Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Al-Haya’ Instrument Construction: Shame Measurement Based on the Islamic Concept Lisya Chairani; Hijriyati Cucuani; Suwanda Priyadi
Jurnal Psikologi Islam dan Budaya Vol 4, No 1 (2021): JPIB : Jurnal Psikologi Islam dan Budaya
Publisher : Faculty of Psychology, Sunan Gunung Djati Islamic State University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpib.v4i1.10388

Abstract

Shame is a noble character in Islam. This study aimed to develop an instrument to measure the Islamic concept of shame (Al-Haya’). The concept used in this study is grounded by Al-Haya’ concept from Alquran and Hadith. The scale was tested on 308 adult Muslims in Pekanbaru. The data analyzed using the Rasch Model. The result demonstrated that 38 items have fulfilled the fit criteria. Exploratory factor analysis resulted in 16 items grouped into five factors about shame against religious values, verbal violations, refusing to worship, inappropriate behavior, and shame of right violations. Furthermore, to find out the validity, The Al-Haya' scale was correlated with a self-control scale (SCS). The Al-Haya’ scale and SCS have alpha .875 and .842, respectively. Al-Haya’ scale has correlation to full SCS (r =.345) and brief SCS (r =.333). It demonstrated that the scale can be used to measure the shame of Muslim.
Perundungan Siber di Kalangan Mahasiswa: Hubungan Antara Pengalaman Menjadi Korban dan Pelaku Eksklusi Suwanda Priyadi
Salus Cultura: Jurnal Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55480/saluscultura.v2i2.52

Abstract

Salah satu faktor risiko perundungan siber yang paling banyak diteliti adalah pengalaman menjadi korban. Sayangnya, penelitian terdahulu mendefinisikan perundungan siber secara umum sehingga instrumen yang digunakan tidak merepresentasikan kompleksitas fenomena perundungan siber. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara pengalaman menjadi korban dan pelaku perundungan siber dalam bentuk eksklusi. Desain yang digunakan adalah penelitian korelasi. Data dikumpulkan menggunakan dua skala, yakni: pengalaman menjadi korban dan pengalaman menjadi pelaku perundungan siber dalam bentuk eksklusi. Total 122 mahasiswa (92 perempuan dan 30 laki-laki) berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengalaman menjadi korban dan pelaku perundungan siber dalam bentuk eksklusi di kalangan mahasiswa (r = 0.34; p < .001). Pengalaman menjadi korban memunculkan emosi negatif yang mendorong aksi korektif sehingga meningkatkan kemungkinan menjadi pelaku perundungan siber.
Meningkatkan Ketahanan Mental pada Guru: Memaknai Stres Kerja Melalui Perspektif yang Positif Nisrina Hanun Iftadi; Suwanda Priyadi; Taufik Imansyah; Muhammad Harisuddin Al-Munawwar; Icha Triya Amanda; Farah Hanifah Nuraini
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 2 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v4i2.4613

Abstract

Teaching is considered as one of the jobs that is prone to high level of stress globally, this is related to the high workload and demands in dealing with students and parents. The lack of ability to manage job stress on teacher can bring harm effects such as worsening physical dan psychological health of teacher, worse learning experiences and quality outcomes, and reduce student achievement as well. The activities was aimed to help teachers to develop their ability in managing stress by providing knowledge about the positive sides of job stress and how to manage the stress effectively. The activities were carried out using lectures method and interactive discussion with the audiences. The measurement of the activities effectiveness was carried out using online questionnaire distributed through google form to 55 participants. The result of analysis showed that the activities was effective to increase the knowledge of the participants (p<0.001).
Analisis Tes dan Butir Soal Pada Moodle Priyadi, Suwanda
Jurnal Evaluasi Pendidikan Vol. 15 No. 1 (2024): JURNAL EVALUASI PENDIDIKAN
Publisher : PROGRAM STUDI PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moodle, sebuah platform pembelajaran populer di Indonesia, menawarkan kuis untuk menilai hasil pembelajaran. Sayangnya, literatur yang membahas tentang analisis tes dan butir soal pada Moodle masih terbatas. Oleh karena itu, tujuan dari artikel ini adalah untuk memberikan tinjauan tentang analisis tes dan butir soal pada Moodle dengan menggunakan teori tes klasik. Artikel ini menunjukkan bahwa rumus estimasi untuk analisis tes dan butir soal pada Moodle sama dengan parameter dasar teori tes klasik. Misalnya, 1) Coefficient of Internal Consistency (CIC) sama dengan koefisien alfa (α) dan standard error sama dengan Standard Error of Measurement (SEM); 2) Facility Index (FI) sama dengan tingkat kesulitan butir soal; dan 3) Discrimination Index (DI) sama dengan point-biserial correlation atau diskriminasi butir soal. Dengan demikian, analisis tes dam butir soal pada Moodle dapat diinterpretasikan dalam teori tes klasik.
Differential Item Functioning (DIF): Sebuah Analisis Bibliometrik Priyadi, Suwanda
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i4.7463

