelas V gugus Singasari kecamatan Pekutatan.Kata Kunci : Model Probing-Promting, Berpikir Kritis The aimed of this reserch was to know the difference between students? critical thinking who learn using Probing-Promting model and students? critical thinking who learn using conventional learning ain learning science of the fifth grade students in SDN Gugus Singasari Pekutatan district. This research was quasi experiment. The population of this research was grade five of SD gugus Singasari Pekutatan district consisted of 142 students, regency in the academic year 2013/2014. The sample of this research was grade five of SDN 2 Pulukan consisted of 20 students and grade five of SDN 1 Medewi consisted of 19 students. The instrument used to collecting the data were essay test. Data analysis used was descriptive statistic and inferential statistic (t-test). The result of this research show that there is significant difference between critical thinking of students by using convensional and students critical thinking by using Probing-Promting model. Average score of the students critical thinking using Probing-Promting model is 58,70 classified as high criteria. Average score of the students critical thinking using convensional learning is 44,58 classified as intermediate criteria, and tobserved = 5,11, t table = 2,021 at the significant level 5% which means that tobserved>table. In this reseach Probing-Promting model is preponderant for the critical thinking students in learning natural science of the fifth grade students in gugus Singasari Pekutatan district.keyword : Probing-Promting model, critical thinking
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN SKRIP KOOPERATIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI GUGUS IV KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Luh Putu Riyanti Yulia Dewi; ., Drs. Gede Raga, M.Si; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan strategi pembelajaran skrip kooperatif dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus IV Kabupaten buleleng tahun pelajaran 2013/2014sebanyak 6 kelas. Sampel diambil dengan cara random sampling sebanyak 2 kelas, diperoleh siswa kelas IV di SD Negeri 1 Penglatan sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IV di SD Negeri 3 Penglatan sebagai kelas kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA, bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Untuk menguji hipotesis digunakan uji-t yang berguna untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan strategi pembelajaran skrip kooperatif dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh (thitung = 28,41>ttabel = 2,000). Berdasarkan temuan di atas, disimpulkan bahwa strategi pembelajaran skrip kooperatif berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD di Gugus IV Kabupaten buleleng.Kata Kunci : strategi pembelajaran skrip kooperatif, hasil belajar. The purpose of this study is to know different result of science among the students who get educational strategy of cooperative script and students who are tought by using conventional method.This study quasi – experimental by using post-test only control group design. The population of this study was all of the fourth grade students of Elementary School at Gugus IV, Buleleng District in academic year of 2013/2014 as much as six classes. Sampling technique used in this study was random sampling using two classes, the fourth grade students of SD Negeri 1 Penglatan as experimental group and the fourth grade students of SD Negeri 3 Penglatan as control group. In this study, the result of science data were collected by test in the form of multiple choices. The data were analyzed by using descriptive statistics analysis and inferential statistics. Hypothesis test in testing the differences of result study of the students was using t-test. The result of this study showed that there were differences of study result of the students between the students who get educational strategy of cooperative script and those who get conventional teaching. It was showed by (tcount = 28,41> ttable = 2,000). Hence, based on the result, educational strategy of cooperative script on science learning achievement, and educational strategy of cooperative script is better than the conventional learning strategy.keyword : educational strategy of cooperative script, study result
PENGARUH MODEL EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS IPA KELAS V KECAMATAN SUKASADA ., Ni Putu Indri Pramita Agustiani; ., Drs. Gede Raga, M.Si; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Experiential Learning dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD Gugus V Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian ini adalah kelas V SD No. 1 Panji dan kelas V SD No. 2 Sambangan. Data mengenai keterampilan berpikir kritis IPA siswa diperoleh melalui tes tulis yang dilakukan pada akhir pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian dikumpulkan dan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Experiential Learning dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model konvensional. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji-t, yang mana thitung = 7,566 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 1,671. Hal ini berarti bahwa t-hitung > t-tabel. Di samping itu, rata-rata skor kelompok eksperimen (25,8) lebih tinggi daripada rata-rata skor kelompok kontrol (16,44). Berdasarkan hasil-hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model experiential learning berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis IPA siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Sukasada.Kata Kunci : Kata-kata kunci: model Experiential Learning, keterampilan berpikir kritis IPA This research was aimed to know the difference of science critical thinking skill between a group of students who participated in learning process by using experiential learning model and a group of students who participated in learning process by using convensional model to the fifth grade students in cluster five of elementary school in Sukasada subdistrict in the