M.Pd Drs. Made Putra .
Unknown Affiliation

Published : 186 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN PKN DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU PADA SISWA KELAS IV SD GUGUS PANGERAN DIPENOGORO KECAMATAN DENPASAR BARAT ., I Kadek Dwi Setyawan; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar pengetahuan PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan langsung dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak langsung. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah pra tes pasca tes kelompok statis. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Dipenogoro kecamatan Denpasar Barat, tahun ajaran 2014/2015. Sampel diambil dengan menggunakan teknik Random Sampling. Data berupa nilai hasil belajar pengetahuan PKn dikumpulkan dengan tes pilihan ganda biasa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukan tidak terdapat perbedaan signifikan hasil belajar pengetahuan PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan langsung dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak langsung dengan t hitung = 0.30 lebih kecil dari t tabel = 1.99. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pedekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan guru tidak berpengaruh terhadap hasil belajar pengetahuan PKn siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Dipenogoro Kecamatan Denpasar Barat.Kata Kunci : pendekatan saintifik, pertanyaan guru, dan hasil belajar PKn. The aim of this research is to know the differences the students’ competency on Civil among students using scientific approach with direct question and indirect question. This research uses pre-experiment research where the design of the research is Pre test - post-test static group.. The population of the research is IV grade students of SD Gugus Pangeran Dipenogoro Kecamatan Denpasar Barat in academic year 2014/2015. The sample was taken using Random Sampling technique. The data in form of the result of study in civil were collected using ordinary multiple choice. Data were analyzed descriptive statistic and T-test. The finding shows that there is no significant difference on students’ competency in civil toward scientific approach using direct and indirect question where tcount =0.30 smaller than ttable =1.99. Thus, it can be concluded that the application of scientific approach reviewed from the characteristic of techer’s questions which does not influence students’ competency in civil on IV grade students of SD Gugus Pangeran Diponogoro Kecamatan Denpasar Barat.keyword : scientific approach, teacher question, competency in civil outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS IV TAMPAKSIRING TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Nyoman Triyana; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional kelas V SD Gugus IV Tampaksiring Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasy eksperimen, menggunakan desain penelitian nonequipalent control group desigen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berada di Gugus IV Tampaksiring tahun pelajaran 2013/2014, yang berjumlah 5 kelas. Tehnik sampel yang digunakan random sampling. Hasil sampel didapat kelas V SD No 1 Pejeng Kelod sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 31 siswa, dan siswa kelas V SD No 3 Pejeng Kangin sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 32 siswa. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui metode tes dengan instrumen tes objektif pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji t sebesar 2,47. Pada taraf signifikansi 5% (α= 0,05) atau tingkat kepercayaan 95% dengan dk 31 + 32 - 2 = 61 diperoleh ttabel 2,000. Jadi thitung lebih besar dari ttabel yakni 2,47 > 2,000. Karena thitung > ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Yang berarti ada perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah yaitu sebesar 77,48 dan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional yaitu sebesar 69,78.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus IV Tampaksiring tahun pelajaran 2013/2014Kata Kunci : model pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar IPA siswa. This study aims to determine significant differences in learning outcomes between students who are learning science through problem -based learning model in which students learn through conventional teaching fifth grade elementary Cluster IV Tampaksiring Academic Year 2013/2014 . This type of research is Quasy experiment , using a control group design study nonequipalent desigen . The population in this study were all fifth grade students who are in Cluster IV Tampaksiring academic year 2013/2014 , which amounts to 5 classes . Sampling techniques used random sampling . Results obtained samples fifth grade elementary school No. 1 Pejeng kelod as the experimental group numbering 31 students , and fifth grade students of elementary school No. 3 Pejeng Kangin as a control group numbering 32 students . Student learning outcomes data were collected through a test method with multiple-choice objective test instrument . The data were analyzed with t.Hasil test showed that there are significant differences between the learning outcomes of students learning science through problem -based learning model with students who learn through conventional learning . It is shown from the results of the t test of 2.47 . At the 5% significance level ( α = 0.05 ) or 95 % confidence level with a dk 31 + 32-2 = 61 obtained ttable 2,000 . So tcount larger than the ttable 2.47 > 2.000 . Because of t > t table then H0 is rejected and Ha accepted . Which means there is a significant difference between the learning outcomes of students studying science through problem -based learning model with students who learn through conventional learning . The mean value obtained between students who learn through problem -based learning model that is equal to 77.48 and students who learn through conventional teaching that is equal to 69.78 . Thus it can be concluded that there are significant model of problem-based learning on learning outcomes of students grade science Cluster IV V SD Tampaksiring academic year 2013/2014keyword : problem-based learning model, students learn science results.
