Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

KOMUNIKASI PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL: SEBUAH KAJIAN KONSEPTUAL TENTANG TRANFORMASI INTERAKSI EDUKATIF Asiyah; Gita Tamara; Shafiyah Binti Nur Ikhwan; Suci Pebriani; Zahra Ulfah Nasution; Ere Mardella Arbiani
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 1 No. 3 (2025): Vol. 1 No. 3 : Edisi September 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v1i3.1588

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi pendidikan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual bagaimana transformasi digital memengaruhi bentuk, arah, dan efektivitas interaksi edukatif antara pendidik dan peserta didik. Pendekatan konseptual digunakan untuk meninjau berbagai teori komunikasi pendidikan dan relevansinya dalam konteks digitalisasi pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi pendidikan di era digital tidak hanya ditandai oleh penggunaan media baru, tetapi juga oleh perubahan paradigma interaksi yang lebih kolaboratif, interaktif, dan fleksibel. Peran pendidik bergeser dari sekadar penyampai informasi menjadi fasilitator pembelajaran, sementara peserta didik berperan lebih aktif dalam proses konstruksi pengetahuan. Dengan demikian, transformasi komunikasi pendidikan di era digital menuntut adaptasi kompetensi digital, literasi media, serta penguatan etika komunikasi dalam ruang virtual.
Optimalisasi Investasi Pendidikan untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan Zakiah Nurul Fitri; Nanda Nur Hafizhah; Hasnah Hasnah; Hasna mustika Zahra; Ani Rahmaindah; Rafael Frizy Rajagukguk; Adif Nur Amanulloh; Fauzi Wiramadan; Ere Mardella Arbiani
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Desember : Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/prosemnasipi.v2i2.159

Abstract

Education has long been recognized as a primary determinant of economic progress and human development , yet in the context of a global economy characterized by rapid technological change and the sustainability imperative, the focus shifts from the mere quantity of investment to its effectiveness in fostering sustainable economic growth. Current education systems face significant challenges, including a persistent global "learning crisis" , governance inefficiencies , and a misalignment between curricula and the demands of the labor market, particularly the green and digital economies. Given that existing literature often treats education investment as a static input and fails to holistically integrate sustainability and governance into the optimization process , this conceptual article aims to bridge these theoretical and empirical gaps by proposing an integrated model for the optimization of education investment for sustainable economic growth. The method involves a conceptual analysis that synthesizes human capital theory , endogenous growth theory , and the economics of sustainability , emphasizing the roles of governance, innovation, and inclusivity as mediating factors. The key finding of the study indicates that optimization necessitates a paradigm shift from input-oriented budgeting toward an outcome-based investment framework that holistically balances three crucial dimensions: efficiency (maximizing learning outcomes) , equity (ensuring inclusive access) , and relevance (alignment with sustainability needs). The resulting policy implications are delineated across the Macro (fiscal integration and sustainability strategies through performance-based funding) , Meso (institutions transform into adaptive innovation centers) , and Micro (enhancement of reskilling, upskilling, and human capital capacity) levels; by achieving this alignment, education successfully transitions from a cost center to a strategic catalyst driving sustained prosperity.
Peran Media Digital Dalam Mendukung Komunikasi Pembelajaran Di Lingkungan Perguruan Tinggi Sri Angely Pramestika; Devita Nazwa Salsabila; Rezqina Ayu Adha Hsb; Muhammad Ghani Sianturi; Christian Reynaldy Manalu; Zagya Nazwa Ratu Vielanda; Raihan Febriansyah; Nada Fitria; Ere Mardella Arbiani
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana strategi platform digital untuk mengoptimalisasikan interaksi tatap muka dan daring dalam pembelajaran blended learning. Pembelajaran blended learning semakin populer karena kemampuannya menggabungkan interaksi tatap muka dan daring secara sinergis. Namun, tantangan utama terletak pada bagaimana memanfaatkan platform digital agar interaksi di kedua ranah tersebut tetap optimal. Artikel ini bertujuan menggali strategi pemanfaatan platform digital untuk mengoptimasi interaksi tatap muka dan daring melalui studi pustaka (library research). Teori Community of Inquiry (CoI) menjadi landasan analisis interaksi sosial, kognitif, dan pengajaran dalam lingkungan hibrida. Kajian metodologis dari Bliuc, Goodyear, dan Ellis (2007) menegaskan pentingnya desain penelitian yang memadukan kuantitatif dan kualitatif untuk memahami pengalaman belajar blended learning. Temuan utama menunjukkan bahwa platform seperti Google Classroom dan Moodle, bila didukung fitur diskusi real‑time dan analitik aktivitas, dapat meningkatkan keterlibatan sosial dan refleksi kritis siswa. Selain itu, penerapan model flipped classroom pada platform digital mendorong kemandirian dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Maka dari itu, strategi yang efektif meliputi pemilihan platform dengan fitur komunikatif, penyusunan aktivitas kolaboratif daring, serta penggunaan data analitik untuk memandu intervensi pengajaran.
Strategi Komunikasi Pendidikan Untuk Meningkatkan Partisipasi Aktif Mahasiswa Dalam Kegiatan Akademik Emelya Chow; Hanifah Ramadhani Nasution; Hani Mysha Putri; Muhammad Farhan; Nafilia Nesafitri; Nia Kurniati; Nurbella; Pramadytha Maharani Putri Irmansyah; Raihanam Zulfahri; Rheny Asri Chandra Putri; Ridho Riandi; Tripandi Silaban; Yuliana; Ere Mardella Arbiani; Ibnu Fakhir
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.440

