Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Science: Indonesian Journal of Science

Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi pada Remaja di SMAN 20 Jakarta Hasanah, Nurul Uswatun; Hamal, Dian Kholika
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.172

Abstract

Masa remaja adalah masa peralihan yang ditandai oleh berbagai perubahan, termasuk status gizi. Di SMAN 20 Jakarta, 35% remaja mengalami gizi lebih, 4% obesitas, 30% gizi kurang, 12% gizi buruk, dan 19% memiliki status gizi normal. Tujuan: mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan status gizi. Metode penelitian tahun 2024 ini menggunakan pendekatan kuantitatif cross-sectional dengan 100 sampel dari 525 siswa. Teknik pengambil sampel menggunakan purposive sampling. Hasil analisis univariat menunjukkan 56% remaja memiliki status gizi tidak normal, (71%) body image negatif, (67%) aktivitas fisik rendah, serta asupan energi (60%), lemak (66%), protein (61%), dan karbohidrat (58%)tidak normal. Analisis bivariat menemukan hubungan signifikan antara body image, aktivitas fisik, asupan energi dan zat gizi makro dengan status gizi (p<0,05), namun tidak dengan pengetahuan gizi (p≥0,05). Saran, disarankan untuk meningkatkan edukasi gizi melalui pelajaran olahraga atau biologi dan mendorong konsumsi makanan seimbang.
Tingkat Stres Sebagai Faktor Risiko Gangguan Siklus Menstruasi pada Siswi SMA di Wilayah Jakarta Selatan Tahun 2024 Harfiyah, Sifa; Hamal, Dian Kholika; Musniati, Nia
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.108

Abstract

Menstruasi merupakan fase hidup yang dialami remaja perempuan, dengan pola siklus yang pasti (normal) atau di beberapa kasus dengan pola siklus tidak normal. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain cross-sectional, serta uji analisis chi-square. Populasi penelitian merupakan siswi di salah satu SMA wilayah Jakarta Selatan dengan jumlah 61 orang, sejalan dengan jumlah sampel yang ditetapkan yang mengadaptasi total sampling. Variabel dependen pada penelitian ini adalah siklus menstruasi dan variabel independen ialah tingkat stres. Hasil uji statistik chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat stres (p-value = 0,018) dengan siklus menstruasi. Maka saran untuk pihak sekolah ialah melakukan penyuluhan mengenai menstruasi dengan tenaga kesehatan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang sehat baik secara jasmani, mental, dan rohani.
Pengetahuan, Aktivitas Fisik, dan Asupan Zat Gizi (Energi, Karbohidrat, Lemak, Vitamin C, Kalsium) Sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi remaja Irhamna, Irhamna; Hamal, Dian Kholika
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i3.139

Abstract

Remaja yang berpeluang memiliki permasalahan status gizi, asupan zat gizi yang tidak seimbang antara energi masuk dengan pengeluaran energi berupa aktivitas fisik merupakan salah satu penyebab masalah gizi. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat hubungan pengetahuan, aktivitas fisik, dan asupan zat gizi dengan status gizi remaja kelas XI dan XII di SMA Muhammadiyah 4 Jakarta Timur. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional menggunakan teknik sampling Proportionate Stratified Rendom Sampling. Sampel yang diperoleh dari siswa/siswi kelas 11 dan 12 sebanyak 216 orang. Variabel yang diteliti yaitu status gizi, asupan zat gizi, aktivitas fisik, pengetahuan gizi, dan kebiasaan sarapan. Peneliti memanfaatkan data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square . Terdapat 50,5% responden memilliki status gizi normal. Hasil bivariat menunjukkan adanya hubungan pada variabel pengetahuan gizi (p=0,038), aktivitas fisik (p=0,000), dan asupan energi (p=0,000), karbohidrat (p=0,000), lemak (p=0,003), vitamin C (p =0,017), kalsium (p=0,000) dengan status gizi remaja. Peneliti menyarankan agar pihak sekolah melakukan pembelajaran terkait kebiasaan sarapan pagi sehingga proses pembelajaran berjalan dengan baik dan untuk memenuhi kebutuhan asupan zat gizi.
Tingkat Stres dan Aktivitas Fisik Sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri Rizki Azzahra, Tiara; Hamal, Dian Kholika
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 4 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i4.175

Abstract

Remaja menghadapi berbagai permasalahan yang kompleks, terutama saat mengalami masa transisi yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Perubahan-perubahan ini dapat membuat remaja terlihat emosional tidak stabil dan berpotensi mempengaruhi gangguan pada siklus menstruasi mereka. Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan siklus menstruasi pada remaja. Metode : Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jenis penelitian kuantitatif. Menggunakan data primer seperti wawancara dan lembar observasi. Sampel pada penelitian ini sebanyak 196 siswi dari total populasi. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan Uji chi square. Hasil : Berdasarkan hasil analisis univariat menunjukkan siswi kelas 10 dan 11 yang mengalami siklus menstruasi tidak normal sebanyak 133 orang (67.9%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara Tingkat Stres (P- value = 0.000), Aktivitas Fisik (P-value = 0.000), dengan gangguan siklus menstruasi. Serta tidak ada hubungan antara Usia Menarche (P-value = 0.192), Status Gizi (P-value = 0.619) dengan gangguan siklus menstruasi. Saran : Berdasarkan hasil penelitian disarankan untuk menjaga keseimbangan aktivitas fisik dengan olahraga teratur dan mengelola stres melalui relaksasi, agar siklus menstruasi tetap teratur dan terhindar dari gangguan.