Abstract

Differential item functioning (DIF) telah menjadi topik penelitian populer dalam beberapa tahun terakhir. Keberadaan DIF memiliki implikasi sosial yang besar dalam pengetesan, tidak hanya bagi peserta tes secara individual, namun juga pada tingkat penyusunan dan evaluasi kebijakan publik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tinjauan kritis terhadap perkembangan publikasi ilmiah DIF menggunakan analisis bibliometrik. Data yang digunakan adalah 4.056 publikasi ilmiah DIF dalam basis data Scopus. Hasil analisis menunjukkan bahwa Amerika Serikat memiliki peran sentral dalam publikasi ilmiah DIF. Hal ini terlihat dari jumlah publikasi, jumlah afiliasi, dan jumlah kutipan yang didapatkan. Amerika Serikat juga menduduki posisi tertinggi dalam peta kolaborasi antarnegara. Sementara itu, analisis kemunculan kata kunci dan peta tematik menemukan dua tema utama dalam publikasi ilmiah DIF. Pertama, tema niche yang mencakup tema-tema seperti Rasch analysis, psychometric properties, validity, quality of life, measurement, reliability, dan patient-reported outcomes. Kedua, tema dasar yang mencakup tema-tema seperti differential item functioning, item response theory, measurement invariance, factor analysis, assessment, depression, dan gender. Hasil ini dapat menjadi referensi publikasi ilmiah yang berkaitan DIF di kemudian hari.
Validation of the Indonesian version of the Islamic Well-being Scale Priyadi, Suwanda; A’yyun, Aisyah Qurrota; Harsono, Muhammad Hendri Algilbran; Azmi, Kennasty Sausan
INSPIRA: Indonesian Journal of Psychological Research Vol 5 No 2 (2024): Vol. 5 No. 2 December 2024
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/inspira.v5i2.9466

Abstract

The Islamic Well-Being Scale (IWBS) is an instrument developed to assess well-being specifically in Muslims. However, the instrument was developed for the Muslim population in Turkey. Therefore, this study aims to translate the IWBS into Indonesian and validate it on a sample of Muslims in Indonesia. The translation of the IWBS was carried out by two professional Turkish translators and evaluated by a reconciliation team. The Indonesian version of the IWBS was then tested on 175 adult Muslims (54 males and 119 females, mean age = 25.8 years, age range = 18–73 years). Ordinal confirmatory factor analysis showed that the fit indices of the one-factor measurement model of the IWBS fit the data (SRMR = 0.055; CFI = 0.988; TLI = 0.985). Internal consistency reliability analysis using Cronbach’s alpha, ordinal alpha, Bollen’s omega, Bentler’s omega, and McDonald’s omega formulas showed satisfactory values, 0.919, 0.959, 0.920, 0.920, and 0.934, respectively. The Indonesian version of the IWBS has good psychometric properties and has the potential to be used as an instrument for measuring Islamic well-being. However, the Indonesian version of the IWBS is recommended to be further tested in a larger sample that represents the entire Indonesian Muslim population.
A Network Analysis Approach to Religious Commitment, Mental Health, and Well-Being of Indonesian Muslims Purwandari, Eny; Priyadi, Suwanda; Taufik, Taufik; Handayani, Arifah; Calsum, Astri Yani; Azmi, Kenasty Sausan
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 7 No. 1 (2025): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002025071272000

Abstract

Previous research has investigated how religious commitment relates to mental health and well-being through correlational studies and latent variable models. However, few studies have employed a network analysis approach to examine the reciprocal interactions among these variables. Consequently, this study utilizes network analysis to assess the connections between religious commitment, mental health, and well-being among Muslims in Indonesia, refers to data from the fifth Indonesia Family Life Survey (IFLS 5) carried out in 2014-2015. For our analysis, we focused on the Muslim population and included only those who identified as Muslim. With this criteria, we obtained a total sample of 28,392 individuals. EBICglasso network model display node religiosity (religious commitment) had a direct negative association with restless (mental health problem), effort (mental health problem), and trouble (mental health problem) and had a direct positive association with life satisfaction (well-being), happiness (well-being), and lonely (mental health problem). on the other hand, node prayer (religious commitment) had a direct negative association with lonely (mental health problem) and had a direct positive association with economic status (well-being), health status (well-being), and fearful (mental health problem). Nodes pengajian (religious commitment) had a direct negative association with trouble (mental health problem) and had a direct positive association with effort (mental health problem), and could not (mental health problem). In conclusion, a bidirectional influence between religious commitment, mental health and well-being should be considered.
Sosialisasi dampak positif stres terhadap perubahan pola pikir stres pada guru Priyadi, Suwanda; Iftadi, Nisrina Hanun; Nuraini, Farah Hanifah; Amanda, Icha Triya; Imansyah, Taufik; Al-Munawwar, Muhammad Harisuddin
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): November
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v7i4.2249

