Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL MEONG-MEONGAN UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI ANAK KELOMPOK B3 KUMARA ADI I DENPASAR ., Ni Arye Siyani; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i1.7423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan percaya diri anak setelah diterapkan Permainan Tradisional Meong-Meongan pada Anak Kelompok B3 Semester 2 Tahun Pelajaran 2015/2016 di TK Kumara Adi I Denpasar. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksankan dalam dua siklus. Fokus dalam penilitian ini adalah percaya diri anak dan tindakan dalam penelitian ini adalah permainan tradisional meong-meongan. Subjek penelitian adalah Anak Kelompok B3 Semester 2 Tahun Pelajaran 2015/2016 TK Kumara Adi I Denpasar, sebanyak 20 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan percaya diri setelah penerapan permainan tradisional meong-meongan pada anak kelompok B3 semester 2 Tahun Pelajaran 2015/2016 di TK Kumara Adi I Denpasar sebesar 58,75%. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rata-rata persentase percaya diri anak pada siklus I sebesar 72,00% dengan kriteria rendah menjadi sebesar 87,00% pada siklus II yang ada pada kriteria tinggi. Dengan demikian penerapan permainan tradisional meong-meongan mampu meningkatkan perkembangan percaya diri anak kelompok B3 semester2 Tahun Pelajaran 2015/2016 di TK Kumara Adi I Denpasar. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan percaya diri anak setelah diterapkan permainan tradisional meong-meongan sebesar 15.00%.Kata Kunci : permainan tradisional, meong-meongan, percaya diri This thorough aims to knowing increase development of the child confident after implemented by Meong-Meongan Traditional Game to Group B3 of Child on 2 Terms Lesson 2015/2016 years in Kumara Adi 1 Kindgarden at Denpasar . This thorough is classroom action research (PTK) in the this thorough is Meong-Meongan Traditional Games. Thorough subject is Group B3 to 2 Terms on Lesson 2015/2016 years in Kumara Adi 1 Kindergarden , as many as 20 peoples. Data collections in the this thorough do with observation and instrument method. Data collections that using is a observation sheet . In the this thorough using to statistic descriptive analysis and statistic-quantitative analysis . Thorough of result show that increase development of the child confident after implemented by Meong- Meongan Traditional Games to children of Group B3 on Term 2 Lesson of 2015/2016 years in Kumara Adi 1 Kindgarden at Denpasar as big as 58,75 %. It can be seen from the increase in the average percentage of confident children in the first cycle of 72.00% with low criteria amounted to 87.00% in the second cycle which is on high criteria. Thus the application of Meong-Meongan Traditional Games able to enhance the development of confident children in group B3 second terms in the academic year 2015/2016 in kindergardenAdi Kumara I Denpasar. Based on the thorough, it can be consclusion that an increase children’s confident after implemented by Meong-Meongan Traditional Games as big as 15.00 %.keyword : Traditional Games, Meong-meongan, Confident
PENERAPAN PERMAINAN BOLA GELINDING (BOLING) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK A ., Ni Kadek Dwi Pradnya Sari; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal bilangan melalui penerapan permainan boling pada anak kelompok A Semester II Tahun Ajaran 2015/2016 di TK Mandala Kumara Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek terteliti adalah anak kelompok A Semester II Tahun Ajaran 2015/2016 TK Mandala Kumara Denpasar, sebanyak 11 orang. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode observasi. