M.Pd Drs. Made Putra .
Unknown Affiliation

Published : 186 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Accelerated Learning Berbantuan Multimedia Interaktif untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. ., I Putu Sumardika; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan aktivitas belajar IPA melalui penerapan model accelerated learning berbantuan multimedia interaktif pada siswa kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar, (2) meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model accelerated learning berbantuan multimedia interaktif pada siswa kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. Data penelitian tentang aktivitas dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan data hasil belajar siswa diperoleh dengan menggunakan metode tes, kemudian data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (1) terjadi peningkatan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 69,8% kategori "cukup aktif" terjadi peningkatan sebesar 12, 73% pada siklus II menjadi 82,53% kategori "aktif". (2) terjadi peningkatan hasil belajar siswa yaitu pada siklus I skor rata-rata sebesar 69,32 dengan persentase 69,32% kategori "sedang", terjadi peningkatan sebesar 12,5% pada siklus II menjadi rata-rata hasil belajar siswa sebesar 81,82 dengan persentase 81,82% kategori "tinggi". Dengan demikian dapat disimpulkan penerapan model accelerated learning berbantuan multimedia interaktif dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. Kata Kunci : model accelerated learning, multimedia interaktif, aktivitas belajar, dan hasil belajar. The purpose of this research to (1) increase the science learning activity by using accelerated learning model assisted by interactive multimedia on fourth grade students of SDN. 13 Dauh Puri Denpasar, (2) increase the learning result of science learning by using accelerated learning model assisted by interactive multimedia on fourth grade students of SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. Desain of this study is classroom action research conducted in two cycles.The research data on the activity collected using observational methods and student learning result data collected using the test method, then the data is analyzed by descriptive. The results of this research is showed (1) an increase in the average percentage of student learning activities in the first cycle of 69,8% moderately active category, an increase of 12,73% in the second cycle becomes 82,53% of active category. (2) an increase in student learning result, namely in the first cycle an average score of 69,32 with a percentage of 69,32% medium category an increase of 12,5% of student learning result in the second cycle to an average of 81,82 with a percentage of 81,82% high category. It can be conclude with the implementation of a model of accelerated learning assisted interactive multimedia instructional can increase the activities an learning result science of the fourth grade students in SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. keyword : accelerated learning, interactive multimedia, learning activities and learning result.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAINS BERBASIS BUDAYA LOKAL BERBANTUAN MEDIA REALITA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V GUGUS KOMPYANG SUJANA ., Luh Ayu Purnawati; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal Berbantuan Media Realita dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus Kompyang Sujana. Rancangan penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain nonequivalen control group design. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA yang berupa nilai kognitif dengan materi Cahaya. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar dalam bentuk tes objektif. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal Berbantuan Media Realita dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 88, diperoleh ttabel sebesar 1,90 dan thitung sebesar 3,05. Sehingga thitung > ttabel dengan demikian, Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPA siswa kelas V yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran sains berbasis budaya lokal berbantuan media realita lebih dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (57,45 > 47,81). Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal Berbantuan Media Realita dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Sehingga, Model Pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal Berbantuan Media Realita berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana tahun ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model Pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal, Media Realita, hasil belajar IPA, pembelajaran konvensional This study aimed to determine significant differences of learning result of science subject between students use models Science-Based Local Culture Learning Media Reality Assisted by students who take conventional learning on fifth grade of elementary students in Gugus Kompyang Sujana. This study design is quasi-experimental design with control group design nonequivalen. The population in this study is all of fifth grade of elementary students in Gugus Kompyang Sujana Denpasar Utara. Sample was taken by