Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nilai asmaul husna (al-quddus) dalam pendidikan Islam era society 5.0 Asep Syahrul Mubarok; Anis Hidayatul Imtihanah
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 11 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v11i2.5537

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk implementasi dari Asmaul Husna (Al Quddus) dalam kultur pendidikan di era 5.0. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif berupa studi kepustakaan. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah melalui pengumpulan data dari berbagai literatur yang kemudian dianalisa dan disimpulkan sebagai bentuk hasil kajian mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Asmaul Husna (Al-Quddus) dapat dimanifestasikan dalam Pendidikan Islam saat ini dalam bentuk Tazkiah al-Nafs. Pendidikan Islam di era Society 5.0 saat ini, hendaklah hadir untuk membina peserta didik agar menjauhkan diri dari sifat-sifat tercela dan menghadirkan sifat-sifat terpuji dalam kehidupan sehari-hari terutama kehidupan masa kini yang berbasis teknologi. Sehingga dengan demikian, akan terbentuk manusia yang berjiwa suci dan berakhlak mulia, baik terhadap Allah, sesama manusia dan lingkungan sekitar maupun diri sendiri. Kata kunci: Asmaul Husna, Pendidikan, Pendidikan Islam, Society 5.0
Pendampingan Praktik Ibadah Haji Berbasis PBL bagi Mahasiswa di Perguruan Tinggi Indonesia dan Thailand Eneng Muslihah; Hasbullah, Hasbullah; Usman Ismail; Ilzamudin Ma’mur; Asep Syahrul Mubarok
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1753

Abstract

Ibadah haji bukan hanya sekadar kewajiban religius, tetapi juga menjadi pengalaman spiritual yang mendalam dan transformatif bagi pemeluknya dan memerlukan persiapan yang sangat matang. Kenyataannya, tidak semua umat muslim memiliki pengetahuan yang cukup, sehingga mengalami kendala ketika hendak menjalankan ibadah haji. Dalam hal ini, mahasiswa merupakan elemen penting dan memiliki posisi yang strategis dalam upaya edukatif di masyarakat. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktik serta menjadi solusi bagi kebutuhan mahasiswa yang memerlukan bimbingan haji secara langsung. Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjalankan ibadah haji secara mandiri dan penuh penghayatan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode Participation Action Research (PAR). Metode ini di pilih untuk membentuk pemahaman peserta yang baik serta sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mereka. Program dilaksanakan dalam bentuk pendampingan dan pelatihan. Partisipan dalam kegiatan ini adalah mahasiswa di dua perguruan tinggi yakni Perguruan Tinggi Darul Ma’arif Pattani Thailand dan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini telah berjalan dengan baik. Penggunaan model pembelajaran berbasis praktik (practice based learning) dalam program pengabdian ini telah menunjukkan hasil capaian yang signifikan. Peserta pendampingan berhasil menunjukkan capaian yang baik dalam aspek teoritis maupun aplikasinya pada simulasi praktik ibadah haji. Penggunaan teknologi yang lebih canggih serta pengembangan materi dapat digunakan untuk pelaksanaan program serupa yang lebih baik.