Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peningkatan Resiliensi Petani Milenial Sleman Melalui Pendampingan Literasi Keuangan Mustikawati, RR. Indah; Priantinah, Denies; Sari, Ratna Candra; Astuti, Vera; sayekti, Fitria Ningrum
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.952

Abstract

Financial literacy is an important skill that supports the welfare of the community, especially millennial farmers in Sleman, Yogyakarta. The low level of financial literacy among farmers hinders their access to financial services and effective farm business management. Therefore, a financial literacy education program is needed to improve their resilience. This research aims to improve the financial knowledge and record-keeping skills of millennial farmers in Sleman through financial literacy mentoring, and to encourage them to have better access to finance. The program was implemented through a participatory approach involving 24 farmers from various agricultural backgrounds. The methods used include lectures and hands-on practice in making simple financial reports using Microsoft Excel. This activity began with problem identification through Focus Group Discussion (FGD) and continued with training. The results of the activity implementation showed an increase in participants' understanding of the importance of financial literacy. The farmers were able to prepare simple financial statements and understand the process of cost identification and cost of goods sold calculation. The majority of participants expressed satisfaction with the training provided. Implications This financial literacy program has a positive impact in improving the financial knowledge and skills of millennial farmers in Sleman. With improved financial literacy, it is expected that farmers can better manage their businesses, improve their welfare, and contribute to the growth of the agricultural sector in Indonesia.ABSTRAKLiterasi keuangan merupakan keterampilan penting yang mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama petani milenial di Sleman, Yogyakarta. Tingkat literasi keuangan yang rendah di kalangan petani menghambat akses mereka terhadap layanan keuangan dan pengelolaan usaha tani yang efektif. Oleh karena itu, diperlukan program pendidikan literasi keuangan untuk meningkatkan resiliensi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pencatatan keuangan petani milenial di Sleman melalui pendampingan literasi keuangan, serta untuk mendorong mereka memiliki akses keuangan yang lebih baik. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan 24 petani dari berbagai latar belakang pertanian. Metode yang digunakan mencakup ceramah dan praktik langsung dalam pembuatan laporan keuangan sederhana menggunakan Microsoft Excel. Kegiatan ini dimulai dengan identifikasi masalah melalui Focus Group Discussion (FGD) dan dilanjutkan dengan pelatihan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya literasi keuangan. Para petani berhasil menyusun laporan keuangan sederhana dan memahami proses identifikasi biaya serta perhitungan harga pokok penjualan. Mayoritas peserta menyatakan kepuasan terhadap pelatihan yang diberikan. Implikasi Program literasi keuangan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan finansial petani milenial di Sleman. Dengan peningkatan literasi keuangan, diharapkan petani dapat mengelola usaha mereka dengan lebih baik, meningkatkan kesejahteraan mereka, serta berkontribusi pada pertumbuhan sektor pertanian di Indonesia.
PEMAHAMAN AKUNTANSI, PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA BISNIS MITRA PT FATAHILLAH ANUGERAH NIBRAS Fitria Ningrum Sayekti; Meivin Cindy Prastica; Sri Suharti; Siska Indriyani
Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis Vol. 1 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor yang dapat mendorong perusahaan ini menjadi lebih baik adalah dengan menyusun laporan keuangan yang baik dan berkualitas. Kualitas laporan keuangan yang baik menjadi hal yang penting dalam pengembangan bisnis tersebut, karena dengan adanya laporan keuangan yang baik maka dapat dilihat bagaimana kinerja bisnis tersebut apakah dalam keadaan sehat atau tidak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terhadap hubungan antara Pemahaman Akuntansi dan Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 40 store Nibras House daerah Jawa Barat. Sampel yang digunakan adalah seluruh karyawan bagian keuangan atau kasir di toko Nibras House daerah Jawa Barat. Berdasarkan hasil uji parsial untuk variabel Pemahaman Akuntansi diperoleh thitung > ttabel (2,722 > 2,036), yang artinya Pemahaman Akuntansi berpengaruh terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Pada variabel Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi diperoleh thitung > ttabel (3,065 > 2,036) yang artinya Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Berdasarkan hasil uji simultan dengan tingkat signifikansi 5% menunjukkan hasil 0,001<0,05 lebih kecil dari nilai signifikansi yang artinya variabel Pemahaman Akuntansi dan Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Hasil uji determinasi menunjukkan bahwa 51,2% kedua variabel mempengaruhi kualitas laporan keuangan dan sisanya sebesar 48,8% dijelaskan oleh variabel lainnya. Perusahaan akan lebih optimal dalam pemeliharaan serta perbaikan komputer atau sistem untuk mendukung proses akuntansi dan sistem pelaporan keuangan agar lebih mudah dan cepat serta menghasilkan laporan keuangan yang akurat.
Peningkatan Kompetensi Pajak dengan Pelatihan Perhitungan PPh 21 Berbasis Tarif Efektif Rata-rata pada Guru Akuntansi SMK di Kota Yogyakarta: Enhancing Tax Competence through Income Tax Article 21 Calculation Training Based on the Average Effective Rate for Vocational High School Accounting Teachers in Yogyakarta City Hidayah, Nurul; Sukirno, Sukirno; Hutama, Ponty Sya'banto Putra; Sayekti, Fitria Ningrum
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. Suppl-1 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11iSuppl-1.10871

Abstract

Income Tax (PPh) Article 21 is an essential aspect of financial administration that educators in accounting, particularly vocational high school (SMK) teachers, must master. However, many accounting teachers still struggle to understand the latest calculation methods, especially the application of the Average Effective Rate (TER) in line with the most recent tax regulations. This lack of understanding may lead to errors in teaching students and in practical application in the workplace. Therefore, systematic and practical training is needed to enhance accounting teachers' competence in calculating PPh 21 using the TER method. This training aims to improve teachers' understanding of PPh 21 and TER, provide practice in accurately calculating PPh 21 using TER, and assist in developing teaching materials relevant to industry needs. Through an applied approach, teachers are expected to become more confident in teaching taxation to students, thereby enabling SMK graduates to gain a firmer grasp of taxation. The expected outcomes of this training include improving teachers' competence in calculating PPh 21 with TER, producing a training module as a teaching guide, and publishing an article in a community service journal based on the training results. With this activity, it is expected that the quality of tax accounting education in vocational high schools will improve, bringing long-term benefits to both educators and students.