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan 16, 50 % kemampuan mengenal bilangan setelah diterapkan permainan bola gelinding (boling). Hal ini dapat dilihat dari peningkatan rata-rata persentase kemampuan mengenal lambang bilangan pada siklus I sebesar 75,50% yaitu berada pada kriteria sedang menjadi 92.00% pada siklus II yang berada pada kriteria sangat tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan permainan bola gelinding (boling) dapat meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak kelompok A TK Mandala Kumara Denpasar tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : bola gelinding (boling), kemampuan bilangan, metode analisis statistik deskriptif, metode analisis deskriptif kuantitatif The study aimed at investigation was improve the ability to know the numbers through the game of bowling on group A second semester in TK Mandala Kumara Denpasar. This type of research is classroom action research (CAR) conducted in two cycles. The subject in the study was the group A second semester of the academic year of 2015/2016 TK Mandala Kumara Denpasar, as many as 11 children. The collection of data in this research used an instrument was observation and the instrument use is observation sheet. Collected data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The result showed that there’s an increase of 16, 50% ability to know the numbers after the implementation bowling game. It is know from increase in the average percentage ability to know the numbers in the first cycle of 75,50% with moderate criteria amounted to 92,00% in the second cycle which was on very high criteria. It can be concluded that the implementation of bowling ball game can ability to know the numbers on group A children at TK Mandala Kumara Denpasar school year 2015/2016. keyword : a bowling ball, the ability to recognize numbers, descriptive statistical analysis method, quantitative descriptive analysis method
Penerapan Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) Melalui Permainan Tradisional Bali Megoak-goakan Untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik Kasar Anak Kelompok B4 Semester 2 TK Widya Santhi Denpasar Tahun Ajaran 2014/2015 ., Ni Putu Dara Ermiyanti; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.5192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan motorik kasar anak setelah diterapkan model pembelajaran langsung (Direct Instruction) melalui permainan tradisional Bali megoak-goakan pada anak kelompok B4 semester 2 di TK Widya Santhi Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah 24 orang anak kelompok B4 semester 2 TK Widya Santhi Denpasar Tahun Ajaran 2014/2015. Data penelitian berupa perkembangan motorik kasar ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan metode wawancara dengan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan motorik kasar dengan penerapan model pembelajaran langsung (Direct Instruction) melalui permainan tradisional Bali Megoak-goakan, diperoleh rata-rata pada siklus I sebesar 57.75% yang berada pada kriteria renda, kemudian mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 85.25%, yang tergolong kriteria tinggi. Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan persentase rata-rata anak dari siklus I ke siklus II sebesar 27.5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran langsung (Direct Instruction) melalui permainan tradisional Bali megoak-goakan dapat meningkatkan perkembangan motorik kasar pada anak kelompok B4 TK Widya Santhi Denpasar. Kata Kunci : pembelajaran langsung (Direct Instruction), tradisional, megoak-goakan, motorik kasar. This study aimed to determine the increase in gross motor developmental skill of children after learning model is applied directly (Direct Instruction) through traditional Balinese game megoak-goakan group B4 children at TK Widya Santhi Denpasar in second semester. This study was tipically a classroom action research (CAR) wich conducted in two cycles. The subjects were 24 children on second semester in group B4 at TK Widya Santhi Denpasar in school year 2014/2015. Gross motor developmental research data in this study were collected by using observation and interviews with the instrument in the form of observation sheet. The analysis method used in this study was descriptive statistic method and quantitative descriptive statistic method. The results showed that an increase in gross motor development with the application of direct instructional model (Direct Instruction) through traditional Balinese game Megoak-goakan, average obtained in the first cycle of 57.75% which is at the low criterion afterwards it was increased in the second cycle into 85.25% classified high criteria. This shows the percentage increase in the average child from the first cycle to the second cycle of 27.5%. It can be concluded that the application of learning models directly (Direct Instruction) through traditional Balinese game Megoak-goakan can improve gross motor developmental skill in group B4 at TK Widya Santhi Denpasar.keyword : model (Direct Instruction), traditional, megoak-goakan, gross motor skills
