Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS MELALUI KEGIATAN USAP ABUR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS PADA ANAK ., Komang Susanti Martinasari; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan motorik halus pada anak melalui kegiatan usap abur dengan menerapkan metode pemberian tugas pada anak kelompok B semester 2 di TK Widya Santhi Denpasar tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan ke dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini berjumlah 23 orang anak kelompok B, di TK Widya Santhi Denpasar semester 2 tahun ajaran 2015/2016. Data penelitian tentang keterampilan motorik halus dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrument berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan motorik halus pada anak kelompok B dengan penerapan metode pemberian tugas pada siklus I sebesar 58,68% berada pada kategori rendah, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 86,93% tergolong pada kategori tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan motorik halus pada anak, kelompok B di TK Widya Santhi Denpasar dari siklus I ke siklus II sebesar 28,25%.Kata Kunci : pemberian tugas, usap abur, keterampilan motorik halus. This study aims to determine the increase in the delicate motoric skills in children through activities waste wipe by applying the method of administration tasks to group B 2 semesters at Widya Santhi Denpasar kindergarten academic year 2015/2016. This research is a classroom action research (PTK) carried out in two cycles of the first cycle and the second cycle. Subjects of this study were 23 children in group B, in kindergarten Widya Santhi Denpasar 2nd semester 2015/2016 academic year. Data research on delicate motoric skills were collected by observation with the observation instrument in the form of sheet format. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The result showed that an increase in the delicate motoric skills in children in group B with the adoption of the provision of duty on the first cycle of 58.68% in the low category, increased in the second cycle into 86.93% classified in the high category. So it can be concluded that an increase in the child's delicate motoric skills, group B in kindergarten Widya Santhi Denpasar from the first cycle to the second cycle of 28.25%.keyword : giving the task, waste wipe, delicate motoric skills
Pengaruh Metode Bercerita Menggunakan Cerita Rakyat terhadap Perilaku Empati Anak Kelompok B TK Negeri Pembina Kecamatan Abiansemal Tahun Ajaran 2017/2018 ., Ni Made Wulan Sri Tarini; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita menggunakan cerita rakyat terhadap perilaku empati anak kelompok B. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain intact-group comparison. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Negeri Pembina Kecamatan Abiansemal berjumlah 103 anak. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling, sehingga diperoleh kelompok B3 sebanyak 30 anak sebagai kelompok eksperimen dan kelompok B2 sebanyak 28 anak sebagai kelompok kontrol. Data perilaku empati dikumpulkan menggunakan teknik non-tes berupa observasi, kemudian dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata kelompok eksperimen (70,43) lebih tinggi daripada nilai rata-rata kelompok kontrol (53,32). Berdasarkan hasil analisis uji-t dengan dk = 56 dan α = 5%, diperoleh thitung > ttabel (6,155 > 2,003) maka Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan metode bercerita menggunakan cerita rakyat berpengaruh terhadap perilaku empati anak kelompok B TK Negeri Pembina Kecamatan Abiansemal Tahun Ajaran 2017/2018. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disarankan kepada guru agar menggunakan metode bercerita jenis cerita rakyat sebagai metode pembelajaran dalam membentuk perilaku empati anak.Kata Kunci : metode bercerita, cerita rakyat, perilaku empati, anak usia dini This research aimed to determine the effect of story telling method use a folklore to an empathy behavior of children in group B. This research was a Pre-Experiment with Intact-Group Comparison design. The population was all children of group B in TK Negeri Pembina Abiansemal amount 103 children. The sample in this research was determine by using random sampling technique, with the result that B3 group of 30 children as experiment group and B2 group of 28 children as control group. Empathy behavior data collected by using non-test techniques, that was observation method, then analyzed by t-test. The results of this research indicate that the average score of the experimental group (70,43) is higher than the average score of the control group (53.32). Based on the result of t-test analysis with df = 56 and α = 5% obtained tcount > ttable (6,155 > 2,003) then Ho is rejected. Thus it could be conclude that there is story telling method using folklore influential to the empathy behavior of children group B in TK Negeri Pembina Abiansemal Academic Year 2017/2018. Based on the results, it can be suggest to teacher to use the story telling method of folklore as a method of learning in shaping empathy behavior of children.keyword : story telling method, folklore, empathy behavior, early childhood
PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERNUANSA BERMAIN BERBANTUAN MEDIA GEOMETRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF PADA ANAK KELOMPOK B TK ERAWAN JAGAPATI ABIANSEMAL BADUNG TAHUN AJARAN 2013/2014 ., I Gusti Ayu Putu Sri Bintang Kristina De; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui penerapan pembelajaran kontekstual bernuansa bermain berbantuan media geometri pada anak kelompok B TK Erawan Jagapati Abiansemal Badung tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B1 TK Erawan Jagapati Abiansemal Badung tahun ajaran 2013/2014. Data kemampuan kognitif dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan penugasan dengan instrumen lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil dari siklus I dan siklus II. Hasil analisis data menunjukkan bahwa persentase perkembangan kognitif anak kelompok B pada refleksi awal sebesar 54,72%. Pelaksanaan tindakan yang dilakukan meningkatkan kemampuan kognitif pada siklus I sebesar 65,40% dengan kategori sedang dan meningkat menjadi 90,40% dengan kategori sangat tinggi pada siklus II. Jadi simpulan dari penelitian ini adalah penerapan pembelajaran kontekstual bernuansa bermain berbantuan media geometri dapat meningkatkan kemampuan kognitif pada anak kelompok B TK Erawan Jagapati Abiansemal Badung tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Kontekstual bernuansa bermain, media geometri, kemampuan kognitif The purposes of this research is to know the raising of children?s cognitive ability through implementation of contextual learning method game nuance assisted by geometry media at B Group of Erawan Kindergarten Jagapati Abiansemal Badung academic year 2013/2014. This research is classroom action research. The subject of this research is the children of B Group at Erawan Kindergarten Jagapati Abiansemal Badung academic year 2013/2014. The data of cognitive ability are collected by observation method and by giving assignment with observation sheet instrument. After the data collected then analyzes by descriptive statistic and descriptive quantitative analysis method. The data analyses through comparing the result of cycle I and cycle II. From the data analysis showed that the presentange of B group children cognitive development at the first reflection 54.72%. for the treatment at the first cycle there is a increasing presentage become 65,40% in good category and become 90.40% in the very good category at the last of cycle two. So, it can be conclude that the implementation of contextual learning method game nuance assisted by geometry media can raised children?s cognitive ability at B Group of Erawan Kindergarten Jagapati Abiansemal Badung can increase the cognitive development.keyword : contextual learning method game nuance, geometry media, cognitive ability
Penerapan Metode Demonstrasi Melalui Kegiatan Meronce Untuk Meningkatkan Kognitif Mengenai Pengenalan Bentuk Geometri Pada Anak Kelompok B2 TK Titi Dharma Kecamatan Denpasar Utara Tahun Ajaran 2013/2014 ., Ni Putu Feby Astri p; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kognitif setelah diterapkannya Penerapan Metode Demonstrasi Melalui Kegiatan Meronce Untuk Meningkatkan Kognitif Mengenai Pengenalan Bentuk Geometri Pada Anak Kelompok B2 TK Titi Dharma Kecamatan Denpasar Utara Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 27 orang anak TK pada kelompok B2 semester II tahun ajaran 2013/2014. Data penelitian tentang pengenalan bentuk geometri melalui kegiatan meronce dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrument berupa lembar format observasi dan metode wawancara dengan instrument berupa lembar format percakapan. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan dalam pengenalan bentuk geometri pada kegiatan meronce dengan penerapan metode demonstrasi pada siklus I sebesar 44,03% yang berada pada kategori sangat rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 86,07 % tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terdapat peningkatan dalam perkembangan kognitif pada pengenalan bentuk geometri melalui kegiatan meronce pada anak kelompok B2 TK Titi Dharma Denpasar Utara, sebesar 42,04%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan metode demonstrasi melalui kegiatan meronce untuk mengenal bentuk geometri dapat meningkatkan kognitif anak kelompok B2 TK Titi Dharma Kecamatan Denpasar Utara.Kata Kunci : metode demonstrasi, kognitif, bentuk geometri. The aims of this study is to determine the cognitive improvement after the application of demonstration method through “meronce” to improve the cognitive recognition of geometric shapes in kindergarten kids Titi Dharma group B2 district north of denpasar school year 2013/2014. This research is an action research that conducted in two cycles. Subjects were 27 kindergarten children in group B2 2nd half of the school year 2013/2014. Research data on the introduction of geometric shapes through “meronce” collected by observation with an instrument in the form of sheets of format observation and interviews with the instrument in the form of a conversation format sheet. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative statistical analysis methods. The result of the data analysis showed that there was an increase in the recognition of geometric shapes on “meronce” activities with the application of demonstration method in 1st cycle was 44,03 % which is at low category was increasing to 86.7% in 2nd cycle and categorized as high level . So,there is an increase in cognitive development in recognition of geometric shapes through "meronce" activities for the kindergarten children of Titi Dharma group B2. The increasement is 42.02%. It can be concluded that by applying the demonstration method through " meronce" activities to recognize geometric shapes can improve chidren's cognitive of Titi Dharma kindergarten group b2 district north of denpasar.keyword : demonstration method,cognitive, geometric shapes
PENGARUH METODE BERMAIN PERAN TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA ANAK KELOMPOK A TK HANDAYANI I DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2018/2019 ., Indah Prawoko; ., Dr. Maria Goreti Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 7, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i1.18745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan metode bermain peran terhadap peningkatan keterampilan berbicara pada anak kelompok A TK Handayani I Denpasar Barat Tahun Ajaran 2018/2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain ekperimen yang digunakan adalah one group pretest-posttest. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Sampling Jenuh karena dalam penelitian ini semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Hal ini dilakukan karena jumlah populasi relatif kecil, yaitu kurang dari 30 orang. Jadi, sampel dalam penelitian ini adalah sama dengan populasinya yaitu anak Kelompok A TK Handayani I Denpasar Barat dengan jumlah anak sebanyak 25 anak. Data keterampilan anak dikumpulkan dengan instrument non test. Analisis dalam penelitian ini menunjukkan uji t. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 30,80 sedangkan nilai rata-rata posttest sebesar 86,36. hasil dari analisis data yang diperoleh dari nilai thitung yaitu sebesar 73,97. pada ttabel dengan kriteria signifikasi 5% dengan dk=24 yang menunjukkan nilai ttabel 2,064 berdasarkan hasil dari analisis tersebut, maka keterampilan berbicara anak menunjukkan nilai thitung 73,97 > ttabel 2,064. maka dapat disimpulkan bahwa yaitu terdapat pengaruh signifikan metode bermain peran terhadap keterampilan berbicara pada anak kelompok A TK Handayani I Denpasar Barat Tahun Ajaran 2018/2019. berdasarkan hasil dari simpulan penelitian tersebut maka dapat disarankan kepada peneliti lain agar dapat menggunakan metode pembelajaran yang yang meningkatkan keterampilan berbicara pada anak. Jadi dapat disimpulkan bahwa metode bermain peran berpengaruh terhadap keterampilan berbicara kelompok A TK. Handayani I Denpasar Barat Tahun Ajaran 2018/2019.Kata Kunci : metode bermain peran, peningkatan keterampilan This study discusses the importance of learning methods to play a role in improving speaking skills in group A Denpasar Barat Handayani I Kindergarten Academic Year 2018/2019. The type of research used was pre-experiment with the experimental design used was one group of pretest-posttest. The sampling technique used in this study is Saturated Sampling because in this study all research members were used as samples. This is done because the number of participation is relatively small, which is less than 30 people. So, the sample in this study is the same as the population of children in Group A of Denpasar Barat Handayani I Kindergarten with 25 children. Child skills data are collected with non-test instruments through collection, scores. the results of this study show the average pretest value of 30.80 while the posttest average value is 86.36. the results of data analysis obtained from the value of tcount which is equal to 73.97. in t table with 5% significance criteria with dk = 24 which shows 2.0t ttable value based on the results of the analysis, then the children's speaking skills assess the tcount> t table. So it can be denied that this is the method that is played. Play kindergarten towards speaking skills in group children. Handayani I TK Denpasar Barat Academic Year 2018/2019. Based on the results of the conclusions of this study, it can be approved for other researchers to be able to use learning methods that improve speaking skills in children.keyword : method of role playing, improvement of speaking skills
