Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGEMBANGAN DAN PENINGKATAN FUNGSI PERALATAN PERTUKANGAN DI WAN PERABOT TARANTANG, KECAMATAN HARAU 50 KOTA Zulhelman, Zulhelman; Nofrial, Nofrial; Juanda, Antoni; Kurniawan, Riski Rahmat
Batoboh Vol 1, No 1 (2016): Batoboh -Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v1i1.137

Abstract

Pengabdian ini bertujuan memberikan pengetahuan dan ketrampilan, padapemilik dan karyawan Wan Perabot dalam pengembangan dan peningkatan, serta penambahan fungsi peralatan masinal pertukangan kayu. Wan Perabotmemproduksiperabotan rumah tangga meja, kursi, almari, tempat tidur, kusen, pintu, jendela dan perabotan lainnya.Usaha ini sudah berdiri sejak 15 tahun yang lalu, dan mempunyai prospek usaha yang bagus, dimana pesanan perabotan dari konsumen yang tidak pernah terhenti. Dalam proses produksi masih terkendala dalam hal peralatan masinal, yang jumlahnya masih terbatas. Sehingga proses produksi menjadi lama, serta pada produk minim variasi. Pengabdian menggunakan metode ceramah, demontrasi dan praktek, serta tanya jawab. Ceramah digunakan untuk menyampaikan pengetahuan secara umum tentang teknik pengembangan dan peningkatan serta penambahan fungsi peralatan. Demonstrasi digunakan untuk memberikan keterampilan langsung mengenai proses modifikasi fungsi peralatan. Tanya jawab digunakan untuk melengkapi hal-hal yang belum terakomodasi oleh kedua metode di atas.Peralatan masinal yang telah dikembangkan dan ditingkatkan fungsinya adalah Circular saw menjadi table saw dengan fungsi sama dengan layaknyatable saw. Kedua adalah ketam tangan menjadi ketam meja, yang fungsinyajuga sama dengan ketam meja. Serta yang ketiga adalah bor tangan menjadi mesin bubut, dan mesin amplas.
PEMANFAATAN SERBUK GERGAJI MENJADI PRODUK KERAJINAN DI WAN PERABOT, TARANTANG KECAMATAN HARAU, 50 KOTA Nofrial, Nofrial; Wahyono, Wahyono; Kurniawan, Riski Rahmat
Batoboh Vol 1, No 2 (2016): Batoboh -Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v1i2.153

Abstract

Pengabdian bertujuan memberikan ketrampilan pemanfaatan serbuk gergaji menjadi benda-benda kerajinan, produk cendramata dan aksesoris kepada pemilik Wan Perabot.Wan Perabot memproduksiperabotan rumah tangga meja, kursi, almari, tempat tidur, kusen, pintu, jendela dan perabotan lainnya.Proses produksi dalam pengolahan kayu, memotong, membelah dan tahapan lainnya menghasilkan limbah serbuk gergaji. Pengabdian menggunakan metode ceramah, demontrasi, serta tanya jawab. Ceramah menyampaikan pengetahuan teknik pengolahan bahan limbah gergaji, pembuatan desain, cetakan produk hingga finishing. Demontrasi memberikan keterampilan proses pengolahan bahan dan pembuatan produk bahan baku serbuk gergaji, serta peralatan dalam pembuatan produk. Tanya jawab digunakan untuk melengkapi hal-hal yang belum terakomodasi oleh kedua metode di atas. Hasil pelatihan berupa pembuatan mainan gantungan kunci, boneka Horta serta hiasan dinding. Kata Kunci: Serbuk Gergaji dan Produk Kerajinan.
KREASI KALIGRAFI ASMA’UL HUSNA PADA KRIYA KAYU Ahmad rivaldi, Ahmad Rivaldi; nofrial, nofrial; Ferawati, Ferawati; zam, riswel
Relief : Journal of Craft Vol 4, No 2 (2025): Relief: Journal of Craft
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/relief.v4i1.5375

Abstract

 ABSTRAKKarya ini mengangkat kreasi kaligrafi Asma’ul Husna pada kriya kayu dengan menggunakan khat Tsuluth. Asma’ul Husna, yang terdiri dari 99 nama-nama Allah, mengandung makna yang sangat dalam, mencerminkan sifat-sifat Tuhan yang Maha Esa. Setiap nama dalam Asma’ul Husna mengandung pesan spiritual yang dapat menjadi petunjuk hidup bagi umat manusia. Pemilihan kayu sebagai media dalam pembuatan karya ini memberikan sentuhan alami yang memperkaya dimensi estetika dan filosofi yang terkandung dalam setiap nama Allah. Gaya khat Tsuluth dipilih karena memiliki karakteristik goresan yang elegan dan melengkung, yang mampu menggambarkan keindahan serta kebesaran Tuhan dengan cara yang dinamis namun terstruktur. Karya ini tidak hanya berfokus pada nilai estetika, tetapi juga mengajak penikmat untuk merenungkan makna spiritual dari setiap nama Allah yang ditulis.  Penciptaan karya ini menggunakan teori fungsi, dan teori estetis. Metode penciptaan karya seni melalui tiga tahap, tahap eksplorasi dengan mencari referensi melalui studi pustaka maupun lapangan. Tahapan perancangan dengan membuat gambar rancangan melalui gambar sketsa alternatif dan desain gambar. Tahap perwujudan menggunakan bahan kayu surian, dengan teknik ukir pahat ketinggian sedang, dan finishing menggunakan tinta printer yang dilapis memakai melamin lack clear doff dan penyajian karya merupakan metode yang digunakan dalam mengenalkan hasil karya seni kepada masyarakat luas sebagai media dakwah. Karya berupa kaligrafi dua dimensi, yang diciptakan sebanyak tujuh karya, yaitu: Al Hakiim, Al Wadud, Al Kariim, Ar Rahman, Al Lathiif, Ar Rahiim, dan Al Wakiil.     
Penerapan Teknologi Rocket Stove untuk Mengurangi Polusi Pembakaran Sampah di Kampung Merangkai Pradipa, Raditya; Gunawan, Rahmad; Alfiah Insani Amin, Andi Nur; Yuliskania, Aisyara; Tania, Manzilah Ditiara; Harmawan, Muhamad Rizki; Jasmin, Muhammad Iqbal; Nugroho, Altaric; Fadilla, Niken Rahma; Vania, Azra Gusti; Avicenna, Achyar Zein; Nofrial, Nofrial; Razkia, Binta; Nadira, Besti Zahratul
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 9 No. 3 (2025): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v9i3.10343

Abstract

Ineffective plastic waste management remains a significant problem in rural communities, particularly due to traditional burning practices that generate air pollution, odors, and health risks. The Muhammadiyah ‘Aisyiyah Community Service Program (KKNMAs) in Merangkai Village, Dayun District, Siak Regency aimed to provide an alternative solution through the application of appropriate technology in the form of a rocket stove. The implementation method consisted of preparation (literature study, field observation, and design), execution (socialization, construction of a rocket stove unit, and technical training), and evaluation (monitoring, interviews, and design improvements). The results indicated that the rocket stove reduced smoke and odor emissions by 60–80% compared to traditional burning, improved efficiency in processing dry waste, and encouraged active community participation in environmental management. Success factors included technology design, support from local government, and community awareness, although the limited number of units remained a challenge. This program demonstrated that rocket stove technology offers a sustainable small-scale waste management solution with potential replication in other rural areas.