Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN DEEP LEARNING UNTUK MEMPREDIKSI LUARAN FUNGSIONAL PADA STROKE ISKEMIK : TINJAUAN SISTEMATIS Rahima, Shahifa Audy; Handoko, Eko Aprilianto; Alami, Eqiel Navadz Akthar; Sari, Putri Fortuna; Rahmania, Dita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.56024

Abstract

Stroke iskemik merupakan penyakit dengan prevalensi, mortalitas, dan morbiditas yang tinggi, sehingga ketepatan serta kecepatan prediksi luaran sangat penting dalam mendukung pengambilan keputusan klinis dan manajemen pasien. Perkembangan metode deep learning (DL) sebagai bagian dari kecerdasan buatan memanfaatkan jaringan saraf tiruan untuk mempelajari pola kompleks dari kumpulan data berskala besar secara otomatis. Pendekatan ini memungkinkan peningkatan akurasi diagnostik berbasis computer-aided diagnosis (CAD) serta prediksi luaran fungsional secara lebih presisi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja deep learning dalam menilai luaran fungsional pada stroke iskemik. Tinjauan sistematis dilakukan mengikuti pedoman PRISMA dengan penelusuran literatur pada periode 2015–2025. Kualitas metodologis dan risiko bias studi dinilai menggunakan instrumen ROBINS-I versi 2, sedangkan performa prediktif dianalisis berdasarkan indikator seperti Area Under the Curve (AUC), F1 Score, dan metrik relevan lainnya. Dari total 146 publikasi yang teridentifikasi, delapan studi memenuhi kriteria inklusi dengan risiko bias yang umumnya rendah. Hasil analisis menunjukkan performa prediktif yang baik, dengan nilai AUC tertinggi mencapai 0,91 dan terendah 0,71. Beberapa studi juga melaporkan akurasi yang tinggi berdasarkan F1 Score (hingga 0,79) dan nilai recall yang memadai. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa deep learning merupakan pendekatan yang menjanjikan dan berpotensi menjadi strategi inovatif dalam penilaian luaran fungsional pada pasien stroke iskemik.
Kista Arachnoid Besar dengan Gangguan Kognitif tanpa Defisit Fokal: Laporan Kasus Rahima, Shahifa Audy; Sumada, I Ketut; Yuliani, Desie; Jayanthi, Ni Made Kurnia Dwi; Gondowardaja, Yoanes
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1110

Abstract

Pendahuluan: Kista arachnoid merupakan lesi kistik non-neoplastik berisi cairan menyerupai cairan serebrospinal yang terletak di antara lapisan membran arachnoid. Sebagian besar bersifat jinak dan sering ditemukan secara insidental. Pada sebagian kecil kasus, kista dapat berkembang menjadi sangat besar dan menimbulkan efek massa pada jaringan otak di sekitarnya. Presentasi Kasus: Seorang perempuan muda mengeluh nyeri kepala hebat yang awalnya dirasakan sejak sekitar 4 bulan sebelumnya, dengan pola hilang-timbul dan semakin memberat. Nyeri kepala disertai mual dan muntah 1 kali. Pasien juga mengalami kesulitan berkonsentrasi dan penurunan daya ingat sejak 1 bulan terakhir. Pada pemeriksaan neurologis tidak ditemukan defisit fokal. Pemeriksaan kognitif menggunakan MoCA-INA menunjukkan skor 19/30 yang mengarah pada gangguan kognitif. CT scan kepala tanpa kontras menunjukkan lesi hipodens yang menyerupai cairan serebrospinal di regio fronto-parieto-temporal kiri dengan efek massa, sesuai dengan kista arachnoid intrakranial besar. Pasien menjalani tindakan cystoperitoneal shunt dan pada evaluasi pascaoperasi keluhan nyeri kepala telah menghilang. Simpulan: Kista arachnoid besar merupakan kondisi yang jarang dan dapat memberikan manifestasi minimal tanpa defisit neurologis fokal, namun disertai gangguan fungsi kognitif.