Drs.Jajang S,M.Sn .
Unknown Affiliation

Published : 36 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PROSES KREATIF MOHAMMAD UBAITUL QOMAR, SENIMAN KALIGRAFI TABANAN ., Nurur Rahman; ., Drs.Jajang S,M.Sn; ., Drs.Agus Sudarmawan, M.Si.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v6i1.8740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) biografi Mohammad Ubaitul Qomar, seniman kaligrafi Tabanan; (2) dari mana datangnya sumber gagasan dan konsep seni kaligrafi Mohammad Ubaitul Qomar; dan (3) bagaimana perwujudan konsep dan perwujudan gagasan kaligrafi Muhammad Ubaitul Qamar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, pendokumentasian, dan life history. Sasaran dalam penelitian ini adalah Mohammad Ubaitul Qomar. Data dianalisis menggunakan open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil temuan dari penelitian ini yaitu (1) Mohammad Ubaitul Qomar terlahir 21 tahun silam, tepatnya pada tanggal 14 Juni 1994 di Desa Pupuan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan. Sejak di bangku sekolah dasar Ubai sudah mengenal kaligrafi kemudian mendalami kaligrafi di Sukabumi, Jawa Barat, tepatnya di LEMKA (Lembaga Kaligrafi Alquran). Beberapa kali ikut MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) dan memperoleh beberapa penghargaan dalam bidang kaligrafi Arab; (2) konsep dalam penggubahan kaligrafinya banyak datang dari lingkungan sekitar baik itu dari sumber daya manusia maupun dari sumber daya alam. Ide juga berasal dari pemesan yang mengajukan gagasannya kepada Ubai untuk direalisasikan atau negosiasi dan kesepakatan diantara kedua belah pihak. Konsep yang digunakan yaitu bentuk-bentuk geometris, alam, arsitektur (bentuk bangunan), abstraksi, luar angkasa, dan mushaf Alquran; (3) Alat dan bahan yang digunakan adalah pensil, penghapus, spidol, penggaris, gunting, cutter, jangka, pena, kuas, ember, alas, kertas, triplek dinding, kanvas, tinta, cat, dan pigmen. Tahapan dalam proses penggubahan kaligrafinya yaitu proses sketsa, pembuatan mal, pengaplikasian mal, pewarnaan pola dasar, pemberian motif hias, penulisan ayat, dan finishing. Jenis khat yang digunakan adalah khat naskhi, tsulutsi, farisi, diwani, diwani jali, riq’ih, dan kufi. Jenis iluminasi yang digunakan adalah motif arabes, motif bunga dan ranting, motif tali dan rantai, serta motif geometris. Jenis kaligrafi yang digubah adalah kaligrafi naskah, hiasan mushaf, dekorasi, dan kontemporer.Kata Kunci : proses kreatif, seniman, kaligrafi arab This study aimed to describe (1) the biography of Mohammad Ubaitul Qomar, Tabanan calligraphy artists; (2) where the ideas and the art concept of calligraphy of Mohamad Ubatul Qomar come from, and (3) how the embodiment of the concept and idea calligraphy of Muhammad Qamar Ubaitul are. This research is a qualitative descriptive study. The data were obtained by doing observation, interview, documentation, and life history. The target of this research is Mohammad Ubaitul Qomar. The data were analyzed by using open coding, axial coding, and selective coding. The findings of this study are (1) Mohammad Ubaitul Qomar who was born 21 years ago, precisely on June 14, 1994 in Pupuan village, the district of Pupuan, Tabanan. Ubai has been familiar with calligraphy since studied in elementary school, then he studied calligraphy in Sukabumi, West Java, precisely in LEMKA (Qur'an Calligraphy Institute). He had participated in MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) for several time and earned several awards in the field of Arabic calligraphy; (2) the concepts in the composition of calligraphic come a lot from the surrounding environment both from human resources and natural resources. The idea also comes from subscribers who proposed the idea to Ubai to be realized or negotiated and also the agreement between the two parties. The concept used are the geometric forms, nature, architecture (houses), abstraction, aerospace, and Qur'an Manuscripts; (3) Tools and materials used are pencils, erasers, markers, rulers, scissors, cutter, compass, pens, brushes, buckets, mats, paper, plywood walls, canvas, ink, paint and pigment. The stages in the process of composing calligraphic are the processes of sketching, mal manufacturing, mal application, archetype staining, giving decorative motif, writing verse, and finishing. The types khat used are khat naskhi, tsulutsi, farisi, diwani, diwani jali, riq'ih, and kufi. Meanwhile, the types of illumination used are arabes motifs, florals and twigs, rope and chain motifs and geometric motifs. Thus, Types of calligraphy composed are calligraphy script, ornate Manuscripts, décor, and contemporary.keyword : creative process, the artist, arabic alligraphy