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING MELALUI KARYAWISATA TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS V ., Kadek Sri Meiyani; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan Model Quantum Teaching Melalui Karyawisata dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada tema ekosistem siswa kelas V SD Gugus Dewi Sartika Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen semu (Rancangan Kelompok Non-ekiuvalen). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaraan 2016/2017 yang berjumlah 359 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah SD Negeri 3 Kesiman dan SD Negeri 7 Kesiman. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang dikumpulkan berupa nilai penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa kelas V di SD Gugus Dewi Sartika Tahun Pelajaran 2016/2017 yang mengikuti pembelajaran menggunakan Model Quantum Teaching Melalui Karyawisata dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada tema ekosistem (thitung = 3,476 > ttabel = 2,000) dengan dk = 86 dan taraf signifikansi 5% (α = 0,05). Rerata penguasaan pengetahuan IPS yang mengikuti pembelajaran menggunakan Model Quantum Teaching Melalui Karyawisata (X ̅= 81,46 > X ̅= 75,76) siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Model Quantum Teaching Melalui Karyawisata berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Dewi Sartika Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : model quantum teaching, karyawisata, kompetensi pengetahuan IPS This research aimed to explain significant difference of social competency knowledge between a groups of student which is taught Quantum Teaching model through study tour and a groups of student which is taught conventional learning with ecosystem theme grade V students Gugus Dewi Sartika year of study 2016/2017. This research is experimental research which used apparent experiment design (non-equivalent group plan) as the research plan. The population of this research are all grade V students in SD Negeri Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur year of study 2016/2017. The sample is determined by using ransom sampling technique. Test method is used as the method of collecting the data. The data which are collected are the competency understanding result of social knowledge competency and t-test. The Analysis of data shows there is a significant difference of social competency knowledge between a groups of student which is taught Quantum Teaching model through study tour and a groups of student which is taught conventional learning with ecosystem theme (tcount = 3,476 > ttable = 2,000) with dk = 86 and significant level = 5% (α = 0,05). The average of social knowledge student which is learnt Quantum Teaching model through study tour ( = 81,46 > = 75,76) the student which is learnt conventional learning. Hence, it could be concluded that Quantum Teaching model through study tour has significant influence with the social competency knowledge of SD Negeri Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur year of study 2016/2017 students.keyword : quantum teaching model, study tour, social knowledge competence
Pengaruh Model Pembelajaran Role Playing Berbantuan Media Topeng Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas V SDN Gugus Tuanku Imam Bonjol Kecamatan Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2016/2017 ., Ni Kadek Evie Febrianti; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10630

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa kelas V di SDN Gugus Tuanku Imam Bonjol Kecamatan Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2016/2017 yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran role playing berbantuan media topeng dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada tema sejarah peradaban Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen semu ( nonequivalent control group design ). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SDN Gugus Tuanku Imam Bonjol Kecamatan Denpasar Barat Tahun Pelajaraan 2016/2017. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling setelah itu dilakukan uji kesetaraan pada kedua anggota sampel. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 74 siswa yaitu 36 siswa kelas V dari SDN 7 Dauh Puri yang menjadi kelompok eksperimen dan 38 siswa kelas V dari SDN 2 Pemecutan yang menjadi kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang dikumpulkan berupa nilai penguasaan kompetensi pengetahuan IPS yang dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian berdasarkan analisis data menunjukkan nilai rerata kelompok eksperimen lebih tinggi dari pada nilai rerata kelompok kontrol ( = 81,50 > = 67,65). Berdasarkan hasil analisis uji-t dengan derajat kebebasan (dk = (36 + 38 - 2) = 72) pada taraf signifikansi 5% diperoleh thitung > ttabel (7,95 > 2,00) segingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran role playing berbantuan media topeng terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SDN Gugus Tuanku Imam Bonjol Kecamatan Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : role playing, topeng, IPS The aims of this research is to know the difference in mastering social science competence between students of grade V in SDN Gugus Tuanku Imam Bonjol Subdistrict