Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Program Intervensi Promosi Kesehatan Yang Efektif Mengurangi Perilaku Merokok Di Kalangan Wanita : Literature Review Safitri, Yolanda; Hamda, Fadhilah Habibul
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v11i2.1106

Abstract

Merokok masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan di kalangan wanita, yang berkontribusi terhadap berbagai penyakit kronis dan hasil yang merugikan. Program promosi kesehatan yang efektif sangat penting dalam mengatasi masalah ini, dengan menggunakan intervensi yang disesuaikan untuk mengurangi tingkat merokok dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program promosi kesehatan dalam mengurangi perilaku merokok di kalangan wanita. Penelitian ini menggunakan desain systematic review dan mencari artikel dari beberapa database yaitu PubMed, Scopus, Cochrane Library, dan Google Scholar dengan memasukkan kata kunci dengan menggunakan kata kunci women AND smoking cessation AND community health promotion, didapatkan jumlah artikel sebanyak 2.558. Metode yang digunakan untuk menyaring artikel menggunakan tools Rayyan untuk cek duplikasi, review berdasarkan judul dan abstrak, terakhir review fulltext artikel. Jumlah akhir artikel yang masuk untuk kriteria review ada 9 artikel. Hasil dari penelitian-penelitian ini menunjukkan bahwa program promosi kesehatan dapat secara signifikan mengurangi tingkat merokok di kalangan wanita, terutama jika program tersebut disesuaikan dengan konteks budaya dan sosial tertentu. Namun, efektivitas program-program ini dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti intensitas intervensi, durasi program, dan karakteristik populasi sasaran. Kesimpulannya, program promosi kesehatan memiliki potensi untuk secara efektif mengurangi perilaku merokok di kalangan wanita, namun keberhasilannya bergantung pada pendekatan komprehensif yang membahas berbagai faktor dan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik populasi sasaran.
PERAN KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA TANJUNG BELIT KABUPATEN KAMPAR Safitri, Yolanda; Romi Marnelly, T.
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i2.2024.805-810

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tanjung Belit Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran Pokdarwis dalam pengembangan dan kendala Pokdarwis dalam menjalankan perannya untuk mengembangkan Desa Wisata Tanjung Belit. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan mengambil 5 orang informan yaitu anggota Pokdarwis dan 2 orang key informan Kepala Desa Tanjung Belit dan Niniak Mamak. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling serta menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran Pokdarwis dalam mengembangkan Desa Wisata Tanjung Belit sesuai dengan tujuan dan fungsi dibentuk Pokdarwis Desa Tanjung Belit. Adapun peran Pokdarwis dalam mengembangkan Desa Wisata Tanjung Belit yaitu a) meningkatkan pemahaman kepariwisataan,b) Meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata c) meningkatkan nilai manfaat kepariwisataan bagi masyarakat dan anggota pokdarwis d) mensukseskan pembangunan kepariwisataan e) sebagai penggerak Sapta Pesona di lingkungan destinasi wisata.Hambatan Pokdarwis dalam menjalankan perannya untuk mengembangkan Desa Wisata Tanjung Belit yaitu hambatan internal dan eksternal. Hambatan internal muncul dari Pokdarwis sendiri karena kurangnya keterampilan dan pemahaman terkait menjalankan perannya sebagai Pokdarwis dan menjadi anggota Pokdarwis merupakan bukan pekerjaan utama meraka. Hambatan eksternal yaitu berasal dari pengunjung dan dari pemerintah desa dalam memberikan dukungan materi.