ANALISIS FOTO PROFIL JEJARING SOSIAL FACEBOOK ., Ida Bagus Pradnyana Putra; ., Drs.Jajang S,M.Sn; ., Ketut Nala Hari Wardana, S.Sn.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.4433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi hasil: Analisis foto dalam profil Sosial Media Facebook. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik snowball, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini membahas mengenai foto yang di dalam profil facebook. Hasil penelitian ini adalah foto pribadi atau FOSE individu itu bentuk ekspresi dan gaya yang memiliki makna sendiri dan foto profil berikutnya atau kelompok lebih dari satu orang, misalnya: keluarga, pasangan, teman, komunitas, dan institusi, maka foto di bentuk figuratif dan non-figuratif. Dapat disimpulkan adanya situs dunia maya melalui internet, yaitu dapat bertemu dengan teman, rekan, sahabat lama di jejaring sosial facebook. Terdapat hasil komposisi, warna, cahaya, garis, bidang teknis yang baik menghasilkan estetis dan estetika. Facebook banyak diminati oleh kalangan masyarakat karena facebook bisa menjadi media sosial dan sebagai bahan komunikasi atau informasi penyampaian terpenting bagi setiap orang yang memeiliki akun facebook. Foto yang digunakan foto orang lain maupun foto yang merupakan foto selebrtis, tokoh pahlawan, tokoh kartun, pemandangan dan lambang. Sehingga facebook bisa sebagai sarana komunikasi atau penyampaian informasi penting bagi siapa saja yang memiliki akun facebookKata Kunci : Analisis, Sosial Media, Facebook This study aimed to obtain information on the results : Analysis of the images in Social Media Facebook profile . This study used a qualitative descriptive method snowball technique , observation , and interviews . The results of this study to discuss the photos in facebook profile . The results of this study are personal photos or FOSE individual's form of expression and style that has its own significance and profile photo next or groups of more than one person , such as : families , couples , friends , communities , and institutions , the picture in the form of figurative and non- figurative . Can be inferred the existence of the virtual world through the internet site , which can meet with friends , colleagues , old friends in the social network facebook . There are the results of composition , color , light , line , field produces aesthetically good technical and aesthetic . Facebook much in demand by the public for facebook can be a social media and as a communication or delivery of important information for everyone who have a facebook account . Photos used another person's photos and images that are celebrity photos , heroes , cartoon characters , scenery and symbols . So facebook can be a means of communication or delivery of important information for anyone who has a facebook accountkeyword : Analysis , Social Media , Facebook
TAMPILAN DESAIN WEB PADA PEMASARAN PRODUK KERAMIK DI CV TANTERI KERAMIK ., I Putu Aditya Diatmika; ., Drs.Jajang S,M.Sn; ., Ketut Nala Hari Wardana, S.Sn.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.589 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.3514

Abstract

Penelitian ini bertujuan ini untuk memperoleh gambaran tentang (1) tampilan desain website CV Tanteri Keramik dan (2) strategi pemasaran berbasis web di CV Tanteri Keramik. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik pendokumentasian. Adapun sasaran penelitian ini adalah tampilan desain web pada pemasaran produk keramik di CV Tanteri Keramik, Banjar Simpangan, Desa Pejaten, Tabanan. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa (1) desain website CV Tanteri Keramik memiliki 3 elemen penyusun layout yang terdiri atas elemen teks, elemen visual, dan elemen tak terlihat (tata letak). Elemen teks yang secara umum terdapat pada setiap layout terdiri atas nameplate, address, menu, deskripsi, daftar artikel, dan copyright. Secara umum elemen visual yang terdapat dalam setiap layout terdiri atas logo, foto utama dan penghargaan. Foto khusus terdapat pada layout about us, products, contact us dan pada setiap artikelnya. Tata letak setiap layout tersusun secara umum dari logo, nameplate, address, foto utama, menu, deskripsi, daftar artikel, penghargaan, dan copyright.