Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Minuman Sehat : Pelatihan Pembuatan Sari Jahe Instan Sebagai Produk Herbal Rumah Tangga Sihombing, Juliana Sion; Andilala, Andilala; Bagas F, Muhammad; Lubis, Nur Azizah; Salim, Salim; Fadhillah Lubis, Muhammad Arif; Rifki, Mhd Ikhsan; Gibran, M. Khalil
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6328

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah jahe sebagai salah satu bahan herbal yang memiliki banyak manfaat menjadi produk minuman kesehatan, bernilai ekonomis dan dapat dijadikan sebagai opsi produk untuk memelihara kesehatan berbasis rumah tangga. Sasaran kegiatan pelatihan merupakan komunitas ibu-ibu rumah tangga di Desa Bingkat yang memiliki minat terhadap usaha olahan produk herbal, dan pelaku usaha mikro. Tujuan pelaksanaan pelatihan berorientasi pada pemanfaatan ketersediaan bahan herbal rumahan sebagai alternatif suplemen kesehatan, serta memberikan kesadaran terkait potensi ekonomi berbasis produk herbal yang berpeluang membentuk kemandirian untuk berwirausaha yang bagi masyarakat Desa Bingkat. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui aktivitas penyuluhan dengan penyampaian materi khasiat jahe serta demonstrasi mekanisme produksi dan packaging produk melalui pendekatan partisipasif. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pendistribusian instrumen evaluasi yang meliputi aspek materi pelatihan, penguasaan materi narasumber, kelengkapan fasilitas pelatihan, peningkatan pengetahuan dan peluang bisnis. Pengolahan data evaluasi dilakukan dengan komputasi statistik dengan metode kuantitatif. Evaluasi hasil kegiatan mengilustrasikan kesesuaian materi pelatihan memperoleh capaian evaluasi sebesar 88,75%, sedangkan penguasaan materi narasumber dan peningkatan pemahaman peserta memiliki nilai capaian persentase sebesar 86,25%. Selain itu, aspek kelengkapan fasilitas dan peluang bisnis memiliki capaian persentase sebsar 80%. Secara keseluruhan, rerata capaian persentase pada pelaksanaan kegiatan memiliki capaian persentase sebesar 84,25%. Sehingga pelaksanaan kegiatan masuk dalam kategori sangat baik. Kegiatan pelatihan diharapkan dapat menjadi model yang dapat diduplikasi pada wilayah lainnya dengan sumber daya yang identik.
Strategic Integration of MICE Tourism for Enhancing Sharia Hotel Occupancy in Medan City Fadhillah Lubis, Muhammad Arif; Albani Nasution, Muhammad Syukri; Arif Lubis, Fauzi
Journal of Islamic Economics and Business Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Islamic Economics and Business
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates how Sharia hotels in Medan, Indonesia, can optimize MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions) tourism to increase occupancy rates. The issue arises from overreliance on government-related events and recent budget reductions, which have weakened performance and underscored the need for alternative marketing strategies. This research contributes novelty by proposing an integrative model that blends digital marketing, collaborative partnerships, and Islamic service values, which remain underexplored in hospitality studies. Employing a qualitative approach through interviews and secondary data, the study identifies five strategic directions: market diversification, enhancement of digital and hybrid meeting technologies, development of a collaborative MICE ecosystem, inclusive marketing education, and pursuit of regulatory support. The analysis is grounded in Social Identity Theory and the Resource-Based View, demonstrating how a strong Islamic service identity and effective resource utilization can strengthen competitiveness. Findings suggest that a holistic and adaptive integration of MICE tourism not only boosts occupancy but also expands customer segments while preserving Sharia compliance. The study concludes that moving beyond a government-centric model toward a diversified, digitally driven strategy is essential for the long-term sustainability of Sharia hotels in Indonesia.