Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Self Disclosure dengan Tingkat Stres Pada Mahasiswa Akhir Program Studi Ilmu Keperawatan Angkatan 2021 di Universitas Widya Nusantara Pratiwi, Vira; Djuwartini, Djuwartini; Siauta, Viere Allanled
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25973

Abstract

Sebagai mahasiswa tingkat akhir sering menghadapi tekanan dan tuntutan dari keluarga, pertemanan, dan lingkungan mereka. Tekanan dapat berupa keharusan untuk segera menyelesaikan kuliah, seperti tugas akhir atau skripsi. Tujuan peneltian diketahuinya hubungan self disclosure dengan tingkat stres pada mahasiswa akhir di Universtas Widya Nusantara. Jenis peneltian ini kuantitatf dengan design penelitian cros sectonal populasi peneltian ini bejumlah 135 dan sampel yang gunakan sebanyak 58 mahasiswa dengan teknik pegambilan sampel mengunakan Acidental Samplng . Banyaknya 58 respondn menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami stress sedang 26 responden 44,85%, dan self disclosure tertutup 25 responden 43,1%. Hal ini menunjukan bahwa ada hubungan antara self dsclosure dengan tingkat strss dengan tingkat stres pada mahasiswa akhir Angkatan 2021 di Universitas Widya Nusantara. Tedapat hubungn antar self disclosure dengan tingkat stres pada mahasisw akhir pogram studi lmu keperawatn angkatan 2021 di uwn, diharapkan self disclosure dapat dijadikan alternative untuk menurunkan tigkat stres.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KEPATUHAN MELAKUKAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS TALISE Nisa, Fahrun; Djuwartini, Djuwartini; Hidayat, Elin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.56494

Abstract

Kepatuhan ibu hamil dalam melakukan antenatal care (ANC) berperan penting dalam mendeteksi dini komplikasi kehamilan. Salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan adalah tingkat pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan. Rendahnya pengetahuan dapat menyebabkan keterlambatan kunjungan ANC dan meningkatkan risiko morbiditas ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan melakukan ANC. Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross-sectional dilaksanakan di Puskesmas Talise pada Desember 2025. Populasi berjumlah 2.229 ibu hamil, dengan sampel 90 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan yang telah diuji validitas dan reliabilitas serta observasi buku KIA untuk menilai kepatuhan ANC. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.  Mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (60,0%) dan patuh melakukan ANC (84,4%). Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan ANC (p = 0,009). Pengetahuan ibu hamil berhubungan signifikan dengan kepatuhan melakukan ANC. Peningkatan edukasi kesehatan perlu dioptimalkan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan kunjungan ANC.
Pengaruh Stomach Stretching Exercise terhadap Penurunan Intensitas Dismenore Primer saat Menstruasi pada Remaja Putri di Desa Padende Kecamatan Marawola Kapupaten Sigi : Penelitian Hanifah, Hanifah; Arniawan, Arniawan; Djuwartini, Djuwartini
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6010

Abstract

Remaja putri mengalami menstruasi setiap bulan yang sering disertai nyeri haid (dismenore) 1–3 hari atau 12–24 jam sebelum hingga hari kedua, sehingga mengganggu kenyamanan, aktivitas, tidur, nafsu makan, hubungan sosial, dan konsentrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh stomach stretching exercise terhadap penurunan intensitas dismenore primer pada remaja putri di Desa Padende, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi. Penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen one group pretest-posttest pada 20 responden yang dipilih secara purposive. Intensitas nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Pretest menunjukkan mayoritas nyeri sedang (85%) dan berat (15%), sedangkan posttest menurun menjadi nyeri ringan (80%) dan sedang (20%). Uji Wilcoxon menunjukkan p-value = 0,000 (p<0,05), berarti terdapat pengaruh signifikan. Stomach stretching exercise efektif menurunkan intensitas dismenore primer.