Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DAN NUMBERED HEADS TOGTHER TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR ., Firmansyah
Hibualamo : Seri Ilmu-Ilmu Sosial dan Kependidikan Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Hibualamo Seri Ilmu-ilmu sosial dan kependidikan
Publisher : LPPM Universitas Hein Namotemo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.534 KB)

Abstract

Penelitian ini menelaah perbedaan penerapan pembelajaran kooperatif tipe Make A Match dan tipe Numbered Heads Together terhadap hasil belajar. Adapun permasalahan pokok yang dikaji yaitu apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar Matematika siswa yang diajar dengan mengunakan Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match danTipe Numbered Heads Together. Tujuan penelitian adalah Untuk memperoleh informasi tentang ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan pada hasil belajar Matematika kelas V SD YPS Singkole Kecamatan Nuha Kabupaten Luwu Timur yang diajar dengan menggunakan Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match dan Tipe Numbered Heads Together. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah Eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Grop Design yang merupakan jenis desain eksperimen semu (Quasi Experimental Desaign). Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V SD YPS Singkole. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VA dan VC yang diambil menggunakan tehnik Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan data adalah teknik tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistika deskriptif dan analisis statistika inferensial. Hasil belajar kelas eksperimen II lebih tinggi daripada kelas eksperimen I dan setelah dilakukan uji T diperoleh nilai sig (2-tailed) yang lebih kecil dari taraf signifikansi yang telah ditetapkan. Maka dapat disimpulkan menolak H0 dan menerima H1 yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match dengan tipe Numbered Heads Together. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together memberikan pengaruh yang lebih besar dibandingkankan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match terhadap hasil belajar matematika siswa.
ANALISIS PENGARUH VARIASI KECEPATAN PUTARAN BLOWER TERHADAP KINERJA KOLEKTOR PANAS TENAGA SURYA PELAT TEMBAGA DENGAN SEKAT VERTIKAL Rahmanto, Raden Hengki; ., Firmansyah; Majanasastra, Raden Bagus Suryasa
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 7 No 1 (2019): JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.287 KB) | DOI: 10.33558/jitm.v7i1.1903

Abstract

The availability of energy resources in the world increasingly diminish. More scientist is questing other renewable resources. The solar air heater is a tool that used energy by absorbing solar radiation then convert into heat energy. The study tried to have some variations to the speed of the air flow rate with spin 2500 rpm, 3000 rpm and 3500 rpm and give vertical partitions to it.The aim of giving vertical partitions is to know the influence to the heat transfer rate and the efficiency value of it. The result of this study is the speed variations of the blower take effect to the heat transfer rate. This is shown from the study data for 5 days, the average value of the heat of the system at 3500 rpm rotation is 341.6 Watts, 3000 rpm rotation value 305.7 Watt, and 2500 rpm rotation value 249.3 Watt. The average value of efficiency at 3500 rpm is 49.60%, 3000 rpm rotation is 43.22% and at 2500 rpm the value is 37.33%. The highest system heat is 535.79 Watt with the highest delta input and output temperature of 49.7 ℃. While the highest heat absorber is 1280.15 Watt with the highest light intensity, which is 140100 Lux. With a variety of rotation speeds blower and vertical partitions, this tool is capable of producing the highest efficiency of 67.95%, and the lowest is 24.85%.
PENGARUH BETA PASAR, BETA AKUNTANSI, DAN BETA FUNDAMENTAL TERHADAP VOLATILITAS HARGA SAHAM DAN RETURN SAHAM SEBAGAI VARIABEL MODERATING PADA LQ 45 ., Firmansyah
Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : STMIK Dharmapala Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi perusahaan yang sangat membutuhkan pendanaan atau modal dengan segera, salah satu cara untuk mendapatkannnya tentu saja melalui listing ke pasar modal. Dimana pasar modal merupakan tempat  bertemunya investor yang memiliki kelebihan dana dengan investor yang kekurangan dana.   Dana tersebut dapat berupa surat-surat berharga seperti saham, obligasi dan lain sebagainya. Di dalam menanamkan atau menginvestasikan dananya seorang investor selalu melihat kondisi perusahaan yang akan diinvestasikannya, kondisi tersebut dapat berupa kondisi volatilitas harga saham perusahaan atau pergerakan harga saham perusahaan.  Volatilitas harga saham menunjukkan pola perubahan harga saham yang menentukan pola return yang diharapkan dari saham. Pola perilaku saham di pasar modal menjadi perhatian bagi para pelaku pasar untuk menentukan waktu yang tepat dalam berinvestasi. Dari volatilitas harga saham tersebut dapat menghasilkan adanya return saham atau keuntungan saham, keuntungan saham tersebut dapat dipengaruhi oleh adanya resiko. Resiko tersebut dapat di ukur dengan menggunakan beta. Beta dapat terdiri dari beta pasar, beta akuntansi dan beta fundamental.  Objek penelitian yang peneliti pergunakan dalam penelitian ini adalah saham LQ 45 hal yang mendasari peneliti menggunakan saham LQ 45 salah satunya saham LQ 45 merupakan saham yang paling aktif yang di perdagangkan di pasar bursa atau pasar modal. Hasil penelitian adalah beta pasar , beta akuntansi, dividen pay out ratio, asset growth, leverage, liquidity, asset size, earning variability,  dan accounting  beta dengan return  saham memiliki nilai sebesar 37,8%, Besarnya pengaruh beta pasar, dividen pay out ratio, asset growth, leverage, liquidity, asset size, earning variability,  dan accounting  beta dengan return saham yang dilakukan secara gabungan sebesar 61,0%. Dividen payout ratio, asset growth, liquidity, sedangkan pengaruh tidak langsung beta pasar terhadap volatilitas harga saham melalui return saham adalag signifikan, pengaruh dividen payout ratio, beta pasar  terhadap volatilitas harga saham melalui return saham  adalah tidak signifikan, pengaruh asset growth terhadap volatilitas harga saham melalui return  saham adalah tidak signifikan,  leverage terhadap volatilitas harga saham melalui return  saham adalah signifikan, liquidity terhadap volatilitas harga saham melalui return  saham adalah tidak signifikan, dan asset size, earning variability,  dan accounting  beta terhadap volatilitas harga saham melalui return  saham adalah signifikan.
Gatekeeping Perspektif Westley dan Mclean pada Berita Bola www.pikiran-rakyat.com Gumiliar, Fajar; Hermawandi, Yandi; ., Firmansyah
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 5 No. 2 (2025): Mei - Agustus
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v5i2.2985

