Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analysis Of Product Quality in love Tempe – Cemara Asri With Quality Function Deployment Method Sintya; Susanto
Simangunsong : Journal of Business Administration, Management, Economic And Accounting Vol. 2 No. 01 (2024): Simangunsong : Journal of Business Administraion, Management, Economic And Acc
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/simangunsong.v2i01.47

Abstract

This research entitled "Analysis of Product Quality in Love Tempe - Cemara Asri with Quality Function Deployment Method". Love Tempe is a NON GMO tempe production house which has a very high protein content so it is good for the body. The purpose of this study was to analyze Quality Function Development in an effort to improve the quality of Love Tempe – Cemara Asri products. The method used by the author is descriptive quantitative. The analysis of this research measurement tool uses validity, reliability, and Quality Function Deployment tests. The number of respondents in Love Tempe - Cemara Asri is 97 customers using the Lemeshow calculation formula. The data analysis used is the Quality Function Deployment (QFD) with the help of the House of Quality matrix. The results of this study indicate that the attributes that need to be considered by Love Tempe to meet the needs and desires of consumers are that tempe is always new and fresh, made from selected soybeans, the texture of tempe is soft, hygiene in the production process, NON GMO certification and labeling, appearance of tempe. in accordance with the menu list, the taste of the product is in line with expectations, the production house is clean and comfortable, employees can handle complaints and satisfy customers, the quality of tempe is in line with expectations, the packaging design is attractive, the ease of getting products, the fermentation room is very sterile (29- 30 degrees), tempeh does not fail in production, the shelf life of tempe is longer, and the durability of tempe in the freezer. At the level of technical needs, the requirements that need to be carried out by Love Tempe are the use of quality raw materials, maintaining and improving the cleanliness of rooms and products, improving the quality control inspection process, improving the product design of love tempe, the process of making tempe in accordance with standards, employee training in serving consumers , online product marketing, and increasing the durability of tempe with quality control.
ANALISIS DRUG RELATED PROBLEMs (DRPs) PADA PASIEN HIPERTENSI DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM FATIMAH CILACAP Sintya; Rochmah, Nikmah Nuur; Swandari, Mika Tri Kumala
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 5 (2023): Vol. 1, No. 5 Edisi Oktober 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi adalah faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular aterosklerotik, gagal jantung, stroke, dan gagal ginjal. DRPs adalah suatu kejadian atau keadaan yang berhubungan terhadap terapi obat yang bertentangan dengan kemampuan pasien untuk dapat mencapai tujuan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil dan terapi pengobatan dan menganalisis kejadian DRPs pada pasien hipertensi. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien hipertensi yang berada di Instalasi Farmasi Rawat Inap Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Rumus slovin yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian ini dilakukan dengan analisis deskriptif yang dikerjakan dengan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan cara menguraikan data yang diperoleh dari catatan medik antara lain: nama pasien, lama rawat inap, pengobatan yang diberikan, dan kejadian DRPs (Drug Related Problems) yang terjadi pada rekam medik menggunakan Medscape dan Stockley’s Drug Interactions. Pengumpulan data dilakukan berdasarkan pada data rekam medis dan resep yang dilakukan dengan Teknik total sampling yaitu mengambil seluruh data yang memenuhi kriteria inklusi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 110 pasien. Dengan hasil penelitian menunjukan pola pengobatan untuk pasien hipertensi yang paling sering digunakan adalah golongan dihidropiridin CCB (Calcium channel blockers) yaitu amlodipine pada 229 pasien (69%). Adapun DRPs yang teridentifikasi yaitu interaksi obat (72%), indikasi yang tidak diobati (35%), reaksi obat yang merugikan (5%), penggunaan obat tanpa indikasi (4%), dosis subterapeutik (3%), overdosis (2%) dan pemilihan obat yang tidak tepat (1%). Terdapat hubungan yang bermakna antara usia terhadap dosis subterapeutik dengan nilai p<0,05 p-value yaitu 0,006 dan usia terhadap overdosis dengan p-value yaitu 0,042.
PERAN PENYULUHAN HUKUM SEBAGAI INSTRUMEN PENCEGAHAN DEFORESTASI DI WILAYAH HUTAN RONGKONG Sintya; Hendi; Desrita Sari; Nursyamsi Ichsan
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 7 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.v7i1.60824