(2) strategi pemasaran yang dipergunakan adalah dengan memanfaatkan fasilitas website sebagai sarana untuk men-display produk serta menjadi alat komunikasi, baik pemesanan ataupun sekadar mencari informasi yang ditujukan untuk konsumen yang berada di luar negeri ataupun konsumen dalam negeri yang berada jauh dari perusahaan. Kata Kunci : Desain Website, Strategi Pemasaran The aim of this study was to gain an overview of (1) website design view of CV Tanteri Keramik and (2) a web marketing strategy in CV Tanteri Keramik. This study is a descriptive study with a qualitative approach, the data collection techniques using observation, interview techniques, and technical documentation. The goal of this research is the design of the web on the marketing of ceramic products in CV Tanteri Keramik, Banjar Simpangan, Desa Pejaten, Tabanan. The findings of this study indicate that (1) Website design of CV Tanteri Keramik has 3 constituent elements layout consisting of text elements, visual elements, and invisible elements (layout). Text elements that are common to every layout consist of a nameplate, address, menus, descriptions, list of articles, and copyright. In general, the visual element which is contained in each layout consists of a logo, main picture and awards. Special photo to the layout there about us, products, contact us and on every article. The layout of each layout is generally composed by a logo, nameplate, address, main picture, menus, description, list of articles, awards, and copyright. (2) marketing strategy that is used to utilize the facility as a means for websites to display products as well as being communication tool, either ordering or just looking for information intended for consumers who are overseas or domestic consumers who are far away from the company.keyword : Website Design, Marketing Strategy.
PENERAPAN 3 (TIGA) MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK SENI RUPA DI KELAS B1 TK KUSUMA NEGARA, KABUPATEN JEMBRANA ., Ni Putu Indri Kusumasari; ., Drs.Jajang S,M.Sn; ., Drs.Agus Sudarmawan, M.Si.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.626 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.4299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses Penerapan Model Pembelajaran Tematik Seni Rupa: (1). Menyanyi dan Menari dalam Menggambar (3M), (2). Bermain Peran dalam Menggambar (BPM), (3). Pengamatan Objek Langsung dalam Menggambar (POM). Objek penelitian ini adalah anak-anak kelas B1 TK Kusuma Negara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, pendokumentasian, dan studi dokumen. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman pengamatan dan catatan harian pengamatan. Analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Proses Penerapan Model Pembelajaran Tematik Seni Rupa 3M, BPM dan POM melalui 5 tahapan pembelajaran: (1). Persiapan, (2). Pelaksanaan, (3). Pengawasan, (4). Pengevaluasian serta (5). Perefleksian. Tahap persiapan, pengawasan, pengevaluasian dan perefleksian penerapannya sama pada ketiga model. Perbedaannya ada pada tahap pelaksanaannya disesuaikan dengan kegiatan masing-masing yang diikuti dengan kegiatan menggambar sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan anak dan menunjang hasil belajarnya. Kata Kunci : model pembelajaran (3M, BPM, POM), tematik, seni rupa, gambar This research is supposed to describes process Applying of Theme Learning Methods of: (1). Singing and Dancing in Drawing Art (3M), (2). Acting in Drawing Art (BPM), (3). Direct Object Perception in Drawing Art (POM). These direct objects refer to some kids of Kindergarten of Kusuma Negara (Grade B1) in Jembrana. Datas have been collected by som e techniques: observation, interview, documentation, and document study techniques. Moreover, this research used guidance of perception and notes of the daily perception instruments. The data analysis are composed by data collection, data reduction, data display, and conclusion withdrawal. All of those methods showed us some results that each of them have 5 learning steps such as: (1). Preparation, (2). Action, (3). Observation, (4). Evaluation and (5). Reflection. When we are about applying those steps, we may use the same activities on all of the methods. Despite on the action step should be accorded by each activity that followed by drawing activity in order to make fun learning situation and increase the learning result. keyword : Learning Method (3M, BPM, POM), Themes, Visual Art, Drawing
PROSES PENGAJARAN MEWARNAI DI SLB-C NEGERI SINGARAJA ., Ni Made Kusuma Dewi; ., Drs.Jajang S,M.Sn; ., Drs. I Gusti Nyoman Widnyana
