Hamdan Adma Adinugraha
Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan Jl. Palagan Tentara Pelajar Km.15, Purwobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, Indonesia, Kode Pos 55582 Telp. (0274) 895954, Fax. (0274) 896080

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pertumbuhan Tanaman Uji Keturunan Jati pada Umur 7 Tahun di Gunung Kidul, Yogyakarta Adinugraha, Hamdan Adma
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.058 KB)

Abstract

Jati merupakan dua jenis tanaman penghasil kayu pertukangan yang penting dan populer di Indonesia. Kebutuhan kayu pada jenis tersebut terus meningkat baik untuk keperluan domestik maupun ekspor. Akan tetapi peningkatan kebutuhan bahan baku kayu pertukangan dari kedua jenis tersebut belum diimbangi dengan meningkatnya produktivitas keduanya. Penelitian ini dilakukan nuntuk mengetahui kinerja pertumbuhan famili-famili jati dari beberapa provenans di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan mengunakan rancangan acak kelompok dengan menguji sebanyak 120 famili jati dari 6 provenans yang terdiri atas 6 blok dan setiap blok terdapat 3 tanaman. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pesentase hidup tanaman uji keturunan jati di Gunung Kidul umur 8 tahun adalah 84,72% dengan rerata tinggi pohon rata-rata yaitu 5,85 m, tinggi bebas cabang 2,83 cm dan dbh 5,69 cm. Hasil penaksiran nilai heritabilitas famili diperoleh untuk sifat tinggi pohon total sebesar 0,283, untuk sifat diameter/dbh sebesar 0,287 dan untuk tinggi batang bebas cabang sebesar 0,214 dengan nilai korelasi genetik antara sifat tinggi dan diameter sebesar 0,99.
Estimasi Perolehan Genetik berdasarkan Uji 31 Klon Jati (Tectona grandis L.F) di Gunung Kidul Jayusman, J; Mahfudz, M; Adinugraha, Hamdan Adma; Pudjiono, Sugeng
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.624 KB)

Abstract

Pengamatan parameter genetik pertumbuhan dilakukan melalui evaluasi periodik untuk mengetahui variasi genetik karakter pertumbuhan 31 klon dari 9 populasi umur 5 tahun. Hasil evaluasi terhadap persen jadi klon cukup baik yang ditunjukkan dengan nilai rerata klon hidup sebesar 74,5%. Nilai rerata tinggi dan diameter klon adalah 9,9 m dan 10,2 cm. Tidak terdapat perbedaan yang nyata diantara populasi tetapi antar klon yang diuji terdapat perbedaan yang nyata pada sifat tinggi dan diameter. Sedangkan heritabilitas klon (H²) tergolong rendah untuk sifat tinggi yaitu 0,3 dan sifat diameter tergolong sedang yaitu 0,52. Korelasi genetik sifat diameter dan sifat tinggi cukup kuat (rg=0,75). Prediksi nilai perolehan genetik tanaman klon jati umur 5 tahun berdasarkan penggunaan 5 klon terbaik pada sifat tinggi dan diameter masing-masing adalah 11,56% dan 19,73%.
Produksi Tunas Juvenil Jati (Tectona grandis L.f) Pada Klon yang Berbeda Setelah Pangkas Pertama di Kebun Pangkas Pudjiono, Sugeng; Adinugraha, Hamdan Adma
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.518 KB)

Abstract

Jati merupakan salah satu tanaman hutan penghasil kayu yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Produktivitas hutan rakyat jati masih rendah. Perbanyakan tanaman jati dapat dilakukan secara generatif dan vegetatif. Perbanyakan vegetatif merupakan salah satu cara untuk mendapatkan tanaman unggul yang sama dengan induknya atau clonning. Langkah-langkah pemilihan materi genetik unggul yang diperbanyak secara vegetative merupakan salah satu tahapan yang perlu diketahui untuk mendapatkan bibit yang mempunyai produktivitas tinggi. Materi genetik unggul diperoleh melalui uji klon yang kemudian klon terpilih diperbanyak. Untuk memperbanyak klon unggul diperlukan informasi produksi tunas yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui produksi tunas juvenil yang dihasilkan dari klon jati yang berbeda yang terdapat di kebun pangkas jati. Metode penelitian yaitu Kebun Pangkas umur 4 bulan dipangkas setinggi 50 cm diatas permukaan tanah. Empat minggu setelah pangkas tunas yang tumbuh diamati. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap berblok, 12 klon jati dengan 3 ulangan masing-masing ulangan 10 unit tanaman. Jarak tanam antar tanaman 1 m x 1 m. Pemangkasan dilakukan pada bulan April. Karakter yang diukur adalah tinggi tunas, diameter tunas dan jumlah tunas. Dianalisis varian jika terdapat beda nyata dilakukan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klon berpengaruh sangat nyata terhadap parameter yang diamati yaitu tinggi tunas, diameter tunas dan jumlah tunas. Tinggi tunas 12,6 cm-34,4 cm dengan rerata 24,7 cm. Diameter tunas antara 6,74 mm-8,95 mm dengan rerata 7,60 mm. Jumlah tunas antara 2,98 - 4,24 dengan rerata 3,57 tunas.
Uji Produktivitas Jati (Tectona grandis L.f) Umur 6 Bulan di Gunung Kidul Yogyakarta Pudjiono, .Sugeng; Adinugraha, Hamdan Adma; Fauzi, Muhammad Anis
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.242 KB)

