Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Juripol

Aspek Hukum Tentang Perlindungan Terhadap Deposan Atas Deposito Berjangka Berdasarkan UU No. 10 Tahun 1998 yopiza, yopiza; syafitri, isdiana; Ramadhani, putri
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 7 No. 1 (2024): Juripol (Jurnal Institusi Polgan)
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpanan deposito berjangka, saat ini banyak dijadikan sebagai salah satu cara alternatif dalam menyimpan uang. Selain aman, deposan juga dapat menerima bunga dari dana yang disimpan secara rutin sesuai dengan jangka perjanjian. Sedangkan disisi perbankan dana yang masuk dapat di olah dan digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat. Oleh karena itu, untuk memupuk kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan perlu diambil langkah-langkah perjanjian untuk melindungi kepentingan mereka agar dana deposito berjangka yang disimpan di suatu bank dijamin akan aman dari segala resiko yang timbul di kemudian hari dengan adanya perjanjian dari aspek hukum. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka yang memberikan referensi yang jelas dan tepat dalam melakukan penelitian. Penelitian ini, menghasilkan beberapa kebijakan pemerintah dalam menjamin pengembalian deposito berjangka. Perlindungan secara imlisit berdasarkan undang-undang No.10 tahun 1998. Dengan kesimpulan bahwa adanya perjanjian mengikat antara kedua pihak baikpenyimpan dana (deposan) dan pihak bank penyimpan dana (depsitoris) yang diatur dalam Pasal 1338 KUHP Perdata.
Penerapan Prinsip Strict Liability terhadap Pengembang Perumahan dalam Perjanjian Baku Studi Perbandingan dengan Decennial Liability Prancis Dewi, Atika Sandra; Syafitri, Isdiana; Husni , Muhammad
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 9 No. 1 (2026): Juripol (Jurnal Institusi Polgan)
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sengketa antara konsumen dan pengembang perumahan di Indonesia akibat lemahnya efektivitas mekanisme pertanggungjawaban hukum yang masih bertumpu pada pembuktian kesalahan (fault liability). Konsumen sering dirugikan akibat cacat bangunan, keterlambatan serah terima, serta kegagalan fungsi rumah sebagai produk konstruksi, namun menghadapi hambatan pembuktian teknis dan ketimpangan posisi tawar. Penelitian ini menganalisis kemungkinan penerapan prinsip strict liability (tanggung jawab mutlak) terhadap pengembang perumahan sebagai bentuk penguatan perlindungan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan hukum. Hasil penelitian menunjukkan prinsip strict liability belum diatur secara eksplisit dalam hukum perumahan Indonesia. Prinsip ini lahir dari Undang-Undang Perlindungan Konsumen serta produk liability. Penerapan strict liability terhadap produk konstruksi perumahan masih relevan untuk menjamin kepastian hukum dan keadilan bagi konsumen