Claim Missing Document
Check
Articles

DEVELOPMENT OF LEARNING MEDIA MATH SETS GAME BASED ON CONSTRUCT 2 WITH SCIENTIFIC APPROACH Dewi Savitri; Sri Sulasteri; Nur Yuliany
International Conference on Social and Islamic Studies Proceedings of the International Conference on Social and Islamic Studies (SIS) 2021
Publisher : International Conference on Social and Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to find out the quality of Math Sets Game learning media that have been developed from the perspective of validity, practicality, and effectiveness in mathematics subjects. This research is a type of Research and Development research with the model used is ADDIE (Analysis, Design, Development, Application, and Evaluation). Students of class X SMK Negeri 6 Makassar are the subject of trials in this study. The instruments used are validation sheets, observation sheets, response questionnaires, and learning results tests. The results showed the resulting learning media was valid, practical, and effective, with the average validity of Math Sets Game learning media and research instruments being in the highly valid category with a score of 4.3. Practically, with an average percentage of learners' response questionnaires 86.8% and teacher response questionnaires are 84%. Effectively, the average percentage of learners' learning completion is 89%.
Pengaruh Pemberian Reward Dan Punishment Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Sri Sulasteri; Elsa Triningsih; Ulfiani Rahman; Andi Sriyanti
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 3 No 1 (2019): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.187 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode pemberian reward dan punishment dengan model pembelajaran kooperatif terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 13 Makassar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi experimental design dengan desain nonequivalent kontrol group design. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan statistik infrensial. Pengujian hipotesis menggunakan uji Independent Sample t Test dan Mann Whitney Sample U Test. Hasil uji deskriptif menunjukkan besar peningkatan motivasi belajar matematika siswa setelah diberikan perlakuan sebesar Besar peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah diberikan perlakuan sebesar Hasil uji inferensial data motivasi belajar matematika menggunakan uji Mann Whitney Sample U Test, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata nilai peningkatan skor motivasi belajar matematika siswa antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Selanjutnya, hasil uji inferensial data hasil belajar matematika menggunakan uji Mann Whitney Sample U Test, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata nilai peningkatan hasil belajar matematika siswa antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Disimpulkan bahwa penggunaan metode pemberian reward dan punishment dengan model pembelajaran kooperatif berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 13 MakassarPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode pemberian reward dan punishment dengan model pembelajaran kooperatif terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 13 Makassar.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP ALJABAR PADA MATA KULIAH ALJABAR LINEAR ELEMENTER Adila Mufidah; Sri Sulasteri; Ahmad Farham Majid; Lisnasari Andi Mattoliang
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 1 No 1 (2019): MAY
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v1i1.11247