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.23 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v6i1.8658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) karakteristik apa saja yang dimiliki oleh anak tunagrahita di SLB-C Negeri Singaraja, (2) proses pengajaran mewarnai di SLB-C Negeri Singaraja dianalisis menggunakan teknik analisis Interaktif menurut Miles and Huberman. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah teknik observasi, teknik wawancara, teknik pendokumentasian, dan teknik studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Karakteristik anak tunagrahita berdasarkan hasil wawancara dengan orang tua dan guru terdiri dari lima belas ciri-ciri pokok: (a) keterbatasan intelegensi, (b) keterbatasan sosial, (c) perkembangan fisik, (d) perkembangan motorik, (e) rendahnya tingkat kemandirian, (f) berpikir dengan tempo lamban, (g) pergaulan anak, (h) anak sulit mengerti percakapan, (i) anak sulit melakukan banyak hal, (j) anak sulit mengungkapkan sesuatu, (k) anak sulit mengingat sesuatu, (l) anak impulsif, (m) anak mudah terpengaruh, (n) anak kurang inisiatif, dan (o) anak belajar melalui contoh. (2) proses pengajaran mewarnai ditinjau dari observasi di lapangan terdiri dari tiga tahapan mengajar: (a) pemilihan strategi dalam mengajar, (b) penerapan metode pengajaran, dan (c) pemilihan teknik membimbing anak tunagrahita. Kata Kunci : karakteristik, mewarnai, tunagrahita This study aimed to describe (1) the characteristics of retarded children at SLB-C Negeri Singaraja, (2) the teaching process of coloring in SLB-C Negeri Singaraja analyzed through the Interactive theory of Miles and Huberman. The type of research is qualitative descriptive study. Techniques used in collecting data are observation, interview, documentation, and case study. The results showed that (1) Characteristics of retarded children in terms of interviews of parents and teachers consisted of fifteen fundamental characteristics: (a) Lack of Intelligence, (b) Lack of Social, (c) Physical Development, (d) Development of Motor , (e) low Level of Independence, (f) Slow Thinking, (g) children association, (h) Children’s Difficulties of Understanding Conversations, (i) Children’s Difficulties of Doing Many Things, (j) Children’s difficulties of Revealing Something, (k) Children’s Difficulties of Remembering Something, (l) Impulsive children, (m) Easily Affected Children, (n) Children’s Less initiative, and (o) Children Learn Through Example. (2) The teaching process in coloring in terms of field observations consisted of three stages: (a) Strategies in Teaching, (b) Methods of Teaching, and (c) Mechanical Guiding of retarded Children.keyword : characteristics, coloring, retarded
KERAJINAN PERAK DI DESA BAKUNG, KECAMATAN SUKASADA, KABUPATEN BULELENG ., I Kadek Pawistana; ., I Gusti Made Budiarta, S.Pd; ., Drs.Jajang S,M.Sn
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.254 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.4294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang (1) keberadaan kerajinan perak milik Nyoman Widi Kara di Desa Bakung, (2) alat dan bahan untuk membuat kerajinan perak, (3) proses pembuatan kerajinan perak, dan (4) jesis produk serta motif hias yang diterapkan pada kerajinan perak. Penelitian yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif ini dimaksudkan untuk menjelaskan fenomena/karakteristik individual, situasi, atau kelompok tertentu secara akurat. Data diperoleh menggunakan teknik observasi, wawancara, dan pendokumentasian dengan pemberian instrumen. Penyajian data dilakukan dengan memaparkan keberadaan, alat dan bahan, proses pembuatan, serta produk dan motif kerajinan perak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keberadaan kerajinan perak di Buleleng, khususnya di desa Bakung milik Nyoman Widi Kara sudah ada sejak tahun 2000. (2) Alat yang digunakan dalam proses pembuatan kerajinan perak ini, yaitu: kompor pompa, batu bata, kowi, palu, pahat, tang, pinset, pulpen dan pengortenan, kikir, paron, mesin poles, dan sikat kawat. Sedangkan bahan yang diperlukan adalah perak murni/Sterling Silver, batu permata, tinta penghitam, buak klerak, batu ijo/langsol dan getah damar/gala,. (3) Proses pembuatan kerajinan perak dimulai dengan tahap penimbangan bijih perak, peleburan, penempaan, pembentukan sesuai dengan produk yang dibuat, pematrian, pengikiran, pembuatan sket, pembentukan ornamen, pemasangan batu permata, pembersihan, pewarnaan, dan pengilapan. (4) Jenis produk dan motif hias yang diterapkan pada kerajinan perak ini berupa