Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENYAJIAN MUSIK IRINGAN TARI LIKOK PULO DI PULAU ACEH KABUPATEN ACEH BESAR Fahlafi, Ridha Faluthia; Kurnita, Taat; Fitri, Aida
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 1, No 4 (2016): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v1i4.5353

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Penyajian Musik iringan tari Likok Pulo di pulau Aceh kabupaten Aceh Besar mengangkat masalah bagaimanakah penyajian musik iringan tari Likok Pulo di pulau Aceh Kabupaten Aceh Besar. Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mendeskripsikan penyajian musik iringan tari Likok Pulo di pulau Aceh Kabupaten Aceh Besar. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu terdiri dari syah dan pemain rapai dan objeknya yaitu musik iringan tari Likok Pulo. Teknik pegumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian terkait dengan penyajian musik iringan tari Likok Pulo memiliki unsur-unsur yaitu:.pemusik terdiri dari tiga orang yaitu syeh dan dua orang pemukul rapai. Busana yang dikenakan oleh pemusik iringan tari Likok Pulo yaitu baju tradisional Aceh, celana hitam dan songket merah. Syair pada musik iringan tari Likok Pulo memiliki 13 syair yang pada hakikatnya menceritakan tentang kisah dan nasihat. Alat musik yang musik iringan tari Likok Pulo yaitu mengunakan Rapai. Pola ritme pada musik iringan tari Likok Pulo memiliki variasi pada setiap bagian. Tempo pada musik iringan tari Likok Pulo pada setiap bagian dimulai dengan tempo sedang dan berakhir dengan tempo cepat. Panggung pada penyajian musik iringan tari Likok Pulo mengikuti tata penyajian tari jika pada tata penyajian biasa mengunakan pangung arena dan pada tatat penyajian tunang biasanya ditampilkan di lapangan terbuka.Kata Kunci: penyajian musik iringan, tari Likok Pulo.i
BENTUK PENYAJIAN DAN MAKNA GERAK TARI TORTOR PADA UPACARA KEMATIAN ADAT BATAK TOBA DI DESA PENANGGALAN KECAMATAN PENANGGALAN KOTA SUBULUSSALAM PROVINSI ACEH Safra, Rayhanul; Kurnita, Taat; Ramdiana, Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 1, No 4 (2016): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v1i4.5351

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini tentang bentuk penyajian dan makna gerak tari tortor pada upacara kematian adat Batak Toba di desa Penanggalan kota Subulussalam. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk penyajian dan makna gerak pada upacara kematian adat Batak Toba di desa Penanggalan Kota Subulussalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian dan makna gerak tari tortor pada upacara kematian adat Batak Toba di desa Penanggalan Kota Subulussalam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitin ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi (pengamatan), interview (wawancara), dan dokumentasi. Agar hasil penelitian dapat dipercaya, peneliti menggunakan alat bantu buku catatan, kamera foto dan kamera video. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian tari tortor ini ditarikan pada saat sebelum jenazah dikebumikan dan tari tortor melambangkan penghormaatan terakhir kepada jenazah sebelum dikebumikan serta tari ini dilakukan agar yang ditinggalkan tidak berlarut-larut dalam kesedihan serta mengiklaskan dengan lapang dada. Tarian ini ditarikan secara gembira dalam arti tidak menangis. Tari tortor kematian memiliki 4 ragam gerakan, 4 jenis pola lantai dan menggunakan sebuah ulos kain khas suku Batak yang diulosi dibahu penari yang mengulosi hula-hula dan unsur kerabat Dalihan Natolu lainnya.Kata kunci: bentuk penyajian, makna gerak, Tari tortor kematian, Batak Toba
KEGIATAN EKSTRAKURIKULER VOKAL GROUP DI SMP NEGERI 6 BANDA ACEH Fazlina, Ninda; Kurnita, Taat; Fitri, Aida
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 1, No 4 (2016): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v1i4.5348

