Abdul Haris Rosyidi
Unknown Affiliation

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA BERDASARKAN TEORI POLYA PADA PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING MATERI STATISTIKA Aini, Novita Nurul; Abdul Haris Rosyidi; Hasnawati
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 11 No. 1 (2023): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v11i1.5650

Abstract

Keterampilan yang harus dimiliki siswa adalah keterampilan memecahkan masalah. Keterampilan ini dapat dilatih melalui pembelajaran problem based learning. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui problem based learning berdasarkan teori Polya pada materi statistika. Empat tahapan pemecahan masalah adalah memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana dan memeriksa kembali. Subjek penelitian dipilih menggunakan purposive sampling berdasar kebenaran tiap tahapan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problem based learning memberikan hasil berupa subjek yang memiliki kemampuan sangat tinggi dimana yaitu memenuhi semua indikator pemecahan masalah Polya, tanpa mengalami kesulitan berarti. Pemahaman yang dimiliki oleh subjek ini sangat baik dan dipaparkan secara rasional. Subjek dengan kemampuan tinggi hanya mampu mencapai indikator memahami masalah, merencanakan penyelesaian, dan melaksanakan rencana, namun mengalami kendala pada tahap memeriksa kembali karena kesulitan dalam melakukan operasi hitung yang melibatkan desimal. Subjek dengan kemampuan rendah tidak mampu melanjutkan ke tahap melaksanakan rencana dan memeriksa kembali, dikarenakan kesulitan dalam memahami masalah secara memadai serta kesulitan dalam memilih data yang relevan dari informasi yang disajikan dalam soal. Sementara itu, subjek dengan kemampuan sangat rendah hanya mampu mencapai tahap memahami masalah. Pemahaman yang dimiliki oleh subjek ini masih terbilang kurang lengkap dan rinci, serta tidak dapat melanjutkan ke tahap perencanaan dikarenakan belum mampu memahami masalah dengan cukup baik. Kata Kunci : pemecahan masalah, problem based learning, Teori Polya
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika pada Materi Fungsi Sri Handayani; Abdul Haris Rosyidi; Widi Widayat
Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ppm.v1i4.858

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi fungsi.. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Penelitian dilaksanakan di SMA 18 Surabaya di kelas XI-8 dengan jumlah 35 siswa , terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Masalah yang diberikan berkaitan dengan materi fungsi sebanyak satu soal berupa uraian, dengan tujuan untuk mengetahui tahapan pemecahan masalah yang dilakukan siswa. Dari 35 siswa sebanyak tiga siswa dijadikan sebagai subjek penelitian yang mengalami kesulitan pada tahap pemecahan masalah Polya yang meliputi: (1) memahami masalah, (2) menyusun rencana penyelesaian, (3) melaksanakan rencana penyelesaian, (4) memeriksa kembali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan masalah matematika yang berkaitan dengan materi Fungsi.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas XII SMA Pada Materi Geometri Analitik dengan Menggunakan Model Discovery Learning Vivi Andela Mandasari; Abdul Haris Rosyidi; Widi Widayat
Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ppm.v1i4.875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siwa kelas XII SMA pada materi Geometri Analitik setelah penerapan model pembelajaran discovery learning. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar berupa tes tertulis. Teknik analasis data sebanyak 2 siklus. Setiap siklus terdiri dua kali pertemuan dan setiap pertemuan ada empat tahapan dengan menggunakan model Kurt Lewin yakni a) perencanaan (planning), b) tindakan (action), c) pengamatan (observasing), d) refleksi (reflection). Subjek penelitian adalah siswa kelas XII-2.  Hasil penelitian menunjukkan pra siklus dalam bentuk presentase yang dilakukan siswa dengan kategori tuntas diperoleh 11 orang atau 31% sedangkan yang tidak tuntas 24 orang atau 69%. Selanjutnya peneliti melakukan siklus 1 untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan discovery learning. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 28 siswa atau 80% tuntas belajar dan yang belum tuntas belajar sebanyak 7 siswa dengan rata-rata nilai kelas sejumlah 88. Sedangkan pada siklus II presentase ketuntasan meningkat sebanyak 100%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran matematika materi geometri analitik.