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV ., Ayu Risa Fratika Dewi; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media audiovisual dan siswa yang mengikuti dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus VII Kecamatan Kuta Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di Gugus VII Kecamatan Kuta Selatan tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 174 orang siswa. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas IV SD No.5 Pecatu sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 36 orang siswa dan siswa kelas IV SD No.4 Pecatu sebagai kelas kontrol yang berjumlah 34 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode tes, jenis objektif bentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 6,28 > ttab=2,00 pada taraf signifikansi 5%. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media audiovisual dan siswa yang mengikuti dengan pembelajaran konvensional, dan dilihat dari nilai rata-rata kelompok eksperimen = 79,12 > = 63,81 pada kelompok kontrol. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media audiovisual berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV di Gugus VII Kecamatan Kuta Selatan. Kata Kunci : Problem Based Learning, audiovisual, IPS This study aimed to determine the significant differences in social sciences learning outcomes between students who were taught by Problem Based Learning model with audiovisual media and the students with conventional learning of fourth grade students at Gugus VII elementary school of South Kuta. This research was quasi experimental with non equivalent control group design. The population of this research was the fourth grade students at Gugus VII elementary school of South Kuta in academic year 2016/2017 with total number 174 students. Random sampling technique was used in this research to obtain the sample and there were 36 students of fourth grade students at SD No.5 Pecatu as an experimental group, and 34 students of fourth grade students at SD No.4 Pecatu as control group. The data was collected by using multiple choice objective test and it was analyzed by using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). The result find that thit =6,28> ttab = 2,00 at 5% significance level. Thus, there are significant differences of Social Science learning outcomes between students who were taught by using Problem Based Learning model with audiovisual media, and the students with conventional learning. Moreover, the average value of experimental group is 79,12 and 63,81 in control group, it means that the average value of experimental group is higher than control group. So, it can be concluded that Problem Based Learning model with audiovisual media influence the learning outcomes of social sciences of fourth grade students of Gugus VII elementary school of South Kuta.keyword : Problem Based Learning, audiovisual, social sciences
PENGARUH MODEL DRTA TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN LITERAL PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD GUGUS III SUKAWATI ., I Made Sucitayana; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan membaca pemahaman literal pada mata pelajaran bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Directed Reading Thingking Activity (DRTA) dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Sukawati tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD yang berjumlah 196 orang siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas V SD Negeri 3 Batuan sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 2 Batuan Kaler sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 69 orang siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah data nilai keterampilan membaca pemahaman literal. Nilai post-test dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda biasa sedangkan nilai keterampilan membaca dikumpulkan melalui rubrik penilaian keterampilan membaca. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan membaca pemahaman literal antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran DRTA dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh thitung = 2.65 dan ttabel(α = 0.05, 67) = 2.00. Berdasarkan kriteria pengujian thitung> ttabel (2.65>2.00) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Rata-rata nilai keterampilan membaca pemahaman literal yang diperoleh antara kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok control (77.47>72.59). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran DRTA berpengaruh terhadap keterampilan membaca pemahaman literal siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Sukawati.Kata Kunci : pembelajaran DRTA, pemahaman literal, bahasa Indonesia, pembelajaran konvensional The aimed of this study was to determine whether there was a significant differences in literal reading comprehension skills between students who followed Directed Reading Thingking Activity (DRTA) model and students who took conventional learning in fifth grade of SD Gugus II Isukawati District academic year 2013/2014.This study was a quasi experimental research with Nonequivalent Control Group Design. The population of this study were all of the fifth grade students of SD consisted of 196 students. The samples of this study were the class V of SD Negeri 3 Batuan as experimental group and class V of SD Negeri 2 Batuan Kaler as control group consisted of 69 students. The samples of this study were determined by means of random sampling technique. The data taken were the result of the literal reading comprehension skills. The post-test value were collected by multiple choice test item and the reading skills were using rubric assessment sheet of the reading skill. The data were analyzed by using t-test. Result of the study show that there was a significant differences in literal reading comprehension skills between students who followed DRTA model with students who took conventional learning. Based on the result of the t-test was found tcount= 2.65 and ttable (α = 0.05, 67) =2,00. From the criteria of examination was tcount> ttable (2,65> 2,00) so that H0 was rejected of the experimental higher than control group (77,33> 70,35). It can be concluded that there was significant determine of DRTA learning model with comprehension reading skills of students at fifith grade elementary school at Gugus III Sukawati District.keyword : DRTA, literal comprehension, bahasa Indonesia,conventional learning
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASSESSMENT PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN BAHASA INDONESIA DAN DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS IV SD GURUS IR SUKARNO DENPASAR SELATAN ., Anak Agung Putri Saraswati; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia dan disiplin belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbasis assessment portofolio dan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik konvensional siswa kelas IV SD gugus Ir Sukarno Denpasar Selatan. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (quasi eksperiment). Desain eksperimen semu yang digunakan adalah nonequivalent control group design. Untuk menentukan sampel dalam penelitian ini digunakan teknik random sampling. Sampel SDN 5 Pedungan terpilih sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 38 orang siswa dan SDN 14 Pedungan terpilih sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 40 orang siswa. Analisis data penilitian dilakukan dengan manova. Untuk menguji hipotesis I dan hipotesis II digunakan uji-t, serta untuk menguji hipotesis III digunakan uji statistik Manova. Hasil analisis manova menunjukkan angka 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dapat dikatakan terdapat perbedaan hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia dan disiplin belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbasis assessment portofolio dan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik konvensional siswa kelas IV SD gugus Ir Sukarno Denpasar Selatan. Jadi dapat disimpulkan pendekatan saintifik berbasis assessment portofolio berpengaruh terhadap hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia dan disiplin belajar siswa kelas IV SD gugus Ir Sukarno Denpasar Selatan. Kata Kunci : assessment portofolio, hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia, dan disiplin belajar This research was aimed to know the difference of Bahasa Indonesia learning outcome and learning discipline between the students that was learned through scientific approach based portofolio assessment and the students that was learned through convensional scientific approach class IV elementary school gugus Ir Sukarno Denpasar Selatan. The design of this research was quasi exsperiment by nonequivalent control group design. To determine the sample of this research was by using random sampling technique. SDN 5 Pedungan as eksperiment class with amount of 38 students and SDN 14 Pedungan as control class with amount of 40 students. Research analysis was done by manova. To test I hypothesis and II hypothesis used t-test, and to test III hypothesis used manova statistic test. This research result showed that the number 0,000 < 0,05 so H0 refused and Ha accepted or could be said there was difference of Bahasa Indonesia learning outcome and learning discipline between the students that was learned through scientific approach based portofolio assessment and the students that was learned through convensional scientific approach class IV elementary school gugus Ir Sukarno Denpasar Selatan. So, it can be conclude that there was scientific approach based portofolio assessment take effect of Bahasa Indonesia learning outcome and learning discipline students class IV elementary school gugus Ir Sukarno Denpasar Selatan. keyword : portofolio assessment, Bahasa Indonesia learning outcome, and learning discipline