using purposive sampling technique. The data collected was the result of science learning, which is the cognitive value.The research instrument was using by the result of test in objective tests. Data were analyzed by t-test. The results showed that there were significant differences in learning result between students that learned science using models Science-Based Local Culture Learning Media Reality Assisted by students who take conventional learning. Hypothesis testing is performed at a significance level of 5% with df = 88, obtained ttable = 1.90 and tvalue 3.05. So tvalue > ttable. Therefore, Ho is rejected and Ha accepted. Average science learning result fifth grade students that learned to use a model science-based local culture learning media reality assisted that learned more than students using the conventional learning (57.45> 47.81). As the result, it can be concluded that there are significant differences in science learning result between students who learned with model-based science local culture learning media reality assisted by students who take conventional learning. Therefore, Model-Based Science Local Culture Learning Media Reality Assisted affects to the science learning result of fifth grade elementary school students Gugus Kompyang Sujana academic year 2013/2014. keyword : Science-Based Learning Model Assisted Local Culture, Media Reality, science learning result, conventional learning
*PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV ., Ni Putu Ria Andri Laksmi; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas IV SD Gugus Raden Ajeng Kartini Tahun Pelajaran 2016/2017. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Raden Ajeng Kartini Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 508 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVC SD N 19 Pemecutan dengan jumlah 50 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD N 15 Pemecutan jumlah 50 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitnung= 7,65 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 98 diperoleh nilai ttabel = 1,980 sehingga thitung = 7,65> ttabel = 1,980. Berdasarkan kriterian pengujian, maka Ho ditolak. Hal itu membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Adapun nilai rata-rata kompetensi pengetahuan matematika pada kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) adalah 78,1 dikonversikan PAP skala 5 berada pada kategori cukup (C) sedangkan pada kelompok yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) adalah 62,26 berada pada kategori kurang (D). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas IV SD Gugus Raden Ajeng Kartini Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : TAI, kompetensi pengetahuan matematika. *This study aims to determine the effect of cooperative learning model type Assisted Individualization Team (TAI) to the competence of mathematics knowledge of fourth grade students SD Gugus Raden Ajeng Kartini Lesson 2016/2017. The design of this research is quasi experimental research with nonequivalent control group design. The population of this research is all the fourth grade students of SD Gugus Raden Ajeng Kartini Lesson Year 2016/2017, amounting to 508 people. Samples were taken by random sampling technique. The sample in this study were students of grade IVC SD N 19 Pemecutan with number of 50 students as experiment group and fourth graders of SD N 15 Pemecutan number 50 students as control group. The data were collected using the test method in the form of a standard multiple-choice objective test. The data obtained were analyzed using the t-test. The results of data analysis obtained thitnung = 7,65 while at the level of significance 5% and dk = 98 obtained ttable value = 1.980 so thitung = 7,65> ttabel = 1,980. Based on the test criteria, Ho is rejected. It proves that there is a significant difference of competence of mathematics knowledge of experiment group and control group. The average score of the competence of mathematics knowledge in the group that was taught by cooperative learning model of Team Assisted Individualization (TAI) type was 78,1 converted PAP scale 5 was in enough category (C) while in group that was not learned by cooperative learning model of Team type Assisted Individualization (TAI) is 62,26 in the less (D) category. Based on these results, it can be concluded that the cooperative learning model of Team Assisted Individualization (TAI) influences the competence of mathematics knowledge of fourth grade students of SD Gugus Raden Ajeng Kartini Lesson Year 2016/2017.keyword : *TAI, the competence of mathematical knowledge.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Reinforcement Tehadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD Gugus IV Abiansemal Tahun Pelajaran 2016/2017. ., I Wayan Suastana; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbasis reinforcement dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IV Abiansemal Badung tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas V SD Gugus IV Abiansemal Badung yang berjumlah 152 orang siswa. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling untuk menentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas V SD No. 2 Ayunan sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 32 orang siswa dan siswa kelas V SD No. 2 Dauh Yeh Cani sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 31 orang siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes jenis objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,32 > ttabel = 2,00 pada taraf signifikansi 5% (α=0,05) dengan dk = (33 + 31 – 2) = 61 adalah 2,00. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbasis reinforcement dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Rata-rata hasil belajar IPS yang diperoleh Antara siswa kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan siswa kelompok kontrol ( = 78,25 > = 69,58). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbasis reinforcement berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus IV Abiansemal Badung.Kata Kunci : Inkuiri Terbimbing, reinforcement, hasil belajar IPS. This study aims to determine the significant differences in IPS learning outcomes between students who were taught through Inquiry learning model based on reinforcement with students who were taught through conventional learning in grade V SD Abiansemal Badung in the 2016/2017 school year. This research is a quasi experimental research with the research design used is Non Equivalent Control Group Design. The study population is all the students of class V Elementary School IV Abiansemal Badung, amounting to 152 students. Determination of the sample in this study was done by random sampling technique to determine the experimental group and the control group with the result of the draw that is the students of grade V SD No. 2 Ayunan as the experiment group consisting of 32 students and students of grade V SD No. 2 Dauh Yeh Cani as a control group of 31 students. Methods of data collection using the usual type of objective type of objective test method. The data collected were analyzed by t-test. Based on the results of data analysis, obtained tcount = 5.32> ttable = 2.00 at 5% significance level (α = 0.05) with dk = (33 + 31 - 2) = 61 is 2.00. So it can be interpreted that there are significant differences in IPS learning outcomes between students who were taught by Inquiry learning model based on reinforcement with students who were taught by conventional learning. The average of IPS learning result obtained between the experimental group is higher than the control group students (= 78,25> = 69,58). Thus it can be concluded that the implementation of Inquiry Learning model based on reinforcement has an effect on the learning outcomes of Social Science students of Grade V Elementary School IV Abiansemal Badung.keyword : Guided Inquiry, reinforcement, IPS learning outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V SD N 4 LODTUNDUH ., Ni Wayan Aniek Ferdiantini; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar PKn melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament siswa kelas V SD N 4 Lodtunduh. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 4 Lodtunduh sebanyak 22 siswa yang terdiri dari 10 laki – laki dan 12 perempuan. Data motivasi belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner dan data hasil belajar PKn dikumpulkan dengan menggunakan metode tes yang dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data motivasi dan hasil belajar PKn dengan model kooperatif tipe TGT dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada siklus II. Peningkatan tersebut ditunjukkan pada siklus I motivasi belajar mencapai 70,68 % ( kriteria tinggi ), siklus II motivasi belajar 74,5 %( kriteria tinggi ). Hasil belajar PKn mencapai persentase rata – rata siklus I 72,05% ( kriteria sedang ) dan siklus II 80,23 % ( kriteria tinggi). Ketuntasan klasikal pada siklus I 64%, siklus II mencapai ketuntasan 100%. . Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar PKn siswa kelas V SD N 4 Lodtunduh. Kata Kunci : Model Team Game Tournament, Motivasi Belajar, Hasil Belajar Pkn. This research aims to improve motivation and learning results of the study PKN through the application of cooperative learning model of the type of team games tournament grade V SD N 4 Lodtunduh. This research is a research action class is done in two cyles and each cycle is composed of 3 meetings. The subject of this research is the grade V students SD N 4 Lotunduh as many as 22 students comprising 10 male and 12 female. Learning motivation data was collected by using questionnaire method and result of the study data collected using PKn tests were analyzed by using a quantitative descriptive method. The result of data analysis and the results of learning motivation PKn with the cooperative model type TGT in this study show that there is an increase in cycle II. The improvement shown in reaching the learning motivation 70,68 % siklus I ( high criteria ), learning motivation siklus II 74,5 % ( high criteria). Learning outcome PKn percentages average cyle I 72,05 % ( medium criteria ) and siklus II 80,23 (high criteria ). Classical has been completed on cycle I of 64 %, cycle II reach has been completed of 100%. Thus it can be concluded that cooperative learning model type team games tournament can increase motivation and learning results PKn grade V students SD N 4 Lodtunduh.keyword : the model team games tournament, learning motivation, the result of study PKn.
