Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Green Accounting Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dan Dimoderasi Kualitas Audit (Studi Pada Perusahaan Properti Dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bei 2021-2023) Anggiat SMT; Lorina Siregar Sudjiman; Marthinus Ismail
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i3.7754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Green Accounting terhadap kualitas laporan keuangan, dengan kualitas audit sebagai variabel moderasi, pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2021 hingga 2023. Sampel penelitian ini berjumlah 53 perusahaan dengan total 159 observasi yang diperoleh dengan menggunakan purposive selection. Green Accounting ditentukan oleh tingkat transparansi lingkungan dalam laporan keberlanjutan perusahaan. Kualitas laporan keuangan dinilai berdasarkan opini audit yang diberikan oleh auditor eksternal, sedangkan kualitas audit ditunjukkan oleh reputasi Kantor Akuntan Publik dan tingkat independensi auditor. Analisis data menggunakan regresi logistik dan uji interaksi moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Green Accounting berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan, dengan tingkat signifikansi sebesar 0,013 (< 0,05). Organisasi yang secara proaktif mengungkapkan kewajiban lingkungannya sering kali mendapatkan penilaian audit yang lebih baik. Selain itu, kualitas audit terbukti memperkuat korelasi antara Green Accounting dan opini audit, dengan tingkat signifikansi 0,006 (< 0,05), yang menunjukkan bahwa audit berkualitas tinggi memperkuat pengaruh positif Green Accounting terhadap kesan kualitas laporan keuangan. Hasil ini menyoroti pentingnya komitmen keberlanjutan dan fungsi strategis auditor dalam mendorong keterbukaan dan akuntabilitas dalam pelaporan keuangan dalam industri properti dan real estat.
Does Transfer Pricing Costs and Profitability Impact Tax Avoidance? Gabriel Anderson; Marthinus Ismail
Jurnal Akuntansi Vol. 15 No. 2 (2023): Vol 15 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jam.v15i2.6826

Abstract

This study is examined with the target information whether there is an impact arising from transfer pricing and returns on assets to tax avoidance. This study uses secondary data that has been collected from the Indonesia Stock Exchange (IDX) in the form of financial reports (annual) for 2019-2021 in the trade, services & investment sector. The sample selection used a purposive sampling method. The results obtained from tests carried out on companies in the trade, service & investment sector, namely, transfer pricing has an impact on the possibility of carrying out tax avoidance with a value of 0.00, return on assets (ROA) has no impact on tax avoidance with a value of 0.053, and transfer pricing and return on assets (ROA) as a distinctive effect on tax avoidance with a value of 0.00. Keywords: Transfer Pricing, Return on Assets, and Tax Avoidance
Pengaruh Green Innovation, Penghindaran Pajak Dan Struktur Modal Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minunan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2020-2023) Yosefhani Sigalingging, Angeline; Ismail, Marthinus; Manalu, Herold Moody
Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance Vol. 3 No. 1 (2025): BENEFIT: Journal Of Business, Economics, and Finance
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/benefit.v3i1.1112

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi dampak dari green innovation, penghindaran pajak, dan struktur modal terhadap nilai perusahaan, khususnya pada perusahaan sektor Manufaktur sub sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020 hingga 2023. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi yang didahului oleh uji asumsi klasik dan analisis deskripsi statistik. Sampel dipilih menggunakan metode purposive. sampling dengan kriteria perusahaan yang menyajikan data yang lengkap terkait ketiga variabel selama periode pengamatan. Dari 26 perusahaan yang terdaftar, sebanyak 14 perusahaan memenuhi kriteria, sehingga diperoleh total 56 data observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa green innovation dan penghindaran pajak memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,349 dan 0,314. Sebaliknya, struktur modal menunjukkan pengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,00107. Selain itu, hasil uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara simultan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,00273. Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur modal menjadi faktor utama yang memengaruhi nilai perusahaan, sedangkan praktik inovasi hijau dan penghindaran pajak belum menunjukkan peran yang kuat dalam membentuk persepsi pasar.
Pengaruh Penerapan Green Accounting dan Perencanaan Pajak terhadap Kinerja Keuangan Sektor Energi yang Terdaftar di BEI (2021-2023) Noti, Giverly; Ismail, Marthinus; Susanti, Mila
Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance Vol. 3 No. 1 (2025): BENEFIT: Journal Of Business, Economics, and Finance
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/benefit.v3i1.1117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green accounting dan perencanaan pajak terhadap kinerja keuangan perusahaan yang bergerak di sektor energi dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2021–2023. Green accounting diukur menggunakan skor PROPER, sedangkan perencanaan pajak dievaluasi melalui rasio Effective Tax Rate (ETR), dan kinerja keuangan diukur dengan Return on Assets (ROA). Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan basis data sekunder dari 18 perusahaan, menghasilkan total 54 observasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara individual, green accounting tidak memiliki pengaruh yang signifikan, sementara perencanaan pajak terbukti memberikanipengaruh negatif yang signifikan terhadap kinerja keuangan. Namun, ketika dianalisis secara bersamaan, kedua variabel ini menunjukkan adanya pengaruh signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya keseimbangan antara tanggung jawab lingkungan dan efisiensi pajak dalam mendukung profitabilitas. Perusahaan disarankan untuk menerapkan green accounting secara sistematis dan merancang strategi pajak sesuai regulasi guna memperkuat keberlanjutan dan stabilitas keuangan.
Pengaruh Tax Avoidance dan Green Accounting Terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019 -2023 Gultom, Chintya Evangeline Oktaviani; Reke, James Sylvanus Uly; Ismail, Marthinus
Jurnal Ekonomika Dan Bisnis (JEBS) Vol. 4 No. 6 (2024): November - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jebs.v4i6.2280