West Denpasar in year 2016/2017 which follow teaching-learning process using mask-assisted media role playing learning model and students who follow conventional learning on the theme of Sejarah Peradaban Indonesia. This research is an experimental research applying a quasi-experimental research design (nonequivalent control group design). Population in this research is all student of grade V at SDN Gugus Tuanku Imam Bonjol Sub-district of West Denpasar year 2016/2017. Determination of the sample is done by random sampling technique firstly carried out by equality test on every member of population. The sample in this study amounted to 74 students that are 36 students of grade V from SDN 7 Dauh Puri who became experimental group and 38 students of grade V from SDN 2 Pemecutan which became the control group. Data collection applied in this research is test method. The data collected in the form of mastery of social science competence value that is analyzed by t-test. Based on data analysis, the result of the research showed that experiment group average score is higher than average score of control group (= 81,50 > = 67,65). Based on the result of t-test analysis with degrees of freedom (df = (36 + 38 - 2) = 72) at 5% significance level, it was obtained that t-count> t-table (7,95> 2,00) so it can be concluded that there is influence of mask-assisted media role playing learning model on the mastery of the competence of social science of pupil grade V of SDN Gugus Tuanku Imam Bonjol Sub-district West Denpasar Year 2016/2017.keyword : role playing, mask, social science
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF ., Anak Agung Ayu Inten Pramita Dewi; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1)mengetahui peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IVA SDN 22 Dauh Puri tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan model problem based learning; dan (2) meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IVA SDN 22 Dauh Puri tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan model problem based learning. Penelitian yang diterapkan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN 22 Dauh Puri sebanyak 36 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 23 siswa perempuan. Data tentang penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dan kemampuan berpikir kreatif siswa dikumpulkan menggunakan metode tes. Pada penguasaan kompetensi pengetahuan IPS menggunakan tes objektif PGB dan pada kemampuan berpikir kreatif menggunakan tes esai. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1)terjadi peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS yakni rata-rata persentase penguasaan kompetensi pengetahuan IPS pada siklus I sebesar 73,11% yang berada pada kategori sedang dengan ketuntasan belajar secara klasikal 72,22%. Sedangkan pada siklus II rata-rata persentase penguasaan kompetensi pengetahuan IPS yakni sebesar 84,00% yang berada pada kategori tinggi dengan ketuntasan belajar secara klasikal 86,11%; dan (2) terjadi peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa yaitu dari rata-rata persentase kemampuan berpikir kreatif siswa sebesar 70,50% dengan kategori sedang pada siklus I, meningkat menjadi 87,19% dengan kategori tinggi pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IVA SDN 22 Dauh Puri tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : problem based learning, penguasaan kompetensi pengetahuan IPS, kemampuan berpikir kreatif This research aimed to, (1) know the improvement of the competence of the 4th grade students of SD Negeri 22 Dauh Puri in learning social science in academic year 2015/2016 by implementing problem based learning, (2) know the improvement of the creative thinking ability of the 4th grade students of SD Negeri 22 Dauh Puri in academic year 2015/2016 by implementing problem based learning. This is the classroom action research which is conducted in two phase. Each phase consist of planning, action, observation/evaluation, and reflection. The subject of the study was the 4th grade students of SD Negeri 22 Dauh Puri which is totally 36 students, consists of 13 male and 23 female. The data was collected by using PGB test in the aspect of competence of the student’s in learning social science and essay test method in student’s creative thinking aspect. Then the data analyzed by using descriptive analytical statistic and descriptive quantitative. The result of the study showed that, (1) there is an improvement of the student’s competence in learning social science from the percentage of 73,11% which is moderate with 72,22% in classical learning completeness in phase I, become 84,00% in phase II which can be categorized as high percentage with 86,11% in classical learning completeness, (2) there is an improvement of student’s creative thinking ability from 70,50% in phase I become 87,19% in phase II which can be categorized as high percentage. From the result it can be concluded that the implementation of problem based learning can improve the 4th grade student’s competence and their creative thinking ability in learning social science at SD Negeri 22 Dauh Puri in academic year 2015/2016.keyword : problem based learning, student’s competence in learning social science, creative thinking ability.
