Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Inequality and potential: A sociological analysis of the role of local communities in the tourism economy around Lake Lut Tawar Hartani, Mallia; Fajriani, Suci Wahyu; Sari, Kurnia Asni; Putri, Lisya Septiani
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 8 (2025): August 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i8.638

Abstract

This study examines the unequal distribution of economic benefits and potential for local community development in the Lut Tawar Lake tourist area, Central Aceh Regency, using Anthony Giddens' structuration theory as a single analytical framework. A qualitative approach was used through literature review, field observations, and semi-structured interviews. The results indicate that the cultural and natural potential of the local community has not been optimally utilized due to the dominance of external capital, policies that are not yet in favor, and limited community capacity. Structure-agency analysis reveals that the imbalance between policies, regulations, and structural support with the initiatives and capabilities of local actors is the main source of inequality. The proposed strategies include strengthening agencies through training, affirmative regulation, and strengthening market networks to create a balance between structure and agency.
Struktur Sosial dan Ekonomi Penghuni Rumah Susun Blok 17 Kelurahan 24 Ilir Kota Palembang Agustrianda, Deva; Awaluddin, Moh Alif; Nasution, Sisy Viola Gendis; Zatty, Nara; Ginting, Oktaviana Br; Kurniawan, Rudy; Putri, Lisya Septiani; Fajriani, Suci Wahyu
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss2.2709

Abstract

Perkembangan wilayah perkotaan di Indonesia ditandai dengan meningkatnya urbanisasi yang membawa dampak perubahan pada struktur sosial dan ekonomi masyarakat. Kota sebagai tempat pemusatan sosial dan ekonomi menjadi tujuan bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf kesejahteraan mereka, akan tetapi di sisi lain hal ini dapat memicu ketimpangan sosial dan ekonomi terutamabagi masyarakat menegah ke bawah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sebuah struktur sosial dan ekonomi masyarakat perkotaan yaitu penghuni Rumah Susun Blok 17, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Teknik yang digunakan yaitu melalui observasi langsung ke lapangan, wawancara mendalam dengan para penghuni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas penghuni Rumah Susun Blok 17 berasal dari kalangan masyarakat menengah ke bawah, dengan tingkat pendidikan yang relatif rendah dan dominan bekerja di sektor informal. Meskipun demikian, struktur sosial masyarakat di lingkungan rumah susun tersebut menunjukkan adanya tingkat kepedulian dan solidaritas yang kuat antarwarga.
Penguatan Kapasitas Keluarga Melalui Edukasi dan Pendampingan Dalam Mengatasi Kecanduan Game Online Pada Anak di Kelurahan Pulokerto Palembang Isyanawulan, Gita; Arianti, Yosi; Putri, Lisya Septiani; Hapsari, Yuanita Dwi; Ilham, Ilal; Muslimah, Hayana; Aziz, Muhammad Fakhri
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 7 No. 2 (2026): May (IN PRESS)
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v7i2.19217

Abstract

This community service activity aims to enhance the understanding and capacity of families in Pulokerto Subdistrict, Palembang City, regarding the dangers of online game addiction among children, while training them to implement effective prevention and intervention strategies. The program was conducted using a participatory educational approach and intensive mentoring. Evaluation instruments included pre-test and post-test questionnaires, observation sheets, as well as guidelines for focus group discussions (FGDs) and interviews. Data were analyzed using descriptive analysis, a paired t-test, and N-Gain calculations to measure program effectiveness. The results showed an improvement in parents’ understanding and awareness of the impacts of online game addiction on children, as well as the importance of digital parenting. The average pre-test score increased from 87.72% to 94.36%, representing a gain of 6.64%, while the N-Gain score of 0.54 was categorized as moderate, indicating that the intervention was reasonably effective. In addition, the activity promoted collective parental awareness to implement consistent rules regarding gadget use, improve family supervision, and strengthen children’s social interactions within the family and community environment.
Peran Ruang Terbuka Hijau Dalam Menjaga Keseimbangan Ekologi Kota Di Kambang Iwak Palembang Yunita Maha Rani, Yunita; Putri, Rienika; Yansyah, M. Randi; Andina, Anissa Sofinaycila; Rahayu , Fitria; Kurniawan, Rudy; Fajriani, Suci Wahyu; Putri, Lisya Septiani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5098

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologi wilayah perkotaan yang mengalami tekanan akibat pertumbuhan penduduk dan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Ruang Terbuka Hijau Kambang Iwak dalam menjaga keseimbangan ekologi Kota Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif yang dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive yang terdiri dari pengunjung, masyarakat sekitar, serta pihak pengelola kawasan. Analisis data menggunakan model analisis interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kambang Iwak memiliki peran ekologis penting melalui fungsi jasa pengaturan (regulating services) seperti penurunan suhu lingkungan, peningkatan kualitas udara, serta penciptaan iklim mikro yang lebih nyaman. Selain itu, kawasan ini juga memberikan jasa ekosistem budaya (cultural services) sebagai ruang rekreasi, interaksi sosial, dan peningkatan kesejahteraan psikologis masyarakat. Namun demikian, keberlanjutan fungsi ekologis kawasan ini masih menghadapi tekanan antropogenik berupa aktivitas pengunjung dan potensi pencemaran sampah. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang berkelanjutan melalui penguatan vegetasi, penataan zonasi aktivitas, serta peningkatan kesadaran lingkungan masyarakat untuk menjaga keseimbangan ekologi perkotaan.  
Struktur dan Stratifikasi Sosial-Ekonomi Masyarakat Kota Palembang: Studi Komparatif Perumahan Alexandria & Griya Sejahtera Mardana, Rachma; Pratama, M. Budi; Khodijah, Nandea; Wulandari, Nyayu Tania; Aliah, Syarlla Zenia; Kurniawan, Rudy; Putri, Lisya Septiani; Fajriani, Suci Wahyu
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5369

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya pertumbuhan pembangunan pemukiman yang terjadi di Kota Palembang yang memperlihatkan ketimpangan kondisi sosial ekonomi antar Kawasan di kota pelambang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur sosial, menganalisis bentuk stratifikasi, serta menjelaskan perbedaan kondisi ekonomi di Perumahan Alexandria dan Griya Sejahtera. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam terhadap lima orang informan yang dipilih secara purposive sampling. Dari hasil penelitian menunjukkan adanya struktur sosial yang kontras antara kedua kawasan, yang di mana Perumahan Alexandria didominasi oleh kelompok dengan status ekonomi tinggi seperti pengusaha dan pegawai negeri, sedangkan Perumahan Griya Sejahtera merepresentasikan masyarakat berpenghasilan rendah. Stratifikasi yang terbentuk tidak hanya didasarkan pada pendapatan, tetapi juga kepemilikan aset dan akses terhadap sumber daya. Temuan ini mengonfirmasi bahwa adanya ketimpangan multidimensi yang tajam dalam satu lokasi perkotaan yang sama.