Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal Social Science And Technology For Community Service

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN WILAYAH KELAYAKAN TANAM TANAMAN JAGUNG DAN SINGKONG PADA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Debby Alita; Irwan Tubagus; Yuri Rahmanto; Styawati Styawati; Andi Nurkholis
Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) Vol 1, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v1i2.815

Abstract

Berdasarkan data hasil pertanian jagung dan singkong di Dinas Pertanian Provinsi Lampung Selatan yang bersumber dari data BPS (Badan Pusat Statistik), menampilkan beberapa daerah dengan hasil panen jagung dan singkong yang bervariasi jumlahnya. Sehubungan dengan bervariasinya jumlah lahan atau daerah penghasil jagung dan singkong, dan bagaimana pengoptimalan potensi tani jagung dan singkong untuk investor, maka diperlukan informasi daerah potensial penghasil jagung dan singkong untuk mengetahui daerah mana saja yang menghasilkan jagung dan singkong dengan jumlah banyak ataupun sedikit. Evaluasi kesesuaian lahan sangat diperlukan untuk perencanaan penggunaan lahan yang produktif dan lestari.Penggunaan teknologi berbasis computer untuk mendukung perencanaan tersebut semakin diperlukan untuk menganalisis, memanipulasi dan menyajikan informasi dalam bentuk table dan keruangan.Berdasarkan hal tersebut dibutuhkan Sistem Informasi Geografis (SIG) dapat dimanfaatkan sebagai informasi pemetaan daerah penghasil jagung dan singkong di kabupaten Lampung Selatan, sehingga dapat diketahui daerah yang menghasilkan jagung dan singkong dengan jumlah banyak ataupun sedikit. Pada penelitian ini mengusulkan sebuah Sistem Informasi Geografis menentukan kelayakan tanam tanaman jagung dan singkong pada Kabupaten Lampung Selatan berbasis web. SIG yang dibangun berbasis web akan mudah digunakan dimanapun dan kapanpun dengan menggunakan pemanfaatan teknologi internet.
PEMBELAJARAN TRADISIONAL MENUJU MILENIAL : PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS WEB SEBAGAI PENUNJANG PEMBELAJARAN E-LEARNING PADA MAN 1 PESAWARAN Styawati Styawati; Fenty Ariany; Debby Alita; Erliyan Redy Susanto
Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) Vol 1, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v1i2.816

Abstract

Proses belajar mengajar sangat penting dilakukan dalam situasi apapun. MAN 1 Pesawaran adalah salah satu sekolah menengah tingkat akhir. Proses pembelajaran di MAN 1 Pesawaran saat situasi pandemi covid menggunakan whatsapp. Penggunaan aplikasi tersebut dalam proses belajar mengajar memiliki banyak kendala, diantaranya yaitu siswa tidak dapat melihat secara langsung nilai setelah mereka mengerjakan soal ujian. Selain itu dari pihak guru juga tidak dapat melihat rekap kehadiran siswa dan rekap siswa yang telah mengikuti pembelajaran. Berdasarkan pada permasalahan tersebut, maka dibangun sistem E-Learning menggunakan bahasa pemrograman PHP, framework moodle 3.9, database MYSQL, dan theme Moove. Sistem ini telah diuji dengan 6 responden dengan menggunakan teknik pengujian Blackbox Testing yang menunjukan sistem yang dibangun telah sesuai dengan kebutuhan pengguna.
PENERAPAN APLIKASI ADMINISTRASI DESA PADA DESA MUKTI KARYA MESUJI Styawati Styawati; Selamet Samsugi; Yuri Rahmanto; Ade Surahman; Lili Andraini; Izudin Ismail
Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) Vol 3, No 1 (2022): Volume 3, Nomor 1, 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v3i1.1910

Abstract

Kantor desa merupakan tempat atau pusat pelayanan di desa. Pelayanan dari sebuah kantor desa dapat mencerminkan pribadi dari setiap staf pelayanan di sebuah kantor desa. Pelayanan yang diberikan kepada masyarakat desa dituntut harus cepat dan akurat. Salah satu desa yang dituntut untuk memiliki kecepatan dalam pelayanan yaitu Desa Mukti Karya Mesuji. Pelayanan yang diberikan salah satunya adalah pengajuan surat menyurat. Permasalahan yang dialami oleh Desa Mukti Karya yaitu seluruh proses pengurusan administrasi masih dilakukan secara konvensional sehingga tidak efisien dalam hal waktu. Sistem konvensional tersebut juga dikhawatirkan membuat data yang tercatat lebih mudah rusak dan hilang. Dalam penerbitan surat yang diajukan, masyarakat juga harus datang ke kantor desa dan antri mengisi semua berkas yang diperlukan untuk pembuatan penerbitan surat.  Berdasarkan permasalahan yang telah dipaparkan, tim PKM Universitas Teknokrat Indonesia membangun Aplikasi Administrasi Desa Mukti Karya. Berdasarkan hasil kuesioner yang diisi oleh staf desa, terdapat peningkatan dalam hal pelayanan desa. Hal itu dibuktikan dengan hasil kuesioner sebelum aplikasi diimplementasikan, tingkat kemudahan pelayanan administrasi desa rata-rata sebesar 46.8%. Sedangkan setelah aplikasi diterapkan tingkat kemudahan administrasi desa sebesar 94.4%. Peningkatan yang terjadi pada pelayanan administrasi surat pengajuan di desa Mukti Karya sebesar 47.6%.