John Agustinus
School of Economics Jayapura Port Numbay, Jayapura, Indonesia

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH MOTIVASI DAN PRESTASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PERTAMBANGAN DAN ENERGI KABUPATEN YAHUKIMO YEIMO, HARUN; AGUSTINUS, JOHN
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 9 No 2 (2019): JEB Vol 9 No 2 Januari 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55049/c4h0e545

Abstract

Dalam organisasi pemerintahan, tuntutan akan pelayanan menjadi semakin besar bersamaan dengan perkembangan masyarakat. Aparatur pemerintah dalam lembaga birokrasi dituntut untuk mampu mengaktualisasikan dirinya sebagai sumber daya manusia yang berkualitas. Hal ini sangat diperlukan mengingat aparatur pemerintah adalah abdi Negara dan abdi masyarakat yang diharapkan dapat memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Berdasarkan uraian yang telah kami kemukakan di atas, penulis tertarik untuk mengadakan penelitian guna menyusun tesis. Alat analisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan menggunakan program SPSS versi 20 untuk mengolah data analisis. Hasil Penelitian ditemukan Variabel Motivasi Kerja dan Prestasi Kerja secara parsial mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai, hal ini ditandai dengan t hitung (2,487) > t tabel (2,034) dengan tingkat signifikan sebesar 0,018. Variabel Prestasi Kerja secara parsial mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan, hal ini ditandai dengan t hitung (3,004) > t tabel (2,034) dengan tingkat signifikan sebesar 0,005. Variabel Motivasi Kerja dan Prestasi Kerja secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan yang ditunjukkan dengan nilai F hitung (14,371) > F tabel (3,29) dengan tingkat signifikansi 0,000.
Analisis Tingkat Kesehatan Bank Dengan Metode Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital (RGEC) Terhadap PT. Bank Negara Indonesia 46 Tbk, PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT. Bank Tabungan Negara Tbk, PT. Bank Mandiri Tbk Antonio, Ronald; Toatubun, Najarudin; Agustinus, John
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 17 No 2 (2025): JEB Vol 17 No 2 Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55049/2vxvs236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan bank BUMN tahun 2019-2023 ditinjau dari aspek Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital secara keseluruhan. Metode penelitian ini adalah menggunakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini seluruh bank PT. Bank Negara Indonesia 46 Tbk, PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT. Bank Tabungan Negara Tbk, PT. Bank Mandiri Tbk tahun 2019- 2023. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah teknik dokumentasi dan teknik kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kesehatan bank dengan pendekatan Risiko (Risk-Based Bank Rating) dengan cakupan penilaian meliputi faktor-faktor RGEC. Hasil dari penelitian ini menunjukan secara keseluruhan tingkat kesehatan bank PT. Bank Negara Indonesia 46 Tbk, PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT. Bank Tabungan Negara Tbk, PT. Bank Mandiri Tbk tahun 2019- 2023, dari segi Profil Risiko yaitu dengan menganalisis risiko kredit yang diwakili dengan rasio Non Perfoming Loan (NPL) dan dari analisis Risiko Kredit yang diwakili dengan rasio Loan to Deposite Ratio (LDR) dikatakan “Sehat”. Sedangkan dari segi Good Corporate Governance (GCG) tingkat kesehatan bank BUMN dikatagorikan “Baik”. Secara keseluruhan tingkat kesehatan bank dari segi Earnings (Rentabilitas) yaitu dengan menganalisis rasio Return On Asset (ROA) atau perolehan laba berdasarkan aset dan rasio Net Interest Margin (NIM) atau kemampuan manajemen dalam mengendalikan biaya-biaya bank dikatakan “Sangat Sehat” dan dari segi permodalan yang diwakili dengan menghitung rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) bank BUMN dikatakan “Sangat Sehat”. Hasil analisis metode Risk Profile, Good Corporate Governance Earning dan Capital dapat diketahui bahwa PT. Bank Negara Indonesia, tbk sangat sehat dengan predikat terbaik pertama, kenudian disusul dengan PT. Bank Tabungan Negara, tbk dengan peringkat terbaik kedua sangat sehat, selanjutnya PT. Bank Mandiri, tbk berkinerja sangat sehat ketiga dan PT. Bank Rakyat Indonesia, tbk dari hasil analisis menempati peringkat keempat sangat sehat. Selanjutnya hasil penelitian mampu menjelaskan PT. Bank Negara Indonesia, tbk adalah bank yang berkinerja sangat baik dan juga bank yang sangat sehat dibandingkan dengan PT. Bank Rakyat Indonesia, tbk; PT. Bank Tabungan Negara, tbk dan PT. Bank Mandiri, tbk.
Analisis Variabel-Variabel Yang Mempengaruhi Penyusunan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Berbasis Kinerja Di Provinsi Papua Bonai, Denny Henrry; Agustinus, John; Jouwe, Musa Yan
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 17 No 2 (2025): JEB Vol 17 No 2 Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55049/qc53fw26