cincin motif Patra Cina, cincin motif kepala Ganesha, cincin motif Ongkara, liontin keroncongan bayi motif Ongkara, liontin bentuk taring motif Patra Cina, dan gelang akar bahar/Uli bentuk naga. Nyoman Widi Kara masih menggunakan cara tradisional dalam pembuatan kerajinan perak, namun beliau mampu menghasilkan karya-karya yang kreatif dan inovatif. Kata Kunci : kerajinan, perak, desa bakung, motif hias This study aimed to determine (1) the presence of silver owned by Nyoman Widi Kara in Bakung village, (2) the tools and materials to make silver, (3) the process of making silver, and (4) Jesis products and also decorative motifs applied on silver. Descriptive study with a qualitative approach is meant to explain the phenomenon / individual characteristics, situation, or particular groups accurately. Data was obtained by using observation technique, interviews, and documentation of the administration of the instrument. Presentation of data is done by describing the presence, tools and materials, the manufacturing process, as well as products and silver motifs. The results showed that (1) the presence of silver in Buleleng, especialy in Bakung Village which have by Nyoman Widi Kara has been around since 2000. (2) The tools used in the manufacturing process of silver, namely; pump stoves, brick, kowi, hammer, chisel, pliers, tweezers, pen and pengortenan, miserly, anvil, polishing machine, and wire brushes. While the needed ingredients are pure silver / Sterling Silver, gemstones, ink blacker, Remove klerak, green stone /langsol and gum rosin / gala. (3) The process begins with the manufacture of silver weighing stage of silver ore, smelting, forging, forming according to the product made, soldering, honing, of making sketches, forming ornaments, gem stone installation, cleaning, staining, and sublimating. (4) The types of products and decorative motifs applied to this form of silver rings Chinese Patra motifs, Ganesha's head motif, ring Ongkara motif, rumbling baby pendant Ongkara motif, Patra pendant canine motif form China, and bahar bracelets root / Uli dragon form. Nyoman Widi Kara still uses the traditional way in the manufacture of silver, but he can to produce many works creatively and innovatively. keyword : handicrafts, silver,bakung village, ornamental motifs
PEMBELAJARAN SENI BUDAYA BERBASIS VIDEO TUTORIAL; STUDI KASUS DALAM MATERI AJAR GAMBAR ILUSTRASI ., Made Karisma Dwi Yasa; ., Drs.Jajang S,M.Sn; ., I Wayan Sudiarta, S.Pd,M.Si.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.558 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v7i1.9713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan hasil belajar sebelum dan sesudah menggunakan media video tutorial. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif-kualitatif-kuantitatif dengan pendekatan studi kasus Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X IBB SMA LAB UNDIKSHA Singaraja tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 27 siswa. Data dianalisis menggunakan Analisis Deskriptif Kualitatif dan Analisis Deskriptif Kuantitatif. Penerapan metode pembelajaran dengan menggunakan video tutorial pada siswa kelas X IBB SMA LAB Undiksha Singaraja dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dari 25 siswa yang mengikuti pembelajaran 80% atau 20 siswa mengalami kenaikan, sementara yang tetap berjumlah 2 orang atau 8% persen dari keseluruhan, dan yang mengalami penurunan berjumlah 3 orang atau 12 Pada Karya siswa yang pertama 7 siswa mendapatkan nilai diatas KKM seni budaya. Dan pada karya siswa yang kedua jumlah siswa yang mendapat nilai diatas KKM mengalami kenaikan yaitu berjumlah 20 siswa.. Secara keseluruhan dari segi nilai Karya siswa X IBB mengalami cukup peningkatan, akan tetapi kecenderungan untuk mencontoh masih terlihat, tidak ada kreatifitas dalam berkarya. Kata Kunci : video tutorial, peningkatan, ekspresif This research aimed to know there is getting improvement of learning outcomer before and after uring video tutorial. This research war derigned as deskriptif-kualitatif-kuantitatif research which approch by case study to conduct thir research, twenty seven students of tenth grade IBB SMA LAB UNDIKSHA Singaraja in the academic year 2014/2015 as the sample. The data were analized using deskriptif kualitatif analisis and deskriptif kuantitatif analisis. The learning method by using video tutorial is increase student outcomer of tenth grade IBB SMA Lab UNDIKSHA Singaraja. Therefore from twenty five students who have followed the learning prosess, 80% or 20 students have incroased their score mean while 2 person or 8% over all didn't change their score and 3 students or 12% have dropped their score. During the first student's project, 7 children got the score above the standart of art and culture. And During the second student's project, 20 student scored above the KKM. Over all, from the score point of view, student of "X IBB" is increasing but still there is a behavior of plagiarism to duplicate the answer. They don't have the creativity to make the product yet. keyword : video tutorials, enhancement, expressive