Abstract

  This study addresses the challenge faced by digital media in maintaining accuracy and preventing the spread of hoaxes, particularly in football journalism. The rapid flow of digital content requires media organizations to maintain public trust without compromising journalistic standards. In this context, the information filtering process becomes crucial to ensure the credibility and quality of news content presented to the audience. The aim of this study is to explore the application of Bruce Westley and Malcolm McLean’s gatekeeping theory in the production of football news at www.pikiran-rakyat.com. The research focuses on the roles of the communicator (reporter) and the gatekeeper (editor) in determining which information is fit for publication. This research uses a qualitative method to gain an in-depth understanding of newsroom practices. Data were collected through unstructured interviews and documentation of journalistic work routines. The data analysis follows Miles and Huberman’s interactive model, consisting of three core components: data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings reveal that reporters and editors collaborate in performing the gatekeeping function. Reporters are responsible for identifying relevant news issues and producing accurate, neutral narratives, while editors filter and refine content to align with editorial standards. The study concludes that Westley and McLean’s model is effective in describing editorial mechanisms in preventing misinformation and maintaining news quality within the competitive digital media landscape.
Konstruksi Hukum dalam Cybercrime Pelaku Kejahatan Teknologi Informasi Riyani, Windy; ., Firmansyah
Siyasah Vol. 3 No. 2 (2023): Siyasah Jurnal Hukum Tata Negara
Publisher : IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/siyasah.v3i2.8183

Abstract

Kejahatan maya atau cybercrime berkembang seiring dengan kemajuan teknologi, menghadirkan dampak positif dan negatif. Dampak positif mencakup perkembangan media sosial, e-mail, dan internet banking. Namun, kejahatan seperti peretasan data (hacking) juga muncul, terutama dalam sistem perbankan dengan penggunaan alat khusus pada ATM untuk menduplikat data nasabah. Penelitian ini menggunakan metode normatif untuk mengkaji aspek hukum terkait, dengan fokus pada hukum tertulis dan pendekatan perundang-undangan yang mengatur informasi dan teknologi. Data dianalisis secara deskriptif melalui pengumpulan bahan hukum dari literatur dan regulasi terkait. Hasilnya menunjukkan perlunya tindakan formal pemerintah, seperti Kementerian Komunikasi dan Informasi, dalam pemblokiran nomor yang digunakan oleh pelaku penipuan. Pendekatan sosial juga diusulkan sebagai alternatif untuk mengurangi risiko kejahatan ini. Oleh karena itu, pencegahan cybercrime memerlukan peran pemerintah dan pendekatan sosial dengan totalitas
ARAHAN PENATAAN KAWASAN WATERFRONT CITY SAMBAS ., Firmansyah
Jurnal Teknik Sipil Vol 14, No 1 (2014): Jurnal Teknik Sipil Edisi Juni 2014
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v14i1.5848

Abstract

Kota Sambas merupakan salah satu kota yang banyak memiliki ruang-ruang kota yang pertumbuhannya berawal dari perkembangan kawasan koridor sungai. Hal ini berkaitan dengan awal berdirinya Kerajaan Sambas di Muara Ulakan (pertigaan Sungai Sambas Kecil). Hal ini tentu saja membuat penataan kawasan di sepanjang pertigaan Sungai Sambas Kecil perlu diperhatikan agar potensi-potensi yang ada di sekitar kawasan tersebut dapat dikembangkan menjadi lebih optimal. Berdasarkan hasil analisis survei aspek kondisi sosial ekonomi, dari penilaian terhadap objek dan atraksi wisata, diperoleh bahwa seluruh objek dan atraksi wisata di kawasan ini hampir semuanya sangat potensial untuk dilakukan penataan kawasan waterfront city di Kota Sambas dan dikembangkan sebagai kawasan wisata budaya. Berdasarkan hasil analisis survei aspek kondisi sosial budaya, objek dan atraksi wisata bernilai baik"“sangat baik, dan hanya satu objek yaitu kafe yang bernilai rendah. Arahan penataan kawasan waterfront city di Kota Sambas dilakukan dengan menganalisis tata guna lahan (land use), tata bangunan (building form and massing), sirkulasi dan parkir (circulation and parking), ruang terbuka (open space), jalur pedestrian (pedestrian ways), aktivitas pendukung (activity support), penandaan (signage), dan preservasi (preservation) kawasan. Kata-kata kunci: waterfront city, penataan kawasan