Penerapan Model Quantum Teaching Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas IV ., A.A.Istri Alit Trisnawati; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7076

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) meningkatkan keaktifan belajar IPS melalui penerapan Model Quantum Teaching pada siswa kelas IV SDP Negeri Tulangampiang Tahun Ajaran 2015/2016 dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS melalui penerapan Model Quantum Teaching pada siswa kelas IV SDP Negeri Tulangampiang Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV A SDP Negeri Tulangampiang tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri dari 34 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi untuk mengumpulkan data keaktifan belajar dan metode tes untuk mengumpulkan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil pencatatan kegiatan pra siklus PTK diperoleh persentase rata-rata keaktifan belajar IPS siswa 59,52% dengan kriteria kurang aktif pada siklus I meningkat menjadi 72,55% dengan kriteria cukup aktif dan siklus II meningkat menjadi 86% dengan kriteria aktif. Sedangkan persentase penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa pada pra siklus adalah 41,17% pada siklus I meningkat menjadi 61,76% dan siklus II meningkat menjadi 85,29% mendapat predikat ≥ B+. Jadi simpulan dari penelitian ini adalah penerapan model Quantum Teaching dapat meningkatkan keaktifan dan penguasaan pengetahuan IPS pada siswa kelas IV SDP Negeri Tulangampiang tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : quantum teaching, keaktifan, kompetensi pengetahuan. This study is aimed to (1) enhance the activity of social studies through the implementation of Quantum Teaching Model in IV grade in SDP Tulangampiang in Academic Year 2015/2016 and (2) improve the social knowledge through Quantum Teaching Model in IV grade in SDP Tulangampiang in Academic Year 2015/2016. This study is conducted by implementing Classroom Action Research in which it has been conducted in two cycles. The subjects of this study were students of class IV A in SDP Tulangampiang in academic year 2015/2016. The observation method was used in collecting data of student’s activeness during the learning process, while the test was used in collecting data of student’s score of social knowledge. The data were analyzed by using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. Result of average student’s activeness in pre- cycle is 59,52% criteria less active. At the first cycle is 72,55% criteria enough active and at the second cycle, average student’s activeness had been improved. It is 86% criteria active. Result of student’s competency in social mastery in pre-cycle is 41,17%. At the first cycle is 61,76%. At the second cycle, the number of student’s competency in social mastery in which students got more than B+ score had been improved. It is 85,29%. The result shows that this study is successfully conducted in which Quantum Teaching Model can improve student’s activeness in social learning and student’s competency in social mastery in IV Grade in SDP Negeri Tulangampiang in academic year 2015/2016.keyword : quantum teaching, liveliness, competency of knowledge.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN PKN DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU SISWA KELAS IV SD GUGUS PANGERAN DIPONEGORO KECAMATAN DENPASAR BARAT ., Ida Bagus Ketut Surya Gumana; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5816

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar pengetahuan PKn antara kelompok siswa dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan produktif dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak produktif pada siswa kelas IV SD di Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Denpasar Barat. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan desain prates-pascates kelompok statis. Populasi adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Denpasar Barat sebanyak 431 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IVB SD Negeri 1 Pemecutan (Kelompok A) dan siswa kelas IVA SD Negeri 17 Penarukan (Kelompok B). Data hasil belajar pengetahuan PKn dikumpulkan melalui tes objektif tipe pilihan ganda. Kemudian data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan produktif (Kelompok A) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak produktif (Kelompok B). Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji hipotesis bahwa thitung lebih besar dari ttabel (thitung = 2,65 > ttabel = 2,00). Dengan demikian disimpulkan bahwa pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan guru berpengaruh terhadap hasil belajar PKn Tema Tempat Tinggalku siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Denpasar Barat. Kata Kunci : Kata kunci: Pendekatan Saintifik, Pertanyaan Produktif, Pertanyaan Tidak Produktif, dan Hasil Belajar Pengetahuan PKn Abstract The aim of this research was to analyze the Civics learning outcomes differences between students who use scientific approach with productive question and students who use scientific approach with unproductive question. This research is pre-experimental design with pre-test post-test static group. The population of this research consisted of all students in grade IV at Pangeran Diponegoro group, West Denpasar (2014/2015) with the total students were 431 students. The samples were taken by using simple random sampling. One of the class was selected randomly as the Group A (n=30) in which the scientific approach with productive question was applied and the one another class was selected as the Group B (n=30) in which scientific approach with unproductive question. In this research, data of Civics learning outcomes collected with the usual multiple choice test. Data were analyzed by descriptive statistic and t-test. The result in this research showed there are differences in Civics learning outcomes who use scientific approach with productive question (Group A) and students who use scientific approach with unproductive question (Group B). Statistically, the value of tcalculation was greater than ttable (tcalculation = 2,65 > ttable = 2,00). Based on the result it was concluded that scientific approach in terms of the characteristics of the teacher's question affects the Civics learning outcomes on Tema Tempat Tinggalku in grade IV at Pangeran Diponegoro group, West Denpasar. keyword : Keywords: scientific approach, productive question, unproductive question, and the Civics learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING BERBASIS PENILAIAN KINERJA TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD ., Ni Nyoman Sukreni; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara antara kelompok yang mengikuti pembelajaran Role Playing berbasis penilaian kinerja dengan kelompok yang mengikuti pembelajaran konvensional pada pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara yang terdiri dari 6 SD Negeri dengan jumlah siswa keseluruhan adalah 442 orang siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VB SD Negeri 17 Dauh Puri sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 36 orang siswa dan siswa kelas VC SD Negeri 22 Dauh Puri sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 37 orang siswa. Data keterampilan berbicara siswa diperoleh dengan instrument tes keterampilan berbicara yang dilengkapi rubrik penilaian, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa rata-rata nilai keterampilan berbicara kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol (77,61>68,32). Hasil analisis uji-t diperoleh thitung = 3,43  ttabel = 2,00 pada taraf signifikansi 5% dan dk = 71, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara pada siswa yang mengikuti pembelajaran Role Playing berbasis penilaian kinerja dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Role Playing berbasis penilaian kinerja terhadap keterampilan berbicara pada pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara.Kata Kunci : Model pembelajaran role playing, penilaian kinerja, pembelajaran konvensional, keterampilan berbicara. This study aimed to determine significant differences of speaking skills between students who followed the Role Playing learning model based performance assessment with students who followed the conventional learning on Indonesian lesson at fifth grade public elementary school students at Gugus Kapten Japa, North Denpasar. This research was quasi experimental study with Nonequivalent Control Group Design. The populations of this research were all fifth grade public elementary school students at Gugus Kapten Japa, North Denpasar consist of 6 public elementary schools with 442 students. The samples of this study were VB grade elementary school students of SD Negeri 17 Dauh Puri as experiment group with 36 students and VC grade elementary school students of SD Negeri 22 Dauh as control group with 37 students. The speaking skills data obtained by the speaking skills test instrument equipped assessment rubric, then the collected data was analyzed by descriptive statistical and inferential statistical (t-test). Based on the data analysis, the average value of the experimental group speaking skills higher than the control group (77,61>68,32). t-test analysis result obtained tcount = 3,43  ttable = 2,00 at 5% significance level and df = 71, so H0 is rejected and Ha is accepted, that means there was significant differences of speaking skills between students who followed the Role Playing learning model based performance assessment with students who followed the conventional learning. So, it can be concluded that there was significant determine of the Role Playing learning model based performance assessment with speaking skills of Indonesian lessons at fifth grade public elementary school students at Gugus Kapten Japa, North Denpasar.keyword : Role playing learning model, performance assessment, conventional learning, speaking skills.