Vinta A. Tiarani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FIVE STRATEGIES OF ENTREPREUNEURSHIP LEARNING UNTUK MENGHASILKAN REAL ENTREPEUNEUR (MODEL PENDIDIKAN ENTREPREUNEURSHIP DI PERGURUAN TINGGI) Dadan Rosana; Suwarna .; Vinta A. Tiarani
Jurnal Cakrawala Pendidikan No 1 (2012): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI Februari 2012, Th. XXXI, No. 1
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.228 KB) | DOI: 10.21831/cp.v0i1.1468

Abstract

Abstrak. Five Strategies of Entrepreuneurship Learning untuk Menghasilkan Real Entrepeuneur (Model Pendidikan Entrepreuneurship di Perguruan Tinggi). Tujuan penelitian ini menghasilkan suatu model pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan entrepreuneur secara nyata pada mahasiswa melalui implementasi lima Strategies of Entreprueneurship Learing dalam kuliah kewirausahaan melalui pembentukan mid-set, attitude, skills, dan knowledge. Metode penelitian menggunakan Research and Development lewat lima Fase Perancangan Pengajaran Model Spiral diadaptasi dari ‘Five phases of instructional design’ dari Cennamo dan Kalk. Pengembangan dimulai dari fase definisi, desain, peragaan, pengembangan, dan penyajian yang pihak-pihak calon pengguna, ahli bidang yang dikembangkan, anggota tim dan instruktur, dan pembelajar. Hasil penelitian berupa model pembelajaran kewirausahaan yang terdiri atas lima strategi pembelajaran yang dilaksanakan secara terpadu, yaitu creative critical constructive imagination, entrepreneurial real life experience, educative disequilibrium conditioning, coaching and mentoring with collaboration and competition, dan community and market impact and involvement. Ujicoba terbatas menunjukkan adanya peningkatan proses dan hasil belajar dari aspek kognitif, afektif, dan keterampilan berwirausaha. Model hipotetik yang digunakan menunjukkan indikasi tercapainya hasil yang sesuai dengan rancangan awal, yaitu wirausaha baru berbasis ilmu pengetahuan. Bentuk usaha dikaitkan dengan kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan di antaranya bakso krokot (obat asam urat), minuman kesehatan adas manis (Miss Anis) yang sudah dilengkapi izin Depkes dan Deperindag, tas biji asam, dan keripik biji mahoni (minuman kesehatan). Kata Kunci: entrepreuneurship learning, real entrepeuneur, research and development
Persepsi Mahasiswa S1 Terhadap Ilmuwan: Tantangan Mendobrak Stereotip Ilmuwan dalam Pendidikan Sains Sekolah Dasar Vinta A. Tiarani; Woro Sri Hastuti; Ikhlasul Ardi Nugroho; Evy Nur Rochmah; Pratiwi Pujiastuti
Proceeding Seminar Nasional IPA 2026
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persepsi guru terhadap ilmuwan dan pemahaman tentang nature of science sangat mempengaruhipenguasaan strategi pembelajaran IPA. Persepsi tersebut mempengaruhi kualitas guru dalammengajar dan menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran IPA. Tetapi, persepsi guruyang tidak akurat terhadap ilmuwan dapat mengakibatkan pembelajaran IPA menjadi kurangoptimal. Penelitian sebelumnya mempelajari representasi ilmuwan dan pemahaman tentanghakikat sains serta meneliti hubungan antara representasi ilmuwan dan hakikat sains. Penelitiantersebut mengidentifikasi dan mengukur persepsi calon guru IPA terhadap ilmuwan, tetapitampaknya belum ada yang meneliti calon guru SD. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmembandingkan persepsi mahasiswa terhadap ilmuwan melalui proses menggambar ilmuwan.Studi ini mengambil data dari dua kelompok mahasiswa PGSD, yaitu mahasiswa semester 4 dan6, di dua mata kuliah di semester genap. Mahasiswa semester 4 mengikuti mata kuliah PendidikanIPA yang berfokus pada bagaimana mengajar sains secara efektif di sekolah dasar, sedangkanmahasiswa semester 6 sudah mengikuti mata kuliah ini tahun sebelumnya. Teknik pengumpulandata menggunakan survei dengan instrumen lembar menggambar ilmuwan. Teknik analisis datadilakukan dengan menganalisis ilustrasi/gambar dari mahasiswa menggunakan Rubrik Draw-AScientist-Test (DAST). Uji-t sampel independen digunakan untuk membandingkan ilustrasi darimasing-masing kelompok. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata skor mahasiswasemester 4 adalah 5.2308, yang lebih tinggi daripada rata-rata skor mahasiswa semester 6 yaitu4.7959. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa nilai p adalah 0.05, yang sama besar dengannilai α. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa semester 4 terhadap ilmuwanlebih baik daripada persepsi mahasiswa semester 6.