Abstract

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2014 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah membuka peluang yang luas bagi daerah untuk mengembangkan dan membangun daerahnya sesuai dengan kebutuhan dan prioritas masing-masing. Pemberlakuan undang-undang tersebut di atas membawa konsekuensi bagi daerah berupa pertanggungjawaban atas pengalokasian dana yang dimiliki secara berdaya guna dan berhasil guna, terutama dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan pelayanan publik kepada masyarakat. Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, pemerintah harus berupaya mewujudkan keberhasilan pelaksanaan penggunaan anggaran berbasis kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor komitmen dari seluruh komponen organisasi, pembenahan administrasi, kecukupan sumber daya, penghargaan dan sanksi terhadap penyusunan APBD berbasis kinerja secara simultan dan parsial. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua yang berjumlah 26 unit dan Kepala SKPD serta Kepala Subbagian Perencanaan masing-masing SKPD menjadi sampel dalam penelitian ini yang berjumlah 70 orang. Untuk menguji hipotesis pengaruh faktor komitmen seluruh komponen organisasi, pembenahan administrasi, sumber daya yang cukup, penghargaan dan sanksi terhadap penyusunan APBD berbasis kinerja secara simultan dan parsial digunakan Uji F dan Uji t dengan metode analisis regresi linier berganda melalui program SPSS 20.0. Hasil penelitian membuktikan bahwa secara simultan faktor komitmen seluruh komponen organisasi, pembenahan administrasi, sumber daya yang cukup, penghargaan dan sanksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyusunan APBD berbasis kinerja. Secara parsial faktor komitmen seluruh komponen organisasi, pembenahan administrasi dan sanksi (punishment) berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyusunan APBD berbasis kinerja
Pengaruh Kebijakan Pemerintah Dan Penyerapan Anggaran Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dengan Penggunaan Sistem Informasi Sebagai Variabel Intervening Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan HAM Papua Pasanda, Mariam; Agustinus, John; Melmambessy, Dani
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 17 No 2 (2025): JEB Vol 17 No 2 Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55049/t6fdxg92

Abstract

Variabel Kebijakan Pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penggunaan Sistem Informasi. Ini berarti semakin baik kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah, semakin tinggi tingkat penggunaan sistem informasi yang ada di instansi tersebut. Variabel Penyerapan Anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penggunaan Sistem Informasi. Ini artinya penyerapan anggaran yang efisien memungkinkan pengadaan perangkat teknologi yang lebih baik, yang mendukung penggunaan sistem informasi yang lebih optimal dalam pengelolaan data. Variabel Kebijakan Pemerintah berpengaruh positif terhadap Kualitas Laporan Keuangan, meskipun pengaruh ini tidak signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun kebijakan memberikan pedoman untuk pengelolaan anggaran dan pelaporan keuangan, kebijakan tersebut tidak cukup kuat untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan secara langsung
Analisis Pengelolaan Keuangan, Sumber Daya Keuangan Dan Disiplin Kerja Terhadap Kualitas Kinerja Keuangan Pada PT Bir Ali Perkasa Di Kota Jayapura Agustinus, John; Sarminanto; Pasalbessy, Victor F.
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 18 No 1 (2026): JEB Vol 18 No 1 Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55049/dch96q36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh pengelolaan keuangan, sumber daya keuangan, dan disiplin kerja terhadap kualitas kinerja keuangan. Kualitas kinerja keuangan merupakan salah satu indikator kunci keberhasilan suatu organisasi dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki secara efisien dan efektif. Permasalahan yang seringkali dihadapi dalam praktik adalah adanya indikasi pengelolaan keuangan yang belum optimal, keterbatasan sumber daya keuangan, serta tingkat disiplin kerja pegawai yang beragam, yang secara potensial dapat berdampak negatif pada hasil kinerja keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 70 sampel responden. Teknik analisis data melibatkan analisis regresi linier berganda untuk mengidentifikasi signifikansi pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil hipotesis, pengelolaan keuangan dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kinerja keuangan, sementara sumber daya keuangan tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kualitas kinerja keuangan. Studi ini menyimpulkan bahwa pengelolaan yang transparan dan akuntabel, serta penegakan disiplin kerja yang ketat, merupakan faktor krusial dalam mencapai kinerja keuangan yang berkualitas. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan kompetensi dalam pengelolaan keuangan dan penguatan budaya disiplin kerja di lingkungan organisasi untuk mengoptimalkan kinerja keuangan di masa mendatang.