academic year of 2013/2014. The genre of this research is appearance experiential research. Population of this research were all of fifth grade students in cluster five of elementary school in Sukasada subdistrict in the academic year of 2013/2014. Sample of this research was fifth grade of SD No.1 Panji and fifth grade of SD No. 2 Sambangan students. Data of students’ science critical thinking skill was gained through written test which was done at the end of the learning process. The data gained was then collected and analized by using descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (t-test). The result of this research showed that there was significant difference of science critical thinking skill between group of students who participated the learning process by using experiential learning model and group of students who participated conventional model of learning process. That was shown from the result of t analysis in which tcount=7,566 and t-table (in significant degree of 5%) = 1,671. It mean that tcount > ttable. Besides, the average score of experimental group was (25,8) while the control group was (16,44). Based on the result, it was concluded that experiential learning model influenced the science critical thinking skill of fifth grade students in cluster five of elementary in Sukasada subdistrict.keyword : Key words:Experiential Learning Model, science critical thinking skill
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN SKRIP KOOPERATIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI GUGUS IV KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Luh Putu Riyanti Yulia Dewi; ., Drs. Gede Raga, M.Si; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan strategi pembelajaran skrip kooperatif dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus IV Kabupaten buleleng tahun pelajaran 2013/2014sebanyak 6 kelas. Sampel diambil dengan cara random sampling sebanyak 2 kelas, diperoleh siswa kelas IV di SD Negeri 1 Penglatan sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IV di SD Negeri 3 Penglatan sebagai kelas kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA, bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Untuk menguji hipotesis digunakan uji-t yang berguna untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan strategi pembelajaran skrip kooperatif dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh (thitung = 28,41>ttabel = 2,000). Berdasarkan temuan di atas, disimpulkan bahwa strategi pembelajaran skrip kooperatif berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD di Gugus IV Kabupaten buleleng.Kata Kunci : strategi pembelajaran skrip kooperatif, hasil belajar. The purpose of this study is to know different result of science among the students who get educational strategy of cooperative script and students who are tought by using conventional method.This study quasi – experimental by using post-test only control group design. The population of this study was all of the fourth grade students of Elementary School at Gugus IV, Buleleng District in academic year of 2013/2014 as much as six classes. Sampling technique used in this study was random sampling using two classes, the fourth grade students of SD Negeri 1 Penglatan as experimental group and the fourth grade students of SD Negeri 3 Penglatan as control group. In this study, the result of science data were collected by test in the form of multiple choices. The data were analyzed by using descriptive statistics analysis and inferential statistics. Hypothesis test in testing the differences of result study of the students was using t-test. The result of this study showed that there were differences of study result of the students between the students who get educational strategy of cooperative script and those who get conventional teaching. It was showed by (tcount = 28,41> ttable = 2,000). Hence, based on the result, educational strategy of cooperative script on science learning achievement, and educational strategy of cooperative script is better than the conventional learning strategy.keyword : educational strategy of cooperative script, study result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV DI GUGUS III KECAMATAN RENDANG ., I Kadek Adi Wiguna; ., Drs. Made Sumantri; ., Drs. Gede Raga, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2594

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make a match terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus III Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem.Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 4 Menanga yang berjumlah 30 orang dan siswa IV SD Negeri 3 Menanga yang berjumlah 30 orang. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui metode tes dengan instrumen pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran matematika kelas IV di Gugus III Kecamatan Rendang Tahun Pelajaran 2013/2014Hal ini ditunjukkan oleh hitung 3,203 > ttabel 2,021 dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran tipe make a match yaitu 24,36 yang berada pada kategori tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 21,06 yang berada pada kategori sedang maka diterima. Kata Kunci : model make a match, hasil belajar siswa Abstract This study aims to determine the effect of cooperative learning model make a match against the learning outcomes of students fourth grade math lessons in 2013/2014 in Cluster III District of Rendang , Karangasem regency . This research is a quasi experimental . The subjects were fourth grade students of SD Negeri 4 handling bookin who were 30 and IV students of SD Negeri 3 handling bookin which totaled 30 people . Student learning outcomes data collected through the method of multiple-choice tests with instruments . The data were analyzed with descriptive and inferential statistics .The results showed that there were significant differences in learning outcomes between students who learned with the group cooperative learning model make a match and a group of students who learned with using conventional learning models in mathematics classes in Cluster III IV Rendang district this academic year 2013/2014Hal indicated by the count 3,203 > 2,021 tTable and supported by the difference in the average score obtained by the students who learned with the type of learning model make a match is 24,36 which is at the high category and students who learn using conventional learning models , namely 21,06 which is in the category were then accepted. keyword : models make a match , student learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TSTS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI DESA KALIASEM KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG ., I Komang Adi Wijana; ., Drs. Gede Raga, M.Si; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4406

