Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFKETIVITAS GAMIFIKASI: TEKA-TEKI DAN MISI LAPANGAN VIRTUAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH DAN KESADARAN LINGKUNGAN SISWA SMP Aufa, Mohamad Nor; Hasanah, Muqor Rama; Nurkhaliza, Gusti Nida; Zannah, Fathul; Putra, Candra Anugerah; Warnida, Yenny; Banjir, Banjir; Selia, Selia; Yaya, Erni
Journal of Banua Science Education Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v6i1.349

Abstract

Peningkatan keterampilan pemecahan masalah dan kesadaran lingkungan menjadi urgensi dalam pendidikan abad 21, khususnya pada pembelajaran ekologi di tingkat SMP. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas gamifikasi berbasis teka-teki dan misi lapangan virtual terhadap kedua aspek tersebut di SMPN 12 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain non-equivalent control group digunakan pada 60 peserta didik kelas VIII yang dipilih melalui purposive sampling. Kelompok eksperimen mendapat perlakuan gamifikasi selama 4 minggu (8 sesi), sementara kelompok kontrol belajar secara konvensional. Data dikumpulkan melalui tes pemecahan masalah dan kuesioner kesadaran lingkungan, kemudian dianalisis dengan MANOVA. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dengan gain score +17.55 (pemecahan masalah) dan +15.50 (kesadaran lingkungan), serta efek size (n² > 0.38). Analisis MANOVA mengonfirmasi perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol (p < 0.001, Wilks’ Lambda = 0.45). Penelitian ini menunjukkan bahwa gamifikasi teka-teki dan misi lapangan virtual efektif sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk mengintegrasikan keterampilan kognitif dan afektif secara simultan, meskipun memiliki keterbatasan seperti ukuran sampel yang terbatas dan penggunaan desain eksperimen semu yang tidak sepenuhnya mengontrol variable luar. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis gamifikasi teka-teki dan misi lapangan virtual, yang secara khusus ditujukan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan kesadaran lingkungan peserta didik di tingkat pendidikan menengah pertama.
Empowering Female-Headed Households through Creative Waste Management: Transforming Textile Scraps into Cultural Mascot Dolls Syarif, Ahmad; Aufa, Mohamad Nor; Purtina, Arna; Hasanah, Muqor Rama; Ramadhani, Riski Candra; Yutiva, Melan; Banjir, Banjir
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 4 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v7i4.16468

Abstract

This community service program aimed to empower female heads of households in the Bunda Sehati Community of Palangka Raya by enhancing their vocational skills and promoting sustainable waste management through the creative reuse of textile scraps. The service was implemented using a participatory community empowerment approach, emphasizing active engagement in each phase, including planning, implementation, and evaluation. Activities included technical training in sewing and crafting mascot dolls inspired by Central Kalimantan culture, financial literacy sessions, and digital marketing workshops. A Joint Business Group (Kelompok Usaha Bersama/KUB) was formed to sustain production and marketing efforts beyond the program. The evaluation combined quantitative and qualitative methods through pre- and post-program questionnaires, observations, focus group discussions, and income tracking. The results showed significant improvements in participants’ technical skills and entrepreneurial knowledge. Over 90% of participants completed all training modules, and more than 30% reported an increase in household income from product sales. Additionally, participants demonstrated greater awareness of the environmental impact of textile waste. The establishment of a functioning KUB enabled collaboration and continuity of the initiative. The program proved effective in achieving its goals by empowering economically vulnerable women, fostering sustainable micro-business development, and encouraging environmentally responsible practices. This model of community engagement can be adapted and scaled in other regions facing similar socio-economic and environmental challenges.