Pengaruh Metode Bernyanyi Melalui Media Audio Visual Terhadap Keterampilan Berbicara Anak Kelompok A TK Triamarta Kediri Tabanan Tahun Ajaran 2018/2019. ., Ni Luh Wayan Dina Widiani; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Gusti Ngurah Sastra Agustika, S.Si., M.P
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 7, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i1.18760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara anak yang dibelajarkan dengan metode bernyanyi melalui media audio visual dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada anak kelompok A TK Triamarta Kediri Tabanan Tahun Ajaran 2018/109. Desain penelitian ini adalah Penelitian Eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok A TK Triamarta Kediri Tabanan yang berjumlah 33 anak. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitnung= 21,656 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 69 diperoleh nilai ttabel = 2,0395 sehingga thitung = 21,656 > ttabel = 2,0395. Berdasarkan kriterian pengujian, maka H_0 ditolak dan H_a diterima. Adapun nilai rata-rata keterampilan berbicara anak pada kelompok yang dibelajarkan dengan metode bernyanyi melalui media audio visual adalah 75,56, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 51,24. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode bernyanyi melaluui media audio visual terhadap keterampilan berbicara anak kelompok A TK Triamarta Kediri Tabanan Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara anak yang dibelajarkan dengan metode bernyanyi melalui media audio visual dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada anak kelompok A TK Triamarta Kediri Tabanan Tahun Ajaran 2018/109. Desain penelitian ini adalah Penelitian Eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok A TK Triamarta Kediri Tabanan yang berjumlah 33 anak. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitnung= 21,78 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 69 diperoleh nilai ttabel = 2,0395 sehingga thitung = 21,78 > ttabel = 2,0395. Berdasarkan kriterian pengujian, maka H_0 ditolak dan H_a diterima. Adapun nilai rata-rata keterampilan berbicara anak pada kelompok yang dibelajarkan dengan metode bernyanyi melalui media audio visual adalah 75,56, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 51,24. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode bernyanyi melaluui media audio visual terhadap keterampilan berbicara anak kelompok A TK Triamarta Kediri Tabanan Tahun Ajaran 2018/2019. Kata Kunci : metode bernyanyi, media audio visual, keterampilan berbicara This study aims to determine the significant differences in children's speaking skills learned by the singing method through audio-visual media with groups of children taught with conventional learning in group A children TK Tabanan Triamarta Kediri Academic Year 2018/109. The design of this study was a quasi-experimental study with a nonequivalent control group design. The population of this study were all children in group A TK Triamarta Kediri Tabanan, amounting to 33 children. The sample is taken by random sampling techniqueThe data obtained were analyzed using the t-test. The results of the data analysis were obtained = 21.656 while at the 5% and dk = 69 significance levels obtained ttable = 2.0395 so that t count = 21.656> t table = 2.0395. Based on the testing criteria, H_0 is rejected and H_a is accepted. The average value of children's speaking skills in the group learned by the method of singing through audio visual media is 75.56, whereas in the group that is taught by conventional learning is 51.24. Based on these results it can be concluded that there is an influence of the singing method through audio visual media on the speaking skills of children in group A TK Triamarta Kediri Tabanan Academic Year 2018/2019.keyword : singing method, audio visual media, speaking skills
