Taranindya Zulhi Amalia
Institut Agama Islam Negeri Kudus

Published : 30 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : EDUKASIA

REFRESHING THE LEARNING GOAL BRAINPOWER OF NONREGULAR STUDENTS IN ISLAMIC COLLEGE Amaliya, Taranindya Zulhi
EDUKASIA Vol 9, No 1 (2012): Jurnal Edukasia
Publisher : EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

First order in the fi rst verse of Al-Qur’an inspires people, especially Muslim to do learning. The learning process in fact goes to anyone, adults, adolescents, children, even babies starting from their birth. This paper is going to drop a line within adolescents and adults learning. Both of the fi gures need to learn as well. Conversely, in one condition they face into dual vital options, working and learning at the same time. Working for living and learning for achievement in working. Learning on the weekend becomes the only one option for keeping both job and study for a worker. Nowadays, many campuses commonly open weekendprogram which is familiar in the name of non-regular program. The difference managements between regular and non-regular students take place on the tuition fee, the curriculum (even some are the same), and of course the effective days of study. In contrast, even non-regular students do activeness in the classroom; they have no much time in balancing their activeness by doing objections. As Islamic fi gures that are full of activity, they constantly negotiate time and assignment. Busyness requires them for dividing time between jobs, Islamic occasions/ organization, and study. No more choice for them in selecting the program/ department/faculty that is appropriate in their educational background has been another challenge for the working man. However, interest and motivation play a role in the learning of more nonregular students. In addition, some teacher/lecturer’ approaches in refreshing the learning goal brainpower of them are by introducing the learning concept (course contract) in the fi rst meeting helps much in creating longer goal for students, being an advisor for those who are feeling un well due to mistakenly entered a department (enforced feeling), smoothing students’ progress by facilitating additional (Islamic) knowledge they need. Key Words: learning goal, non-regular students, Islamic college
COMMUNICATIVE CLASSROOM FOR ENGLISH PRACTICUM CLASS OF STAIN KUDUS Amaliya, Taranindya Zulhi
EDUKASIA Vol 9, No 2 (2012): Jurnal Edukasia
Publisher : EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris di STAIN Kudus yang dimulai padasemester pertama atau kedua diselenggarakan melalui dua kesempatan dalamsatu periode. Pertama, mahasiswa mempelajari bahasa Inggris sebagai matakuliah umum berdasarkan silabus. Kedua, mahasiswa belajar bahasa Inggris dikelas praktikum (sekarang disebut sebagai pelatihan bahasa Inggris). Pada saatini, pembelajaran dalam praktikum bahasa Inggris berdasar pada workbook.Buku-buku ini disusun oleh Language Team Unit of STAIN (UBINSA STAINKudus) yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan lisan mahasiswayang mencakup berbicara, berdiskusi, dan penjelasan lisan. Para mahasiswa diharapkan dapat menguasai semua materi sedangkan parapengajar diberikan kebebasan yang bertanggung jawab dalam menyiapkankurikulum mereka sendiri yang di sesuaikan dengan konsep-konsep kurikulumUBINSA. Dalam hal ini, setiap pengajar UBINSA memiliki tantangan untukmempersiapkan mahasiswanya berkolaborasi dengan materi-materi yang tidakjauh berbeda dengan topic-topik bahasa Inggris dalam mata kuliah umummereka dengan menciptakan suasana belajar yang menarik bagi mereka. Dalamhal ini, penulis menggabungkan materi-materi pembelajaran dengan memberikesempatan pada mahasiswa untuk memilih peran dan membuat naskahpermainan serta memainkan peran sebagai wujud kinerja kelompok di kelaspenulis dalam mempraktikkan bahasa Inggris secara lisan maupun tertulis.Hal ini mengembangkan kelas praktikum menjadi kelas komunikatif dengan tujuan utamanya menerapkan komunikasi yang sepenuhnya. Kata Kunci: Kelas Komunikatif, Kelas Praktikum
SPIRITUAL CONFIDENCE Enhancing A Pedagogical Approach Amalia, Taranindya Zulhi
EDUKASIA Vol 10, No 1 (2013): Jurnal Edukasia
Publisher : EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepercayaan diri terindikasi saat orang merasa nyaman.Menciptakan rasa percaya diri pada permulaan sangat membantu seseorangmencegah kecemasan dan keraguan. Keraguan dirasakan pada insan yangkurang percaya diri. Dalam mengajar, ketidaksiapan, kurangnya pengalamanserta kecakapan berdampak pada berkurangnya kepercayaan diri seorang guru,begitu pula pada siswa yang punya dilema psikologis maupun kebutuhankhusus. Mereka butuh dukungan secara mental, fisik, serta spiritual.Salah satu cara melejitkan kepercayaan diri yaitu melalui hipnosis dalamproses belajar-mengajar. Walau terkadang orang masih menghindarinyadan salah beranggapan dengan mengartikan hipnosis sebagai hipnotis.Pendekatan melalui hipnosis akan lebih berarti bila disatukan dengan nilainilaikeagamaan.Keduanyabekerja aktif dalammelejitkanrasa percaya diri,kominasihipnoterapi dan ilmu agama. Kata Kunci: kepercayaan diri spiritual, pendekatan pedagogis