Abstract

AbstrakArtikel ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep mahasiswa berdasarkan indikator pemahaman matematis pada mata kuliah aljabar linear elementer materi ruang vektor, sub ruang vektor, dan vektor Euclidean. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian meliputi mahasiswa jurusan pendidikan matematika fakultas tarbiyah dan keguruan UIN Alauddin Makassar angkatan 2016 yang diduga mengalami kesulitan dalam memahami konsep pada mata kuliah aljabar linear elementer. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes diagnostik dan wawancara. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman mahasiswa jurusan pendidikan matematika UIN Alauddin Makassar angkatan 2016 dalam menyelesaikan soal aljabar linear elementer ditinjau dari indikator kemampuan pemahaman matematis, mahasiswa tergolong cukup mampu pada indikator: (1) pemahaman mampu menyatakan ulang sebuah konsep, (2) menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika, (3) menggunakan, memanfaatkan dan memilih prosedur tertentu, dan (4) mengaplikasikan konsep/algoritma ke pemecahan masalah. Namun, mahasiswa tergolong tidak mampu pada indikator kemampuan memberi contoh dan bukan contoh. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman konsep mahasiswa pendidikan matematika UIN Alauddin Makassar angkatan 2016 pada mata kuliah Aljabar Linear Elementer dalam konsep ruang vektor, sub ruang vektor, dan ruang vektor Euclidean, yaitu faktor internal: kurangnya minat belajar, kurang fokus dalam belajar, motivasi belajar rendah, konsentrasi belajar rendah, kemampuan mengingat rendah, dan kurang rasa percaya diri. Faktor eksternal, yaitu mahasiswa kurang memahami maksud soal, mahasiswa lupa konsep aksioma, mahasiswa tidak tahu konsep aksioma, penggunaan gadget selama proses pembelajaran, dosen kurang memperhatikan mahasiswa selama proses pembelajaran, dan tidak adanya buku pegangan mahasiswa. AbstractThis article aims to determine the ability to understand student concepts based on indicators of mathematical understanding in elementary linear algebra courses in vector space, sub vector spaces, and euclidean vectors. This research used desciptive qualitative approach. Research subjects included students majoring in mathematics education at the tarbiyah faculty and the UIN Alauddin Makassar class of 2016 who were suspected of having difficulty understanding concepts in linear elementary algebra courses. The research instruments used were diagnostic tests and interviews. Data analysis techniques are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the understanding ability of students majoring in mathematics education at UIN Alauddin Makassar class of 2016 in solving linear elementary algebra in terms of indicators of mathematical understanding ability, students classified as quite capable of indicators: (1) understanding is able to restate a concept, (2) present the concept in various forms of mathematical representation, (3) using, utilizing and choosing certain procedures, and (4) applying concepts / algorithms to problem solving. However, students are classified as not capable of the ability to set examples and not examples. The factors that influence the understanding of the concept of mathematics education student UIN Alauddin Makassar class of 2016 in the Linear Elementary Algebra in the concept of vector space, sub vector space, and Euclidean vector space, namely internal factors: lack of interest in learning, lack of focus in learning, motivation low learning, low concentration of learning, low ability to remember, and lack of confidence. External factors, namely students do not understand the purpose of the problem, students forget the concept of axioms, students do not know the concept of axioms, the use of gadgets during the learning process, lecturers pay less attention to students during the learning process, and the absence of student handbooks.
GEOGEBRA: SOFTWARE DALAM PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TRANSFORMASI GEOMETRI Nurul Hafidzah Jamaluddin; Sri Sulasteri; Andi Dian Angriani
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 2 No 1 (2020): MAY
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v2i1.13389

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengembangan dan kualitas bahan ajar berbasis GeoGebra pada materi transformasi geometri terhadap pemahaman konsep siswa kelas IX. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dikembangkan berupa bahan ajar berbasis GeoGebra pada materi transformasi geometri. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX-C SMP Negeri 1 Mangarabombang, Sulawesi Selatan. Hasil yang diperoleh adalah bahan ajar berbasis GeoGebra, angket respons siswa, lembar observasi kemampuan guru dan tes pemahaman konsep berada pada kategori valid, serta RPP, angket respons guru, lembar observasi aktivitas siswa dan lembar pengamatan keterlaksanaan bahan ajar berbasis GeoGebra berada pada kategori sangat valid. Bahan ajar yang dikembangkan dinyatakan praktis dengan melihat hasil analisis angket respons siswa dan angket respons guru positif, dan lembar keterlaksanaan bahan ajar untuk ketiga aspek berada pada kategori terlaksana seluruhnya. Keefektifan bahan ajar dilihat dari hasil analisis tes hasil belajar yang menunjukkan kategori baik. Demikian juga persentase aktivitas mahasiswa dan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran berada pada kategori sangat baik. Oleh karena itu, bahan ajar yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif. AbstractThe purpose of this study was to determine the process of development and quality of GeoGebra-based teaching materials on geometry transformation material on the concept of understanding of grade IX students. The type of research used is research and development with reference to the ADDIE development model, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The product developed in the form of GeoGebra-based teaching materials on geometry transformation material. Subjects in this study were students of class IX-C SMP Negeri 1 Mangarabombang, South Sulawesi. The results obtained are GeoGebra-based teaching materials, student response questionnaires, teacher ability observation sheets, and concept understanding tests are in the valid category, and RPP, teacher response questionnaires, student activity observation sheets and observations of the implementation of GeoGebra-based teaching materials are in the very valid category. The teaching material developed was declared practical by looking at the results of the analysis of the student response questionnaire and the teacher's questionnaire response that were, and the implementation sheet of teaching materials for all three aspects belonged to the overall implemented category. The effectiveness of teaching materials is seen from the results of the analysis of learning outcomes tests that show good categories. Likewise, the percentage of student activity and the ability of teachers to manage to learn is in the very good category. Therefore, the teaching materials developed are valid, practical, and effective.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS St. Hartina Anwar; Muhammad Rusydi Rasyid; Suharti Suharti; Sri Sulasteri
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 2 No 2 (2020): NOVEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v2i2.16264

