Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Mushaf Blawong Gogodalem: Interpretasi Sejarah Melalui Pendekatan Kodikologi Nor Lutfi Fais; Abdul Jamil; Sukendar Sukendar
SUHUF Vol 15 No 1 (2022)
Publisher : Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22548/shf.v15i1.703

Abstract

This study focuses on four Quranic manuscripts located in Gogodalem. According to local beliefs, the manuscripts were written by Mbah Jamaluddin. However, preliminary study shows that the four manuscripts cannot be attributed to Mbah Jamaluddin. The use of manuscript paper that is not found chain line along the vertical line of the paper indicates that the manuscript came from the early 19th century. In addition, the existing style of authorship also indicates that all manuscripts were written by more than one person. Through codicological and historical approaches, this study seeks to provide a historical interpretation of Gogodalem’s manuscripts. The result found that the four manuscripts had a relationship with the Surakarta Palace. This interpretation is based on the use of the manuscript paper, the illumination model, and the historical relationships it has. Meanwhile, the description of the manuscript shows that the rasm used is a mixture of usmani and imla̅'i̅, and followed qiraat of Imam Hafṣ. It used also a simple and inconspicuous model of floral illumination.
KONSTRUKSI HUKUM PENCATATAN PERKAWINAN DI INDONESIA Abdul Jamil; Asriadi Zainuddin
Jurnal Restorative Justice Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Restorative Justice
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/jrj.v4i2.3265

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai konstruksi hukum pencatatan perkawinan di Indonesia, Teori yang digunakan untuk menganalisisnya yaitu Teori kepastian hukum, tipe Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah perpaduan antara penelitian hukum normatif dan penelitian hukum empiris dengan alasan karena penulis ingin mengkaji norma yang terkait dengan masalah konstruksi hukum pencatatan perkawinan di Indonesia serta mengamati berbagai perkawinan yang tidak dicatatkan pada Masyarakat Islam Kota Makassar. Penelitian ini temasuk jenis kajian kualitatif yang bertitik tolak dari paradigma konstruktivisme. Metode pendekatan yang dilakukan dalam studi ini adalah metode pendekatan socio-legal (socio legal study). Temuan dalam penelitian ini membuktikan bahwa Kontruksi hukum pencatatan perkawinan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dalam Pasal 2 ayat (1) dan (2) masih menimbulkan ambigu dalam penerapannya, dan belum adanya ketegasan dalam penegakannya, sehingga sebagian masyarakat masih banyak yang tidak mencatatkan perkawinannya.