Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Dampak Implementasi Penerimaan KIP Kuliah Pada Mahasiswa/I Terhadap Beban Finansial, Motivasi Belajar Dan Tingkat Kemiskinan Di Universitas Islam Sumatera Utara Kota Medan Nasution, Zahara Dakua; Sadly, Effendi; Amrani, Amrani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Dampak Implementasi Penerimaan KIP Kuliah Pada Mahasiswa/i terhadap Beban Finansial, Motivasi Belajar, Dan Tingkat Kemiskinan, di Universitas Islam Sumatera Utara, Kota Medan, khususnya pada nagkatan 2021-2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya program bantuan pendidikan dalam memperluas akses dan menjamin keberlanjutan studi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 424 mahasiswa/i penerima KIP Kuliah, dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih sebagai representasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Instrumen penelitian disusun berdasarkan indikator variabel yang relevan dan telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 20 for Windows melalui berbagai uji statistik, termasuk analisis regresi untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penerimaan KIP Kuliah berpengaruh signifikan terhadap Beban finansial dengan nilai koefisien determinasi (R2) 0,562, terhadap Motivasi Belajar dengan nilai koefisien determinasi (R2) 0,629, dan terhadap Tingkat Kemiskinan dengan nilai koefisien determinasi (R2) 0,406. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi penerimaan KIP Kuliah memberikan kontribusi sebesar 56,2% terhadap beban finansial, motivasi belajar sebesar 62,9%, dan tingkat kemiskinan sebesar 40,6% pada mahasiswa/i Universitas Islam Sumatera Utara Kota Medan. Temuan ini menunjukkan bahwa program KIP Kuliah efektif dalam meringankan beban ekonomi mahasiswa, meningkatkan motivasi belajar, serta berkontribusi dalam menurunkan tingkat kemiskinan di kalangan penerima manfaat.
Peranan Peranan Perbankan Syariah dalam Menciptakan Stabilitas Moneter di Indonesia Tahun 1994 – 2024 Anggraini, Putri; Sadly, Effendi; Rahmarisa, Faty
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8282

Abstract

Perbankan syariah memiliki peranan strategis dalam mendukung stabilitas moneter di Indonesia sejak mulai diperkenalkan pada tahun 1992 hingga saat ini. Sistem perbankan syariah beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah Islam seperti larangan riba, maysir, dan gharar, serta menerapkan mekanisme bagi hasil dan penekanan pada aktivitas sektor riil. Karakteristik ini menjadikan perbankan syariah sebagai alternatif sistem keuangan yang tidak hanya lebih stabil, tetapi juga lebih adil dan inklusif dibandingkan sistem konvensional yang berbasis bunga. Dalam konteks perekonomian nasional, keberadaan perbankan syariah turut memperkuat struktur sistem keuangan dengan mengurangi praktik spekulatif yang berpotensi memicu ketidakstabilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan perbankan syariah dalam menciptakan stabilitas moneter di Indonesia selama periode 1994 hingga 2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan menelaah berbagai kebijakan moneter serta kontribusi perbankan syariah terhadap indikator stabilitas ekonomi, seperti pengendalian inflasi, stabilitas nilai tukar, dan ketahanan sistem keuangan nasional. Data yang digunakan berasal dari berbagai sumber sekunder, termasuk laporan resmi lembaga keuangan dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa perbankan syariah memberikan kontribusi positif terhadap stabilitas moneter melalui mekanisme pembiayaan berbasis bagi hasil yang lebih fleksibel dan adaptif terhadap gejolak ekonomi. Selain itu, perbankan syariah juga berperan dalam meningkatkan inklusi keuangan, memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan, serta memperkuat ketahanan sektor perbankan, khususnya pada saat terjadi krisis ekonomi global maupun domestik. Meskipun demikian, pangsa pasar perbankan syariah masih relatif kecil dibandingkan perbankan konvensional, sehingga kontribusinya belum sepenuhnya optimal.