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa buku ajar matematika berbasis multiple intelligences pada materi trigonometri untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X SMAN 3 Wajo dan mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefetifannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research & Development dengan mengacu pada model 4D yang terdiri dari Define, Design, Development dan Dissseminate. Produk yang dikembangkan berupa buku ajar berbasis multiple intelligences pada materi trigonometri yang diantaranya terdiri dari beberapa aspek multiple intelligences yaitu logis-matematis, visual-spasial, linguistik-verbal, interpersonal dan intrapersonal. Berdasarkan hasil ujicoba terbatas yang dilakukan, diperoleh bahwa (1) Buku ajar berbasis multiple intelligences dikembangkan dengan menggunakan model pengembangan 4D (define, design, development, dan disseminate), (2) Bahan ajar valid berdasarkan rata-rata penilaian hasil validasi buku ajar beserta instrumen lainnya adalah 4,17 dengan kategori sangat valid, (3) Praktis karena persentase rerata untuk respons siswa adalah 81,25% pada kategori positif dan persentase rerata respons guru adalah 92,50% pada kategori sangat positif, (4) Efektif karena rerata kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran ialah 4,28 berada pada kategori baik, persentase rata-rata aktivitas siswa adalah 64,53% berada pada kategori baik, dan persentase ketuntasan belajar siswa berada pada kategori tinggi yaitu 80,65%. Sehingga pengembangan bahan ajar berbasis multiple intelligences pada materi trigonometri di kelas X SMAN 3 Wajo sudah memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. AbstractThe study aims to develop teaching material in the form of mathematics textbook based on multiple intelligences in trigonometry material to improve critical thinking ability of class X students of SMAN 3 Wajo and to determine the level of validity, practicality, and effectiveness. The type of research used is Research and Development with reference to the 4D model which consists of Define, Design, Development, and Disseminate. The product developed is a textbook based on multiple intelligences on trigonometric material which includes several aspects of multiple intelligences, namely logical mathematical, visual-spatial, linguistic-verbal, interpersonal and intrapersonal. Based on the result of limited trials conducted, it was found that (1) Multiple intelligences based textbook were developed using the 4D development model (define, design, development, and disseminate), (2) Valid based on the average assessment of the validation results of the textbooks and other instruments is 4.17 in the very valid category, (3) Practical because the average percentage of student responses is 81.25% in the positive category and the average percentage of teacher response is 92.50% in the very positive category, (4) Effective because the teacher’s average ability in managing learning is 4.28 in the good category, the average percentage of student activity is 64.43% in the good category, and percentage of student learning completeness is in the high category, namely 80.65%. So, the development of teaching material based on multiple intelligences on trigonometric material in class X SMAN 3 Wajo has met the criteria of validity, practicality, and effectiveness.
STUDI PERBANDINGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE DENGAN TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA BERDASARKAN WAKTU BELAJAR SISWA Nurhikmah Nurhikmah; Thamrin Tayeb; Ridwan Idris; Nidya Nina Ichiana; Sri Sulasteri
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 3 No 1 (2021): MAY
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v3i1.21140