STUDI EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DITINJAU DARI CONTEXT, INPUT, PROCESS, DAN PRODUCT (CIPP) PADA SEKOLAH DASAR NEGERI DI WILAYAH PINGGIRAN KABUPATEN BADUNG ., Ni Luh Karnita Dewi; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang efektivitas implementasi kurikulum 2013 pada sekolah dasar negeri di wilayah pinggiran Kabupaten Badung ditinjau dari konteks, input, proses, dan produk. Penelitian ini termasuk jenis penelitian evaluatif dengan mengadopsi model evaluasi CIPP. Populasi penelitian ini adalah seluruh sekolah dasar negeri di wilayah pinggiran Kabupaten Badung yang mengimplementasikan kurikulum 2013. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling, quota sampling, dan simple random sampling. Sampel penelitian berjumlah 33 orang, yakni 11 orang kepala sekolah, 11 orang guru kelas I, dan 11 orang guru kelas IV. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner atau angket. Data dianalisis dengan mengubah skor variabel konteks, input, proses, dan produk ke dalam bentuk T-skor kemudian dikonversikan dengan kuadran Glickman. Hasil penelitian menunjukkan (1) variabel konteks persentase F+ = 45,45% dan F– = 54,55% menunjukkan hasil kurang efektif, (2) variabel input persentase F+ = 39,39% dan F– = 60,61% menunjukkan hasil kurang efektif, (3) variabel proses persentase F+ = 51,52% dan F– = 48,48% menunjukkan hasil efektif, (4) variabel produk persentase F+ = 45,45% dan F– = 54,55% menunjukkan hasil kurang efektif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa variabel CIPP termasuk kuadran III (– – + –) pada kuadran Glickman, sehingga implementasi kurikulum 2013 pada sekolah dasar negeri di wilayah pinggiran Kabupaten Badung adalah kurang efektif.Kata Kunci : studi evaluasi, implementasi kurikulum 2013, model CIPP This research purpose is to describe the effectiveness of the implementation of the 2013 curriculum at public elementary school in the suburb of Badung regency in terms of context, input, process, and product. This research includes evaluative research by adopting the CIPP evaluation model. The population of this research is all public elementary school in the suburb of Badung regency which implemented the 2013 curriculum. The sample is determined by using purposive sampling, quota sampling, and simple random sampling. These samples included 33 people, ie, 11 principals, 11 first grade teachers, and 11 fourth grade teachers. The methods of data collection in this study by using a questionnaire. The data were analyzed by changing the context, input, process, and products variables score in the form of T-score then converted by Glickman quadrant. The results showed (1) the percentage of context variables F + = 45.45% and F– = 54.55% showed less effective results, (2) the percentage of input variables F + = 39.39% and F– = 60.61% showing results less effective, (3) the percentage of the process variable F + = 51.52% and F– = 48.48% showed effective results, (4) the percentage of the product variable F + = 45.45% and F– = 54.55% shows the results less effective. Based on the research results, it can be concluded that the variable CIPP including quadrant III (- - + -) in quadrant Glickman, so the implementation of the 2013 curriculum at public elementary school in the suburb of Badung regency is less effective.keyword : evaluation study, implementation of 2013 curriculum, CIPP model
Pengaruh Penerapan Pendekatan Pembelajaran kontekstual berbasis penilaian proyek (project assessment) terhadap Hasil Belajar IPA siswa kelas IV SD Gugus II Kecamatan Marga tahun pelajaran 2013/2014. ., I Made Widi Artana; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis penilaian proyek (project assessment) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus II Kecamatan Marga. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Gugus II Kecamatan Marga tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar IPA di kelas eksperimen dan di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis penilaian proyek (project assessment) dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional (thitung 5.034 > ttabel = 2.000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis penilaian proyek (project assessment) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus II Kecamatan Marga. Kata Kunci : IPA , Pendekatan Kontekstual, penilaian proyek, hasil belajar The objective of this study is to determine the significant differences between students’ learning outcomes of which used Value Clarification Technique which assist by Power Point Media with the students who use the conventional teaching of the fifth grade students of SD Gugus II Kecamatan Marga. This study is a quasy experiment with the design of the study is a non-Equivalent control group design. The population of this study is conducted to the fifth grade students of SD No 3 in academic year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is the value of the IPA studies in the experimental class and the control class collected using a multiple-choice test with one correct answer post test. Data was analyzed by t-test. The result showed there were significant differences in learning outcomes of students who learned with using Value Clarification Technique which assist by Power Point Media with students who learned with using Conventional Learning (thitung 10,84 > ttabel = 2,000). Thus, we can conclude that Value Clarification Technique model significantly influence the results of studies of the fifth grade students of SD Gugus II Kecamatan Marga.keyword : IPA , Pendekatan Kontekstual, penilaian proyek, hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS LT.WISNU DEPASAR UTARA ., Gusti Ayu Mas Eka Jayanti; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2554

Abstract