Abstract

Tingkat stres yang tinggi dan kronis memiliki banyak konsekuensi negatif bagi guru. Sehingga, guru perlu mengembangkan keterampilannya dalam menghadapi stres, khususnya respons terhadap stres. Salah satu hal yang mempengaruhi respons terhadap stres adalah pola pikir stres. Oleh karena itu, sosialisasi ini bertujuan untuk mendorong perubahan pola pikir guru terhadap stres. Sosialisasi berupa penyampaian materi tentang dampak positif stres. Peserta sosialisasi adalah 52 guru SMA Negeri X Surakarta. Evaluasi hasil sosialisasi menggunakan rancangan eksperimen-kuasi satu kelompok praperlakuan dan pascaperlakuan (one-group pretest-posttest design). Hasil analisis menujukkan bahwa pola pikir guru terhadap stres yang memiliki dampak negatif dan harus dihindari secara signifikan lebih rendah setelah mereka mendapatkan materi tentang dampak positif stres. Selain itu, pola pikir guru terhadap stres yang memiliki dampak positif dan harus dimanfaatkan secara signifikan lebih tinggi setelah mereka mendapatkan materi tentang dampak positif stres. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penyampaian materi dampak positif stres mendorong perubahan pola pikir stres pada guru.
Validation of the Indonesian version of the Islamic Well-being Scale Priyadi, Suwanda; A’yyun, Aisyah Qurrota; Harsono, Muhammad Hendri Algilbran; Azmi, Kennasty Sausan
INSPIRA: Indonesian Journal of Psychological Research Vol 5 No 2 (2024): Vol. 5 No. 2 December 2024
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/inspira.v5i2.9466

Abstract

The Islamic Well-Being Scale (IWBS) is an instrument developed to assess well-being specifically in Muslims. However, the instrument was developed for the Muslim population in Turkey. Therefore, this study aims to translate the IWBS into Indonesian and validate it on a sample of Muslims in Indonesia. The translation of the IWBS was carried out by two professional Turkish translators and evaluated by a reconciliation team. The Indonesian version of the IWBS was then tested on 175 adult Muslims (54 males and 119 females, mean age = 25.8 years, age range = 18–73 years). Ordinal confirmatory factor analysis showed that the fit indices of the one-factor measurement model of the IWBS fit the data (SRMR = 0.055; CFI = 0.988; TLI = 0.985). Internal consistency reliability analysis using Cronbach's alpha, ordinal alpha, Bollen's omega, Bentler's omega, and McDonald's omega formulas showed satisfactory values, 0.919, 0.959, 0.920, 0.920, and 0.934, respectively. The Indonesian version of the IWBS has good psychometric properties and has the potential to be used as an instrument for measuring Islamic well-being. However, the Indonesian version of the IWBS is recommended to be further tested in a larger sample that represents the entire Indonesian Muslim population.
Pengaruh Malu dan Religiusitas terhadap Self-Disclosure di Media Sosial Melalui Self-Control pada Muslim di Pekanbaru Fitriyani, Eka; Jannah, Putri Miftahul; Cucuani, Hijriyati; Priyadi, Suwanda
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 5, No 2 (2024): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/pib.v5i2.25423

Abstract

Islam mengajarkan pemeluknya untuk mempertimbangkan segala sesuatu sebelum bertindak, termasuk dalam mengungkapkan diri dalam ruang publik. Malu dan religiusitas yang ada pada umat muslim diharapkan mampu menjadi kontrol dalam mengekspresikan diri di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh malu dan religiusitas terhadap self-disclosure di media sosial melalui self-control pada muslim di Pekanbaru dalam sebuah model. Data diperoleh melalui skala Al-Haya’ untuk mengukur malu pada muslim, self-control scale, religiosity scale dan self-disclosure scale. Berdasarkan analisis SEM dari data 533 orang masyarakat pengguna media sosial di Kota Pekanbaru, diketahui bahwa model yang diajukan tidak fit dengan indeks kesesuaian model χ2 (5) = 214, p < 0.05; RMSEA = 0.000; SRMR = 0.000; CFI = 1.000; TLI = 1.000. Hasil ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh self-control terhadap self-disclosure. Namun, diketahui bahwa terdapat pengaruh signifikan dari malu terhadap self-control dan terhadap self-disclosure secara langsung. Sementara religiusitas tidak berpengaruh secara langsung dan tidak langsung terhadap self-disclosure, meskipun memengaruhi self-control. Dengan demikian, orang yang memiliki malu dan religiusitas yang tinggi menunjukkan self-control yang lebih baik, namun tidak menentukan self-disclosure-nya di media sosial.