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis experimental semu dengan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Negeri Balang-Balang. Sampel yang diperoleh menggunakan simple random sampling technique yakni 36 siswa untuk kelas eksperimen pagi, 35 siswa untuk kelas eksperimen siang, 36 siswa untuk kelas kontrol pagi, dan 36 siswa pada kelas kontrol siang. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial dengan uji Anava 2 jalur. Berdasarkan analisis yang dilakukan pada data penelitian ini, diperoleh bahwa hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament yang ditinjau dari waktu belajar kelas eksperimen pagi dan siang diperoleh nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 51,73 menjadi 87,83 dan 48,3 menjadi 80,42 setelah diberikan posttest dengan peningkatan sebesar 36,1 dan 32,12, sedangkan hasil belajar matematika siswa dengan model pembelajaran kooperarif tipe Think Pair Share yang ditinjau dari waktu belajar pada kelas kontrol pagi dan siang diperoleh nilai rata-rata hasil belajar yang meningkat dari 52,67 menjadi 82,3 dan dari 47 menjadi 82,056 setelah diberikan posttest dengan peningkatan sebesar 29,63 dan 35,056. Selain itu, diperoleh bahwa rata-rata hasil belajar model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih baik daripada model pembelajaran kooperaatif tipe TPS berdasarkan waktu belajar. AbstractThis research is a quasi-experimental quantitative research with a nonequivalent control group design. The population of this study were students of class VIII MTs Negeri Balang-Balang. The sample was obtained using the simple random sampling technique, namely 36 students for the morning experiment class, 35 students for the afternoon experiment class, 36 students for the morning control class, and 36 students for the afternoon control class. The instrument used was a test of learning outcomes and documentation. Data were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis techniques with the 2-way Anava test. Based on the analysis carried out on the data of this study, it was found that the results of students' mathematics learning by applying the Team Games Tournament type cooperative learning model in terms of learning time in the experimental class in the morning and afternoon obtained an average value of learning outcomes increased from 51.73 to 87.83 and 48.3 to 80.42 after being given a posttest with an increase of 36.1 and 32.12, while the mathematics learning outcomes of students with the Think Pair Share cooperative learning model in terms of learning time in the control class morning and afternoon obtained an average value of Average learning outcomes increased from 52.67 to 82.3 and from 47 to 82.056 after being given the posttest with increases of 29.63 and 35.056. In addition, it was found that the average learning outcomes of the TGT type of cooperative learning model were better than the TPS type of cooperative learning model based on learning time.
ANALISIS KESULITAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL POKOK BAHASAN GARIS SINGGUNG LINGKARAN Feripadli Feripadli; Nursalam Nursalam; Sri Sulasteri; Suharti Suharti
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 3 No 2 (2021): NOVEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v3i2.24426