Abstrak penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembekajaran kooperatif tipe NHT dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest only control group design. Populasinya adalah siswa kelas V SDN Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara berjumlah 136 siswa dengan sampel SDN 1 peguyangan yang berjumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen dan SDN 3 Peguyangan yang berjumlah 35 siswa sebagai kelas control. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara tes. Tes yang digunakan disusun sendiri oleh peneliti dan sebelum digunakan terlebih dahulu divalidasi meliputi validitas isi, daya beda, indeks kesukaran dan reliabelitas. Data yang didapat dari hasil pemberian tes kemudian dianalisis menggunakan uji t dengan jumlah sampel berbeda. Sebelum dilakukan uji t terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran tipe NHT terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V sekolah dasar gugus Letkol Wisnu Peguyangan Denpasar Utara. Ini dilihat dari perbedaan nilai rata-rata kelompok eksperimen yang lebih tinggi dari nilai rata-rata kelompok kontrol. Sementara uji hipotesis dilakukan dengan uji t, dimana t htumg = 2.12 sedangkan t tabel = 2.00. Karena t hitung ¬> t tabel maka Ha diterima, itu berarti terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V sekolah dasar Gugus Letkol Wisnu Peguyangan Denpasar Utara. Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe NHT, hasil belajar IPA Abstract: Application Type Of Cooperative Learning Model Of Learning Outcomes NHT Sains Primary Class V. This study aimed to analyze the differences in outcome between groups of students learn science learning using cooperative learning NHT models and students who learn using conventional learning models . The study was a quasi-experimental research disign with posttest only control group disaign. Its population is the fifth grade students of SDN Force Lt. Col. Wisnu Denpasar District of North totaled 136 students at SDN 1 Peguyangan samples that were 30 students as a class experiment and SDN 3 Peguyangan totaling 35 students as classroom control. Collecting data in this study done by the test . The tests used compiled by researchers and validated prior to first use include content validity , the power difference , difficulty index and reriabellitas. The data obtained from the administration of the test was analyzed using a t test with different sample sizes. Before the test first tested the prerequisites which include tests of normality and homogeneity. The results show there are significant implementation NHT type learning model against the results of fifth grade students learn science cluster elementary schools Lt. Col. Wisnu Peguyangan North Denpasar. It is seen from the difference in the average value of the experimental group were higher than the average value of the control group . While hypothesis testing is done with the t test , where t htumg = 2:12 = 2:00 while the t table. Because ¬ t > t table then Ha is accepted, it means that there are significant implementation of cooperative learning model NHT on science learning outcomes of primary school students of class V Force Lt. Col. Wisnu Peguyangan North Denpasar.keyword : NHT models of cooperative learning, learning outcomes Sains
PENGARUH MODEL INQUIRY BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS V BANJARANGKAN ., Putu Yunia Widayani; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran inquiry berbantuan peta konsep dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus V Banjarangkan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus V Banjarangkan yang berjumlah 136 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelas dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas V SD Negeri 2 Aan sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 32 orang siswa dan siswa kelas V SD Negeri 2 Timuhun sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 30 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 2,67, sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan db n1 + n2 - 2 = 32 + 30 – 2 = 60 didapat ttab = 2,00. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran inquiry berbantuan peta konsep dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat juga dari nilai rata-rata kelompok eksperimen x = 78,75> x = 74 pada kelompok kontrol. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inquiry berbantuan peta konsep berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di SD Gugus V Banjarangkan.Kata Kunci : Model Pembelajaran Inquiry berbantuan Peta Konsep, Pembelajaran Konvensional, Hasil Belajar IPS. This study aims to determine significant differences between the outcomes of social studies of students who learned by the inquiry learning model assisted concept mapping and students who learned by conventional learning in class V elementary school in Cluster V Banjarangkan.This research is a kind of quasi-experimental research with a Non Equivalent Control Group Design . The population according to all fifth grade students in Cluster V Banjarangkan amounting to 136 students . Determination of the samples was done by random sampling technique is a randomized drawing class with the result that the fifth grade students of SD Negeri 2 Aan as a experiment group totaling 32 students and fifth grade students of SD Negeri 2 Timuhun as a control group totaling 30 students . Data collection method used is the method of testing . The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics ( t-test ).Based on the analysis of data , obtained thit = 2.67 , whereas the significance level of 5 % and db = 32 + 30-2 = 60 obtained ttab = 2.00 . So it can be interpreted that there are significant differences between the learning outcomes of social studies students who learned by the inquiry learning model asissted concept mapping and students who learned by conventional learning . It can be seen also from the average value of the experimental group x = 78.75 >x = 74 in the control group. Therefore it can be concluded that the implementation of inquiry learning model assisted concept mapping affect the of students social studies fifth grade elementary school in cluster V Banjarangkan.keyword : Inquiry Learning Model assisted Concept Mapping , Conventional Learning , the result of social studies .