Abstract

Abstrak Judul penelitian ini adalah Peran Penyuluhan Hukum Sebagai Instrumen Pencegahan Deforestasi di Wilayah Hutan Rongkong. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan penyuluhan hukum dalam pencegahan deforestasi di wilayah hutan Rongkong, upaya-upaya apa yang dilakukan pihak KPH Rongkong dalam melaksanakan penyuluhan hukum untuk menanggulangi deforestasi hutan dan untuk mngetahui efektivitas penyuluhan hukum dalam meningkatkan kesadaran masyarakat hutan Rongkong terhadap pentingnya pelestarian hutan dan pencegahan deforestasi. Metode penelitian yang di gunakan adalah Normatif empiris. Dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian hutan di wilayah hutan rongkong, pihak KPH Rongkong rutin melaksanakan patroli di sekitar hutan lindung dan penyuluhan hukum secara langsung dan di hadiri oleh masyarakat sekitar hutan, toko Masyarakat, dan toko adat. Dengan ini menunjukkan bahwa adanya penyuluhan hukum ini memberikan pengetahuan, pemahaman masyarakat terkhususnya di desa Kalotok, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, dalam mencegah terjadinya kerusakan kawasan hutan akibat Deforestasi hutan. Kata Kunci: Penegakan Hukum, Kebijakan Lingkungan,Dampak Deforestasi   Abstract This research is titled “The Role of Legal Counseling as an Instrument for Preventing Deforestation in the Rongkong Forest Region.” The aim of this study is to identify the factors that influence the success or failure of legal counseling in preventing deforestation in the Rongkong forest area, to examine the efforts made by the Rongkong Forest Management Unit (KPH Rongkong) in carrying out legal counseling as a strategy to mitigate deforestation, and to assess the effectiveness of such counseling in raising community awareness regarding forest conservation and deforestation prevention. The method used in this research is normative-empirical. In order to enhance public awareness of forest conservation in the Rongkong forest area, KPH Rongkong regularly conducts patrols around the protected forest and holds direct legal counseling sessions attended by local communities, traditional leaders, and community figures. These efforts indicate that legal counseling has provided knowledge and understanding to the community, particularly in Kalotok Village, Baebunta Subdistrict, North Luwu Regency, in preventing forest area degradation caused by deforestation. Keywords: Law Enforcement, Environmental Policy, Deforestation Impact
PERAN KOMUNIKASI PENDIDIKAN DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SEKOLAH Adellia Pirtika Putri Lubis; Siti Hadjerah; Sintya; Safvhira Rahma Rosalia; Safina Dewi; Nazwa Afrilia; Nadya; Jesica Bilkisti; Firly Rahmadani; Elma Kencana; Bunga Dwi Azzahra; Anin Ramaida; Ere Mardella Arbiani
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Januari 2026) In Press
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i1.1501

Abstract

As social beings, humans live in groups and need one another; interaction and communication are integral parts of daily life. Communication plays a crucial role in human life, in line with its persuasive, educational, and informative functions. The objective is to create a pleasant, comfortable, and stress-free learning environment. This scientific article employs a systematic literature review method to examine and synthesize relevant conceptual theories, based on literature analysis from various scholarly sources. References were collected through searches in academic databases such as Google Scholar, as well as from books and indexed national journals. Communication also serves as a means for control, motivation, emotion management, information dissemination, discussion, socialization, entertainment, education, and cultural development. Thus, effective communication between educators and learners in the learning process is expected to be realized. Educational communication has several roles: creating a conducive learning climate, facilitating the delivery of lesson materials, increasing learning motivation and interest, developing social and emotional skills, and evaluating the learning process and outcomes.
Literatur Review: Konsumsi Cokelat Hitam untuk Mencegah Preeklampsia: Literature Review: Consumption of Dark Chocolate to Prevent Preeclampsia Arum Meiranny; Sintya
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.778 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i1.1911

Abstract

Preeklamsia yaitu penyulit pada kehamilan yang memiliki morbiditas dan mortalitas yang tinggi, tanda dari preeklamsia ini biasanya karena adanya hipertensi gestasional dan protein uria. Terdapat sekitar 76.000 perempuan hamil meninggal yang diakibatkan dari hipertensi dan preeklamsia. Preeklamsia sendiri merupakan sindrom yang spesifik di kehamilan yang berupa kurangnya perfusi organ yang diakibatkan disfungsiendotel dan vasopasme.Salah satu pengobatan non-farmakologi preeklamsia adalah dengan mengkonsumsi cokelat. Metode: Literatur ditelusuri melalui sarana media elektronik dengan penuntun kata kunci artikel terseleksi sejumlah 2, dan juga literatur nasional terseleksi sejumlah 2 yang masing-masing mewakili satu pengaruh cokelat terhadap pencegahan kejadian preeklamsia. Hasil: di dapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh dari mengkonsumsi cokelat terhadap pencegahan kejadian preeklamsia. Pembahasan: Salah satu cara non farmakologi yang dapat diberikan untuk penanganan tekanan darah tinggi yaitu dengan pemberian cokelat untuk dikonsumsi ibu hamil. Dimana kandungan dari coklat hitam yang kaya akan flavonoid dan theobromine dapat mencegah terjadinya preeklampsia pada ibu hamil. Kesimpulan: Simpulan berdasarkan analisa yang telah dilakukan adalah penggunaan cokelat efektif untuk menurunkan tekanan darah tinggi.