Abstract

ABSTRAKPenelitian yang berjudul Kegiatan Ekstrakurikuler Vokal Group di SMP Negeri 6 Banda Aceh, ini mengangkat masalah tentang proses kegiatan latihan vokal group pada kegiatan ekstrakulikuler di SMP Negeri 6 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses latihan vokal group di SMP Negeri 6 Banda Aceh. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari lima siswa dari seluruh kelas satu dan dua, sedangkan objek penelitiannya adalah proses latihan vokal group pada kegiatan ekstrakulikuler. Hasil penelitiannya adalah proses latihan yang dilaksanakan selama delapan kali memiliki tahapan yakni seperti tahap menentukan penyanyi, tahap merancang dan latihan. Untuk tahap menentukan penyanyi, pelatih meminta kepada kepada guru seni budaya untuk mencari empat orang penyanyi satu pemain gitar. Tahap merancang dan latihan dilakukan pada latihan satu sampai dengan delapan. Untuk latihan pertama pelatih merancang aransemen vokal untuk lagu Apanya Dong secara spontanitas dengan latihan pengulangan terus menerus sampai mereka bisa mencapai teknik yang baik, diantaranya artikulasi, pernafasan, dan dapat mempertahankan suaranya masing-masing atau suara satu, dua, dan tiga. Selanjutnya, latihan kedua sampai dengan kedelapan proses latihannya masih sama ketercapaiannya latihan kesatu. Namun, untuk pertemuan tersebut sudah tidak merancang lagi. Hanya tinggal melanjutkan bagian yang belum dipelajari.Kata kunci: ekstrakulikuler, vokal group.
BENTUK PENYAJIAN TARI TRADISIONAL ANDALAS DI KABUPATEN SIMEULUE Maysarah, Citra Dewi; Kurnita, Taat; Zuriana, Cut
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 1, No 3 (2016): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v1i3.5292

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Bentuk Penyajian Tari Tradisional Andalas di Kabupaten Simeulue. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk penyajian dan makna apa saja yang terkandung dalam setiap gerak tari tradisional Andalas di Kabupaten Simeulue khususnya tari Siram-siram dan tari Perak-perak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian dan mengetahui makna yang terkandung dalam tari tradisional Andalas di Kabupaten Simeulue khususnya tari Siram-siram dan tari Perak-perak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitin ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi (pengamatan), interview (wawancara), dan dokumentasi. Agar hasil penelitian dapat dipercaya, peneliti menggunakan alat bantu berupa buku catatan, kamera foto dan kamera video. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian, tari tradisional Andalas khususnya tari Siram-siram dan tari Perak-perak disajikan pada saat malam bainai gadang. Tarian ini ditarikan secara berpasangan. Tari Siram-siram memiliki 5 ragam gerakan, 18 jenis pola lantai dan menggunakan sebuah selendang dan sebotol parfum. Tari Perak-perak terdapat 5 ragam gerakan, 9 jenis pola lantai dan menggunakan sebuah selendang dan sebuah saputangan.Kata kunci: Bentuk penyajian, tari Andalas, tari Perak-perak
TANGGAPAN GURU SENI BUDAYA TENTANG KURIKULUM 2013 DI SMP SEKECAMATAN BAITURRAHMAN Adeliana, Adeliana; Kurnita, Taat; Lindawati, Lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 1, No 3 (2016): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v1i3.5282

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul Tanggapan guru seni budaya tentang kurikulum 2013 di SMP Se-Kecamatan Baiturrahman ini mengangkat masalah bagaimana respon guru terhadap kurikulum 2013 pada mata pelajaran seni budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tanggapan guru seni budaya tentang kurikulum 2013. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru seni budaya di SMP sekecamatan Baiturrahman, dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah guru seni budaya di SMP Kartika, SMPN 17, SMP 16, SMP 3 dan SMP Cut Meutia. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah tekknik presentase P. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggapan guru seni budaya tentang kurikulum 2013 adalah positif dan dapat diterima serta dilaksanakan dengan lancar. Hal ini menunjukkan bahwa 100% guru menyetujui dengan adanya kurikulum 2013, guru dapat dengan mudah menjalankan proses pembelajaran dan penilaian. Walaupun ada beberapa permasalahan yang dihadapi oleh guru dalam melaksanakan kurikulum 2013 seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, namun hal ini bukan menjadi penghalang besar bagi guru dalam melaksanakan dan mengembangkan kurikulum 2013.Kata Kunci: Tanggapan guru Seni Budaya, pembelajaran, kurikulum 2013
PELAKSANAAN SENTRA TARI DI TK BUNGOENG MELATI DESA COT KEUMENENG ACEH BARAT Pudespa, Wirna; Kurnita, Taat; Fitri, Aida
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 1, No 2 (2016): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v1i2.5267

