Membaca buku merupakan cara efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi anak sekolah. Kemampuan ini akan menjadi penentu keberhasilan berpikir kritis, berkomunikasi, kemampuan akademik dan prestasi belajar. Namun, sejauh ini minat dan motivasi anak untuk membaca buku khususnya buku cetak mulai menurun. Hal ini mengkhawatirkan karena akan berdampak anak tidak termotivasi untuk membudayakan membaca buku. Oleh sebab itu, perlu langkah inovatif agar anak sekolah dasar tertarik untuk membaca buku dengan memanfaatkan dunia digital. Tujuan penelitian ini yakni merancang buku cerita digital fabel berorientasi kearifan lokal Kalimantan Selatan untuk meningkatkan literasi membaca siswa SD. Penelitian ini menggunakan model penelitian Four-D yaitu: Define (Pendifnisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran). Kelayakan yang didapat berdasarkan hasil penilain dari 3 ahli validator, maka produk yang dikembangkan mendapatkan 41 skor dengan interpretasi 91% dari ahli media, selanjutkan dari ahli materi memmberikan skor 48 dengan insterpretasi 80%, lalu dari ahli bahasa memberikan skor 30 dengan interpretasi 85%. Hasil penilaian angket dari guru didapatkan nilai 86,6% dari nilai maksimal 100% dan dapat dikategorikan sangat layak atau sangat baik, sedangkan dari hasil rata-rata nilai yang diperoleh dari 18 responden siswa kelas III SDN Sungai Lulut 8 Banjarmasin adalah 80,64% dari nilai maksimal 100% dan dapat dikategorikan “layak atau baik”.