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CO-OP CO-OP (KERJASAMA) BERBASIS MASALAH TERBUKA TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V SD ., Ida Ayu Surya Kencana Dewi; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara siswa kelas V yang dibelajarkan dengan menggunakan model Co-op Co-op (Kerjasama) berbasis Masalah terbuka dan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada SD Negeri 5 Padangsambian.Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 79 orang sedangkan jumlah sampel adalah 70. Pada penelitian ini kelas kontrol dan kelas eksperimen diberikan pratest dan posttest. Pemberian pratest pada kedua kelompok bertujuan untuk menyetarakan. Untuk penyetaraan digunakan tektik matching. Pengumpulan data hasil belajar PKn digunakan teknik tes. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis uji-t. Setelah dilakukan perhitungan pada hasil belajar siswa diperoleh rata-rata yaitu 80,00 pada kelompok eksperimen dan 71,31 pada kelompok kontrol. Selanjutnya, melalui uji hipotesis diperoleh thitung= 3,381, sedangkan pada taraf signifikan 5% dan dk 35+35-2= 68 diperoleh harga ttabel =2,000. Ini berarti bahwa ttabel > thitung, maka H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa kelas V yang dibelajarkan dengan menggunakan model Co-op Co-op (Kerjasama) berbasis Masalah terbuka dan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada SD Negeri 5 Padangsambian. Berdasarkan perhitungan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa model Co-op Co-op (Kerjasama) berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD Negeri 5 Padangsambian. Kata Kunci : Co-op Co-op (Kerjasama), masalah terbuka, hasil belajar This study aimed at finding the significant difference between fifth graders who were taught by using Co-op Co-op (Teamwork) instructional model which based on open ended problems and the students who were taught by using conventional instructional model in SD Negeri 5 Padangsambian. This study was quasi experiment which used The Nonequivalent Control Group. The population of this study was 79 students while the sample was 70 students. In this study, control group and experiment group were given pre-test and post test. The two groups were given pre-test in order to know the equivalent which used matching technique. The civic education learning outcomes were gathered by using test technique. The data collected were analyzed by using t-test. After doing calculation on the students’ learning outcomes, it was found that the students’ average was 80,00 in experiment group and 71,31 in control group. Further, by using hypothesis test, it was found that tobserved =3,381 meanwhile in the level of significance 5% and dk 35+35-2= 68 was found that tcritical= 2,000. It means that tcritical > tobserved, so H0 was rejected. This means that there was significant difference on civic education learning outcomes between fifth graders who were taught by using Co-op Co-op (teamwork) model based on open ended problems and the students who were taught by using conventional model in SD Negeri 5 Padang Sambian. Based on that data, it can be conclude that Co-op Co-op (teamwork) model gave effect toward civic education learning outcomes of fifth graders of SD Negeri 5 Padangsambian.keyword : Co-op Co-op (Teamwork), open ended problem, learning outcome
