Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

INTERNALISASI NILAI-NILAI MODERASI MELALUI KITAB AT-TAḤLIYYAH (STUDI KASUS DI MADRASAH DINIYAH HM AL-MAHRUSIYAH) Muhammad Ullin Nuha; Reza Ahmad Zahid; Abbas Sofwan M.F.
Jurnal Studi Pesantren Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Studi Pesantren
Publisher : Pascasarjana Universitas Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/studipesantren.v6i1.2228

Abstract

This study explores the process of internalizing the values of religious moderation through the learning of the At-Taḥliyyah book at Madrasah Diniyah HM Al-Mahrusiyah Lirboyo Kediri as part of character formation for moderate-minded students. The increasing trend of exclusivism and intolerance among certain groups forms the background of this research. As traditional Islamic educational institutions, pesantrens play a strategic role in instilling balance and tolerance through cultural and exemplary approaches. This research adopts a qualitative descriptive method with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation of the At-Taḥliyyah  learning process. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, including reduction, presentation, and conclusion drawing. The results reveal that the internalization of moderation values occurs through three main stages: value transformation, value transaction, and value transinternalization. Through these stages, students not only understand moderation cognitively but also apply it in social behavior that reflects tawassuṭh (moderation), i‘tidāl (justice), tasāmuh (tolerance), syūrā (consultation), iṣlāḥ (reform), and muwāṭanah (patriotism). This study concludes that the At-Taḥliyyah book serves as an effective educational medium for strengthening student character in line with national values, humanism, and the Ministry of Religious Affairs’ vision of religious moderation.
PENGUATAN LITERASI DI FORUM KAJIAN ILMIAH PONDOK PESANTREN LIRBOYO KEDIRI Moh. Turmudi; Reza Ahmad Zahid
BHAKTI: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/bjppm.v1i01.2598

Abstract

The purpose of this service activity is to strengthen the scientific work of students who have standard standards and can be accounted for academically in accordance with the rules of the Indonesian language. The results of Islamic boarding school literacy assistance are directed at carrying out the mission of making pesantren a center for comprehensive and academically accountable scientific studies and publications of Islamic scholarship. Where this is realized by carrying out activities related to Islamic boarding school literacy on a massive and sustainable basis. As a first step for developing the role and function of Islamic boarding schools as centers of Islamic studies and able to adapt to the development of science and technology. FKI Pesantren Lirboyo Kediri is very representative to develop a literacy culture. Constructive collaboration with various parties will further strengthen the writing quality of the FKI team.
Masafatul Qoshri Sebagai Alasan Penetapan Wali Hakim Dalam Pernikahan: studi kasus di KUA Kecamatan Kota Kota Kediri Muhammad Kharfi; Yustafad Yustafad; Reza Ahmad Zahid
Legitima : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 1 No. 2 (2019): Legitima: Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/legitima.v1i2.922

Abstract

Pernikahan dilaksanakan dengan sighat ijab dan qabul antara walinikah dengan mempelai pria. Bagaimana jika wali mempelai putritidak berada di tempat pernikahan (berada di tempat yang jauh/masyafatul qoshri). Wali hakim merupakan alternatif bagimempelai perempuan yang demikian itu. Persoalan masyafatulqoshri menjadi fenomena menarik di wilayah Kantor UrusanAgama (KUA) Kecamatan Kota Kota Kediri. Fokus penelitian ini 1)Bagaimana prosedur Pernikahan oleh Wali Hakim ataspertimbangan Masyafatul Qoshri di KUA Kecamatan Kota KotaKediri? 2) Bagaimana pelaksanaan pernikahan oleh Wali Hakimatas pertimbangan Masyafatul Qoshri di KUA Kecamatan KotaKota Kediri?. Hasil penelitiannya yaitu: 1) Prosedur perkawinansebab masyafatul qoshri adalah Pemberitahuan kehendak nikaholeh calon mempelai dengan membawa surat-surat yangdiperlukan, antara lain Surat keterangan yang menerangkan WaliNasab calon mempelai perempuan berada di tempat yang jauh,sejauh masyafatul qoshri 2) Pelaksanaan pernikahan oleh walihakim sebab masyafatul qoshri di KUA Kecamatan Kota KotaKediri sama dengan pernikahan pada umumnya, hanya ditambahsurat keterangan dari kepala desa tentang wali hakim.
Peranan Mediator Dalam Penyelesaian Sengketa Harta Gono-Gini Akibat Kasus Perceraian: Studi Kasus di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri Reza Ahmad Zahid; Ahmad Badi'
Legitima : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 2 No. 2 (2020): Legitima: Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/legitima.v2i2.1247

Abstract

Sebagai konsekuensi logis bahwa negara Indonesia sebagai negara yang berlandaskan hukum, maka seluruh aspek kehidupan masyarakat diatur oleh hukum termasuk mengenai perkawinan, perceraian dan kewarisan. Dengan lahirnya Undang-undang No.1 Tahun 1974 tentang perkawinan, yang mulai berlaku efektif sejak tanggal 01 Oktober 1975 adalah merupakan salah satu bentuk unifikasi dan kodifikasi hukum di Indonesia tentang perkawinan beserta akibat hukumnya. Contohnya terkait perceraian, apabila terjadi perceraian tentu akan membawa akibat hukum sebagai konsekuensi dari perceraian tersebut, yaitu terhadap status suami dan istri, kedudukan anak maupun mengenai harta bersama yang diperoleh sepanjang perkawinan. Tulisan ini memfokuskan pada proses mediasi sengketa harta gono-gini di Pengadilan Agama khususnya Kabupaten Kediri, kemudian dilanjutkan dengan uraian tentang peranan mediator dalam penyelesaian sengketa harta gono-gini di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri. Penelitian yang dilakukan peneliti tergolong dalam jenis penelitian kualitatif karena data diambil dari pengamatan langsung di lapangan dan berupa kata tertulis atau lisan dari orang dan perilaku yang diamati yaitu proses mediasi dan peranan mediator dalam penyelesaian sengketa harta gono-gini. Tulisan ini menyimpulkan bahwa dalam proses mediasi di Pengadilan Agama kabupaten Kediri melewati beberapa proses Pertama, sidang pra mediasi, Kedua, pelaksanaan mediasi, Ketiga, laporan mediasi, Keempat, sidang lanjutan laporan mediasi. Adapun peran mediator di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri sendiri harus memenuhi beberapa persyaratan antara lain : Pertama, Keberadaan mediator disetujui oleh kedua belah pihak, Kedua, Tidak mempunyai hubungan keluarga sedarah atau semenda sampai dengan derajat kedua dengan salah satu pihak yang bersengketa, Ketiga, Tidak memiliki hubungan kerja dengan salah satu pihak yang bersengketa., Keempat, Tidak mempunyai kepentingan finansial atau kepentingan lain terhadap kesepakatan para pihak, Kelima, Tidak memilliki kepentingan terhadap proses perundingan maupun hasilnya. Secara keseluruhan peran mediator di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri sangat dibutuhkan untuk mendamaikan kedua belah pihak yang bersengketa, mediator sendiri harus mempunyai skill dan teknik komunikasi supaya para pihak bisa diambil hatinya oleh mediator sendiri.