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERNUANSA PAKEM UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK KELOMPOK B TK TUNAS MULYA ., Ni Made Sri Rastini; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif pada anak kelompok B TK Tunas Mulya Sembung Mengwi Badung Semester II Tahun Ajaran 2013/2014 pada saat diterapkannya Pendekatan Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL)Bernuansa PAKEM. Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 24 orang anak kelompokB TK Tunas Mulya Sembung Semester II tahun Ajaran 2013/2014. Data penelitian tentang perkembangan kognitif dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi dan metode wawancara dengan instrumen berupa lembar format percakapan. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan kognitif dengan penerapan pendekatan CTL pada siklus I sebesar 48,16% yang berada pada kategori sangat kurang mampu ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 84,7 % tergolong pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan perkembangan kognitif anak sebesar 36,54%Kata Kunci : pendekatan CTL bernuansa PAKEM, perkembangan kognitif This study to determine the improvement in the cognitive development of children in group B in kindergarten Tunas Mulya Sembung Mengwi badung Second Semester Academic Year 2013/2014 at the time of adoption of Learning Approach Contextual Teaching And Learning ( CTL) PAKEM Nuance. The design of this study is action reseach conducted in two cycles. The subjects were 24 children in goup B kindergarten Tunas Mulya Sembung Mengwi Badung Second SemesterAcademic Year 2013/ 2014. Data collected reasearch on cognitive development with the method of observation with the instrument in the from of sheet of observations and interviews with the instrument in the from of a conservation format sheet. The data were analyzed using descriptive statistical analyzed and quantitative statistical analysis and quantitative statistical analysis methods. The result of the data analysis showed that an increase in cognitive development with the implementation of CTL approach in the first cycle of 48,16% which is in the catagory of very less capable turns on the second cycle increased to 84,7% classified in the high category. So an increase in cognitive development of children by 36,54%.keyword : CTL nuance approach PAKEM, cognitive development
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN MEDIA BENTUK DAN KRAYON MELALUI KEGIATAN USAP ABUR UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK B TK LAKSANA KUMARA DENPASAR SELATAN TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ni Made Windi Ardianthi; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.6224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan motorik halus anak saat diterapkannya metode demonstrasi pada anak kelompok B semester 2 TK Laksana Kumara Denpasar Selatan tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan 2 siklus tindakan. Subjek penelitian adalah 27 orang anak kelompok B semester 2 TK Laksana Kumara Denpasar Selatan. Data penelitian tentang perkembangan motorik halus anak dikumpulkan menggunakan metode observasi dan metode wawancara dengan instrumen lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan motorik halus anak dari penerapan metode demostrasi mencapai 8%. Pada siklus I sebesar 73.3% yang berada pada kriteria sedang mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 81.3% tergolong kriteria tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi berbantuan media bentuk dan krayon melalui usap abur untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak kelompok B TK Laksana Kumara Denpasar Selatan.Kata Kunci : metode demonstrasi, media krayon, usap abur, motorik halus. This study aims to determine the fine motor development of children during the implementation of demonstration methods group B children TK Laksana Kumara 2 second semester of the school year 2013/2014 Southern Denpasar. The type of this study was a Classroom Action Research (CAR), which has been carried out 2 cycles. The subject was children that amounted 27 children group B TK Laksana Kumara 2 second semester. The data collection method that used in this study were using observation and portofolios. Data from this study were analyzed by using descriptive statistical analysis method and quantitative descriptive analysis method. The result showed that an increase in fine motor development of children from the application of demonstration methods reached 8 % . In the first cycle of 73.3 %, which is the criteria being increased in the second cycle becomes 81.3 % relatively high criteria . It can be concluded that the application of the method and form of media -assisted demonstration through the swab Abur crayons to improve fine motor development of children in group B TK Laksana Kumara Southern Denpasar.keyword : demonstration method, collage, swab Abur, fine motor
