Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Optimized Purification of CIDRα-PfEMP1 Plasmodium falciparum Recombinant Protein with Affinity Chromatography Alami, Eqiel Navadz Akthar; Sulistyaningsih, Erma; Kusuma, Irawan Fajar; Rachmania, Sheilla
Jurnal ILMU DASAR Vol 23 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jid.v23i2.24127

Abstract

Interaction of Cysteine-rich Interdomain Region (CIDR)α-Plasmodium falciparum Erythrocyte Membrane Protein (PfEMP1) and Endothelial Cell Receptors especially CD36 on host cells is main malaria pathogenesis, makes this domain as a malaria vaccine candidate. Recently, the development of the malaria vaccine is conducted by recombinant technology, and the purification of the CIDRα-PfEMP1 recombinant protein is a pivotal step. This study aimed to determine an optimal condition to purify the CIDRα-PfEMP1 recombinant protein by affinity chromatography through imidazole and NaCl concentration. The purified recombinant protein was visualized using SDS-PAGE and its concentration was measured using Image J software and Bradford Assay. The data were analyzed using SPSS 26 software, and the Paired T-Test analysis was conducted to compare the concentration of purified recombinant protein from two different methods. The result showed that thetarget band of purified recombinant protein was 27 kDa. The thickest target protein band was observed in purified recombinant protein using 140 mM imidazole and 300 mM NaCl. The recombinant protein concentration using Image J software was 0.025 µg/µL, while the Bradford Assay was 0.56 µg/µL. The Paired T-Test analysis has a significance value of 0.010 (p<0.05), meaning there was a significant difference between the concentration measurement using Image J software and Bradford Assay. In conclusion, the optimized condition to purify the CIDRα-PfEMP1 recombinant protein by affinity chromatography was using 140 mM imidazole and 300 mM NaCl. It is suggested to measure the purified CIDRα-PfEMP1 recombinant protein concentration using the Bradford Assay method due to its convenience and sensitivity.
KNOWLEDGE LEVEL ON PREGNANT WOMEN ABOUT DANGER SIGNS OF PREGNANCY IN THE NGRAMBE COMMUNITY HEALTH CENTER, NGAWI REGENCY Wibowo, Muhammad Farhan; Alami, Eqiel Navadz Akthar; Hidayat, Agung Wahyu
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i2.7018

Abstract

Indonesia is a country with the highest Maternal Mortality Rate (MMR) in Southeast Asia. Ngawi Regency itself still had high maternal mortality rate that recorder six pregnant women died in 2023, so this is still a concern for the local Ngawi Regency Government. Knowledge is one of many factors that influences the occurrence of maternal mortality in Indonesia. This study is descriptive and aims to evaluating level of knowledge about danger sign in pregnancy on maternal in Ngrawe district, Ngawi. The data used were primary data obtained from pretest and posttest using a questionnaire. The results of pretest were in the sufficient category on 18 samples (45%), 5 samples (12.5%) in poor category, and 17 others samples (42 .5%) in good category. And the postetst showed good result that all samples were able to answer all research questionnaire questions with correct answers The conclusion of this study is that knowledge is main factor to improve good labour in maternal and decrease MMR.
EARLY EXTRAVENTRICULAR DRAINAGE TO IMPROVING FUNCTIONAL OUTCOME ON ACUTE VIRAL OTOGENIC MENINGOENCEPHALITIS ACCOMPANIED WITH HYDROCEPHALUS IN YOUNG ADULT: RARE COMPLICATION OF OTITIS MEDIA- A CASE REPORT Alami, Eqiel Navadz Akthar; Handoko, Eko Aprilianto; Taufiq, Kamilka; Hakiim, Arsyzilma; Sari, Putri Fortuna
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49885