Abstract

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TSTS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI DESA KALIASEM KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG I Komang Adi Wijana1, Gede Raga2, I Wayan Suwatra3 1,2,3Jurusan PGSD, FIP Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Indonesia e-mail: adi.wijana@yahoo.co.id1 , Ragapaud@gmail.com2, suwatra-pgsd@yahoo.co.id Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran Kooperatif Teknik Two Stay Two Stray (TSTS) dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar di Desa Kaliasem Kecamatan Banjar. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan desain penelitian ”non-equivalent posttest only control group design”. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas V SD di desa Kaliasem kecamatan Banjar yang berjumlah 119 orang, dengan sampel penelitian 66 orang siswa kelas V di desa Kaliasem yang terdiri dari 35 orang siswa kelas V di SD N 2 Kaliasem sebagai kelas eksperimen dan 31 orang siswa kelas V di SD N 4 Kaliasem sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini didapatkan dari metode tes. Tes yang digunakan yaitu tes uraian. Data yang didapatkan dari metode tes dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian pada tes hasil belajar IPA siswa menunjukkan bahwa rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran TSTS sebesar 32,54. Sedangkan rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional sebesar 18,94. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan thitung > t tabel, dengan nilai thitung sebesar 14,17 dan nilai ttabel sebesar 2,00. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran TSTS dan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : two stay two stray, hasil belajar. Abstract The purpose of this research was to know the difference between IPA learning outcomes of the students that learned using cooperative learning model TSTS and students that learned using the conventional teaching fifth grade elementary school students in the village of Kaliasem . The study was a quasi-experimental study ( quasi experiment ) with the design of the study of "non - equivalent posttest only control group design" . The study population was all fifth grade students in the village of Banjar Kaliasem districts totaling 119 people , with a sample of 66 students of class V in Kaliasem village consisting of 35 fifth grade students in elementary N 2 Kaliasem as an experimental class and 31 students of class V The SD N 4 Kaliasem as the control class . Collecting data in this study is obtained from the test method . The data obtained from the test method analyzed by descriptive and t-test. The results of research on IPA tests learning outcomes of students showed that the average score of learning outcomes of students who take IPA learning by using learning models TSTS at 32,54 . While the average score of IPA learning outcomes students who take learning with conventional learning of 18,94 . Hypothesis testing using t-test showed t count > t table , with a value of t at 14,17 and 2.00 ttable value . Based on these results we can conclude that there are significant differences between IPA learning outcomes of students who take lessons with TSTS learning model with the learning outcomes of students who take social studies learning with conventional learning methods. keyword : two stay two stray, learning outcomes
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD di Gugus V Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar ., I Made Edi Andana; ., Drs. Gede Raga, M.Si; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis proyek dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester ganjil di SD Gugus V Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu dengan design non equivalent post test only control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 47 orang, yang berasal dari SDN 1 Pupuan Kecamatan Tegallalang sebagai kelompok eksperimen dan SDN 2 Pupuan Kecamatan Tegallalang sebagai kelompok kontrol. Data tentang hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, hal ini dilihat dari perbedaan rata-rata skor siswa antara kelompok eksperimen (23,77) dengan kelompok kontrol (21,16). Bedasarkan analisis data thitung > ttabel dengan db 45 dan t.s 5%, ini berarti Ha dalam penelitian ini diterima. Dengan demikian model pembelajaran Berbasis Proyek berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus V Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Pembelajaran Berbasis Proyek, hasil belajar IPA This research aimed to knowing the differences of Natural Science learning result between the students that following learning with project based learning model and the students that following learning with used conventional learning model of fourth grade students in the first semester in Elementary School of five Cluster Tegallalang District, Gianyar Regency. This research include in quasi experimental with design non equivalent post test only control group design. The sample in this research amounted 47 people, that came from Elementary School 1 Pupuan, Tegallalang District as the experimental group and Elementary School 2 Pupuan, Tegallalang District as the control group. The data of Natural Science learning result were collected using a multiple choice objective test, and then analyzed using the t test. The results of research showed there are differences of learning result between the experimental group and control group, it is seen from the average difference students scores between experimental group (23,77) with control group (21,16). Based on data analysis tvalue > ttable with db 45 and t.s. 5%, this means Ha in this research is received. So, the project based learning model have influence to the Natural Science learning result of fourth grade students Elementary School in five Cluster Tegallalang District, Gianyar Regency, in the first semester academic year 2013/2014. keyword : Project Based Learning, science learning result.