ANALISIS FOTO PROFIL JEJARING SOSIAL FACEBOOK ., Ida Bagus Pradnyana Putra; ., Drs.Jajang S,M.Sn; ., Ketut Nala Hari Wardana, S.Sn.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1115.094 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.4434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi hasil: Analisis foto dalam profil Sosial Media Facebook. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik snowball, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini membahas mengenai foto yang di dalam profil facebook. Hasil penelitian ini adalah foto pribadi atau FOSE individu itu bentuk ekspresi dan gaya yang memiliki makna sendiri dan foto profil berikutnya atau kelompok lebih dari satu orang, misalnya: keluarga, pasangan, teman, komunitas, dan institusi, maka foto di bentuk figuratif dan non-figuratif. Dapat disimpulkan adanya situs dunia maya melalui internet, yaitu dapat bertemu dengan teman, rekan, sahabat lama di jejaring sosial facebook. Terdapat hasil komposisi, warna, cahaya, garis, bidang teknis yang baik menghasilkan estetis dan estetika. Facebook banyak diminati oleh kalangan masyarakat karena facebook bisa menjadi media sosial dan sebagai bahan komunikasi atau informasi penyampaian terpenting bagi setiap orang yang memeiliki akun facebook. Foto yang digunakan foto orang lain maupun foto yang merupakan foto selebrtis, tokoh pahlawan, tokoh kartun, pemandangan dan lambang. Sehingga facebook bisa sebagai sarana komunikasi atau penyampaian informasi penting bagi siapa saja yang memiliki akun facebookKata Kunci : Analisis, Sosial Media, Facebook This study aimed to obtain information on the results : Analysis of the images in Social Media Facebook profile . This study used a qualitative descriptive method snowball technique , observation , and interviews . The results of this study to discuss the photos in facebook profile . The results of this study are personal photos or FOSE individual's form of expression and style that has its own significance and profile photo next or groups of more than one person , such as : families , couples , friends , communities , and institutions , the picture in the form of figurative and non- figurative . Can be inferred the existence of the virtual world through the internet site , which can meet with friends , colleagues , old friends in the social network facebook . There are the results of composition , color , light , line , field produces aesthetically good technical and aesthetic . Facebook much in demand by the public for facebook can be a social media and as a communication or delivery of important information for everyone who have a facebook account . Photos used another person's photos and images that are celebrity photos , heroes , cartoon characters , scenery and symbols . So facebook can be a means of communication or delivery of important information for anyone who has a facebook accountkeyword : Analysis , Social Media , Facebook
SENI KERAJINAN BATU APUNG DI DESA BULIAN KECAMATAN KUBUTAMBAHAN KABUPATEN BULELENG Komang Prayudi Indra Laksana .; Drs.I Ketut Sudita, M.Si .; Drs.Jajang S,M.Sn .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.2115

Abstract

(1) Sejarah keberadaan seni kerajinan batu apung dimulai pada tahun 2004 ketika I Komang Suartika melihat hasil kerajinan di daerah Gianyar, dan dia tertarik untuk mengembangkannya di Desa Bulian. (2) Bahan dan alat-alat yang digunakan adalah bahan meliputi batu apung, semen, debu batu apung, lem putih, hardboard. Alat-alat meliputi mesin pemotong(circle), mesin penghalus, penggaris besi, pisau cutter, amplas (glass paper), kuas, sikat plastik (3) Proses pembuatan seni kerajinan batu apung meliputi 2 tahap yaitu tahap penempelan dan finishing, (4) Variasi produk yang dihasilkan dari kerajinan ini adalah, dudukan lampu hias, kotak lilin, bingkai cermin, alat penggosok kaki. (5) Nilai estetis dari semua kerajinan batu apung ini terletak pada bentuk yang variatif dan tampilan khas batu apung menjadikan kerajinan ini menjadi kerajinan yang menarik dan unik Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan obyek penelitian adalah seluruh hasil dari kerajinan batu apung yang dihasilkan oleh Bapak I Komang Suartika. Kata Kunci : batu apung, bahan dan alat, proses, variasi produk, nilai estetis. (1) The History of pumice stones art was begin at 2004 since I Komang Suartika seen the result of art in a Regency of Gianyar. And he was interested to developed it in the Village of Bulian.