Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN PERAGA LED TERPROGRAM BERBASIS MIKROKONTROLER AT89C52 Muchlas Muchlas; Sigit Priyo Subekti; Wahyu Sapto Aji
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 4, No 2: August 2006
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v4i2.1257

Abstract

Dengan tersedianya mikrokontroler yang memiliki berbagai fasilitas serta murahnya harga PC yang ditawarkan, maka peluang untuk merancang peralatan pengendalian LED untuk berbagai keperluan menjadi sangat terbuka. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan menguji peraga LED terprogram berbasis mikrokontroler AT89C52. Alat penampil LED matrik dirancang data-nya bisa dimasukan secara otomatis, sehingga LED dapat menampilkan data dengan segera. Perancangan sistem penampil LED matrik yang dibuat meliputi dua bagian utama yaitu bagian perangkat keras dan bagian perangkat lunak. Perangkat keras meliputi mikrokontroler AT89C52 sebagai pusat pengontrol, penggerak kolom dan penggerak baris serta LED matrik untuk menampilkan data. Perangkat lunak meliputi bahasa mesin mikrokontroler dan untuk berhubungan dengan PC menggunakan Borland Delphi. Pengujian dilakukan dengan membandingkan tampilan LED matrik dengan data masukan dari PC. Alat ini dapat mengendalikan dan menampilkan LED sesuai data yang diberikan. LED matrik dapat menampilkan empat baris teks yang masing-masing baris maksimal enam karakter, gambar serta animasi running text (teks berjalan).   
PURWARUPA ROBOT PEMADAM API DENGAN SENSOR ULTRASONIC DAN ULTRAVIOLET BERBASIS AT89S52 Wahyu Sapto Aji; Fajar Hermawanto; Muchlas Muchlas
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 7, No 3: December 2009
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v7i3.596

Abstract

The fire often takes many victims. Fire detection system sometime can not prevent this from happening. Therefore, it is essential to develop a robot that can detect the present of fire as well as extinguish it. This research aimed to design a fire extinguisher robot using AT89S52 microcontroller as its controller. A DC fan controlled by a relay is utilized to put out the fire and a fire sensor (UV-Tron) is used to detect the presence of fire. The movement of the robot is driven by motor DC. The robot can detect the surrounding obstacles and possess an ultrasound-based navigation system. If the ultrasound system detects an obstacle, the robot will automatically turn without colliding the obstacle or other things around it. The result has shown that this fire extinguisher robot can be built using hardware and software controlled by an AT89S52 microcontroller. It can be concluded from the tests that the robot can detect fire as far as 5 meter distance and able to successfully put out the fire.
PERANCANGAN PURWA RUPA MODULASI LEBAR PULSA BERBASIS TIMER 555 DAN IRF 40 Wahyu Sapto Aji
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 6, No 2: August 2008
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v6i2.556

Abstract

In many applications such of DC motor speed regulation commonly needed DC to DC voltage conversion. The method that frequently use for DC to DC conversion is using chopper circuit.  In chopper circuit a DC voltage source being chopped at constant frequency but with variable duty cycle (in this case it’s called as Pulse Width Modulation, PWM).  In this research a circuit chopper has been design successfully. The circuit uses 555 timer IC as PWM pulse shaper and IRF 40 power Mosfet as switch device. This circuit prototype successfully tested to drive a 12 watt DC motor at 1200 rpm with voltage at 12 V.
IMPLEMENTASI LAYANAN PESAN PENDEK SEBAGAI PIRANTI NOTIFIKASI SISTEM DETEKSI INTRUSI Wahyu Sapto Aji; Soedjatmiko Soedjatmiko; Sujoko Sumaryono
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 5, No 2: August 2007
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v5i2.1353

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan layanan pesan pendek (SMS) sebagai piranti notifikasi sistem deteksi intrusi/penyusupan (IDS) dalam usaha untuk meningkatkan keterawasan sistem. Penelitian dilakukan dengan membangun piranti SMS Gateway yang akan memberikan informasi berupa SMS jika terjadi kegiatan yang dianggap sebagai usaha percobaan intrusi. Sistem notifikasi ini juga diharapkan memberikan kemampuan administrator melakukan tindakan terbatas terhadap server apabila terjadi kegiatan intrusi tadi. Hasil penelitian menunjukkan telah dapat dikembangkan piranti notifikasi SMS. Waktu rerata yang dibutuhkan untuk menyampaikan informasi kepada administrator dalam simulasi serangan yang dilakukan berkisar pada angka 1.6 menit. Dalam pengujian dilakukan simulasi tindakan berupa pematian server, penguncian server, penyambungan dan pemutusan server ke internet dan reboot server.
DESAIN SISTEM PEWAKTU SETELAN BANYAK BERBASIS MIKROKONTROLER AVR ATMEGA32 Lucky Indraswari; Muchlas Muchlas; Wahyu Sapto Aji
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 5, No 1: April 2007
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v5i1.1343

