Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Agribis

Perbedaan Proporsi Dedak Dalam Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleurotus florida) Abdul Rochman
Jurnal AGRIBIS Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Univeritas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.669 KB)

Abstract

Jamur tiram putih adalah salah satu jenis jamur kayu yang banyak di konsumsioleh masyarakat dengan gizi yang baik, di dalamnya terkandung 9 asam amino esensialdengan kadar protein 19-35%. Pertumbuhan dan perkembangan jamur sangat tergantungpada nutrisi yang tersedia pada media tanam. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut,pada media tanam ditambahkan dedak sebagai sumber nutrisi. Dalam memenuhikebutuhan dedak tersebut, petani mendapatkan kendala dari harga yang semakin mahal.Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh penggunaan dedakterhadap pertumbuhan jamur dan menganalisa tingkat keuntungan usaha tani jamur tiram.Dengan hipotesis bahwa proporsi dedak berpengaruh terhadap pertumbuhan danperkembangan jamur tiram putih (Pleurotus florida ).Penelitian ini akan dilaksanakan di Dusun Tenggar Desa Samar Kec. PagerwojoKabupaten Tulungagung. Penelitian akan dimulai pada bulan Juni sampai dengan bulanJuli 2010.Analisis data menggunakan analisis (uji F) uji taraf 5 % apabila terjadi beda nyataantar perlakuan dilakukan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf 5 %.Dari hasil pengamatan berat segar, diperoleh hasil perlakuan dengan berat palingtinggi pada panen pertama adalah perlakuan P5 (20 serbuk kayu : 3 dedak : 2 tepungtongkol jagung) dengan berat badan buah 114,04 gram. Sedangkan pada panen keduaperlakuan dengan berat tertinggi adalah perlakuan P4 (20 serbuk kayu : 2 dedak : 2 tepungtongkol jagung) dengan berat badan buah 108.13 gram. Pada panen pertama dan keduaperlakuan P2 (20 serbuk kayu : 0 dedak : 2 tepung tongkol jagung) menghasilkan beratbadan buah yang paling sedikit yaitu 79,375 gram dan 66,94 gram. Pengurangan proporsidedak tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap diameter badan buah pada jamur.
ANALISIS USAHATANI JAGUNG VARIETAS NK 22 (Studi Kasus Di Desa Junjung Kecamatan Sumbergempol KabupatenTulungagung) ABDUL ROCHMAN
Jurnal AGRIBIS Vol. 6 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.008 KB)

Abstract

ABSTRAKSI Penelitian dilaksanakan pada usahatani jagung varietas NK 22 pada musim palawija tahun 2019 di Desa Sumberdadi Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung, untuk mengetahui biaya produksi sekaligus pendapatan pada usahatani jagung varietas NK 22. Analisa data dengan cara R/C Ratio sementara metode yang dipakai adalah metode simple random sampling dan penelitian menggunakan faktor produksi meliputi tenaga kerja, luas tanah, benih dan pupuk. Dari hasil analisa data diperoleh produksi sebesar 2.500.000,- kwintal harga jual per kwintal jagung varietas NK 22 Rp 350.000,- maka penerimaan total Rp 875.000.000,- total biaya produksi adalah Rp 464.252.000,- dan diperoleh B/C Ratio sebesar 1,88. Berdasar hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani jagung varietas NK 22 ternyata menguntungkan dan layak untuk dikembangkan lebih lanjut. Kata Kunci : Usaha Tani, Jagung Varietas NK 22
Analisis Usaha TaniPadiMenggunakanPupukOrganik (StudiKasus diDesaWonodadi, KecamatanWonodadi, KabupatenBlitar) ABDUL ROCHMAN
Jurnal AGRIBIS Vol. 6 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Univeritas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.725 KB)

Abstract

Penggunaan pupuk organik saat ini masih jarang diterapkan oleh petani. Unutk itu pemerintah berharap agar petani padi yang semula menerapkan pupuk kimia anorganik agar segera berpindah menerpakan pupuk organik,karena penggunaan pupuk organik tersebut mempunyai banyak manfaat serta keunggulan. Pupuk organik ini pada prinsipnya bisa dibuat sendiri oleh petani dengan cara mengambil bahan-bahan yang ada di sekitar area pertanian, contohnya daun yang rontok, pupuk kandang, dan lain-lain.Tujuan penelitian untuk mengetahui pendapatan petani padi dan sekaligus keuntungan yang didapat dari penerapan pupuk organik. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan cara menerapkan metode acak sederhana,sementara untuk pengambilan data dengan cara metode wawancara dengan cara quesioner. Analisa data maupun penelitian dengan metode analisa deskriptif. Untuk pembahasan dan penelitian terkait biaya dan pendapatan yang diperoleh petani yang menerapkan pupuk organik. Hasil penelitian dengan menerapkan pupuk organik pada lahan seluas 17,4 Ha, per Ha menghasilkan 6,9 ton, jika dijual menghasilkan Rp 34.803.000,00 dan adalah pengeluaran sebesar Rp 3.961,000,00. Pendapatan yang diperoleh petani padi yang menerapkan pupuk organik sebesar Rp 30.842.000,00. KataKunci : Usahatani, padi, pupuk organik.