Abstract

Nilai Perusahaan menjadi hal yang diperhatikan pada suatu perusahaan. Dengan penelitian ini tentunya memiliki suatu tujuan yang mana dilakukan untuk meneliti serta menganalisis pengaruh Tax Avoidance dan Green Accounting terhadap Nilai Perusahaan di sektor manufaktur yang mana terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2019-2023. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif dan pada penelitian ilmiah ini menerapkan metode analisis regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS 25. Untuk pengumpulan sampel nya sendiri penulis menerapkan metode yang disebut purposive sampling. Di mana populasi yang ada dalam penelitian ini didapatkan sebanyak 155 perusahaan, setelah dilakukan pemilihan sampelnya berdasarkan kriteria yang ada maka diperoleh 61 sampel yang diobservasi. Temuan dari yang di dapatkan pada penelitian ilmiah ini menghasilkan bahwa secara simultan Tax avoidance dan Green Accounting berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hasil juga menunjukkan bahwa secara parsial Tax Avoidance tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, akan tetapi pada Green Accounting hasilnya menunjukkan bahwa Green Accounting berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
Pengaruh kepemilikan institusional kepemilikan keluarga dan thin capitalization terhadap penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur periode 2019-2022 Marbun, Aprine; Ismail, Marthinus
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menguji interaksi antara berbagai jenis struktur kepemilikan (termasuk kepemilikan keluarga, kepemilikan institusional, dan kapitalisasi tipis) dan penghindaran pajak. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI antara tahun 2019-2022. Metode pengambilan sampel acak yang baik secara statistik digunakan untuk memilih 30 bisnis. Merupakan data sekunder yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik BEI. Data dalam penelitian ini dilakukan beberapa uji statistik antara lain uji normalitas, regresi linier berganda, uji t, uji f, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian kepemilikan institusional berpengaruh signifikan dan positif terhadap penghindaran pajak. Penghindaran pajak secara signifikan dan positif memperburuk kepemilikan keluarga.Thin capitalization secara signifikan menurunkan penghindaran pajak. Selain itu, penghindaran pajak juga dipengaruhi secara signifikan oleh gabungan antara thin capitalization, kepemilikan keluarga, dan kepemilikan institusional.
Persepsi Mahasiswa Pada Digitalisasi Pajak Dan Kemauan Membayar Pajak Situmorang, Boby; Ismail, Marthinus
Maisyatuna Vol. 5 No. 2 (2024): April : Jurnal Maisyatuna
Publisher : STAI Denpasar Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/mt.v5i2.471

Abstract

The purpose of this study was to determine students' perceptions on tax digitalization in increasing willingness to pay taxes. This quantitative research method discussed the general description of student perceptions of tax digitization, willingness to pay taxes and conducts regression analysis and significance tests. Data collection using questionnaires with a sample of 90 people. The results of research based on student perceptions show that tax digitalization had a significant effect on the willingness to pay taxes.
Analisis Pengaruh Profitabilitas, Transfer Pricing, dan Green Accounting terhadap Tax Avoidance Natty, Ribka Septiani; Marthinus, Ismail; Sitompul, Grace Orlyn
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the influence of Profitability, Transfer Pricing, and Green Accounting on Tax Avoidance in oil, gas, and coal subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2022–2024. Using a quantitative approach with multiple linear regression, the study analyzes secondary data from audited financial reports. The results show that Profitability and Transfer Pricing significantly and positively affect Tax Avoidance, indicating that firms with higher profits and related-party transactions tend to minimize taxes within legal boundaries. Meanwhile, Green Accounting has no significant effect, suggesting that sustainability disclosures have not yet influenced taxation behavior in this sector. The coefficient of determination indicates that the three variables explain 21.5% of Tax Avoidance, implying that other factors such as leverage, company size, corporate governance, and capital intensity may also play roles. The novelty of this research lies in integrating Green Accounting into the context of Indonesia’s extractive industries. The study concludes that financial and transactional aspects remain the main drivers of Tax Avoidance, while environmental factors are still underrepresented.