Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perilaku Pencegahan Covid-19 dan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Tangan Cair (Handsoap) di Rumah Tangga Harahap, Yanna Wari; Harahap, Suryati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 1 (2021): Vol.3 No.1 April 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.238 KB) | DOI: 10.51933/jpma.v3i1.434

Abstract

Covid-19 is a disease caused by the SARS-CoV-2 virus which is part of the Corona virus type. Efforts to prevent the transmission of Covid-19 by complying health protocols, one of which implementing the behavior of washing hands with soap. Provision of liquid hand washing (handsoap) in households is rarely provided because the price of liquid hand washing soap is higher than others. This has resulted rarely people providing special hand washing soap during this pandemic. There are two types of soap, namely bar soap and liquid soap. The content in liquid soap or bar soap is same. The process of making liquid soap using bar soap can be said to be easy to do. In the manufacturing process, it doesn't require that many materials are used. During the pandemic, we are required to oblige our hands with soap to maintain health. The benefits of washing hands with are to avoid the various of germs. By getting used to using soap, we will maintain health for ourselves and others.
PENYULUHAN ALAT KONTRASEPSI DAN EFEK SAMPING SUNTIK KEPADA MASYARAKAT DI DESA AEK BAYUR KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN BATUNADUA Harahap, Suryati; Harahap, Yanna Wari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 3 (2021): Vol. 3 No. 3 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.449 KB) | DOI: 10.51933/jpma.v3i3.488

Abstract

The family planning program is one of the most important national development programs in the context of realizing a prosperous Indonesian family. One of the main tasks of family planning (KB) development towards the development of a prosperous family is through birth control efforts that can be done by using contraception. Rapid population development will affect life in society. To prevent this problem, the government held a family planning program. The use of injectable contraception is the most popular method by the community to date. The purpose of this community service activity is so that the community can increase knowledge about injectable contraceptives as pregnancy prevention protection. Counseling is carried out using flipcharts. The population and sample of this service are couples of childbearing age as many as 15 people. This activity was carried out at the Aek Bayur Village Hall. The results of this community service were enthusiastically received by the participants as seen from the many people who asked about information on injectable contraceptives, installation procedures, contraindications, advantages and disadvantages of using this contraceptive injection. It is recommended that outreach activities in increasing knowledge about injectable contraceptives can be carried out regularly with a more frequent frequency and the range of information dissemination can also be expanded to families in general so that everyone, families and the community better know, understand about injectable contraceptives as pregnancy prevention protection.
Pengaruh Pemberian Informasi Menggunakan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Personal Hygiene Saat Menstruasi pada Remaja di SMA Negeri 7 Kota Padangsidimpuan Tahun 2024 harahap, yanna wari; Hasibuan, Ahmad Safii; Siregar, Hera Soraya Wardani; Harahap, Suryati; Nurlaila; Arbaiyah, Ita; Nursalmah; Yasin, Kombang Ali
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1804

Abstract

Kebersihan diri saat menstruasi penting untuk menentukan kesehatan organ reproduksi remaja putri dan menghindari infeksi. Masalah yang dapat muncul akibat kebersihan diri yang buruk saat menstruasi adalah berkembangnya infeksi, seperti infeksi alat kelamin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media leaflet terhadap pengetahuan personal higiene saat menstruasi pada remaja putri di SMA Negeri 7 Kota Padangdimpuan Tahun 2024 dengan menggunakan jenis desain dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Besar sampelnya adalah 49 orang. . Berdasarkan hasil penelitian, tingkat pengetahuan remaja mengenai kebersihan diri saat menstruasi sebelum dilakukan pengobatan tergolong rendah sebanyak 27 orang (55,1%) dan baik sebanyak 4 orang (8,2%). Setelah dilakukan intervensi, sebagian besar remaja memiliki tingkat pengetahuan yang baik, yaitu sebanyak 36 orang (73,5%) dan sebagian kecil (8,2%) yang memiliki tingkat pengetahuan rendah. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon diperoleh dengan nilai p-value=0.000 (p<0.05), maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh edukasi kesehatan dengan menggunakan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai Personal Hygiene saat menstruasi di SMA Negeri 7 Kota Padangsidimpuan tahun 2024. Diharapkan kepada siswa SMA Negeri 7 Kota Pdangsidimpuan yang memiliki Personal Hygiene yang buruk agar dapat meningkatkan Personal Hygiene dengan cara menjaga kesehatan diri sendiri, rajin mencari informasi mengenai Personal Hygiene saat menstruasi.
Intervensi Sekolah Berbasis Teori untuk Mencegah Perilaku Seksual Berisiko pada Remaja: Scoping Review harahap, yanna wari; Nurlaila, Nurlaila; Ramadhini, Delfi; Nasution, Nurul Hidayah; Hasibuan, Ahmad Safii; Ahmad, Haslinah; Harahap, Suryati; Sahriani, Henny; Harahap, Dewani; Jufri, Soleman; Arbaiya, Ita; Yuli Arisyah Siregar
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2877

Abstract

Perilaku seksual berisiko pada remaja tetap menjadi permasalahan kesehatan masyarakat global yang signifikan, berkontribusi besar terhadap angka kejadian human immunodeficiency virus (HIV), infeksi menular seksual (IMS), dan kehamilan remaja yang tidak direncanakan. Intervensi berbasis sekolah telah banyak diterapkan untuk menangani permasalahan ini; namun efektivitasnya sangat bergantung pada kerangka teori yang mendasari rancangan intervensi tersebut. Scoping review ini bertujuan untuk memetakan dan menyintesis intervensi sekolah berbasis teori dalam mencegah perilaku seksual berisiko pada remaja. Review ini mengikuti panduan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Scoping Reviews (PRISMA-ScR). Pencarian literatur yang komprehensif dilakukan di berbagai basis data utama, dan 40 studi memenuhi kriteria inklusi. Data diekstraksi dan dianalisis untuk mengidentifikasi karakteristik intervensi, kerangka teori, dan domain luaran. Temuan menunjukkan bahwa Theory of Planned Behaviour (TPB), Social Cognitive Theory (SCT), dan Health Belief Model (HBM) merupakan kerangka yang paling umum digunakan. Intervensi berbasis TPB efektif dalam meningkatkan niat perilaku; SCT menunjukkan efek lebih kuat terhadap perubahan perilaku aktual melalui efikasi diri dan pengembangan keterampilan; HBM terutama meningkatkan pengetahuan dan persepsi risiko. Studi-studi terbaru yang menggunakan Behaviour Change Wheel (BCW) menunjukkan luaran yang paling komprehensif dan konsisten di seluruh domain pengetahuan, sikap, niat, dan perilaku, terutama ketika diintegrasikan dengan strategi digital dan berbasis teman sebaya. Intervensi sekolah berbasis teori sangat penting dalam menangani perilaku seksual berisiko remaja; namun pendekatan terpadu dan multi-teori menawarkan potensi lebih besar untuk mencapai perubahan perilaku yang berkelanjutan dan bermakna. Penelitian mendatang sebaiknya berfokus pada efektivitas jangka panjang, pengukuran luaran yang terstandarisasi, serta integrasi strategi intervensi multi-level dan berbasis teknologi.