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN PKN DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU PADA SISWA KELAS IV SD GUGUS PANGERAN DIPONOGORO KECAMATAN DENPASAR BARAT ., I Kadek Septyadhi; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar pengetahuan PKn melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan konkret dan pertanyaan abstrak serta mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan PKn tema tempat tingalku antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan konkret dan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan abstrak pada siswa kelas IV SD. Penelitian ini termasuk penelitian pra-eksperimen dengan menggunakan desain prates-pascates kelompok statis (the static group pretest-postest design). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponogoro kecamatan Denpasar Barat tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 430 orang. Sampel diambil menggunakan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar pengetahuan PKn menggunakan tes pilihan ganda biasa, kemudian dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, hasil belajar pengetahuan PKn kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan konkret dengan kategori baik sebesar 3% dan kategori sangat baik sebesar 97%, sedangkan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan abstrak termasuk kategori baik sebesar 13% dan kategori sangat baik sebesar 87%. Melalui uji t yang dilakukan diperoleh t hitung = 2,26. Dengan taraf signifikan 5% dan dk = 76 diperoleh t tabel = 1,66. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui pendekatan saintifik ditinjau dari pertanyaan guru berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar pengetahuan PKn pada siswa kelas kelas IV SD Gugus Pangeran Diponogoro Kecamatan Denpasar Barat.Kata Kunci : Pendekatan saintifik, karakteristik pertanyaan guru, hasil belajar. This research has a purpose to describing the result of Civic Education Knowledge (PKn) learning through scientific approach which is using concrete questions and abstract questions. And also to know the significant differences of Civic Education Knowledge learning result in Tempat Tinggalku theme between the students that learning through scientific approach which is using concrete questions and the students that learning through scientific approach which is using abstract questions for students of Elementary School in class IV. This research included in pre-experiment research that using the static group pretest-posttest design. The population of this research is all students in class IV of Gugus Pangeran Diponogoro Elementary School, Denpasar Barat sub-district, in academic year 2014-2015. The sample is token using random sampling technique. The data that collected is the learning result of Civic Education Knowledge (PKn) which is using result learning test as fold options test, and then analyzing with t-Test. The result of this research showed the significant differences founded in the learning result of Civic Education Knowledge (Pkn) of students group that learning through scientific approach which is using concrete questions in a good category is 3% and in a very good category is 97%. While the students group that learning through scientific approach which is using abstract questions got 13% in a good category and 87% in a very good category. Based on t-test, there is t-count = 2,26. With the significant level 5% and dk = 76 there got t-table = 1,66. So, we can concluded that learning through scientific approach based on teachers’ questions have a significant effect to Civic Education Knowledge learning outcome for the students of class IV, Gusgus Pangeran Diponogoro Elementary School, Denpasar Barat sub-district, in academic year 2014-2015.keyword : Scientific approach, teachers’ question characteristic, learning outcome.
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V SD GUGUS VI ABIANSEMAL ., Ni Made Dwi Yuniari; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus VI Abiansemal Mambal-Mekarbhuana tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain quasi experimental yaitu nonequivalent control group design. Populasi yang dilibatkan adalah siswa kelas V SD Gugus VI Abiansemal Mambal-Mekarbhuana, penentuan sampel menggunakan teknik random sampling, sehingga diperoleh sampel dalam penelitian ini adalah siswa SD No 3 Mambal sebagai kelompok eksperimen yang terdiri dari 42 siswa dan siswa SD No 1 Mambal sebagai kelompok kontrol yang terdiri dari 37 siswa. Data hasil belajar PKn siswa diperoleh dengan menggunakan metode tes dan observasi kemudian dianalisis dengan statistik uji-t. Berdasarkan analisis data diperoleh thitung = 12,16. Sedangkan ttabel dengan menggunakan taraf signifikansi 5% dengan dk = 42 + 37 – 2 = 77 diperoleh ttabel (α = 0,05) = 2,000. Karena thitung = 12,16 > ttabel = 2,000, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata (x)hasil belajar PKn kelompok eksperimen = 85,27 > rata-rata (x) hasil belajar PKn siswa kelompok kontrol = 68,85. Ini berarti ada perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan kontekstual berbasis kearifan lokal dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini berarti terdapat