Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal EBONI

IDENTIFIKASI BENTUK PARTISIPASI DAN UPAYA MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN HUTAN MANGROVE DI WILAYAH PESISIR KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN irma, Ade; Nirawati, Nirawati; M, Muh Faisal; Imran, Andi Nur; Djafar, Muliana
Jurnal Eboni Vol 5 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v5i2.1986

Abstract

Partisipasi merupakan keikutsertaan atau keterlibatan masyarakat setempat dalam kegiatan pelestarian hutan mangrove guna menjaga sumber daya pesisir tersebut agar tetap lestari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove, untuk mengetahui upaya masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove di wilayah pesisir Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Penelitian ini dilaksanakan di 6 kecamatan 9 Desa/Kelurahan wilayah pesisir Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Agustus 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan panduan wawancara/kuesioner, dengan melibatkan responden sejumlah 58 masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir. Data yang diperoleh dianalisis deskriktif kuantitatif untuk mengetahui bentuk partisipasi dan upaya masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove yaitu sebanyak (93,10%) dikategorikan sudah baik, adapun bentuk partisipasinya yaitu menanam, membibit dan mengawasi hutan mangrove, Upaya masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove yaitu sebanyak (89,66%) dikategorikan sudah baik, adapun upaya masyarakat dalam melakukan penanaman yaitu melakukan penanaman kembali, pemasangan ajir/patok, menyiram bibit mangrove menggunakan pompa air dari laut dan pemasangan jaring.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PENGELOLAAN HUTAN KEMASYARAKATAN DI DESA BONTO MANURUNG. (Studi Kasus Pada KTH Ujung Bulu Desa Bonto Manurung) Nirawati, Nirawati; Nur Imran, Andi; Nurul Muhlisa, Andi; Rahmi, Rahmi
Jurnal Eboni Vol 6 No 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v6i2.2573

Abstract

Partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan khususnya pembangunan kehutanan sangat diperlukan saat ini. Keterlibatan masyarakat hendaknya dapat dilakukan mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan hingga proses evaluasi. Selama ini keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan masih kurang sehingga berdampak pada proses pelaksanaan dan hasil kegiatan yang kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauhmana partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pengelolaan hutan kemasyarakatan Di Desa Bonto Manurung. Penelitian ini berlokasi di Desa Bonto Manurung Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros khususnya pada wilayah Hutan kemasyarakatan yang dimanfaatkan oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Ujung Bulu dengan 3 KUPS yaitu KUPS Getah Pinus, KUPS Pola Agroforestry dan KUPS Aren. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey, dengan analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Partisipasi kelompok tani hutan (KTH) ujung bulu dalam proses perencanaan pengelolaan hutan kemasyarakatan pada 3 KUPS tersebut adalah 1) KUPS getah Pinus yaitu Perencanaan anggaran pada kegiatan pengelolaan dan penyadapan getah pinus, merencanakan jadwal penyadapan, menentukan lokasi dan tempat penyadapan getah pinus, menentukan tujuan pemasaran hasil getah pinus, 2) KUPS Pola Agroforestry adalah Penyiapan Bibit tanaman Kayu dan Tanaman Sela, Penyiapan Lokasi dan areal tanam untuk lahan agroforestry dan penyusunan anggaran dan kebutuhan kelompok, dan 3) KUPS Aren adalah merencanakan waktu penyadapan dan pemanenan Nira, Penyusunan rencana anggaran dan kebutuhan kelompok, Perencanaan pengelolaan pasca panen dan Pemasaran produk turunan hasil air nira
STRUKTUR DAN KOMPOSISI JENIS TUMBUHAN PADA HUTAN RAKYAT TONGKONAN LEMBANG TURUNAN KECAMATAN SANGALLA KABUPATEN TANA TORAJA Wahyudi, Wahyudi; Sudiyanto, I wayan; Nirawati, Nirawati
Jurnal Eboni Vol 6 No 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v6i2.2584

Abstract

Tongkonan community forest has an important role in Torajanese livelihood. The forest could serve daily needs and diverse ceremonial materials for local people. The existence of this forest also has an ecological function in soil and water preservation. This research aims to study the structure and composition of vegetation in tongkonan community forest and determine the useful plant species for the local people. The research method was done by counting and identifying plants in plot samples for the study of the plant community structure and composition and brief interviews with the local people to reveal the purpose of the plant species. There are 30 plants species that found in plot samples belongs to 28 genera and 18 families. According to the family level, the dominant plant species in observation were Fabaceae (14,28 %) and Myrtaceae (10,71 %). Pine tree (Pinus merkusii) had the highest basal area of 7163.054 cm2 and the species with the highest Important Value of 35.486 %. Several species, however commonly cultivated in this area such as kakao (Theobroma cacao) and kopi (coffea robusta). Generally in the village, around 35 plant species (51,47 %) are used as a source of food, while 39 species (57,35 %) are used for other purposes, such as traditional medicine, firewood, materials for tools and crafting, and ornamental plant species.
IDENTIFIKASI BENTUK PARTISIPASI DAN UPAYA MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN HUTAN MANGROVE DI WILAYAH PESISIR KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN irma, Ade; Nirawati, Nirawati; M, Muh Faisal; Imran, Andi Nur; Djafar, Muliana
Jurnal Eboni Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v5i2.1986