Abstract

Manusia merupakan makhluk sosial yang hidup berkelompok yang saling membutuhkan satu sama lain. Sebagai makhluk sosial dan hidup berkelompok dalam kehidupan sehari-hari tentu tidak luput dari interaksi atau komunikasi. Partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan akademik merupakan sebuah indikator penting keberhasilan proses pendidikan di perguruan tinggi. Dengan adanya strategi komunikasi pendidikan yang baik, dapat membantu meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam berbagai kegiatan akademik. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterlibatan mahasiswa cenderung masih rendah disebabkan oleh faktor komunikasi yang kurang efektif antara dosen, mahasiswa, dan institusi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan strategi komunikasi pendidikan yang efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi komunikasi pendidikan yang efektif perlu menekankan pada aspek empati komunikator, keterbukaan pesan, media komunikasi digital yang interaktif, serta pola komunikasi dialogis. Komunikasi pendidikan yang partisipatif diyakini dapat menumbuhkan rasa memiliki, tanggung jawab, dan motivasi intrinsik mahasiswa terhadap kegiatan akademik sehingga partisipasi mahasiswa menjadi aktif.
Peran Media Sosial Sebagai Sarana Komunikasi Pendidikan Bagi Mahasiswa Di Era Digital Ere Mardella Arbiani; Abel Juraidah; Almaidah
Al-Qolamuna: Journal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 4 (2025): Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/2rcwd750

