Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DASAR KEBUTUHAN PENGEMBANGAN ASESMEN ALTERNATIF PADA PERMAINAN SAINS SUB TEMA GEJALA ALAM UNTUK MEMFASILITASI KETERAMPILAN SOSIAL ANAK KELOMPOK B Kurniasih, Yesi; Rahman, Taopik; Mulyana, Edi Hendri
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i2.40742

Abstract

The purpose of this study is to describe the basic needs of the development of Alternative Assessment in Science Games Symptom of the sub theme to Facilitate Children Social Skills Group B . Based on the results of a preliminary study conducted at Artanita Al Khairiyyah Kindergarten and Mathla'ujannah Kindergarten in Tasikmalaya City, teachers have not had the opportunity to develop assessments on science games. The science games that are carried out are more focused on developing cognitive aspects, have not been able to facilitate social skills optimally. Therefore, it is necessary to develop assessments on science games to facilitate the social skills of children in group B. This study uses the Education Design Research method ( EDR) McKenney and Reaves model in the first stage of exploration and analysis. The data collection technique used interviews with group B teachers at Artanita Al Khairiyyah Kindergarten and Mathla'ujannah Kindergarten in Tasikmalaya City . Data analysis uses data reduction, data display, and drawing conclusions. Based on the results of the analysis, the researchers concluded that it is necessary to develop assessments and science games that can facilitate the social skills of group B children.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dasar kebutuhan pengembangan Asesmen Alternatif pada Permainan Sains Sub Tema Gejala Alam untuk Memfasilitasi Keterampilan Sosial Anak Kelompok B. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di TK Artanita Al Khairiyyah dan TK Mathla’ujannah di Kota Tasikmalaya guru belum berkesempatan mengembangkan asesmen pada permainan sains. Permainan sains yang dilakukan lebih berfokus dalam mengembangkan aspek kognitif, belum bisa memfasilitasi keterampilan sosial secara maksimal. Maka dari itu perlu adanya pengembangan asesmen pada permainan sains untuk memfasilitasi keterampilan sosial anak kelompok B. Penelitian ini menggunakan metode Education Design Research (EDR) model McKenney dan Reaves pada tahap pertama yaitu eksplorasi dan analisis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara pada guru kelompok B di TK Artanita Al Khairiyyah dan TK Mathla’ujannah di Kota Tasikmalaya. Analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis peneliti menarik kesimpulan bahwa perlu adanya pengembangan asesmen dan permainan sain yang dapat memfasilitasi keterampilan sosial anak kelompok B.
Analisis Perilaku Mahasiswa FISIP UNSOED Angkatan 2021-2023 Pemilik Second Account Instagram Sukmadewi, Syaimaa' Nadiya; Nur Azizah, Ajeng Kurnia; Kurniasih, Yesi; Purnama, Hidayati; Wibisono, Sentot Satrio; Camila, Maretta Aura Najwa; Lestari, Soetji
Jurnal Interaksi Sosiologi Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Interaksi Volume 3 Nomor 2 2024
Publisher : Laborataorium Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/jis.v3i2.10767

Abstract

Instagram pertama kali muncul pada tahun 2010 dan seiring berjalannya waktu, instagram memiliki pengguna yang semakin banyak. Fenomena yang menarik di Instagram adalah bagaimana pengguna berinteraksi dengan akun yang berbeda. Instagram digunakan sebagai media untuk mengekspresikan diri dan menunjukkan eksistensi penggunanya. Banyak pengguna instagram khususnya mahasiswa yang memiliki lebih dari satu akun instagram. Pada akun pertama pengguna lebih cenderung mengunggah hal-hal yang membangun personal branding mereka sesuai dengan keinginan mereka untuk dilihat oleh orang lain. Sebaliknya, akun kedua cenderung membagikan sesuatu yang bersifat lebih privasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif komparatif dengan menggunakan metode pengumpulan data survei melalui penyebaran kuesioner secara online melalui Google Form. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan perilaku pada akun pertama dan akun kedua instagram mahasiswa FISIP angkatan 2021-2023 Universitas Jenderal Soedirman. Hasil penelitian tersebut menunjukkan adanya perbedaan perilaku seperti jumlah pengikut pada akun pertama dan kedua, konten yang paling sering dibagikan pada akun pertama dan kedua, serta alasan memiliki akun instagram pertama dan kedua. Perbedaan tersebut disebabkan mahasiswa FISIP Universitas Jenderal Soedirman angkatan 2021-2023 memilih akun kedua untuk menjaga privasinya dari publik. Sedangkan, pada akun pertama instagram cenderung digunakan untuk menjaga citra baik mereka dalam menggunakan instagram. Kata Kunci: Akun kedua, Instagram, Mahasiswa Instagram first appeared in 2010, and as time goes by, it has more and more users. An interesting phenomenon on Instagram is how users interact with different accounts. Instagram is used as a medium to express themselves and show the existence of its users. Many Instagram users, especially students, have more than one Instagram account. On the first account, users are more likely to upload things that build their personal branding according to their desire to be seen by others. Conversely, the second account tends to share something that is more private. The method used in this research is comparative quantitative using survey data collection methods through distributing questionnaires online via Google Form. The purpose of this study is to determine the differences in behavior on the first account and the second account of Instagram among FISIP students in the class of 2021-2023 at Jenderal Sudirman University. The results showed differences in behavior, such as the number of followers on the first and second accounts, the content most often shared on the first and second accounts, and the reasons for having the first and second Instagram accounts. This difference is due to the 2021-2023 generation of FISIP Universitas Jenderal Soedirman students choosing a second account to maintain their privacy from the public. Meanwhile, the first account tends to be used to maintain their good image in using Instagram. Keywords : Second account, Instagram, Student
Penerapan Teknologi Akuaponik untuk Meningkatkan KualitasKangkung dan Selada Air pada Kolam Ikan Bawal di Desa Kutayasa,Kabupaten Banjarnegara erlambang, SINDY RAFI ERLAMBANG; Aulia Setiawati, Nurul; Alzaneta, Siva; Kurniasih, Yesi; Erlangga Yustisia, Caesar; Amellia Andriyan Wibowo, Shera; Alifiansyah, Syarif; Taufik, Muhamad; Nasution, Nadia; Agustina, Maya; Shabrina Yandri, Rizqa; Anastasya, Genuita
Artha Imperium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 nomor 2 2025
Publisher : PT. Artha Genetikalab Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62521/v53h3006

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untukmenerapkan teknologi budidaya akuaponik dalam rangkameningkatkan kualitas ikan bawal air tawar (Colossomamacropomum) di Desa Kutayasa, Kecamatan Bawang,Banjarnegara tahun 2025. Pengabdian ini bertujuan untukmemberikan pelatihan kepada masyarakat mengenaipemanfaatan aquaponik karena sistem ini bisa dilakukandalam skala rumah tangga. Metode pelaksanaan meliputitahap persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi program denganmelibatkan partisipasi aktif masyarakat dan dukungan mitralokal. Sistem akuaponik yang mengintegrasikan budidaya ikanbawal dan tanaman sayuran seperti kangkung serta selada airditerapkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahansekaligus meningkatkan produktivitas sumber daya air dantanah. secara berkelanjutan. Hasil pengamatan menunjukkanbahwa sistem ini berhasil meningkatkan pertumbuhan ikanbawal, menjaga kualitas air, serta memberikan manfaatganda berupa panen ikan dan sayuran. Program ini jugaberperan dalam membangun kesadaran kolektif masyarakatakan pentingnya teknologi budidaya yang modern dan ramahlingkungan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangandan kesejahteraan desa.