Oktaviana, Dinda
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Memerangi Hoaks Oktaviana, Dinda; Dewi, Dini Anggraeni; Purnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.932 KB)

Abstract

Tulisan ini akan membahas mengenai peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam memerangi hoaks. Penelitian ini dilakukan mengingat masih banyak masyarakat yang dengan mudah memercayai hoaks, bahkan sampai turut menyebarkannya. Selain itu, banyak juga masyarakat yang tidak acuh terhadap hoaks yang menyebar di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, yaitu menelusuri sumber-sumber atau referensi yang relevan dengan penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak kasus hoaks di Indonesia yang dengan mudah dipercayai dan turut disebarkan oleh pembaca atau pendengarnya. Untuk meminimalisir kasus hoaks, Pendidikan Kewarganegaraan turut berperan aktif dengan cara menerapkan nilai-nilai yang diajarkan dalam Pendidikan Kewarganegaraan, serta penegakan hukum yang berlaku. Nilai-nilai tersebut diantaranya adalah berpikir kritis dan rasional, bersikap cerdas dalam menanggapi isu-isu, bertanggung jawab, serta memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi sebaik mungkin.
Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Memerangi Hoaks Oktaviana, Dinda; Dewi, Dini Anggraeni; Purnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2218

Abstract

Tulisan ini akan membahas mengenai peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam memerangi hoaks. Penelitian ini dilakukan mengingat masih banyak masyarakat yang dengan mudah memercayai hoaks, bahkan sampai turut menyebarkannya. Selain itu, banyak juga masyarakat yang tidak acuh terhadap hoaks yang menyebar di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, yaitu menelusuri sumber-sumber atau referensi yang relevan dengan penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak kasus hoaks di Indonesia yang dengan mudah dipercayai dan turut disebarkan oleh pembaca atau pendengarnya. Untuk meminimalisir kasus hoaks, Pendidikan Kewarganegaraan turut berperan aktif dengan cara menerapkan nilai-nilai yang diajarkan dalam Pendidikan Kewarganegaraan, serta penegakan hukum yang berlaku. Nilai-nilai tersebut diantaranya adalah berpikir kritis dan rasional, bersikap cerdas dalam menanggapi isu-isu, bertanggung jawab, serta memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi sebaik mungkin.
Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa SD di Era Digital Oktaviana, Dinda; Hopipiah, Hesti; Arifin, Muh, Husen; Wahyuningsih, Yona
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3530

Abstract

Sejak berkembangnya teknologi saat ini, banyak sekali pengaruh yang berdampak pada berbagai aspek terutama pada rendahnya keterampilan sosial siswa SD. Penelitian ini untuk memberi informasi mengenai upaya meningkatkan keterampilan sosial siswa di era digital saat ini dengan mengkaji dan menghubungkan penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Metode kajian pustaka merupakan metode yang digunakan pada penelitian ini, sehingga data yang dihasilkan berbentuk deskriptif mengenai bagaimana upaya dalam meningkatkan keterampilan siswa sd di era digital saat ini. Hasil dari penelitian yang dilakukan terdapat berbagai hal yang dapat dilakukan oleh seorang pendidik dalam mengembangkan keterampilan sosial siswa yakni memahami, menguasai, menyusun RPP, serta memilih metode.bahan ajar dan media pembelajaran yang selaras dengan tujuan yang akan dicapai. Pentingnya peran guru dalam mengembangkan keterampilan sosial ini, sebab guru merupakan role model yang akan dijadikan contoh oleh peserta didiknya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KEGIATAN PEERTEACHING MAHASISWA CALON GURU Oktaviana, Dinda; Shalsabila, Shalwa Rizkya; Sasmita A, Wijang Putra; Rostika, Deti; Sudarmansyah, Ranu
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 1 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i1.725

Abstract

Pendidikan saat ini dihadapkan pada sejumlah tantangan yang memengaruhi proses pembelajaran. Salah satu isu krusial adalah ketidakseimbangan akses terhadap pendidikan, terutama dalam mengadopsi teknologi dalam pembelajaran. Kesenjangan digital dan perubahan dalam kurikulum serta metode pengajaran juga menjadi sorotan. Tingkat stres siswa, khususnya terkait tekanan ujian dan kesejahteraan mental, menjadi perhatian penting dalam lingkup pendidikan. Penelitian ini membahas penggunaan metode Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan interaksi siswa dalam proses pembelajaran. Model pembelajaran ini menekankan pada pemecahan masalah dunia nyata, keterlibatan aktif siswa, dan pengembangan keterampilan kritis. Rekomendasi dari penelitian ini menekankan perlunya keseimbangan antara substansi materi dan keterampilan mengajar guru dalam mengimplementasikan PBL. Perencanaan pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan siswa, penggunaan teknologi yang kreatif, evaluasi yang berkelanjutan, dan kolaborasi antar siswa menjadi poin penting dalam meningkatkan efektivitas proses pembelajaran.