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VISUAL, AUDITORY, KINESTETHIC BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF KONSEP BILANGAN ., Kadek Yuli Antari; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i1.7312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif konsep bilangan setelah diterapkannya model pembelajaran visual auditory kinestethic (VAK) berbantuan media gambar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dua siklus. Subjek penelitian adalah 25 anak yaitu 16 laki-laki dan 9 perempuan kelompok B1 semester genap di TK Dharma Praja Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang kemampuan kognitif konsep bilangan dikumpulkan menggunakan metode tes informal dan pencatatan dokumen dengan instrumen berupa lembar penilaian. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor kemampuan kognitif konsep bilangan pada anak kelompok B1 setelah diterapkan model pembelajaran visual auditory kinestethic (VAK) berbantuan media gambar pada siklus I sebesar 78,16% yang berada pada katagori sedang kemudia pada siklus II menjadi 85,5% tergolong pada katagori tinggi. Jadi terjadi peningkatan kemampuan kognitif konsep bilangan anak setelah diterapkan model pembelajaran visual auditory kinestethic (VAK) berbantuan media gambar sebesar 7,34%.Kata Kunci : visual auditory kinestethic (VAK), gambar, kognitif, bilangan This study aimed to determining the increased of cognitive abilities in concept of numbers after the implementation of visual auditory kinestethic (VAK) learning model supported by image as the media. This research was a classroom action research conducted two cycles. Subjects were 25 children: 16 boys and 9 girls group B1 in the second semester of TK Dharma Praja Denpasar in academic year 2015/2016. The data research on cognitive abilities concept of numbers collected by using of informal tesmethods and document recording with instruments such as assessment sheet. The collected data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The result showing that an increase in the average score of cognitive ability in children the concept of numbers B1 group after application of visual auditory kinestethic (VAK) learning model supported by image as the media on the first cycle of 78.16%, which is the category of being later on the second cycle be 85.5% belong to the high category. So an increase in cognitive abilities a number of the concepts after applied visual auditory kinestethic (VAK) learning model supported by image as the media as many as 7.34%.keyword : visual auditory kinestethic ( VAK ) , image , cognitive , numbers
Pengaruh Media Flashcard Bilingual Terhadap Kemampuan Kosakata Bahasa Inggris Permulaan Anak Kelompok B TK Gugus Mawa Kecamatan Denpasar Selatan Tahun Pelajaran 2017/2018 ., Ida Ayu Nyoman Lilis Trisnanti; ., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15200

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Flashcard Bilingual terhadap kemampuan kosakata Bahasa Inggris permulaan anak kelompok B di TK Gugus Mawa Kecamatan Denpasar Selatan Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian yang dilaksanakan ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen). Desain eksperimen yang digunakan yaitu “nonequivalent control group design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B di TK Gugus Mawa Kecamatan Denpasar Selatan terdapat enak TK yang keseluruhannya berjumlah 429 anak. pengambilan sampel dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B2 TK PP Kumara Loka berjumlah 24 anak sebagai kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan media flashcard bilingual terhadap kemampuan kosakata Bahasa Inggris permulaan dan anak kelompok B2 TK Laksana Kumara berjumlah 24 anak sebagai kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan tidak menggunakan media flashcard bilingual terhadap kemampuan kosakata Bahasa Inggris permulaan. Data hasil kemampuan kosakata Bahasa Inggris permulaan dikumpulkan dengan teknik observasi yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis dapat diperoleh thitung = 3,39 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 46, sedangkan nilai ttabel = 2,021, sehingga thitung = 3,39 > ttabel = 2,021. Berdasarkan kriteria pengujian maka H0 ditolak dan Ha diterima. Adapun nilai rata-rata kemampuan kosakata Bahasa Inggris permulaan anak yang dibelajarkan dengan media flashcard bilingual adalah 81,38, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan tidak menggunakan media media flashcard bilingual adalah 72,50. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media flashcard bilingual terhadap kemampuan kosakata Bahasa Inggris permulaan pada anak kelompok B di TK Gugus Mawa Kecamatan Denpasar Selatan Tahun Pelajaran 2017/2018. Kata Kunci : Flashcard Bilingual, Kosakata Bahasa, Bahasa Inggris Permulaan The purpose of this research is to know the influence of Flashcard Bilingual media on English Vocabulary skill at the beginning of group B children in TK Gugus Mawa, South Denpasar Sub District, Lesson Year 2017/2018. This research is a quasi experimental research (quasi experiment). The experimental design is "nonequivalent control group design". The population in this study is all the children of group B in TK Gugus Mawa, South Denpasar District, which provides a kindergarten for 429 children a day. sampling by random sampling technique. The sample in this research is children of Kindergarten group B2 Kumara Loka Agung 24 children as experimental group which is taught by flash banner media to the ability of English vocabulary and group of children B2 TK Laksana Kumaraasi 24 children as control group that is learned by not using media bilingual flashcards against early English vocabulary skills. Early English vocabulary data was collected using the techniques used by using statistical and inferential statistical analysis with t-test. From the results can be obtained tcount = 3.39 at 5% significance level with dk = 46, while the value of ttable = 2.021, Thitung = 3.39> ttable = 2.021. Based on the concept of payment then H0 rejected and Ha accepted. The average value of English vocabulary skills of the early children who were taught with bilingual flashcard media was 81.38, whereas in the group taught by not using bilingual flashcard media media it was 72.50. Thus it can be concluded that there is media contained bilingual flashcard against the ability of English vocabulary in children group B in kindergarten Gugus Mawa District South Denpasar Lesson 2017/2018.keyword : Bilingual Flashcard, Language Vocabulary, English Beginning
Pengaruh penerapan model pembelajaran quantum menggunakan media film animasi terhadap perkembangan kemampuan kosakata pada anak kelompok B di TK Gugus Jempiring kecamatan denpasar barat tahun pelajaran 2016/2017 ., Trisnawaty BR Ginting; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i1.11558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kemampuan kosakata setelah diterapkannya model pembelajaran quantum menggunakan media film animasi dan kelompok anak yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu (quasi experiment) dengan dengan rancangan penelitian adalah rancangan kelompok non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Gugus Jempiring Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2016/2017. Pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling. Data hasil pre-test dianalisis untuk menguji kesetaraan kelompok sehingga di dapat dua kelas yakni PAUD Kusuma 2 Denpasar sebagai kelompok eksperimen dan TK Buana kumara asih sebagai kelompok kontrol. Pada akhir penelitian kelompok eksperimen dan kontrol diberikan post-test perkembangan kemampuan kosakata menggunakan instrumen penelitian observasi. data hasil post-test dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil yang didapat thitung = 4,820 dan ttabel= 2,021(pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 38). Oleh karena thitung 4,820 > ttabel 2,021 maka terdapat perbedaan yang signifikan perkembangan kemampuan kosakata antara kelompok anak yang dibelajarkan melalui model pembelajaran quantum menggunakan media film animasi dengan kelompok anak yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional. Rata-rata perkembangan kemampuan kosakata yang diperoleh antara kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (85,59 > 76,81). Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran quantum menggunakan media film animasi berpengaruh terhadap perkembangan kemampuan kosakata pada anak kelompok B TK Gugus Jempiring Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Kata kunci: pembelajaran quantum, film animasi, kosakata This research aims to determine the development of vocabulary skills after the application of quantum learning models using animated film media and groups of children who learned through conventional learning model. This type of research is a quasi experiment with research design is non-equivalent group design. Population in this research is all children group B TK Gugus Jempiring Denpasar Barat Lesson Year 2016/2017. Sampling was done by random samplinga. The pre-test result data was analyzed to improve the equality of the above groups into two classes of PAUD Kusuma 2 Denpasar as experimental group and TK Buana kumara asih as control group. At the end of the experimental group study and control were given post-test of vocabulary development using observational research instruments. Post-test results were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics using the t-test. Based on the results obtained tcount = 4.820 and ttable = 2.021 (at 5% significance level with dk = 38). Therefore tcount 4,820> ttable 2.021 then there is a significant difference in the development of vocabulary skills between groups of children who are taught through quantum learning models using animated film media with groups of children that are learned through conventional learning model. The average development of vocabulary skills generated between the experimental group was higher in the control group (85,59> 76,81). So it can be concluded quantum learning model using animated film media for the development of vocabulary skills in children group B TK Gugus Jempiring West Denpasar Lesson Year 2016/2017.keyword : Keywords: quantum learning, animated film, vocabulary
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI MELALUI KEGIATAN KOLASE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN FISIK MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK B1 PAUD KUSUMA 2 DENPASAR ., Ida Ayu Sugiantiningsih; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.4964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan terhadap kemampuan fisik motorik halus setelah adanya penerapan metode demonstrasi melalui kegiatan kolase pada anak kelompok B1 semester 2 PAUD Kusuma 2 Denpasar tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang telah dilaksanakan dengan 2 siklus penelitian. Subjek penelitian adalah anak kelompok B1 PAUD Kusuma 2 Denpasar yang berjumlah 19 orang anak, terdiri dari 6 orang anak laki-laki dan 13 orang anak perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan portofolio. Data dari hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan fisik motorik halus setelah penerapan metode demonstrasi melalui kegiatan kolase, hal ini dapat dilihat dari peningkatan angka rata-rata persentase pada siklus I sebesar 58,45% dengan kriteria rendah mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,39% yang berada pada kriteria tinggi. Dengan demikian terjadi peningkatan angka rata-rata persentase dari siklus I ke siklus II sebesar 21,94%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi melalui kegiatan kolase dapat meningkatkan kemampuan fisik motorik halus anak kelompok B1 semester 2 PAUD Kusuma 2 Denpasar tahun ajaran 2014/2015.Kata Kunci : metode demonstrasi, kolase, motorik halus This study aimed to determine the improvement of the fine motor skill ability after the application of demonstration method through collage on media group B1 children PAUD Kusuma 2 second semester of the school year 2014/2015 Denpasar. The type of this study was a Classroom Action Research (CAR), which has been carried out 2 cycles. The subject was children in group B1 PAUD Kusuma 2 Denpasar, that amounted 19 children, consisted of 6 males and 13 females. The data collection method that used in this study were using observation and portofolios. Data from this study were analyzed by using descriptive statistical analysis method and quantitative descriptive analysis method.The result showed that there was an improvement fine motor skill ability after the application of demonstration method through collage media, it can be seen from the improvement on fine motor skill’s average value at first cycle is 58,45% in low category to 80,39% on second cycle which categorized in high category. There is 21,94% improvement from first cycle. So, the conclusion in this study is that the application of demonstration method. Through collage activity can improve fine motor skill ability of group B1 children PAUD Kusuma 2 Denpasar in second semester at school year 2014/2015. keyword : demonstration method, collage, fine motor