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Media Audio-Visual Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas IV SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017 ., Ni Luh Bella Amanda Sari; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10834

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual di kelas IV SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Denpasar Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan kelompok non-ekuivalen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Denpasar Barat yang berjumlah 652 orang siswa. Sampel penelitian ditetapkan 2 kelas yang terdiri dari 86 orang siswa yang ditentukan dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Tes yang digunakan adalah tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 11,05 dan ttabel = 2,000 pada taraf signifikansi 5% (ɑ = 0,05) dengan dk = 43 + 43 – 2 = 84. Oleh karena thitung = 11,05 > 2,000 ttabel (ɑ = 0,05) maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual di kelas IV SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Denpasar Barat. Nilai rerata juga menunjukkan bahwa kompetensi pengetahuan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual X ̅_1 = 83,45 > 74,61 X ̅_2 nilai rerata kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : inkuiri terbimbing, audio-visual, IPA ABSTRACT This study aims to find out whether there are significant differences of competency knowledge science groups of students are taught learning guided inquiry interactions using model-assisted audio-visual media and a group of students aren’t taught learning guided inquiry interactions using model-assisted audio-visual media grade IV in SD Gugus Kapten Kompyang Sujana West Denpasar in academic year 2016/2017. This kind of this research is quasi experiment research with a non-equivalent group design. The population of this research is the whole grade IV in the SD Gugus Kapten Kompyang Sujana West Denpasar of 652 students. Sample research assigned two class of 86 students are determined by random sampling technique. Data collection is done by the method of test. The test used is the test of objective multiple choice form. The data obtained were analyzed using t-test analysis. Based on the results of the analysis of the obtained tcount = 11,05 and ttable = 2,000 at 5% significance level (ɑ = 0.05) and dk = 43 + 43 – 2 = 84. Therefore tcount 11,05 > 2,000 ttable then H0 is rejected or H1 is accepted. This proves that there is a significant difference of competency knowledge science groups of students are taught learning inkuiri social interactions using model-assisted audio-visual media and a group of students who are taught using conventional learning in grade IV SD Gugus Kapten Kompyang Sujana West Denpasar. The average value also pointed out that the competence of the students knowledge are taught learning inkuiri social interactions using model-assisted audio-visual media X ̅_1 = 83,45 > 74,61 X ̅_2 average competence of the knowledge of science groups of students who are taught using conventional learning. Thus it can be concluded that the model of learning inkuiri social interactions using the media audio-visual effect on the competence of the knowledge science grade IV in SD Gugus Kapten Kompyang Sujana West Denpasar.keyword : guided inquiry, audio-visual, knowledge of science
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD N 1 MUNDEH KANGIN ., Komang Sudamayanto; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament siswa kelas V SD N 1 Mundeh Kangin. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 1Mundeh Kangin sebanyak 30 siswa yang terdiri dari 13 laki – laki dan 17 perempuan. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes yang dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisis hasil belajar IPA dengan model kooperatif tipe TGT dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada siklus II.. Hasil belajar IPA mencapai persentase rata – rata siklus I 72,17% ( kriteria sedang ) dan siklus II 79,00 % ( kriteria tinggi). Ketuntasan klasikal pada siklus I 40%, siklus II mencapai ketuntasan 100%. . Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD N 1 Mundeh KanginKata Kunci : Model Team Game Tournament, Media Gambar,Hasil Belajar IPA. This research aims to improve learning results of the study Science through the application of cooperative learning model of the type of team games tournament grade V SD N 1 Mundeh Kangin. This research is a research action class is done in two cyles and each cycle is composed of 3 meetings. The subject of this research is the grade V students SD N 1 Mundeh Kangin as many as 30 students comprising 13 male and 17 female. The result of the study data collected using science tests were analyzed by using a quantitative descriptive method. The result of data analysis science with the cooperative model type TGT in this study show that there is an increase in cycle II. The. Learning outcome science percentages average cyle I 72,17 % ( medium criteria ) and siklus II 79,00 (high criteria ). Classical has been completed on cycle I of 40 %, cycle II reach has been completed of 100%. Thus it can be concluded that cooperative learning model type team games tournament can increase learning results science grade V students SD N 1 Mundeh Kanginkeyword : the model team games tournament, media picture,the result of study Science
Co-Authors ., Anak Agung Reni Paramitha ., Ayu Risa Fratika Dewi ., I Gede Widnyana ., I Gusti Ngurah Putu Putra Mahardika ., I Kadek Eno Ariawan ., I Nyoman Wahyu Mertayasa ., Ida Ayu Nyoman Lilis Trisnanti ., Ida Ayu Putu Mirla Lestari ., Indah Prawoko ., Kadek Dewi Trisnayanti ., Kadek Yuli Antari ., Komang Susanti Martinasari ., Luh Putu Anggraeni Wedanti ., Luh Putu Sri Wahyu Antari ., Ni Arye Siyani ., Ni Gusti Ayu Pt. Rita Indriani ., Ni Kadek Ayu Suryaniti ., Ni Kadek Dwi Pradnya Sari ., Ni L Pt Ayu Sutrisni ., Ni Luh Anna Septiana Putri ., Ni Luh Bella Amanda Sari ., Ni Luh Wayan Dina Widiani ., Ni Made Desi Kristiana ., Ni Made Desy Pratiwi Handaryani ., Ni Made Suwitri ., Ni Made Wulan Sri Tarini ., Ni Md Dwi Desiari p ., Ni Nyoman Adi Indradewi ., Ni Putu Desiana Sri Padmi Widya Dewi ., Ni Putu Dinda Paramita ., Ni Putu Evi Permata Dewi ., Ni Putu Intan Paramita ., Ni Putu Putriani Kusuma Antari ., Ni Putu Sartika Dewi ., Ni Wayan Eka Widya Lestari ., Nonik Tariasih Ni Luh ., Pande Komang Arsa Winata ., Putu Ayuna Widyasari ., Putu Desy Lestari ., Putu Indah Novianti ., Putu Mega Nilayanti ., Putu Setivani Putri ., R Ayu Sumina Putri ., Trisnawaty BR Ginting Adnyana, I Made Wira Adnyana, I Made Wira Adnyani, Ayu Mita Adnyani, Ayu Mita Agustini, Ni Ketut Anak Agung Putri Saraswati ., Anak Agung Putri Saraswati Anggraeni, Maria Yosi Anggraeni, Maria Yosi Ari Cahyani, Ni Wyn Serra Yuni Ary Lestari Gunawitra . Cintya Puspita Sari DB.Kt. Ngurah Semara Putra Dewa Ayu Indra Wahyuni Diah Putu Witaningtyas . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Gusti Ngurah Sastra Agustika I Dewa Ayu Yustiawati . I Gede Gemaydha . I Gusti Agung Inten Prabaningrum I Gusti Ayu Putu Sri Bintang Kristina De . I Gusti Ayu Rossi Ekayanti . I Gusti Ngurah Mega Maya Mandala Putra . I Kadek Purwanta . I Kadek Putra Jaya . I Ketut Ardana I Komang Ngurah Wardana . I Komang Ngurah Wiyasa I Made Sucitayana . I Nengah Suadnyana I Wayan Arya Ariana ., I Wayan Arya Ariana I Wayan Sujana I Wayan Sujana I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri Ida Ayu Nyoman Sri Santini . Ida Ayu Sugiantiningsih . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Surya Manuaba Indra Wahyuni, Dewa Ayu Kadek Dwi Warsini ., Kadek Dwi Warsini Kadek Hery Okta Rivaldi Kadek Junia Dwi Antariyani ., Kadek Junia Dwi Antariyani Ketut Agustini Komang Ratna Puspa Sari ., Komang Ratna Puspa Sari Komang Sudamayanto . Komang Yuli Andayani . Krishna Dewi, Gusti Ayu Putu Ary Krishna Dewi, Gusti Ayu Putu Ary Luh Ayu Tirtayani Luh Pt Oka Mahayani . M.Pd Drs. Made Putra . M.Pd. Dra. Siti Zulaikha . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Sances Prasiwi ., Made Sances Prasiwi Maratus Shaleha . Maria Goreti Rini Kristiantari Ni Kadek Ayustria Nari Ratih . Ni Kadek Ratna Wahyuni . Ni Kadek Veri Yanti . Ni Komang Tri Murni . Ni Luh Mayumi Tri Pratiwi ., Ni Luh Mayumi Tri Pratiwi Ni Luh Putu Noviari . Ni Luh Putu Yeni Sugiarti . Ni Luh Sumerti . Ni Made Sri Rastini . Ni Made Windi Ardianthi ., Ni Made Windi Ardianthi Ni Nyoman Ganing Ni Nyoman Sukmasari ., Ni Nyoman Sukmasari Ni Putu Anik Yasmira Eka Dewi . Ni Putu Dara Ermiyanti ., Ni Putu Dara Ermiyanti Ni Putu Deshi Umareani . Ni Putu Feby Astri p . Ni Putu Mita Ardani . Ni Putu Suastini ., Ni Putu Suastini Ni Putu Yogiswari ., Ni Putu Yogiswari Ni Wayan Ayu Endang Istorina . NI WAYAN DESIARI . Ni Wayan Novi Arsani ., Ni Wayan Novi Arsani Ni Wayan Sri Oktarini . Ni Wayan Suniasih Ni Wyn Serra Yuni Ari Cahyani Prabaningrum, I Gusti Agung Inten Pratiwi, Ni Wayan Mita Putu Dian Yasmi Lastari . Sagung Dewi Gandhari Kusuma Ningrat . Sari, Ni Putu Elfira Sari, Yulia Indah Yulita Faizul Afa .