Permana, Belva Saskia
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peranan Guru Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membangun Pendidikan Karakter pada Siswa Sekolah Dasar Permana, Belva Saskia; Dewi, Dinie Anggraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.178 KB)

Abstract

Peran guru dalam membentuk peserta didiknya sanggatlah penting. Arahan guru menjadi petunjuk jalan bagi kegiatan siswanya. Seorang guru yang tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik dan melatih, ketika ingin mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Untuk membuat seorang siswa berperilaku yang berkarakter, sebagai pendidik harus bisa memberikan contoh perilaku yang baik bagi siswanya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru kewarganegaraan dalam membangun pendidikan karakter pada siswa sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh dan menyusun data penelitian adalah dengan studi literatur. Hasil yang akan dicapai dari penelitian ini adalah Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru pendidikan kewarganegaraan dalam pembentukan karakter pancasila pada siswa sekolah dasar yaitu motivator, dinamisator, evaluator, inspirator dan keteladanan. Karakter yang terbentuk siswa dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan berdasarkan peran guru adalah disiplin, tanggung jawab dan religius.
Peranan Guru Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membangun Pendidikan Karakter pada Siswa Sekolah Dasar Permana, Belva Saskia; Dewi, Dinie Anggraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2372

Abstract

Peran guru dalam membentuk peserta didiknya sanggatlah penting. Arahan guru menjadi petunjuk jalan bagi kegiatan siswanya. Seorang guru yang tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik dan melatih, ketika ingin mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Untuk membuat seorang siswa berperilaku yang berkarakter, sebagai pendidik harus bisa memberikan contoh perilaku yang baik bagi siswanya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru kewarganegaraan dalam membangun pendidikan karakter pada siswa sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh dan menyusun data penelitian adalah dengan studi literatur. Hasil yang akan dicapai dari penelitian ini adalah Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru pendidikan kewarganegaraan dalam pembentukan karakter pancasila pada siswa sekolah dasar yaitu motivator, dinamisator, evaluator, inspirator dan keteladanan. Karakter yang terbentuk siswa dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan berdasarkan peran guru adalah disiplin, tanggung jawab dan religius.
Penerapan Metode Enjoyable Learning pada Pembelajaran IPS di SD Kelas Awal Adhari, Putri Amelia; Permana, Belva Saskia; Aditia, Ilham Maulana; Arifin, Muh. Husen; Wahyuningsih, Yona
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3536

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan salah satu mata pelajaran yang dinilai terlalu banyak membaca dan materi dalam proses belajarnya. Oleh karena itu terkadang peserta didik khususnya anak-anak Sekolah Dasar (SD) merasa bosan jika harus mendengarkan gurunya menggunakan metode ceramah selama menyampaikan materi tersebut. Terkadang hal itu memicu sikap peserta didik yang enggak untuk memperhatikan sehingga akhirnya ilmu yang diberikan tidak sampai dan tidak dapat diterima dengan baik. Karenanya, metode baru harus diterapkan salah satunya adalah dengan metode belajar menyenangkan. Metode ini merupakan salah satu cara mengajar dimana seorang guru dengan kreativitas dan kompetensi yang dimilikinya mampu menciptakan suasana mengajar dan proses pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didiknya sehingga mereka tertarik untuk menyimak materi pembelajaran tersebut. Dengan demikian, hasil akhir dari pembelajaran yaitu ilmu tersampaikan dan materi dimengerti oleh peserta didik akan terlaksana dengan baik