Abstract

AbstrakLatar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika peserta didik terhadap pokok bahasan garis singgung lingkaran di SMP Al-Islam Benteng Tellue. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan-kesulitan yang dialami peserta didik dalam menyelesaikan soal-soal pokok bahasan garis singgung lingkaran. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif yang dipadukan dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian yaitu sebanyak 10 orang peserta didik di kelas VIII SMP Al-Islam Benteng Tellue. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kesulitan-kesulitan yang dialami peserta didik dalam menyelesaikan soal-soal pokok bahasan garis singgung lingkaran yaitu kesulitan pemahaman maksud soal yang tergolong rendah; kesulitan pemahaman konsep yang tergolong tinggi; kesulitan proses perhitungan yang tergolong rendah. AbstractThe background of this research is the low achievement of students' mathematics learning outcomes on the subject of circle tangent at SMP Al-Islam Benteng Tellue. This study aims to determine the difficulties experienced by students in solving the tangents to circles. The research approach used is a qualitative approach combined with a descriptive type of research. The research subjects were 10 students in class VIII SMP Al-Islam Benteng Tellue. Data was collected using the test and interview methods. Data were analyzed descriptively. The results of the study indicate that the difficulties experienced by students in solving the questions of the tangent line of the circle are the difficulties in understanding the meaning of the questions are classified as low; the difficulty of understanding the concept is high; the difficulty of the calculation process is low.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Sistem Persamaan Linear Dua Variabel pada Siswa Kelas VIII SMP Ayu Lestari; Nursalam Nursalam; Sri Sulasteri; Andi Ika Prasasti Abrar
Alauddin Journal of Mathematics Education Vol 2 No 2 (2020): NOVEMBER
Publisher : Department of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ajme.v2i2.17365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar metematika siswa dalam bentuk soal cerita sistem persamaan linear dua variabel. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Duampanua Kabupaten Pinrang kelas VIII₁. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, pedoman wawancara, dan tes dalam bentuk soal cerita. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik observasi, tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan masih banyak siswa yang kesulitan dalam mengerjakan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel, yaitu (1) kesulitan tipe I dengan persentase 23% yakni kesulitan dalam menentukan apa yang diketahui dan ditanyakan dari soal, (2) kesulitan tipe II dengan persentase 30% yakni kesulitan dalam mengubah kalimat soal cerita menjadi kalimat matematika, dan (3) kesulitan tipe III dengan persentase 47% yakni kesulitan dalam melakukan operasi aljabar dan memberi kesimpulan. Data yang diperoleh menunjukkan penyebab siswa mengalami kesulitan diantaranya kurangnya pemahaman konsep, kurangnya konsep pemahaman operasi aljabar karena kurang latihan dan tidak mengulangi pelajaran di rumah, serta tergesa-gesa dan tidak teliti dalam menyelesaikan soal.
Pengaruh Minat dan Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Muslim Muslim; Ulfiani Rahman; Ridwan Idris; Ahmad Farham Majid; Sri Sulasteri
Alauddin Journal of Mathematics Education Vol 3 No 1 (2021): MAY
Publisher : Department of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ajme.v3i1.19256

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai dampak/pengaruh dari minat dan kemandirian peserta didik dalam belajar terhadap hasil belajar mereka. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Penentuan populasi menggunakan teknik sampling jenuh dan mengambil peserta didik kelas VIII yang berjumlah 96 orang sebagai populasi penelitian. Pelaksanaan penelitian dilakukan di SMP Negeri 1 Tombolo Pao dengan penggunaan instrumen berupa skala minat belajar, skala kemandirian, serta lembar dokumentasi. Data dianalisis secara statistik deskriptif dan inferensial (regresi ganda). Hasil analisis untuk minat dalam belajar dominan masuk dalam kategori tinggi. Pada kemandirian belajar dominan hasilnya masuk dalam kategori yang juga tinggi. Hasil belajar peserta didik dominan masuk dalam kategori yang sedang. Secara statistik inferensial hasilnya menunjukkan bahwa minat dan kemandirian dalam belajar berdampak yang bagus terhadap hasil belajar peserta didik dengan koefisien determinasinya sebesar 48.1%.
Pengaruh Penerapan Pendekatan Saintifik dalam Kurikulum 2013 terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Matematika Edy Arianto; St. Syamsudduha; Sri Sulasteri; Suharti Suharti; A Sriyanti
Alauddin Journal of Mathematics Education Vol 3 No 2 (2021): NOVEMBER
Publisher : Department of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ajme.v3i2.24760

Abstract

Penerapan pendekatan saintifik dalam kurikulum 2013 untuk melibatkan siswa dalam proses pembelajaran sehingga berpengaruh pada hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan santifik dalam Kurikulum 2013 terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah kuantitaif desain ex-post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMAN 1 Tamalatea Kab. Jeneponto dengan jumlah 132 siswa sedangkan sampelnya 40 siswa ynag diperoleh dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala penerapan pendekatan saintifik dalam kurikulum 2013 dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial yaitu regresi linear sederhana. Hasil analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk penerapan pendekatan saintifik diperoleh nilai rata-rata 73,83 berada pada kategori baik. Sedangkan hasil belajar matematika siswa diperoleh nilai rata-rata sebesar 78,39 berada pada kategori tinggi. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa thitung> ttabel (4,622 >2,024) yang berarti terdapat pengaruh positif penerapan pendekatan saintifik dalam kurikulum 2013 terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI IPS SMAN 1 Tamalatea Kab. Jeneponto.