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS WACANA NARASI SISWA KELAS IV SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI GUGUS VII KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG ., Luh Sri Suwastini; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. Gede Raga, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3841

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perbedaan kemampuan menulis wacana narasi siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran picture and picture dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Tahun Pelajaran 2013/2014 Di Gugus VII Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus VII Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV SD No. 4 Selat dengan jumlah 25 siswa dan SD No. 2 Selat dengan jumlah 24 siswa. Data yang dikumpulkan adalah keterampilan menulis wacana narasi. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil peneitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan menulis wacana narasi yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran picture and picture dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan nilai thitung sebesar 4,5 dan ttab = 2,021 maka thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran picture and picture lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Artinya penggunaan model pembelajaran picture and picture berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan menulis wacana narasi siswa kelas IV semester I Tahun Pelajaran 2013/2014 Di Gugus VII Kecamatan Sukasada. Kata Kunci : Model pembelajaran picture and picture, keterampilan menulis. This study aims to describe differences of students abiity in writing narrative texk between group of students treated with picture and picture learning odelnand group of students treated with conventional learning model which is focused on elementary school students grade IV in academic year 2013/2014 gugus VII Kecamatan sukasada. This study is typically semi Experimental study with non-equivalent pot test only control group design. The population subject of this study is the whole students in grade IV SD Negeri in selat village academic year 2013/2014. The sampling subject of the study is students grade IV SD No.4 selat Consists of totally 25 students and SD No. 2 Selat consists of 24 students. The data collected is students kill in writing narative text. The data Gained is analyzed using descriptive an inferational statistics t-test. The anlysis output shows that there is a significant difference between group of students treated with Picture and picture learning model and group of students treated with conventional one, scorring on T-Count = 4,5 and T-tab= 2,021. It clearly shows that T-count is high her than T-tab. Based on study, it can be concluded that group ofstudents treated with picture and picture learning model is better then group of students treated with conventional learning model. It means that applying picture and picture learning model gives a significant influences to wards the improvement of students ability in writing narrative text for the students in grade IV semester I academic year 2013/2014 gugus VII Kecamatan Sukasadakeyword : Picture and Picture learning model, writing narrative text
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SEMESTER GANJIL GUGUS VI KECAMATAN BANJAR ., Kadek Hendi Sutanto; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Gede Raga, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2272

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan prestasi belajar Matematika antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Matematika Realistik dan model Pembelajaran Konvensional. Penelitian ini tergolong jenis penelitian quasi experiment dengan rancangan penelitian the post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 124 orang. Sampel penelitian diambil melalui teknik simple random sampling. Sampel penelitian yang diperoleh adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Kayuputih dan SD Negeri 3 Kayuputih yang berjumlah 19 dan 37. Instrumen penelitian adalah tes prestasi belajar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan prestasi belajar Matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Matematika Realistik dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Konvensional {sig.2,31)}. Kata Kunci : Pembelajaran Matematika Realistik, Pembelajaran Konvensional, Prestasi Belajar Matematika. This study aimed at analyzing the difference between of mathematics learning achievement student who learned with Realistic Mathematics Learning Model and Conventional Learning Model. The research was quasi experiment by the the post-test only control group design. Research population was the students at grade IV of VI group Elementary School in Banjar district, Buleleng regency on academic year 2013/2014 that consists of 124 people. The sample of this study was SD Negeri 2 Kayuputih and SD Negeri 3 Kayuputih that consists of 19 and 37. Research instrument is achievement learning test. The data were analyzed by descriptive statistics and T-test. The results showed that there was significant effect of Realistic Mathematics Learning Model toward mathematics learning achievement student grede 4 semesters 1 in Banjar districts of Buleleng regency on 2013/2014 studied years. {sig.2,31)}.keyword : Realistic Mathematics Learning Model, Conventional Learning Model, Mathematics Learning Achievement.