Co-Authors ., Anak Agung Reni Paramitha ., Ayu Risa Fratika Dewi ., I Gede Widnyana ., I Gusti Ngurah Putu Putra Mahardika ., I Kadek Eno Ariawan ., I Nyoman Wahyu Mertayasa ., Ida Ayu Nyoman Lilis Trisnanti ., Ida Ayu Putu Mirla Lestari ., Indah Prawoko ., Kadek Dewi Trisnayanti ., Kadek Yuli Antari ., Komang Susanti Martinasari ., Luh Putu Anggraeni Wedanti ., Luh Putu Sri Wahyu Antari ., Ni Arye Siyani ., Ni Gusti Ayu Pt. Rita Indriani ., Ni Kadek Ayu Suryaniti ., Ni Kadek Dwi Pradnya Sari ., Ni L Pt Ayu Sutrisni ., Ni Luh Anna Septiana Putri ., Ni Luh Bella Amanda Sari ., Ni Luh Wayan Dina Widiani ., Ni Made Desi Kristiana ., Ni Made Desy Pratiwi Handaryani ., Ni Made Suwitri ., Ni Made Wulan Sri Tarini ., Ni Md Dwi Desiari p ., Ni Nyoman Adi Indradewi ., Ni Putu Desiana Sri Padmi Widya Dewi ., Ni Putu Dinda Paramita ., Ni Putu Evi Permata Dewi ., Ni Putu Intan Paramita ., Ni Putu Putriani Kusuma Antari ., Ni Putu Sartika Dewi ., Ni Wayan Eka Widya Lestari ., Nonik Tariasih Ni Luh ., Pande Komang Arsa Winata ., Putu Ayuna Widyasari ., Putu Desy Lestari ., Putu Indah Novianti ., Putu Mega Nilayanti ., Putu Setivani Putri ., R Ayu Sumina Putri ., Trisnawaty BR Ginting Adnyana, I Made Wira Adnyana, I Made Wira Adnyani, Ayu Mita Adnyani, Ayu Mita Agustini, Ni Ketut Anak Agung Putri Saraswati ., Anak Agung Putri Saraswati Anggraeni, Maria Yosi Anggraeni, Maria Yosi Ari Cahyani, Ni Wyn Serra Yuni Ary Lestari Gunawitra . Cintya Puspita Sari DB.Kt. Ngurah Semara Putra Dewa Ayu Indra Wahyuni Diah Putu Witaningtyas . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Gusti Ngurah Sastra Agustika I Dewa Ayu Yustiawati . I Gede Gemaydha . I Gusti Agung Inten Prabaningrum I Gusti Ayu Putu Sri Bintang Kristina De . I Gusti Ayu Rossi Ekayanti . I Gusti Ngurah Mega Maya Mandala Putra . I Kadek Purwanta . I Kadek Putra Jaya . I Ketut Ardana I Komang Ngurah Wardana . I Komang Ngurah Wiyasa I Made Sucitayana . I Nengah Suadnyana I Wayan Arya Ariana ., I Wayan Arya Ariana I Wayan Sujana I Wayan Sujana I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri Ida Ayu Nyoman Sri Santini . Ida Ayu Sugiantiningsih . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Surya Manuaba Indra Wahyuni, Dewa Ayu Kadek Dwi Warsini ., Kadek Dwi Warsini Kadek Hery Okta Rivaldi Kadek Junia Dwi Antariyani ., Kadek Junia Dwi Antariyani Ketut Agustini Komang Ratna Puspa Sari ., Komang Ratna Puspa Sari Komang Sudamayanto . Komang Yuli Andayani . Krishna Dewi, Gusti Ayu Putu Ary Krishna Dewi, Gusti Ayu Putu Ary Luh Ayu Tirtayani Luh Pt Oka Mahayani . M.Pd Drs. Made Putra . M.Pd. Dra. Siti Zulaikha . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Sances Prasiwi ., Made Sances Prasiwi Maratus Shaleha . Maria Goreti Rini Kristiantari Ni Kadek Ayustria Nari Ratih . Ni Kadek Ratna Wahyuni . Ni Kadek Veri Yanti . Ni Komang Tri Murni . Ni Luh Mayumi Tri Pratiwi ., Ni Luh Mayumi Tri Pratiwi Ni Luh Putu Noviari . Ni Luh Putu Yeni Sugiarti . Ni Luh Sumerti . Ni Made Sri Rastini . Ni Made Windi Ardianthi ., Ni Made Windi Ardianthi Ni Nyoman Ganing Ni Nyoman Sukmasari ., Ni Nyoman Sukmasari Ni Putu Anik Yasmira Eka Dewi . Ni Putu Dara Ermiyanti ., Ni Putu Dara Ermiyanti Ni Putu Deshi Umareani . Ni Putu Feby Astri p . Ni Putu Mita Ardani . Ni Putu Suastini ., Ni Putu Suastini Ni Putu Yogiswari ., Ni Putu Yogiswari Ni Wayan Ayu Endang Istorina . NI WAYAN DESIARI . Ni Wayan Novi Arsani ., Ni Wayan Novi Arsani Ni Wayan Sri Oktarini . Ni Wayan Suniasih Ni Wyn Serra Yuni Ari Cahyani Prabaningrum, I Gusti Agung Inten Pratiwi, Ni Wayan Mita Putu Dian Yasmi Lastari . Sagung Dewi Gandhari Kusuma Ningrat . Sari, Ni Putu Elfira Sari, Yulia Indah Yulita Faizul Afa .