Abstract

ABSTRAKPenelitian yang berjudul Pelaksanaan Sentra Tari di TK Bungoeng Melati Desa Cot Keumeneng Aceh Barat Mengangkat masalah bagaimanakah pembelajaran sentra tari Ranup lampuan di Taman Kanak-kanak Bungoeng Melati. Serta kendala apa saja yang dihadapi guru dalam pelaksanaan pembelajaran tari di Taman Kanak-kanak Bungoeng Melati Aceh Barat? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran sentra tari yang diterapkan pada pembelajaran tari di Taman Kanak-kanak Bungoeng Melati Desa Cot Keumeneng Aceh Barat, dan mendeskripsikan kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaan pembelajaran tari ranup lampuan di Taman Kanak-kanak Bungoeng Melati Desa Cot Keumeneng Aceh Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan awal proses pembelajaran tari di Taman kanak-kanak bungoeng melati biasanya guru terlebih dulu aktif dalam memotivasi peserta didik agar mau mengikuti pembelajaran yang dilaksanakan. Hal ini bertujuan agar adanya hubungan keterikatan antara siswa dengan gurunya dalam mempelajari materi yang diajarkan serta dapat melihat sejauh mana peserta didik siap mengikuti proses belajar dengan baik. Langkah awal yang dilakukan guru dalam memotivasi peserta didik, biasanya guru terlebih dahulu memperlihatkan serta mempertontonkan beberapa jenis video/rekaman tari yang nantinya akan dipelajari. Kemudian guru menjelaskan/ menceritakan asal usul tari tersebut. Akan tetapi pembelajaran yang diterapkan memiliki pengaruh bagi anak-anak untuk dapat mengembangkan potensi yang ada pada dirinya sesuai dengan bakat dan minat ketika anak-anak tersebut beranjak remaja.Kata Kunci: Pembelajaran Sentra Tari, Taman Kanak-kanak.
ANALISIS UNSUR GERAK TARI LAWEUT DI SANGGAR SEULAWEUT Novarijah, Syarifah; Kurnita, Taat; Lindawati, Lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 1, No 2 (2016): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v1i2.5262

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul Analisis unsur gerak tari Laweut di sanggar Seulaweuet adapun yang menjadi masalah pada penelitian ini adalah bagaimana unsur ruang, waktu, dan tenaga pada tari Laweut di sanggar Seulaweuet. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur ruang, waktu, dan tenaga pada tari Laweut di sanggar Seulaweuet. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh dengan teknik observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Laweut memiliki ruang dengan level rendah, sedang, dan tinggi. Arah hadap yang bervariasi mulai dari depan, samping kanan, samping kiri, bawah, atas, belakang dan serong. Pada tari Laweut menggunakan volume gerak kecil, sedang, dan besar, serta pola perpindahan garis lurus, berbelok dan memutar. Tenaga tari ini menggunakan tenaga tidak rata, maksudnya ada gerak yang lincah dan lembut. durasi yang digunakan menunjukkan lamanya tari Laweut dalam membawakan seluruh rangkaian gerak tari dari awal sampai akhir. Tempo yang digunakan dalam tari ini adalah tempo cepat dan lambat, sehingga memberi kesan lincah namun juga terlihat sisi kelembutannya.Kata kunci: Unsur gerak, tari Laweut
BENTUK PENYAJIAN TARI TRADISIONAL SILAT GELOMBANG DI DESA LUGU KABUPATEN SIMEULUE Januaresti, Ririn Putri; Kurnita, Taat; Ramdiana, Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 1, No 2 (2016): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v1i2.5261

