Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Kutu Rambut pada Pondok Pesantren Al-Mubarok 2024 Heny Sasmita; Erma Noor Wahyuningsih; Ucu Wandi Somantri; Siti Nur Ramdaniati; Lambang Satria Himawan; E. Egriana Handayani; Putu Eka Meiyana Erawan
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Juni : Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA)
Publisher : Universitas Muhamadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jusika.v8i1.538

Abstract

The problem of pediculos capitis is a health problem that is still ignored by many people because it does not cause death, but the disease caused by pediculos capitis is very disturbing and can cause diseases such as: anemia, relapsing fever and others, The purpose of this study is to determine the relationship between direct and indirect risk factors to the incidence of Pediculos capitis in students at Al Mubarok Islamic boarding school, Serang, Banten in 2024, the type of research used is quantitative with a cross sectional design, The results of the analysis showed the results of statistical tests between the relationship between the incidence of pediculos capitis and doing activities together having (p value = 0.001 OR= 18.667), sleeping in one bed (p value = 0.003 OR= 4.420), exchanging hair combs (p value = 0.002 OR= 3.51), washing hair (p value = 0.000 OR= 5.275), exchanging veils (p value = 0.001). OR= 5,806). This capeculosis infection can be overcome jointly between health workers, the manager of the Al'Mubarok Islamic boarding school and the students in order to eliminate the problem of capeculosis infection in the Al'Mubarok Islamic boarding school.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembuatan Ovitrap sebagai Upaya Pengendalian Vektor Demam Berdarah di Kelurahan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara Rahman Rahman; Putu Eka Meiyana Erawan; Siti Fatimah Zahrani; Sitti Fadhila Zulfahmi; Desrianti Desrianti; Fitri Aryaningsih; Aprilia Maharani; Muh. Zhaldri; Tri Mukti Ramadhan; Elsa Natasya Syafruddin; Rizki Amalya Putri; Putri Apriliani; Delviana Dewi; Nila Ayu Ashari; Tri Indah Sarawati; Zaskia Amalia Putri; Azzahra Zalzabila J; Anti Aprilia
Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober: Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/bersama.v2i4.2181

Abstract

This community service activity aimed to control the population of Aedes aegypti mosquitoes, which are the main vector of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF), through the making and utilization of ovitraps in Sawa Village, Sawa District, North Konawe Regency. The methods applied in this program included field observation and door-to-door socialization to the community regarding the function, benefits, and procedure of making ovitraps. The socialization was designed to provide practical knowledge and raise awareness among residents about the importance of preventing mosquito breeding as part of DHF control efforts. A total of 30 households were involved as direct participants in this activity, and 30 ovitrap units were successfully made and distributed evenly to each household. The results showed that the community responded enthusiastically and expressed interest in adopting the ovitraps as a preventive measure. In addition, participants reported gaining new understanding about their active role in maintaining environmental health and reducing the risk of DHF transmission. The involvement of the community not only ensured that the ovitraps were effectively utilized, but also encouraged sustainable behavior in mosquito control practices. Overall, this program demonstrated that simple, low-cost, and community-based interventions such as ovitraps, combined with education and awareness campaigns, can contribute significantly to reducing the breeding sites of Aedes aegypti mosquitoes and lowering the potential spread of DHF in endemic areas.
Pengaruh Pola Makan, Aktivitas Fisik dan Tingkat Pendidikan terhadap Kekurangan Energi Kronik pada Remaja Putri: Analisis Data Riskesdas 2023 La Ode Liaumin Azim; Agnes Mersatika Hartoyo; Putu Eka Meiyana Erawan
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v5i1.256

Abstract

Latar belakang: Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada remaja putri merupakan masalah kesehatan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan mereka. Faktor-faktor seperti pendidikan, pola makan, aktivitas fisik, dan konsumsi buah dan sayur diketahui berperan penting dalam kejadian KEK. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pendidikan, aktivitas fisik, dan konsumsi buah dan sayur terhadap kejadian KEK pada remaja putri di Indonesia, menggunakan data sekunder dari Riskesdas 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Data bersumber dari data SKI 2023, dengan jumlah sampe 55.506 remaja putri yang berusia 10-19 tahun. Analisis dilakukan menggunakan analisis Complex Samples Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan dan KEK, (P-value = 0,000). Aktivitas fisik berat berhubungan dengan penurunan prevalensi KEK (P-value = 0,778, POR = 0,863). Selain itu, konsumsi buah dan sayur yang kurang baik berhubungan dengan peningkatan kejadian KEK (P-value = 0,001, POR = 1,486).. Kesimpulan: Pendidikan rendah, konsumsi buah dan sayur yang tidak memadai, merupakan faktor risiko yang signifikan terhadap kejadian KEK pada remaja putri. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk meningkatkan pendidikan gizi dan memperbaiki pola makan remaja putri guna mencegah KEK