Aditia, Ilham Maulana
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Runtuhnya Nilai-Nilai Persatuan dan Kesatuan Bangsa Bernegara Akibat Merajarelanya Hoax Aditia, Ilham Maulana; Dewi, Dinie Anggraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.371 KB)

Abstract

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), persatuan memiliki makna sebagai sebuah gabungan, ikatan yang terdiri dari beberapa bagian yang sudah bersatu. Sedangkan kesatuan bermakna perihal satu, sifat tunggal, satuan. Dengan pengertian tersebut berarti secara garis besar bahwa persatuan dan kesatuan berarti bersatunya suatu bangsa untuk mencapai tujuan bersama demi tercapainya kemajuan dan berkembangnya Negara tersebut, karena meskipun pemerintahan dan pemimpin dalam suatu Negara tersebut berjalan dengan baik tapi tanpa adanya persatuan dan kesatuan semua tidak akan berjalan dengan lancar. Pada masa sekarang ini persatuan dan kesatuan dinegara Indonesia sedang terombang-ambing hal ini dikarenakan banyaknya menyebar hoax di Negara Indonesia yang bertujuan untuk mengadu domba bangsa sendiri. Menurut Wikipedia, hoak adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya. Hal ini tidak sama dengan rumor, ilmu semu, atau berita palsu, maupun April Mop. Tujuan dari berita bohong adalah membuat masyarakat merasa tidak aman, tidak nyaman, dan kebingungan. Oleh karena itu, sebagai warga Negara yang baik sudah seharusnya saling bahu membahu dalam memberantas hoax dan semakin meningkatkan persatuan dan kesatuan di Negara Indonesia.
Runtuhnya Nilai-Nilai Persatuan dan Kesatuan Bangsa Bernegara Akibat Merajarelanya Hoax Aditia, Ilham Maulana; Dewi, Dinie Anggraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2410

Abstract

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), persatuan memiliki makna sebagai sebuah gabungan, ikatan yang terdiri dari beberapa bagian yang sudah bersatu. Sedangkan kesatuan bermakna perihal satu, sifat tunggal, satuan. Dengan pengertian tersebut berarti secara garis besar bahwa persatuan dan kesatuan berarti bersatunya suatu bangsa untuk mencapai tujuan bersama demi tercapainya kemajuan dan berkembangnya Negara tersebut, karena meskipun pemerintahan dan pemimpin dalam suatu Negara tersebut berjalan dengan baik tapi tanpa adanya persatuan dan kesatuan semua tidak akan berjalan dengan lancar. Pada masa sekarang ini persatuan dan kesatuan dinegara Indonesia sedang terombang-ambing hal ini dikarenakan banyaknya menyebar hoax di Negara Indonesia yang bertujuan untuk mengadu domba bangsa sendiri. Menurut Wikipedia, hoak adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya. Hal ini tidak sama dengan rumor, ilmu semu, atau berita palsu, maupun April Mop. Tujuan dari berita bohong adalah membuat masyarakat merasa tidak aman, tidak nyaman, dan kebingungan. Oleh karena itu, sebagai warga Negara yang baik sudah seharusnya saling bahu membahu dalam memberantas hoax dan semakin meningkatkan persatuan dan kesatuan di Negara Indonesia.
Penerapan Metode Enjoyable Learning pada Pembelajaran IPS di SD Kelas Awal Adhari, Putri Amelia; Permana, Belva Saskia; Aditia, Ilham Maulana; Arifin, Muh. Husen; Wahyuningsih, Yona
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3536

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan salah satu mata pelajaran yang dinilai terlalu banyak membaca dan materi dalam proses belajarnya. Oleh karena itu terkadang peserta didik khususnya anak-anak Sekolah Dasar (SD) merasa bosan jika harus mendengarkan gurunya menggunakan metode ceramah selama menyampaikan materi tersebut. Terkadang hal itu memicu sikap peserta didik yang enggak untuk memperhatikan sehingga akhirnya ilmu yang diberikan tidak sampai dan tidak dapat diterima dengan baik. Karenanya, metode baru harus diterapkan salah satunya adalah dengan metode belajar menyenangkan. Metode ini merupakan salah satu cara mengajar dimana seorang guru dengan kreativitas dan kompetensi yang dimilikinya mampu menciptakan suasana mengajar dan proses pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didiknya sehingga mereka tertarik untuk menyimak materi pembelajaran tersebut. Dengan demikian, hasil akhir dari pembelajaran yaitu ilmu tersampaikan dan materi dimengerti oleh peserta didik akan terlaksana dengan baik