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengangkat masalah tentang bagaimana bentuk penyajian dan makna gerak pada tari tradisional silat gelombang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian dan makna gerak tari tradisional silat gelombang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah sanggar Safakat di desa Lugu kabupaten Simeulue. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari tradisional silat gelombang merupakan tarian yang dilaksanakan pada acara penyambutan tamu dan pada acara perkawinan. Tari silat gelombang memiliki empat tahapan gerak yaitu gerak salam awal, gerak awal, gerak manapuk dan gerak bersalam akhir. Keempat tahapan tersebut memiliki 26 gerak. Pola lantai pada tarian ini sangat sederhana dari awal hingga penutup menggunakan pola lantai lurus vertikal. Tata busana tarian ini dengan mengenakan busana baju kemeja berwarna hitam yang telah dimodifikasi, celana panjang berwarna hitam yang telah dimodifikasi, kain songket berwarna merah dan pengikat kepala. Tata rias yang digunakan sangat sederhana tampil dengan apa adanya. Properti yang digunakan ialah Carano atau ceranah tempat melekan sirih/ranup. Alat musik atau musik pengiring dalam tarian ini adalah kedang atau gendang yang dimainkan dengan cara dipukul dengan stik. Panggung atau pentas tari tradisional Silat Gelombang yaitu pentas arena atau yang bisa dilihat dari berbagai sisi. Terdapat makna pada tahapan gerak tari tradisional Silat Gelombang secara umum bermakna gerak simbolis dan maknawi, yang mana pada gerak tari tradisional Silat Gelombang pada tahap gerak awal salam hingga gerak manapuk tergolong gerak simbolis yang terdiri dari 23 rangkaian gerak. Sedangkan pada tahap gerak bersalam akhir tergolong gerak maknawi yang terdiri dari 3 rangkaian gerak.Kata Kunci: Bentuk penyajian, tari silat gelombang
PEMBELAJARAN SENTRA SENI MUSIK DRUM DI TAMAN KANAK-KANAK BHAYANGKARI Gandhis, Dinda Rhesti; Kurnita, Taat; Fitri, Aida
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 1, No 2 (2016): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v1i2.5253

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang berjudul Pembelajaran Sentra Seni Musik Drum di Taman Kanak-Kanak Bhayangkari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran sentra seni musik drum di Taman Kanak-Kanak Bhayangkari. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan dengan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan verifikasi data (conclusion drawing). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sentra seni musik drum di Taman Kanak-Kanak Bhayangkari pada dasarnya sama dengan pembelajaran di Taman Kanak-Kanak lainnya. Sebelum guru melakukan pembelajaran, guru mempersiapkan hal-hal penting dalam proses belajar mengajar, yang meliputi perencanaan pembelajaran, mempersiapkan alat musik drum, dan mempersiapkan tempat pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran musik drum di Taman Kanak-Kanak Bhayangkari yang meliputi pemilihan metode, pengenalan alat musik beserta cara memakainya dan pengenalan kode pukulan melalui suara beserta menggunakan jari. Tidak semua Taman Kanak-Kanak menggunakan alat musik drum, bahkan dari beberapa Taman Kanak-Kanak peneliti temui hanya di Taman Kanak-Kanak Bhayangkari peneliti menemukan alat musik drum yang dipergunakan untuk mengajar. Kendala-kendala yang dialamai guru ketika proses pembelajaran musik drum di Taman Kanak-Kanak Bhayangkari terdapat beberapa kesulitan yang wajar seperti peserta dididk tidak fokus pada saat latian, guru tidak bisa mengajar dengan maksimal, kehadiran siswa tidak tepat waktu dan kurangnya pemahaman peserta didik dalam ketukan yang telah diberikan. Kata Kunci: pembelajaran, sentra seni, musik Drum
PEMBELAJARAN ALAT MUSIK GORDANG SAMBILAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA MATERI MUSIK TRADISIONAL NUSANTARA DI MTsN RUKOH Juliawan, Harvan; Kurnita, Taat; Fitri, Aida
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 1, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v1i1.5235

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Pembelajaran Alat Musik Gordang Sambilan dengan Menggunakan Model Teams Games Tournament pada Materi Musik Tradisional Nusantara di MTsn Rukoh mengangkat masalah bagaimana proses pembelajaran dan hasil belajar yang menggunakan model TGT dengan yang tidak menggunakan model TGT. Penelitian ini bertujuan untuk proses dan hasil belajar pada kelas kontrol dan kelas eksperiment. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru bidang studi seni budaya dan siswa di Mtsn Rukoh. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian adalah