Co-Authors ., A.A.Istri Alit Trisnawati ., Anak Agung Ayu Inten Pramita Dewi ., Anak Agung Istri Saraswati Dewi ., Gst Ag Md Chandra m ., Gusti Ayu Desy Anggarini ., Gusti Ayu Manika Diantari ., Hilda Indriani ., I Dewa Ayu Ratnadewi ., I Gusti Ayu Jayanti Kusuma ., I Kadek Puji Artha ., Iga Ag Ngr Kartika ., Kadek Agus Suryanatha ., Kadek Diah Pramana Dewi Suanda ., Kadek Sri Meiyani ., Kadek Widiantari ., Katharina Wiwik Wulandari ., Komang Dewi Sukaryasih ., Komang Putri Padmayani ., L.Pt Eka Sri Wahyuni ., Luh Dewi Puspawati ., Ni Kadek Candra Wahyuni ., Ni Kadek Evie Febrianti ., Ni Kd Rai Purnama s ., Ni Luh Gede Yuni Artini ., Ni Luh Putu Yuni Antari ., Ni Luh Tika Kristina Dewi ., Ni Luh Trisna Dewi ., Ni Made Astini ., Ni Made Pratiwi Pebriyanti ., Ni Made Yuni Candra ., Ni Putu Ida Handayani ., Ni Putu Inggrid Dewi Galung ., Ni Putu Oki Lestari Ningsih ., Ni Putu Ria Andri Laksmi ., Ni Putu Tina Trisnawati ., Ni Putu Widariwati ., Ni Putu Yuni Wiantari ., Ni Wayan Cindhi Meilani ., Ni Wayan Juniari ., Nonik Tariasih Ni Luh ., Nyoman Evy Pramandaputri ., Putu Ayuna Widyasari ., Putu Chan Wisjayani Dadri Anak Agung Istri Puspadewi . Anak Agung Ratih Wulandari . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Dwi Hermawan . Gusti Ayu Dian Ratna Pertiwi p . Gusti Ayu Mas Eka Jayanti . I Dewa Ayu Putri Nopiyanti ., I Dewa Ayu Putri Nopiyanti I Gede Arta Januwardana . I Gusti Ayu Eny Indrawati . I Gusti Ayu Mas Siwilatri . I Gusti Ayu Riani Wisesa . I Gusti Ayu Sukmandari . I Kadek Dwi Setyawan ., I Kadek Dwi Setyawan I Kadek Septyadhi ., I Kadek Septyadhi I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Komang Ngurah Wiyasa I Made Widi Artana ., I Made Widi Artana I Nengah Suadnyana I Nyoman Triyana . I Putu Agus Sunarman . I Putu Sumardika . I PUTU TOMMI PURWANTO . I WAYAN SUASTANA ., I WAYAN SUASTANA I Wayan Sujana I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri Ida Ayu Surya Kencana Dewi . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Ketut Surya Gumana ., Ida Bagus Ketut Surya Gumana Ida Bagus Surya Manuaba Kadek Mita Wahyuni . Komang Manik Riptiani ., Komang Manik Riptiani Luh Ayu Purnawati . M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd. Dra. Siti Zulaikha . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Delly Praditya Mandala Putra . Maria Goreti Rini Kristiantari Ni Gusti Ayu Made Armita Jayanti . Ni Kadek Puriniawati . Ni Kadek Yeni Indah Permata Sari . Ni Luh Diantari . Ni Luh Karnita Dewi ., Ni Luh Karnita Dewi Ni Luh Made Dwi Wintari . Ni Made Ari Wulandari ., Ni Made Ari Wulandari Ni Made Ayu Purwandari . Ni Made Dwi Yuniari . Ni Made Rai Ariwitari . Ni Made Sriadnyani ., Ni Made Sriadnyani Ni Nyoman Ganing Ni Nyoman Sukreni . Ni Putu Indra Rusminiati . Ni Putu Unitasari . Ni Putu Wiwik Sintya Dewi ., Ni Putu Wiwik Sintya Dewi Ni Wayan Aniek Ferdiantini . Ni Wayan Erni Setiari ., Ni Wayan Erni Setiari Ni Wayan Sri Oktarini . Ni Wayan Suniasih Ni Wayan Widyaningsih ., Ni Wayan Widyaningsih Ni Wayan Yanti Armini . Putu Laksmi Darmayanti . Putu Linda Asmara Dewi . Putu Yunia Widayani .