pengaruh penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD Gugus VI Abiansemal Mambal-Mekarbhuana. Kata Kunci : Pendekatan Pembelajaran Kontekstual, Kearifan Lokal, Hasil Belajar The purpose of this study is to determine significant differences in learning outcomes between contextual learning approach based on local wisdom and conventional teaching approach of fifth grade students of cluster VI Abiansemal Mambal-Mekarbhuana elementary school students year 2013/2014. This study is an experimental study using quasi-experimental design which is nonequivalent control group design. The population involved in this study is fifth grade students of cluster VI Abiansemal Mambal-Mekarbhuana elementary school. Sample determination is using random sampling techniques. As result, this study obtained elementary school No. 3 Mambal students as experimental group consisting of 42 students and elementary students No. 1 Mambal as control group consisting of 37 students. Pkn learning outcome data is obtained using test and observation method, then it is analyzed using statistic t-test. Based on data analysis, it is obtained tcount = 12.16, meanwhile the ttable using the 5% significance level with dk = 42 + 37-2 = 77 obtained table (α = 0.05) = 2.000. Due to tcount = 12.16 > ttable = 2.000, Ho is rejected and Ha is accepted. Average (x) study result of the experimental group studying Pkn = 85.27 > mean (x), the study result of a control group studying Pkn = 68.85. This means that there are significant difference of the outcomes between learning method through contextual approach based on local wisdom and conventional learning approach. It can be concluded that there are positive influence of the implementation of contextual learning approach based on local wisdom in Pkn learning outcomes of fifth grade elementary school student cluster VI Abiansemal Mambal-Mekarbhuana. keyword : Contextual Learning Approach, Local Wisdom, Learning Outcomes
Co-Authors ., A.A.Istri Alit Trisnawati ., Anak Agung Ayu Inten Pramita Dewi ., Anak Agung Istri Saraswati Dewi ., Gst Ag Md Chandra m ., Gusti Ayu Desy Anggarini ., Gusti Ayu Manika Diantari ., Hilda Indriani ., I Dewa Ayu Ratnadewi ., I Gusti Ayu Jayanti Kusuma ., I Kadek Puji Artha ., Iga Ag Ngr Kartika ., Kadek Agus Suryanatha ., Kadek Diah Pramana Dewi Suanda ., Kadek Sri Meiyani ., Kadek Widiantari ., Katharina Wiwik Wulandari ., Komang Dewi Sukaryasih ., Komang Putri Padmayani ., L.Pt Eka Sri Wahyuni ., Luh Dewi Puspawati ., Ni Kadek Candra Wahyuni ., Ni Kadek Evie Febrianti ., Ni Kd Rai Purnama s ., Ni Luh Gede Yuni Artini ., Ni Luh Putu Yuni Antari ., Ni Luh Tika Kristina Dewi ., Ni Luh Trisna Dewi ., Ni Made Astini ., Ni Made Pratiwi Pebriyanti ., Ni Made Yuni Candra ., Ni Putu Ida Handayani ., Ni Putu Inggrid Dewi Galung ., Ni Putu Oki Lestari Ningsih ., Ni Putu Ria Andri Laksmi ., Ni Putu Tina Trisnawati ., Ni Putu Widariwati ., Ni Putu Yuni Wiantari ., Ni Wayan Cindhi Meilani ., Ni Wayan Juniari ., Nonik Tariasih Ni Luh ., Nyoman Evy Pramandaputri ., Putu Ayuna Widyasari ., Putu Chan Wisjayani Dadri Anak Agung Istri Puspadewi . Anak Agung Ratih Wulandari . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Dwi Hermawan . Gusti Ayu Dian Ratna Pertiwi p . Gusti Ayu Mas Eka Jayanti . I Dewa Ayu Putri Nopiyanti ., I Dewa Ayu Putri Nopiyanti I Gede Arta Januwardana . I Gusti Ayu Eny Indrawati . I Gusti Ayu Mas Siwilatri . I Gusti Ayu Riani Wisesa . I Gusti Ayu Sukmandari . I Kadek Dwi Setyawan ., I Kadek Dwi Setyawan I Kadek Septyadhi ., I Kadek Septyadhi I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Komang Ngurah Wiyasa I Made Widi Artana ., I Made Widi Artana I Nengah Suadnyana I Nyoman Triyana . I Putu Agus Sunarman . I Putu Sumardika . I PUTU TOMMI PURWANTO . I WAYAN SUASTANA ., I WAYAN SUASTANA I Wayan Sujana I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri Ida Ayu Surya Kencana Dewi . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Ketut Surya Gumana ., Ida Bagus Ketut Surya Gumana Ida Bagus Surya Manuaba Kadek Mita Wahyuni . Komang Manik Riptiani ., Komang Manik Riptiani Luh Ayu Purnawati . M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd. Dra. Siti Zulaikha . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Delly Praditya Mandala Putra . Maria Goreti Rini Kristiantari Ni Gusti Ayu Made Armita Jayanti . Ni Kadek Puriniawati . Ni Kadek Yeni Indah Permata Sari . Ni Luh Diantari . Ni Luh Karnita Dewi ., Ni Luh Karnita Dewi Ni Luh Made Dwi Wintari . Ni Made Ari Wulandari ., Ni Made Ari Wulandari Ni Made Ayu Purwandari . Ni Made Dwi Yuniari . Ni Made Rai Ariwitari . Ni Made Sriadnyani ., Ni Made Sriadnyani Ni Nyoman Ganing Ni Nyoman Sukreni . Ni Putu Indra Rusminiati . Ni Putu Unitasari . Ni Putu Wiwik Sintya Dewi ., Ni Putu Wiwik Sintya Dewi Ni Wayan Aniek Ferdiantini . Ni Wayan Erni Setiari ., Ni Wayan Erni Setiari Ni Wayan Sri Oktarini . Ni Wayan Suniasih Ni Wayan Widyaningsih ., Ni Wayan Widyaningsih Ni Wayan Yanti Armini . Putu Laksmi Darmayanti . Putu Linda Asmara Dewi . Putu Yunia Widayani .