Abstract

Sistem pewaktu adalah media yang dapat membantu setiap orang untuk menjalankan aktifitas seefektif mungkin. Sistem pewaktu dengan setelan banyak dapat mempermudah proses aktifitas yang bersifat kontinyu dengan alokasi waktu yang beragam. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, diperlukan sebuah alat yang secara otomatis membunyikan bel pada waktu-waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem pewaktu setelan banyak berbasis mikrokontroler yang dapat mengaktifkan bel listrik sesuai dengan waktu yang diinginkan. Alat ini dirancang dengan 2 jenis pengaturan, yaitu pengaturan waktu dan pengaturan alarm dengan jumlah pengaturan sebanyak 10 waktu setiap hari. Data pengaturan jam, menit dan alarm disimpan pada non-volatile memory, sehingga data tidak hilang walaupun alat dimatikan. Alat ini dirancang menggunakan mikrokontroler AVR ATMega32 sebagai pengendali, RTC (Real Time Clock) DS12887 sebagai penyedia data berupa hari, jam, menit dan detik serta menggunakan media penampil data berupa modul LCD M1632. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pewaktu setelan banyak telah dapat dirancang menggunakan mikrokontroler AVR ATmega 32 sesuai setting waktu dan alarm yang diinginkan. Alarm dapat disetting 10 waktu dalam satu hari dengan akurasi waktu sebesar 98,06%.
OTOMATISASI SISTEM PENCAMPURAN CAIRAN DAN PENGISIAN KEMASAN BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEL AT89S52 Balza Achmad; Wahyu Saptoaji; Dartha Cahyadi
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 4, No 3: December 2006
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v4i3.1306

Abstract

Pada pabrik-pabrik  pengolahan cat ataupun soft drink terdapat serangkaian proses pencampuran cairan dan pengisian kemasan yang terjadi ketika proses produksi. Proses ini dapat memakan waktu dan tenaga manusia bila dijalankan secara manual. Guna mempermudah proses produksi, maka diperlukan suatu sistem pengendali yang dapat melakukan pencampuran cairan dan pengisian kemasan tersebut secara otomatis. Otomatisasi sistem yang dimaksud adalah sebuah sistem yang dapat melakukan proses pencampuran dua cairan dan mengisikannya ke dalam kemasan secara otomatis dengan membaca kondisi dari seluruh sensor yang ada. Sistem yang dibangun terdiri dari sebuah plant pencampur cairan yang memiliki tiga bejana (yaitu bejana air, bejana sirup, serta bejana pencampur yang masing-masing dilengkapi sebuah sensor cairan), sebuah mekanisme pengisian kemasan yang terdiri dari sebuah conveyor yang dilengkapi sensor pendeteksi kemasan dan sensor pendeteksi posisi kemasan, serta sebuah unit pengendali berbasis mikrokontroler Atmel AT89S52. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat melakukan pencampuran dua cairan yaitu sirup dan air dengan perbandingan komposisi 2200ml air: 300ml sirup dan mengisikannya ke dalam 9 kemasan (gelas) dengan volume masing-masing kemasan 250 ml secara otomatis.
IMPLEMENTASI KUNCI PINTU ELEKTRONIS BERBASIS PLC OMRON CPM1 20CDR Sarif Syahrudin; Tole Sutikno; Wahyu Sapto Aji
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 5, No 3: December 2007
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v5i3.1365