(2) The recources he used was pumice stones, cements, and the dust of stones, white glue, and hardboard. The tools that he used such as circle cutter, softed machine, ironed ruler, cutter knife, glass paper, painted brush, and plastic brush.(3) The Making process of this scenic art is divided into 2 step, which is gluing and finishing.(4) The Varian product of this arts such as light stands, Candles box, mirror frame, and softner feet skin, etc(5) The aesthetic value of this arts is the variatif design of scenic stones, who make this become so interesting and unique art. This research was use descriptif method, with Qualitatif system. All of the objects from this research was taken from all of the Mr. I Komang Suartikas Creature, especially from pumice stones arts. keyword : pumice stones, recourses and tools,process,variatif product, aesthetic value.
TAMPILAN DESAIN WEB PADA PEMASARAN PRODUK KERAMIK DI CV TANTERI KERAMIK I Putu Aditya Diatmika .; Drs.Jajang S,M.Sn .; Ketut Nala Hari Wardana, S.Sn. .
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.3513

Abstract

Penelitian ini bertujuan ini untuk memperoleh gambaran tentang (1) tampilan desain website CV Tanteri Keramik dan (2) strategi pemasaran berbasis web di CV Tanteri Keramik. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik pendokumentasian. Adapun sasaran penelitian ini adalah tampilan desain web pada pemasaran produk keramik di CV Tanteri Keramik, Banjar Simpangan, Desa Pejaten, Tabanan. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa (1) desain website CV Tanteri Keramik memiliki 3 elemen penyusun layout yang terdiri atas elemen teks, elemen visual, dan elemen tak terlihat (tata letak). Elemen teks yang secara umum terdapat pada setiap layout terdiri atas nameplate, address, menu, deskripsi, daftar artikel, dan copyright. Secara umum elemen visual yang terdapat dalam setiap layout terdiri atas logo, foto utama dan penghargaan. Foto khusus terdapat pada layout about us, products, contact us dan pada setiap artikelnya. Tata letak setiap layout tersusun secara umum dari logo, nameplate, address, foto utama, menu, deskripsi, daftar artikel, penghargaan, dan copyright.(2) strategi pemasaran yang dipergunakan adalah dengan memanfaatkan fasilitas website sebagai sarana untuk men-display produk serta menjadi alat komunikasi, baik pemesanan ataupun sekadar mencari informasi yang ditujukan untuk konsumen yang berada di luar negeri ataupun konsumen dalam negeri yang berada jauh dari perusahaan. Kata Kunci : Desain Website, Strategi Pemasaran The aim of this study was to gain an overview of (1) website design view of CV Tanteri Keramik and (2) a web marketing strategy in CV Tanteri Keramik. This study is a descriptive study with a qualitative approach, the data collection techniques using observation, interview techniques, and technical documentation. The goal of this research is the design of the web on the marketing of ceramic products in CV Tanteri Keramik, Banjar Simpangan, Desa Pejaten, Tabanan. The findings of this study indicate that (1) Website design of CV Tanteri Keramik has 3 constituent elements layout consisting of text elements, visual elements, and invisible elements (layout). Text elements that are common to every layout consist of a nameplate, address, menus, descriptions, list of articles, and copyright. In general, the visual element which is contained in each layout consists of a logo, main picture and awards. Special photo to the layout there about us, products, contact us and on every article. The layout of each layout is generally composed by a logo, nameplate, address, main picture, menus, description, list of articles, awards, and copyright. (2) marketing strategy that is used to utilize the facility as a means for websites to display products as well as being communication tool, either ordering or just looking for information intended for consumers who are overseas or domestic consumers who are far away from the company.keyword : Website Design, Marketing Strategy.