Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

DI BALIK TOPENG: MENGANALISA MAKNA DAN SEMIOTIKA DALAM FILM THE BATMAN Adhitya Putra, Irfan; Prasetyo Jati, Rocky
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 9 No. 1 (2024): EDISI JANUARI
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v9i1.166

Abstract

Karakter Batman telah menjadi salah satu ikon budaya populer di seluruh dunia. Batman memiliki banyak penggemar dari berbagai media, termasuk komik, film, dan animasi. Dalam artikel ilmiah ini, peneliti mengkaji film "The Batman" dengan mendalami simbolisme dan unsur naratif yang menggambarkan perubahan makna karakter Batman. Film ini memperlihatkan transformasi karakter Batman sebagai dampak dari aksi villain The Riddler. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan makna tersebut dengan fokus pada beberapa adegan kunci dalam film "The Batman" karya Matt Reeves. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang merujuk pada konsep semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat beberapa perubahan makna yang terjadi dalam film "The Batman". Awalnya, Batman digambarkan sebagai sosok yang intimidatif dan menimbulkan ketakutan di kalangan warga kota Gotham. Namun, seiring berjalannya cerita, karakter Batman mengalami transformasi menjadi sosok pelindung dan penyelamat bagi kota tersebut. Simbol kelelawar yang selalu dikaitkan dengan Batman juga mengalami perubahan makna, dari menjadi simbol ketakutan menjadi lambang harapan bagi penduduk Gotham. Dengan demikian, film "The Batman" berhasil menggambarkan perubahan karakter dan makna yang signifikan dalam perkembangan ceritanya. Hal ini menunjukkan bagaimana karakter Batman tetap relevan dan mampu menarik perhatian penggemar dari berbagai generasi
Analisis Framing Media Online Kompas.com dan CNN Indonesia Pada Pemberitaan Konflik Hamas Dan Israel Raihan Alrasyid, Fikri; Prasetyo Jati, Rocky
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 5 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v5i1.3323

Abstract

Konflik antara Palestina dan Israel telah menjadi isu yang terus-menerus diberitakan oleh media massa, baik di tingkat nasional maupun internasional. Banyak berita yang mencakup artikel, dokumenter, ruang diskusi di media, dan berbagai sumber lain yang bertujuan untuk membantu pemahaman tentang konflik ini. Berita mengenai konflik ini dipublikasikan oleh berita online Kompas.com dan CNN Indonesia, yang tentunya memiliki penyajian berita yang berbeda dari sudut pandang dan tujuannya. Peneliti akan mengkaji perbedaan penyajian berita dengan menggunakan konsep analisis framing dari Robert N. Entman yang terdiri dari Define Problems, Diagnose Causes, Make Moral Judgement dan Treatment Recommendation. Peneliti akan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan perpektif paradigma kronstruktivis untuk mengetahui bagaimana setiap individu memersepsi realitas dengan latar belakang yang berbeda dengan menganalisis framing konflik Hamas-Israel dari media online Kompas.com dan CNN Indonesia. Hasil penelitian menunjukan kesamaan antara media Kompas.com dan CNN Indonesia yang mefokuskan masalah utama pada serangan roket Hamas ke Israel yang memicu konflik.
PICTURING THE LOCAL CULTURE: DOCUMENTARY FILMMAKING “BALI BUJA” Yuliansyah, Virgiawan; Prasetyo Jati, Rocky
JOURNAL OF HUMANITIES, SOCIAL SCIENCES AND BUSINESS Vol. 1 No. 1 (2021): NOVEMBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.692 KB) | DOI: 10.55047/jhssb.v1i1.44

Abstract

The creation of works as a portrait documentary that aims to show the power of statements, the concept of “BALI BUJA” is an association of several art galleries located around Klaten Regency and the outskirts of the Special Region of Yogyakarta. “BALI BUJA” is located in Tlogo Village, Prambanan District, Klaten Regency, Central Java. The formulation of the idea of the creation of this work is to tell a traditional Javanese cultural performance such as music with gamelan or wayang kulit, using the internet as a means of broadcasting. Balibuja has a compulsory song that must be played in every performance. The creation method in this work is conducting research and interviews with relevant parties by using a portrait documentary and ABC resource theory to get a statement that can be trusted and accounted for. The conclusion of this work is a portrait-type documentary work by raising a community that cares about Javanese culture, abbreviated as “BALI BUJA”, by utilizing internet technology as a means of performance.
COMMUNITY MEDIA MANAGEMENT FOR CULTURAL RESILIENCE: A CASE STUDY OF GALUH PRAMBANAN TV Fiteer , Wahyudin; Prasetyo Jati, Rocky
JOURNAL OF HUMANITIES, SOCIAL SCIENCES AND BUSINESS Vol. 1 No. 1 (2021): NOVEMBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1795.383 KB) | DOI: 10.55047/jhssb.v1i1.51