Abstract

Salah satu kemungkinan komplikasi meningensefalitis adalah hidrosefalus. Drainase ekstraventrikular secara dini membantu meningkatkan luaran klinis pasien dan dapat digunakan untuk mengevaluasi cairan serebrospinal berulang dan mengendalikan tekanan intrakranial. Seorang laki laki muda berusia 24 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri kepala yang memberat sejak 2 hari lalu. Keluhan disertai dengan leher kaku dan demam sejak 4 hari lalu. Pasien memiliki riwayat sakit telinga kiri sejak 1 minggu lalu. Pasien juga sulit fokus ketika diajak berkomunikasi dan gelisah. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 139/80 mmHg, nadi 91x/menit, suhu 39,5°C, dan saturasi oksigen (SpO2) 97%. Status lokalis auricula sinistra terdapat pus berwarna kuning jernih disertai nyeri tarik tragus.  Pemeriksaan neurologis menunjukkan GCS 335, tanda meningeal (+), VAS 8-9. Pemeriksaan laboratorium awal menunjukkan Leukosit 21.610 sel/uL; Monosit 2.060 sel/uL; neutrofil 17.390 sel/uL, gula darah acak 193 mg/dL, HIV (-), dan DNA MTB (-). Pemeriksaan CT Scan Kepala dengan kontras menunjukkan kesan encephalitis/meningoencephalitis dengan komplikasi hydrocephalus comunican. Pasien didiagnosis dengan meningensefalitis dengan hydrocephalus dan direncakaan Extraventricular Drainage (<24 jam) serta pemeriksaan LCS. Dari hasil pemeriksaan LCS didapatkan warna jernih, Nonne apelt (+), dan pandy (+). Pasien diberikan terapi steroid, antivirus, antibitoik spektrum luas, analgesik, dan antipsikosis. Pasien menunjukkan perbaikan kondisi klinis setelah 6 hari perawatan. Kasus ini relatif jarang, terutama pada komplikasi otitis media yang menyebabkan meningoensefalitis dan hidrosefalus komunikans pada pasien dewasa muda. EVD dini dan pengobatan spesifik tampaknya meningkatkan luaran klinis.
PENGGUNAAN DEEP LEARNING UNTUK MEMPREDIKSI LUARAN FUNGSIONAL PADA STROKE ISKEMIK : TINJAUAN SISTEMATIS Rahima, Shahifa Audy; Handoko, Eko Aprilianto; Alami, Eqiel Navadz Akthar; Sari, Putri Fortuna; Rahmania, Dita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.56024

Abstract

Stroke iskemik merupakan penyakit dengan prevalensi, mortalitas, dan morbiditas yang tinggi, sehingga ketepatan serta kecepatan prediksi luaran sangat penting dalam mendukung pengambilan keputusan klinis dan manajemen pasien. Perkembangan metode deep learning (DL) sebagai bagian dari kecerdasan buatan memanfaatkan jaringan saraf tiruan untuk mempelajari pola kompleks dari kumpulan data berskala besar secara otomatis. Pendekatan ini memungkinkan peningkatan akurasi diagnostik berbasis computer-aided diagnosis (CAD) serta prediksi luaran fungsional secara lebih presisi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja deep learning dalam menilai luaran fungsional pada stroke iskemik. Tinjauan sistematis dilakukan mengikuti pedoman PRISMA dengan penelusuran literatur pada periode 2015–2025. Kualitas metodologis dan risiko bias studi dinilai menggunakan instrumen ROBINS-I versi 2, sedangkan performa prediktif dianalisis berdasarkan indikator seperti Area Under the Curve (AUC), F1 Score, dan metrik relevan lainnya. Dari total 146 publikasi yang teridentifikasi, delapan studi memenuhi kriteria inklusi dengan risiko bias yang umumnya rendah. Hasil analisis menunjukkan performa prediktif yang baik, dengan nilai AUC tertinggi mencapai 0,91 dan terendah 0,71. Beberapa studi juga melaporkan akurasi yang tinggi berdasarkan F1 Score (hingga 0,79) dan nilai recall yang memadai. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa deep learning merupakan pendekatan yang menjanjikan dan berpotensi menjadi strategi inovatif dalam penilaian luaran fungsional pada pasien stroke iskemik.