Abstract

Jati (Tectona grandis L.f) merupakan salah satu tanaman penghasil kayu yang banyak diminati untuk dikembangkan. Untuk mendapatkan kayu Jati yang mempunyai pertumbuhan unggul dilakukan salah satunya adalah dengan perbanyakan vegetatif kemudian diuji di lapangan. Pengujian klon unggul dilakukan dengan menguji dalam plot uji produktivitas. Pertumbuhan klon unggul yang ideal adalah dengan menanam klon tersebut ditengah-tengah pertanaman klon tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pertumbuhan klon-klon yang dikembangkan dengan melakukan uji produktivitas untuk mengetahui kinerja klon masing-masing. Uji produktivitas ditanam di daerah Playen Gunung Kidul. Metode penelitian dengan cara menanam 5 klon, terdiri dari masing-masing 4 blok dengan treeplot masing-masing 25 ramet tanaman, jarak tanam 5m x 5m. dalam bentuk square 5 tanaman x 5 tanaman. Lima klon tersebut adalah klon dari hasil uji klon di Wonogiri Jawa Tengah, klon hasil uji klon di Watusipat Gunung Kidul, Klon Jati Unggul Redteak, klon jati unggul Perhutani dan klon Jati unggul yang beredar di pasaran. Pengukuran parameter tanaman dilakukan pada umur 6 bulan setelah tanam adalah tinggi tanaman, diameter tanaman setinggi leher akar dan score cabang. Tanaman yang diukur adalah 9 tanaman dari 25 tanaman dalam treeplotnya yang berada di tengah-tengah treeplot tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi tanaman yang terbaik adalah klon Lokal setinggi 87,4cm, dan diameter yang terbaik adalah klon Watusipat Gunung Kidul dengan besar 13,2mm, sedangkan klon terbaik dari score cabang adalah klon redteak dengan score 4,9.
Pertumbuhan Awal Bibit Malapari Hasil Stek Batang setelah Pemberian Pupuk Kompos dan NPK Adinugraha, Hamdan Adma; Luti, Mekianus
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2022: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provision of seedlings for planting material of Pongamia pinnata can be done vegetatively using stem cuttings technique. This study aims to determine the effect of compost and NPK fertilizer dosage on the initial growth of Pongamia sp seedlings from stem cuttings. The study was arranged in a completely randomized design with a factorial pattern consisting of 2 factors. The first factor is a medium consisting of 2 levels, namely soil without compost (M1) and a mixture of soil and compost with a ratio of 3:1 (M2). The second factor was NPK fertilization which consisted of 4 levels, namely without fertilization/control (P0), fertilized with NPK 1 gram/polybag (P1), 2 grams/polybag (P2) and 4 grams/polybag (P4). NPK fertilization is done 2 times with an interval of one month. The results showed that at the age of 3 months of seedlings, compost and NPK had a positive effect on the growth of seedling height and diameter, although not significantly different. The average height of 3 month oldseedlings ranged from 25.50-33.20 cm with a total height increase of 9.50 -16.60. The average seedling diameter was 3.90-4.20 mm with an increase in the total diameter of about 1.40-1.60 mm and the average seedling sturdiness value was 6.30-7.90.
Variasi Morfologi Buah Sukun Dari Empat Populasi Sebaran Di Jawa Timur Adinugraha, Hamdan Adma; Mashudi, Mashudi
Cakrawala Vol. 9 No. 1: Juni 2015
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32781/cakrawala.v9i1.194

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi variasi morfologi buah sukun (Artocarpus altilis) dan kandungan gizinya dari beberapa lokasi sebaran tanaman sukun di Jawa Timur. Data penelitian dikumpulkan dengan melakukan survey sebaran tanaman sukun, pengamatan, pengambilan sampel akar dan buah serta analisis kandungan gizi buah sukun. Hasil penelitian di Kediri, Banyuwangi dan Bawean menunjukkan bahwa buah sukun yang ada yaitu jenis buah yang tidak berduri pada waktu tua/matang dengan bentuk bulat lonjong sedangkan buah sukun di Madura umumnya jenis buah berduri sampai tua/matang dengan bentuk bulat dan lonjong. Hasil analisis kandungan gizi pada 100 gram daging buah menunjukkan variasi kandungan karbohidrat 22,66-33,12%, lemak 0,21-0,61% dan protein 1,50-2,44% dengan jumlah kalori rata-rata 92,49-135,98 kal/100g.
Variasi Pertumbuhan dan Pembuahan Klon Jati (Tectona grandis L.f.) Umur 11 Tahun Baskorowati, Liliana; Adinugraha, Hamdan Adma; Mashudi, Mashudi
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 6, No 1: March 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v6i1.10427

Abstract