Abstract

The purpose of this study is to ascertain how Galuh Prambanan TV manages its media community when introducing the Karawitan program. A qualitative descriptive method was taken in this investigation. The object of this research is the Galuh Prambanan TV media community which uses the channel from the Youtube application as the primary media. Data collection techniques are interviews, observation, and documentation—the validity of the data using source triangulation. In presenting the results, the researcher uses the concept of management, which consists of planning, organizing, directing, and supervising. From the study results, the researchers concluded that the program planning of the community media was going well. This was indicated by realizing the initial goals by implementing service goals to the community or community. In the concept of an organization, the manager has also established an effective and efficient work division to facilitate production and collaboration between teams in broadcasting content. Stages are also designated through producers' efforts from the media community in building motivation and creating communities to build motivation and create effective communities. The evaluation process carried out routinely by media managers and those in charge of content shows that the stages of supervision have also been carried out.
Integrasi Teknologi Digital dalam Pengembangan Desa Wisata Tangguh Bencana: Pendekatan Komunikasi Kooperatif Prasetyo Jati, Rocky; Arbi Cristional Lokananta; Irawan; Yerik Arifianto Singgalen; Dorien Kartikawangi
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss3pp536-546

Abstract

Optimalisasi pengembangan desa wisata tangguh bencana melalui teknologi digital merupakan pendekatan strategis untuk meningkatkan daya tarik dan pengelolaan destinasi wisata. Artikel ini dilakukan di Desa Sumberjaya, Kabupaten Pandeglang, dengan tujuan menganalisis dampak integrasi teknologi digital terhadap pengelolaan risiko bencana dan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Hasil penelitian dalam artikel ini menunjukkan bahwa Gerakan Masyarakat Lestari (GEMARI) mengalami peningkatan kapasitas signifikan dalam manajemen bencana dan pelaksanaan protokol tanggap darurat. Di sektor pariwisata, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) memanfaatkan pelatihan digital untuk menghasilkan konten promosi yang inovatif, termasuk peluncuran situs desasumberjaya.com. Pendekatan berbasis komunikasi kooperatif memainkan peran penting dalam memberdayakan masyarakat untuk beradaptasi dengan teknologi baru. Kendati demikian, penelitian mencatat beberapa tantangan, seperti keterbatasan akses teknologi dan kebutuhan pendampingan berkelanjutan. Rekomendasi mencakup penguatan infrastruktur digital, pendampingan teknis intensif, dan pengembangan model kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keberlanjutan program. Temuan ini menawarkan kerangka kerja yang dapat direplikasi untuk mengembangkan desa wisata yang tangguh dan kompetitif secara global.
Analisis Framing Media Online Kompas.com dan CNN Indonesia Pada Pemberitaan Konflik Hamas Dan Israel Raihan Alrasyid, Fikri; Prasetyo Jati, Rocky
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 5 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v5i1.3323

Abstract

Konflik antara Palestina dan Israel telah menjadi isu yang terus-menerus diberitakan oleh media massa, baik di tingkat nasional maupun internasional. Banyak berita yang mencakup artikel, dokumenter, ruang diskusi di media, dan berbagai sumber lain yang bertujuan untuk membantu pemahaman tentang konflik ini. Berita mengenai konflik ini dipublikasikan oleh berita online Kompas.com dan CNN Indonesia, yang tentunya memiliki penyajian berita yang berbeda dari sudut pandang dan tujuannya. Peneliti akan mengkaji perbedaan penyajian berita dengan menggunakan konsep analisis framing dari Robert N. Entman yang terdiri dari Define Problems, Diagnose Causes, Make Moral Judgement dan Treatment Recommendation. Peneliti akan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan perpektif paradigma kronstruktivis untuk mengetahui bagaimana setiap individu memersepsi realitas dengan latar belakang yang berbeda dengan menganalisis framing konflik Hamas-Israel dari media online Kompas.com dan CNN Indonesia. Hasil penelitian menunjukan kesamaan antara media Kompas.com dan CNN Indonesia yang mefokuskan masalah utama pada serangan roket Hamas ke Israel yang memicu konflik.
Optimalisasi Peran Kreator Konten dalam Promosi Wisata Umbul Kemanten Melalui Instagram Ezza Safitri, Restiana; Prasetyo Jati, Rocky
KENDURI : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/kenduri.v6i1.2079