Abstract

Penggunaan kunci manual yang beredar di pasaran sudah tidak terlalu aman lagi, karena kunci manual mempunyai beberapa kekurangan, antara lain kunci tidak praktis karena  terlalu berat sehingga menjadi mudah hilang, mudah dicuri dan mudah diduplikat. Karena kekurangan tersebut maka penggunaan kunci manual semakin tidak disukai orang dan kembali beralih ke penggunaan kunci yang bekerja secara pintu elektronis. Kelebihan kunci pintu elektronis dibandingkan dengan kunci manual  yaitu kunci tidak mudah hilang karena hanya dengan menghafalkan sandinya saja, pengoperasiannya lebih mudah dan lebih halus, kunci tidak bisa dicuri, tidak bisa diduplikat dan tidak mungkin tertinggal disembarang tempat. Berdasarkan perbandingan antara kunci manual dan kunci yang bekerja secara elektronis, maka diambillah topik perancangan kunci pintu yang bekarja secra elektronis terprogram, agar diperoleh sebuah bentuk yang lebih terjamin keamanannya dibandingkan dengan kunci manual. Tipe kunci pintu elektronis yang diterapkan adalah kunci pintu yang menggunakan PLC OMRON CPM1 sebagai basis utamanya.
PURWARUPA ALAT PEMILAH BARANG BERDASARKAN UKURAN DIMENSI BERBASIS PLC OMRON SYSMAC CPM1 Agus Susila; Wahyu Sapto Aji; Tole Sutikno
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 5, No 2: August 2007
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v5i2.1345

Abstract

Guna meningkatkan jumlah barang yang diproduksinya secara efektif dan efisien, termasuk dalam pemilahan barang, dunia industri sebagai produsen dituntut mampu menerapkan sistem otomatisasi. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pemilah barang berdasarkan ukuran dimensi secara otomatis berbasis PLC. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen di laboratorium yang dimulai dengan merancang perangkat keras, meliputi: rangkaian sensor LDR untuk pendeteksi adanya barang, rangkaian relai sebagai On/Off input PLC dan perancangan perangkat lunak, yang meliputi: perancangan program penerima input dari sensor dan perancangan program output untuk mengaktifkan motor DC pada pemilah barang. Barang yang akan dibaca oleh sensor dirancang bergerak di atas konveyor dan dikendalikan menggunakan motor DC. Alat pemilah juga dirancang dikendalikan dengan motor DC. Sistem dirancang dapat memilah barang ukuran besar, sedang dan kecil pada tempatnya masing-masing. Pengujian dilakukan secara eksperimen yang meliputi pembacaan sensor jika telah mendeteksi adanya barang, kondisi PLC saat memberikan tanggapan pada alat pemilah, mengamati alat pemilah saat bekerja memilah barang ke tempat  yang sudah disediakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan sistem otomatisasi pemilah barang berdasarkan ukuran dimensi berbasis PLC dapat bekerja dengan baik, memilah barang ukuran besar, sedang dan kecil pada tempatnya masing-masing. 
PERANCANGAN ALAT PENDETEKSI KEBAKARAN BERDASARKAN SUHU DAN ASAP BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52 Tole Sutikno; Wahyu Sapto Aji; Rahmat Susilo
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 4, No 1: April 2006
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v4i1.1244

Abstract

Akhir-akhir ini sering terjadi kebakaran yang disebabkan oleh beberapa faktor termasuk faktor kelalaian manusia. Proses datangnya kebakaran selalu tanpa dapat diprediksi terlebih dahulu. Umumnya kebakaran diketahui apabila keadaan api sudah mulai membesar atau asap sudah mengepul keluar dari gedung itu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat pendeteksi kebakaran menggunakan sensor suhu dan sensor asap yang dapat mendeteksi adanya kebakaran secara dini. Perancangan sistem dimulai dari rangkaian sensor suhu, sensor asap, konverter tegangan analog ke digital dengan ADC 0809, pengendali sistem  dengan mikrokontroler AT89S52, dan alarm sebagai indikator terjadinya kebakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe sistem pendeteksi kebakaran yang dirancang dapat mendeteksi kebakaran berdasarkan informasi dari sensor suhu dan asap, dan mengaktifkan alarm sebagai indikatornya akan berbunyi.
SISTEM ALARM MOBIL MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER AT89S52 BERBASIS SMS Balza Achmad; Wahyu Sapto Aji; Wahyu Paningal
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 6, No 1: April 2008
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v6i1.546

Abstract

This study aims to design a car alarm system. The system is designed to be able to sound an alarm (sound) alarm and send an SMS message to a phone alarm car owners. The composition of the car alarm system hardware using AT89S52 microcontroller based SMS in this study, consists of 4 main parts of the circuit, which is a series of minimum system microcontroller, power supply, serial communication, Input / Output. In the text of SMS sent and received from mobile (cell phone) to the SMS center or SMS Center to flow in the form of PDU (Protocol Data Unit). In the SMS format is divided into a number of segments each segment of data that it has a specific purpose. The segments are: sms center number, destination number, the bytes for the purposes of this sms settings and the most important is the content of the text messages that have been modified in the form of a PDU. To be able to send or upload the data sms to mobile phones and ordered it to submit data necessary instructions sms AT Command. The results showed that the performance of the alarm system that is designed to work with either.