Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdiraja

PENDAMPINGAN RAGAM PRODUK OLAHAN BERBAHAN DASAR IKAN DI DESA PAGAR BATU Syahril Syahril; Syaiful Anwar; Moh. Kurdi
Jurnal ABDIRAJA Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v3i2.901

Abstract

Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan menciptakan produk olahan berbahan dasar ikan seperti sosis dan nugget, memasarkan produk olahan berupa sosis dan nugget kesemua lapisan masyarakat, menciptakan peluang pasar dan meningkatkan nilai tambah serta daya jual ikan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama delapan bulan bersama kedua mitra, mitra pertama yang berlokasi di desa Pagar Batu Kec. Saronggi yaitu KWT “Bunga Seroja”. Metode dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan penyuluhan kepada mitra tentang olahan ikan menjadi produk yang dapat bersaing dengan membaca peluang pasar, Memberikan demonstrasi/praktek pengolahan ikan menjadi makanan (sosis dan nugget) dengan inovasi. Melalui Program pengabdian, maka yang diharapkan adalah sebagai berikut: (1) Terampilnya untuk dalam pembuatan olahan berbahan dasar ikan dalam kemasan yang menarik, (2) Produk yang dihasilkan adalah dalam produk sosis dan nugget dalam kemasan menarik (siap dipasarkan), (3) Peningkatan penjualan sosis dan nugget. Proses penyampaian materi memanfaatkan alat peraga. Sedangkan proses praktek memanfaatkan teknologi peralatan yang telah diadakan. Sementara teknik pendampingan dan arah program pengabdian melibatkan kelompok mitra. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa capaian program utama dan program pengabdian pada Kelompok Wanita Tani Bunga Seroja Desa Pagar Batu Kecamatan Saroggi Kabupaten Sumenep pengabdian dapat dilaksanakan dan terealisasi dengan baik sesuai dengan rencana dan kesepakatan semua pihak. Hasil evaluasi tingkat pemahaman tentang penguasaan materi pengabdian diperoleh hasil bahwa masyarakat sekitar 87 % terjadi peningkatan wawasan, pengetahuan dan pemahaman tentang penerapan ilmu dan teknologi dalam diversifikasi produk pengolahan hasil perikanan yakni nugget dan sosis.
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN WIRAUSAHA BAGI SANTRI PONDOK PESANTREN DI PONDOK PESANTREN MODERN AL-ITTIHAD Bambang Hermanto; Syahril Syahril; Moh. Kurdi
Jurnal ABDIRAJA Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v3i2.902

Abstract

Selain pendidikan formal yang diwajibkan kepada santri, mereka juga diberikan pelatihan keterampilan seperti melukis, kaligrafi, dan pengolahan makanan. Meskipun dalam keadaan terbatas sarana dan prasarana yang tersedia, semangat pengurus pondok dan santri sangat tinggi dalam mengembangkan potensi diri, baik keterampilan seni maupun keterampilan pengolahan makanan dari bahan baku ikan. Dengan keadaan bahan baku yang sangat melimpah karena terletak di daerah kepulauan, hal sangat memudahkan untuk melakukan kegiatan pengolahan ikan. Setiap orang maupun lembaga didunia ini tidak ada yang bisa sendiri baik untuk memenuhi kebutuhan sehari maupun keperluan yang lain. Oleh karena itu, perlu adanya jalinan kerjasama dengan lembaga lain baik dari segi pendidikan maupun untuk meningkatkan kemandirian, kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan. Dengan masih menggunakan cara pengolahan ikan yang masih sangat sederhana, maka diperlukan penanganan, pengetahuan dan terknologi yang baik. Maka perlu adanya pelatihan kewirausahaan dan pengolahan bagi santri. Dengan memanfaatkan teknologi modern pengolahan ikan dan pemberian pelatihan kepada santri sampai pada proses pemasaran, diharapkan mantu memberikan nilai tambah dan membantu kegiatan lebih optimal, dengan harapan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara luas. Selain itu, untuk miningkatkan harga jual dan daya simpan. Kegiatan Pelatihan Kewirausahaan bagi Santri Yayasan Pondok Pesantren Modern Al-Ittihad secara umum berlangsung dengan baik, hal ini ditunjukkan dengan tumbuhnya spirit, motivasi, dan kreativitas mahasiswa yang menjadi santri di Yayasan Pondok Pesantren Modern Al-Ittihad untuk menggali ide potensi usaha serta dapat menyusun business plan usaha baru yang akan dikembangkan oleh mahasiswa yang menjadi santri di Yayasan Pondok Pesantren Modern Al-Ittihad
PEMBERDAYAAN UMKM DI KECAMATAN RA’AS MELALUI PENDAMPINGAN STANDARISASI PRODUK DAN KEMASAN Anik Anekawati; Roos Yuliastina; Isdiantoni Isdiantoni; Syahril Syahril; Edy Purwanto; Mohammad Hidayaturrahman
Jurnal ABDIRAJA Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v4i1.1273

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini berupaya meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola produk yang dihasilkan menjadi produk unggulan Kecamatan Ra’as. Kegiatan ini melakukan pendampingan standarisasi mutu produk, inovasi produk, perbaikan pengemasan, branding dan pemasaran, serta pembentukan kelompok usaha bersama untuk meningkatkan kemampuan daya tawar pasar. Metode pelaksanaannya terdiri dari 4 tahapan yakni (1). Survey UMKM di Kecamatan Ra’as di 9 desa; (2) Focus Group Discussion (FGD); (3) Pelatihan dan pendampingan UMKM; (4). Monitoring pasca pendampingan. Hasil survei menunjukkan bahwa terdapat 113 UMKM yang tersebar di 9 desa Kecamatan Ra’as. Jumlah tersebut terdiri dari 78 UMKM yang bergerak di bidang makanan atau minuman dan 35 di bidang kerajinan. Hasil kegiatan FGD adalah mengklarifikasi hasil survei UMKM dan menentukan produk unggulan. Hasil pelatihan dan pendampingan UMKM antara lain standarisasi produk ikan kering, standarisasi kemasan, pembuatan merek dan logo, pelatihan diversifikasi produk baru dari bahan jagung lokal, pelatihan pemasaran online, dan sosialisasi desain awal marketplace.