Abstract

Kajian ini bertujuan mengoptimalkan peran kreator konten dalam promosi wisata Umbul Kemanten melalui platform Instagram dengan pendekatan model AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Umbul Kemanten yang berlokasi di Desa Sidowayah, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, memiliki potensi ekologis berupa mata air alami yang jernih serta nilai budaya lokal yang kuat, namun belum terpublikasikan secara optimal sehingga visibilitas digitalnya masih rendah. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi konten digital (feed, Reels, Stories, dan Highlights pada akun Instagram @umbulkemanten), dokumentasi lapangan, serta analisis data sekunder dari instansi terkait. Validitas data dijaga melalui triangulasi sumber, metode, dan teori, sementara analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil kajian menunjukkan bahwa pada tahap Attention, konten visual beresolusi tinggi efektif menarik perhatian audiens; pada tahap Interest, narasi berbasis budaya lokal seperti tradisi bancaan Jumat Kliwon mampu meningkatkan keterlibatan emosional; pada tahap Desire, testimoni pengunjung dan user-generated content berperan dalam membangun preferensi destinasi; dan pada tahap Action, penyampaian informasi praktis serta respons interaktif terhadap audiens mendorong konversi menjadi kunjungan nyata. Artikel ini menegaskan bahwa model AIDA relevan sebagai kerangka komunikasi pemasaran digital bagi destinasi wisata lokal serta merekomendasikan integrasi kreator konten lokal sebagai mitra strategis dalam meningkatkan efektivitas promosi berbasis media sosial.
Analisis Komunikasi Persuasif Dalam Konten Edukasi Kesehatan Di Tiktok: Studi Retorika (Ethos, Pathos, Logos) Pada Akun @doctor.incognito_99: An Analysis of Persuasive Communication in Health Education Content on Tiktok: A Rhetorical Study (Ethos, Pathos, Logos) of the @doctor.incognito_99 Account Tusyifa Majidz, Nabila; Vera, Nawiroh; Prasetyo Jati, Rocky
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (On Progress)
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v6i2.1327

Abstract

Munculnya healthtainment sebagai akibat dari eksistensi TikTok sebagai platform komunikasi kesehatan telah mendorong para profesional medis untuk membagikan informasi ilmiah melalui format hiburan singkat. Masalah utamanya adalah bagaimana komunikator kesehatan dapat mengembangkan pesan yang akurat dan persuasif dalam konten yang sangat terbatas.  Penelitian ini menyelidiki strategi retorika, yang didasarkan pada triad Aristoteles yaitu ethos, pathos dan logos yang digunakan dalam konten edukasi kesehatan di akun TikTok @doctor.incognito_99 serta mengkaji pola interaksi di antara elemen-elemen retorika yang terkait dengan keterlibatan audiens yang tinggi. Pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan kualitatif, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi. Sampel terdiri dari lima konten yang dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria periode unggahan antara September hingga November 2025, konten edukasi kesehatan serta tingkat keterlibatan tertinggi yang diukur menggunakan rumus Engagement Rate by Views. Data dianalisis menggunakan model analisis konten Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan bahwa ketiga unsur retorika tersebut hadir secara bersamaan dalam semua konten dengan distribusi yang relatif seimbang di mana logos mencatat skor tertinggi sebesar 24 poin, diikuti oleh ethos dan pathos masing-masing 22 poin. Salah satu temuan utama adalah bahwa konten dengan skor pathos terendah menghasilkan engagement rate (9,9%), yang menunjukkan bahwa keaslian komunikator dan keterkaitan pribadi dapat mengkompensasi minimnya unsur visual dalam konten. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas komunikasi kesehatan di TikTok bergantung pada kemampuan komunikator dalam mengharmoniskan ketiga unsur retorika secara selaras dengan karakteristik platform dan kebutuhan audiens.