Abstract

This paper discusses the role of social media as a means of educational communication for students, particularly in relation to its impact on academic achievement. In the digital era, social media not only serves as a space for personal interaction but also has the potential to support academic activities through the dissemination of information, online discussions, and collaboration between students. However, the use of social media does not always have a positive impact. Based on the author's opinion, a real contribution to improving academic achievement only occurs when students consciously use social media for educational purposes, for example, by sharing course materials, discussing assignments, forming virtual study groups, or providing feedback among themselves. Conversely, non-academic communication activities, such as casual conversations or personal posts, do not significantly impact academic performance. This confirms that learning success is not determined by the intensity of social media use, but rather by the orientation, strategy, and quality of its use. Thus, social media has great potential as a means of educational communication, but its effectiveness depends on students' ability to direct its use toward activities that support the learning process. This conceptual thinking is expected to form the basis for further empirical research and serve as a reference for educational institutions in designing strategies to optimize social media as a support for student learning. Abstrak Tulisan ini membahas peran media sosial sebagai sarana komunikasi pendidikan bagi mahasiswa, khususnya dalam kaitannya dengan pengaruh terhadap prestasi akademik. Di era digital, media sosial tidak hanya berfungsi sebagai ruang interaksi personal, tetapi juga memiliki potensi mendukung kegiatan akademik melalui penyebaran informasi, diskusi daring, serta kolaborasi antar mahasiswa. Meski demikian, pemanfaatan media sosial tidak selalu memberikan dampak positif. Berdasarkan pemikiran penulis, kontribusi nyata terhadap peningkatan prestasi akademik hanya muncul ketika mahasiswa menggunakan media sosial secara sadar untuk tujuan pendidikan, misalnya berbagi materi kuliah, berdiskusi mengenai tugas, membentuk kelompok belajar virtual, atau memberikan umpan balik antar sesama. Sebaliknya, aktivitas komunikasi yang bersifat non-akademik, seperti percakapan ringan atau unggahan pribadi, tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja akademik. Hal ini menegaskan bahwa keberhasilan belajar tidak ditentukan oleh intensitas penggunaan media sosial, melainkan oleh orientasi, strategi, dan kualitas pemanfaatannya. Dengan demikian, media sosial memiliki potensi besar sebagai sarana komunikasi pendidikan, namun efektivitasnya bergantung pada kemampuan mahasiswa mengarahkan penggunaannya ke aktivitas yang mendukung proses belajar. Pemikiran konseptual ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi penelitian empiris selanjutnya serta menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan dalam merancang strategi optimalisasi media sosial sebagai pendukung pembelajaran mahasiswa.
Kontribusi Panti Asuhan terhadap Pemenuhan Hak Pendidikan dan Pengembangan Potensi Anak Yatim Piatu Alif Diki Setiawan; Abdullah Rafif; Rahmat Abrar Hasayang Hrp; Rabvalco Giotara; Albie Ilhami; Waldi Gustio Anugrah Mulya; Muhammad Rasyid Halim Srg; Akbar Mirza Efendi; M. Gilang Rayarafhaeld; Azril Burhan Kurniadi; T Pandu Saputra; Muhammad Arya Sabbait; Ere Mardella Arbiani
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 1 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Januari 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i1.286

Abstract

Education is a basic right for every child, including orphans. Orphanages play a crucial role in fulfilling the right to formal education and developing the potential of orphans, particularly in areas with limited resources. This study analyzes the contribution of orphanages in providing inclusive education and practical skills through vocational programs. The method used is a literature review with content analysis to identify the role of orphanages in education and character development. The results show that orphanages not only provide formal education but also develop character through informal education and life skills. However, orphanages face challenges related to limited resources and dependence on donations. Therefore, collaboration with the government, educational institutions, and the community is needed to overcome these challenges and ensure optimal education.
PERAN KOMUNIKASI PENDIDIKAN DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SEKOLAH Adellia Pirtika Putri Lubis; Siti Hadjerah; Sintya; Safvhira Rahma Rosalia; Safina Dewi; Nazwa Afrilia; Nadya; Jesica Bilkisti; Firly Rahmadani; Elma Kencana; Bunga Dwi Azzahra; Anin Ramaida; Ere Mardella Arbiani
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Januari 2026) In Press
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i1.1501

Abstract

As social beings, humans live in groups and need one another; interaction and communication are integral parts of daily life. Communication plays a crucial role in human life, in line with its persuasive, educational, and informative functions. The objective is to create a pleasant, comfortable, and stress-free learning environment. This scientific article employs a systematic literature review method to examine and synthesize relevant conceptual theories, based on literature analysis from various scholarly sources. References were collected through searches in academic databases such as Google Scholar, as well as from books and indexed national journals. Communication also serves as a means for control, motivation, emotion management, information dissemination, discussion, socialization, entertainment, education, and cultural development. Thus, effective communication between educators and learners in the learning process is expected to be realized. Educational communication has several roles: creating a conducive learning climate, facilitating the delivery of lesson materials, increasing learning motivation and interest, developing social and emotional skills, and evaluating the learning process and outcomes.