Abstract

Partisipasi merupakan keikutsertaan atau keterlibatan masyarakat setempat dalam kegiatan pelestarian hutan mangrove guna menjaga sumber daya pesisir tersebut agar tetap lestari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove, untuk mengetahui upaya masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove di wilayah pesisir Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Penelitian ini dilaksanakan di 6 kecamatan 9 Desa/Kelurahan wilayah pesisir Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Agustus 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan panduan wawancara/kuesioner, dengan melibatkan responden sejumlah 58 masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir. Data yang diperoleh dianalisis deskriktif kuantitatif untuk mengetahui bentuk partisipasi dan upaya masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove yaitu sebanyak (93,10%) dikategorikan sudah baik, adapun bentuk partisipasinya yaitu menanam, membibit dan mengawasi hutan mangrove, Upaya masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove yaitu sebanyak (89,66%) dikategorikan sudah baik, adapun upaya masyarakat dalam melakukan penanaman yaitu melakukan penanaman kembali, pemasangan ajir/patok, menyiram bibit mangrove menggunakan pompa air dari laut dan pemasangan jaring.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PENGELOLAAN HUTAN KEMASYARAKATAN DI DESA BONTO MANURUNG. (Studi Kasus Pada KTH Ujung Bulu Desa Bonto Manurung) Nirawati, Nirawati; Nur Imran, Andi; Nurul Muhlisa, Andi; Rahmi, Rahmi
Jurnal Eboni Vol. 6 No. 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v6i2.2573

Abstract

Partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan khususnya pembangunan kehutanan sangat diperlukan saat ini. Keterlibatan masyarakat hendaknya dapat dilakukan mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan hingga proses evaluasi. Selama ini keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan masih kurang sehingga berdampak pada proses pelaksanaan dan hasil kegiatan yang kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauhmana partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pengelolaan hutan kemasyarakatan Di Desa Bonto Manurung. Penelitian ini berlokasi di Desa Bonto Manurung Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros khususnya pada wilayah Hutan kemasyarakatan yang dimanfaatkan oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Ujung Bulu dengan 3 KUPS yaitu KUPS Getah Pinus, KUPS Pola Agroforestry dan KUPS Aren. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey, dengan analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Partisipasi kelompok tani hutan (KTH) ujung bulu dalam proses perencanaan pengelolaan hutan kemasyarakatan pada 3 KUPS tersebut adalah 1) KUPS getah Pinus yaitu Perencanaan anggaran pada kegiatan pengelolaan dan penyadapan getah pinus, merencanakan jadwal penyadapan, menentukan lokasi dan tempat penyadapan getah pinus, menentukan tujuan pemasaran hasil getah pinus, 2) KUPS Pola Agroforestry adalah Penyiapan Bibit tanaman Kayu dan Tanaman Sela, Penyiapan Lokasi dan areal tanam untuk lahan agroforestry dan penyusunan anggaran dan kebutuhan kelompok, dan 3) KUPS Aren adalah merencanakan waktu penyadapan dan pemanenan Nira, Penyusunan rencana anggaran dan kebutuhan kelompok, Perencanaan pengelolaan pasca panen dan Pemasaran produk turunan hasil air nira
STRUKTUR DAN KOMPOSISI JENIS TUMBUHAN PADA HUTAN RAKYAT TONGKONAN LEMBANG TURUNAN KECAMATAN SANGALLA KABUPATEN TANA TORAJA Wahyudi, Wahyudi; Sudiyanto, I wayan; Nirawati, Nirawati
Jurnal Eboni Vol. 6 No. 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v6i2.2584

Abstract

Tongkonan community forest has an important role in Torajanese livelihood. The forest could serve daily needs and diverse ceremonial materials for local people. The existence of this forest also has an ecological function in soil and water preservation. This research aims to study the structure and composition of vegetation in tongkonan community forest and determine the useful plant species for the local people. The research method was done by counting and identifying plants in plot samples for the study of the plant community structure and composition and brief interviews with the local people to reveal the purpose of the plant species. There are 30 plants species that found in plot samples belongs to 28 genera and 18 families. According to the family level, the dominant plant species in observation were Fabaceae (14,28 %) and Myrtaceae (10,71 %). Pine tree (Pinus merkusii) had the highest basal area of 7163.054 cm2 and the species with the highest Important Value of 35.486 %. Several species, however commonly cultivated in this area such as kakao (Theobroma cacao) and kopi (coffea robusta). Generally in the village, around 35 plant species (51,47 %) are used as a source of food, while 39 species (57,35 %) are used for other purposes, such as traditional medicine, firewood, materials for tools and crafting, and ornamental plant species.